Journal Information
ISSN / EISSN : 08541922 / 2355956X
Current Publisher: Nusantara of Research (10.29407)
Total articles ≅ 26
Filter:

Latest articles in this journal

Tina Mardiana
Published: 19 March 2019
Efektor, Volume 6, pp 14-18; doi:10.29407/e.v6i1.12796

Abstract:Proses pembelajaran Bahasa Inggris di Kelas VII H SMPN 3 Kediri mengalami beberapa kendala. Kendalanya adalah nilai hasil belajar peserta didik yang belum mencapai KKM. Hal tersebut dikarenakan kemandirian peserta didik dalam belajar masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VII H SMPN 3 Kediri di semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018 pada pelajaran Bahasa Inggris dengan menggunakan model pembelajaran Word Square. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes tulis, dan dokumentasi. Desain penelitian dimulai dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Proses pembelajaran Word Square dimulai dari guru menjelaskan materi secara singkat dilanjutkan dengan membentuk kelompok. Kemudian guru memberikan pertanyaan (word square) kepada setiap kelompok. Peserta didik dapat berdiskusi saat mengerjakan tugas dari guru. Setelah selesai, guru dan peserta didik membahas bersama-sama. Indikator keberhasilan dari penelitian ini adalah terdapat lebih dari 75% peserta didik yang lolos KKM. Berdasarkan data penelitian terlihat bahwa pada prasiklus terdapat 52% (16) peserta didik tuntas KKM. Kemudian, pada siklus I terdapat 65% (20) peserta didik tuntas KKM. Kemudian, pada siklus II terdapat 84% (26) peserta didik tuntas KKM. Keberhasilan penelitian sesuai dengan indikator keberhasilan didapat saat siklus II, yaitu 84% peserta didik memiliki nilai tuntas KKM.
Dwi Yuniarti, Lingga Lingga
Published: 18 March 2019
Efektor, Volume 6, pp 98-106; doi:10.29407/e.v6i1.12794

Abstract:Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti di SMK Negeri 1 Muntok ini masalah yang timbul adalah kurangnya minat siswa untuk mengikuti proses belajar karena cara mengajar guru yang masih dengan metode konvesional sehingga minat siswa menurun untuk mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja guru agar dapat mempengaruhi minat siswa untuk mengikuti proses belajar melalui pelatihan dan pengembangan tenaga didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, metode ini digunakan untuk mengungkapkan mengenai pelaksanaan pelatihan dan pengembangan guru, yang ditujukan bagi peningkatan kinerja di SMK Negeri 1 Muntok. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja guru SMK Negeri 1 Muntok. Penelitian ini bermanfaat bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi agar sekolah SMK Negeri 1 Muntok dapat menghasilkan siswa-siswa yang memiliki nilai mutu yang tinggi. Menilai kinerja guru di sekolah bukan sebuah hal yang sederhana. Perlu sebuah komunikasi yang baik di dalam sekolah sendiri untuk membuat sebuah standar penilaian yang baik.
Eka Sutirta
Published: 15 March 2019
Efektor, Volume 6, pp 84-90; doi:10.29407/e.v6i1.12785

Abstract:Proses pembelajaran bahasa Indonesiandi Kelas VIII-A SMPN 6 Kediri mengalami beberapa kendala. Kendalanya adalah guru hanya memberi tugas atau menyuruh siswa menulis puisi tanpa disertai dengan tuntunan yang kurang jelas tentang bagaimana cara menulis puisi itu sendiri. Juga karena sumber pembelajaran hanya terpusat pada buku paket. Dan yang sering terjadi adalah rendahnya minat siswa terhadap puisi. Setelah dilakukan ulangan harian diketahui bahwa sebanyak 53% saja siswa yang memiliki nilai tuntas KKM. Data tersebut menunjukkan kalau hasil belajar siswa cukup rendah. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut, dengan cara pengembangan model nama yang tepat digunakan. Model ini dalam penerapannya memiliki tiga langkah yang harus diperhatikan meliputi: penggunaan nama; tentukan nama; dan ceritakan sosok nama. Penerapan pembelajaran puisi model nama dilakukan dengan cara kolaborasi/gabungan bersama kelompok. Hal ini dilakukan agar tumbuh sifat jujur, partisipasi, kerja sama siswa dengan kelompok dll. Menulis puisi model nama dengan menggunakan media gambar secara kelompok atau kolaborasi dengan langkah-langkah pembelajaran sebagai berikut. Siswa bekerja sama dalam kelompok dengan anggota 3-5 anak. Guru membagikan gambar (gambar orang, tempat/peristiwa dll.) kepada masing-masing kelompok. Tiap siswa dalam kelompok menerima selembar kertas untuk menulis puisi. Tiap kelompok berdiskusi untuk menentukan nama yang sesuai dengan gambar yang diperoleh dan gambar tersebut sebagai inspirasi dalam menulis puisi. Nama yang sudah ditentukan, masing-masing huruf awalnya dibuat barisan/lari-larik puisi. Masing-masing siswa dalam kelompok menulis puisi Akrostik/nama berdasarkan gambar. Pada siklus kedua ini menulis puisi Akrostik dilakukan secara individu. Hal ini berdasarkan saran observer pada siklus sebelumnya. Ternyata hasil belajar siswa lebih meningkat daripada sebelumnya.Indikator keberhasilan dari penelitian ini adalah terdapat lebih dari 75% siswa lolos KKM. Berdasarkan hasil postest siswa dapat dilihat bahwa pada pra siklus terdapat 53% (18) siswa tuntas KKM. Kemudian, pada siklus I terdapat 73,5% (25) siswa tuntas KKM. Kemudian, pada siklus II terdapat 82% (28) siswa tuntas KKM. Keberhasilan penelitian sesuai denagn indicator keberhasilan didapat pada siklus II, yaitu lebih dari 75% siswa tuntas KKM.sehingga dapat disimpulkan bahwa menulis puisi dengan pengembangan Model Nama mampu meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VIII-A SMPN 6 Kediri pada pelajaran Bahasa Indonesia Materi menulis Puisi di semester genap tahun pelajaran 2015/2016.
Diah Yuliatin, Suyitno Suyitno, Arfilia Wijayanti
Published: 15 March 2019
Efektor, Volume 6, pp 90-97; doi:10.29407/e.v6i1.12783

Abstract:Berdasarkan pengamatan disekolah guru masih menggunakan metode ceramah dan tidak menggunakan media pembelajaran dan pembelajaran masih terpusat kepada guru. Sehingga keterampilan menulis siswa kelas IV SD Negeri Tajungsari 02 Pati menunjukkan 40% siswa sudah memiliki keterampilan menulis yang baik, sedangkan 60% siswa masih memiliki keterampilan menulis yang rendah. dari permasalahan tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keefektifan model Cooperative Integrated Reading And Composition berbantu media puzzle terhadap keterampilan menulis nonfiksi kelas IV SDN Tajungsari 02 Pati. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain pre- eksperimental design dengan jenis One-Gruop Pretest-Posttest. Teknik analisis data dengan menggunakan uji-t pada nilai pretest dan posttest, hasil penelitian dihitung dengan rumus statistik, setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan model CIRC berbantu Media Puzzle ada peningkatan keterampilan menulis nonfiksi, hal tersebut terlihat bahwa kondisi hasil akhir keterampilan menulis nonfiksi siswa mengalami peningkatan. Dibuktikan melalui uji-t diperoleh thitung > ttabel yaitu 24,5695 > 2,021 maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya model Cooperative Integrated Reading And Composition berbantu media puzzle efektif terhadap keterampilan menulis nonfiksi kelas IVSD Negeri Tajungsari 02 Pati.
Garnis Fatmala, Nur Khoiri, Eka Sari Setianingsih
Published: 12 March 2019
Efektor, Volume 6, pp 77-83; doi:10.29407/e.v6i1.12782

Abstract:Berdasarkan pengamatan di sekolah guru menyampaikan pelajaran dengan menggunakan metode ceramah yang berpusat pada guru yang berdampak kurang baik, masih banyak siswa yang hanya menghafal rumus tetapi tidak memahami konsep dasar pada keliling bangun datar. Dari permasalahn tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Keefektifan Pendekatan Matematika Realistik Terhadap Hasil Belajar Siswa Materi Keliling Kelas IV SD Negeri Sarirejo Kota Semarang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan design True Experimental Design dengan bentuk Pretest-posttest Control Group Design. Teknik analisis data dengan menggunakan uji-t pada nilai posttest, dengan hasil penelitian didukung dengan perhitungan statik setelah dilakukannya pembelajaran matematika adanya peningkatan hasil belajar siswa dengan Pendekatan Matematika Realistik (PMR) pada kelas eksperimen dan pembelajaran matematika mengalami peningkatan sedikit pada kelas kontrol, hal tersebut terlihat bahwa kondisi akhir hasil belajar siswa mengalami perbedaan. Melalui uji t polled varian membuktikan maka diperoleh thitung sebesar 4,013 > ttabel sebesar 2,000 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya dapat juga dikatakan Adanya Keefektifan Pendekatan Matematika Realistik (PMR) Terhadap Hasil Belajar Siswa Materi Keliling Bangun Datar Kelas IV SD Negeri Sarirejo Kota Semarang.
Agnesia Maya Kurnia Widiastui, Mawardi Mawardi, Suhandi Astuti
Published: 11 March 2019
Efektor, Volume 6, pp 68-76; doi:10.29407/e.v6i1.12780

Abstract:Adanya keraguan akan pembelajaran tematik integratif berbasis lingkungan atau tematik integratif buku guru dan siswa yang harus digunakan mengingat keduanya memiliki keunggulan masing-masing, maka penelitian eksperimen semu Non-equivalent design ini bertujuan untuk mendeskripsikan kefektivan pembelajaran tematik integratif berbasis lingkungan dibanding dengan pembelajaran tematik integratif berdasarkan buku guru dan buku siswa terhadap hasil belajar siswa kelas 4 Sekolah Dasar Gugus Gedong Songo. Nilai signifikasi pada uji normalitas dan uji homogenitas pada penelitian ini terdistribusi normal dan homogen. Hasil uji t atau uji beda menunjukkan sebesar -9,364 menggunakan asusmsi t-test for equality of means dengan Sig (2-tailed) kelompok eksperimen 1 dan kelompok eksperimen 2 sebesar 0,000. Berdasarkan hasil tersebut dapat diartikan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima sehingga hasil belajar menggunakan pembelajaran tematik integratif berbasis lingkungan lebih unggul secara signifikan dibanding dengan pembelajaran tematik integratif buku guru dan siswa kelas 4 SD Gugus Gendong Songo.
Amy Nilam Wardathi, Anangga Widya Pradipta
Published: 5 March 2019
Efektor, Volume 6, pp 61-67; doi:10.29407/e.v6i1.12552

Abstract:Buku ajar merupakan penunjang keberhasilan belajar. Buku ajar yang bervariasi dan lengkap akan mendukung pembelajaran sehingga lebih mudah mencapai tujuan. Salah satu matakuliah wajib dalam program studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) adalah Statistika. Berdasarkan hasil observasi peneliti, belum pernah dikembangkan buku statistika untuk pendidikan olahraga, sedangkan berdasarkan analisis kebutuhan perlu dikembangkan buku ajar statistika untuk pendidikan olahraga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan buku ajar statistika yang konten materinya berkaitan dengan olahraga menggunakan model pengembangan 4D. Terdiri dari tahap mendefinisikan, mendesain, mengembangkan, dan menyebarluaskan. Tulisan ini khusus menguraikan secara rinci pada tahap develop, yang memaparkan kelayakan aspek materi, bahasa, dan media buku dari validator. Berdasarkan hasil validasi dari ahli materi, bahasa dan media menunjukkan bahwa buku ajar layak digunakan dilapangan.
Hamirul Hamirul
Published: 5 March 2019
Efektor, Volume 6, pp 52-60; doi:10.29407/e.v6i1.12546

Abstract:Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala sekolah SMA Negeri 1 Muara Bungo dalam menjaga mutu lulusan dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif dengan informan sebanyak 15 orang yang terdiri dari 10 orang guru dan 5 orang siswa kelas XII dengan menggunakan trianggulasi dihasilkan Kebijakan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas perannya sebagai edukator kelulusan siswa antara lain : Melaksanakan proses belajar mengajar secara rutinitas, Penilaian secara rutinitas,Mengadakan belajar tambahan, Melaksanakan kegiatan Try Out. Hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas kelulusan siswa adalah : Pendanaan, Sumber daya Manusia, Kurangnya motivasi siswa untuk mengikuti kegiatan belajar tambahan, Siswa kurang serius mengikuti kegiatan belajar tambahan. Upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas kelulusan siswa, antara lain : Membuat kartu control siswa/siswi yang ikut kegiataan les sore,Memotivasi siswa akan pentingnya kegiatan belajar tambahan,Membuat program pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan kondusif, Menggalang dana dari wali murid.
Kartini Kartini
Published: 4 March 2019
Efektor, Volume 6, pp 19-25; doi:10.29407/e.v6i1.12761

Abstract:Pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 3 Kediri, khususnya di kelas IX-A SMP Negeri 3 Kediri tahun pelajaran 2016/2017 memilki beberapa kendala dalam proses pembelajaran. Pada semester I hasil belajar siswa masih rendah sehingga tidak mencapai nilai KKM pelajaran Bahasa Indonesia yaitu 78. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh guru adalah menggunakan sebuah metode pembelajaran baru. Metode pembelajaran tersebut adalah Think Pair Share. Think Pair Share adalah metode yang menitikberatkan siswa untuk berdiskusi dengan pasanganya(pairs) untuk memecahkan masalah yang diberikan oleh guru, siswa berbagi(share) kepada teman-teman sekelasnya dengan mempresentasikan hasildiskusinya dengan pasangannya. Penerapan metode ini dimulai dari guru memberikan ugas kepada siswa untuk menysusun laporan peristiwa, selanjutnya siswa berkelompok kecil beranggotakan 2 siswa. Siswa menyusun laporan peristiwa dan kemudian membacakan di depan kelas. Metode ini dapat melatih kerjasama siswa karena siswa saling berbagi (share) kepada temannya dalam menyusun laporan dan juga melatih keberanian terutama dalam membacakan laporan peristiwa di hadapan teman-temannya. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Indikator keberhasilan dari penelitian ini adalah terdapat 75% siswa yang lolos KKM .Berdasarkan data penelitian terlihat bahwa pada prasiklus terdapat 45% (15) siswa tuntas KKM. Lalu, pada siklus I terdapat 70% (23) siswa tuntas KKM.Kemudian, pada siklus II terdapat 79% (26) siswa tuntas KKM.Data tersebut memperlihatkan terjadi peningkatan dari prasiklus sampai siklus II. Dan keberhasilan penelitian sesuai dengan indikator keberhasilan didapat saat siklus II, yaitu 79% siswa tuntas KKM atau lebih dari 75% siswa tuntas KKM
Akhmad Idris, Darni Darni
Published: 4 March 2019
Efektor, Volume 6, pp 7-13; doi:10.29407/e.v6i1.12590

Abstract:Education holds a central role in the formation of the character's protégé. Through educational institutions are expected to take shape a child's intelligent and moral. Then, how if the institution was only able to give birth to a child who is smart, but not moral? This occurs because of less awareness of moral literacy. Literature as a means of teaching at the same time, the entertainer is expected to be a breakthrough to form a generation of moral literate. Amelia’s character in novel Amelia by Tere Liye can be used as a role model for female students in elementary education.