JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia)

Journal Information
ISSN / EISSN : 2477-5916 / 2477-8370
Published by: STKIP Singkawang (10.26737)
Total articles ≅ 64
Filter:

Latest articles in this journal

Elia Firda Mufidah, Aniek Wirastania, Cindy Asli Pravesti
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), Volume 6, pp 7-12; https://doi.org/10.26737/jbki.v6i1.1651

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan yang banyak terjadi d sekolah dasar dan menengah pertama di surabaya dan sidoarjo beserta penanganan yang biasanya diberikan oleh guru bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus-kualitatif dengan subyek 4 guru bimbingan dan konseling. Pengambilan subyek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan pedoman wawancara semi terstruktur dan observasi paartisipasi sebagai instrumennya. Data tentang problemtika di sekolah yang terkait layanan bimbingan dan sosial divalidasi menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan siswa di sekolah dasar masih erat hubungannya dengan posisi keluarga dalam hidup individu sedangkan permasalahan siswa di sekolah menengah pertama cenderung kepada interaksi mereka dengan teman sebaya.
Ikke Yuliani Dhian Puspitarini, Rosalia Dewi Nawantara
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), Volume 6, pp 1-6; https://doi.org/10.26737/jbki.v6i1.2056

Abstract:
Pendekatan Rational–Emotif–Behavior Therapy (REBT) dapat dirujuk oleh Guru BK sebagai pendekatan yang efektif untuk mengatasi berbagai permasalahan. Penerapan sistem full day school dapat berdampak terhadap psikologi siswa, salah satunya yaitu mengalami kejenuhan belajar (burnout) karena jangka waktu kegiatan belajar yang lama di sekolah. Peneliti bertujuan untuk mengembangkan Paket Konseling Kelompok Berbasis Rasional–Emotif–Perilaku (REP) untuk mereduksi burnout siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Metode peneltian yang digunakan adalah research and development. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan skala akseptabilitas yang dikembangkan berdasarkan kritreria keberterimaan. Skala akseptabilitas digunakan untuk memperoleh penilaian dari 2 orang uji ahli BK, 2 orang orang uji media, 2 orang calon pengguan guru BK dan 5 orang calon pengguna dari siswa kelas XI SMAN 2 Nganjuk. Teknik analisis data menggunakan rumus perhitungan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan Paket Konseling Kelompok Berbasis REP untuk mereduksi burnout siswa SMA layak untuk digunakan dan dapat diterima sebagai panduan untuk Guru BK dan siswa, dengan hasil perhitungan rata-rata sebesar 86% yang berada pada rentang kategori sangat baik. Adapun hasil penilaian uji ahli BK sebesar 92% dengan kategori sangat baik, penilaian uji ahli media sebesar 93% dengan kategori sangat baik, uji calon pengguna guru BK sebesar 75% menunjukkan kategori baik, serta uji calon pengguna siswa sebesar 84% dengan kategori sangat baik.
Dahlia Novarianing Asri, Rischa Pramudia Trisnani
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), Volume 6, pp 20-26; https://doi.org/10.26737/jbki.v6i1.2224

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan masalah-masalah pembelajaran pada mata kuliah Perkembangan Peserta Didik, merancang dan mengembangkan prototipe model pembelajaran berbasis proyek dengan teknik time management untuk menurunkan prokrastinasi akademik mahasiswa, dan menghasilkan model pembelajaran berbasis proyek dengan teknik time management untuk menurunkan prokrastinasi akademik mahasiswa. Jenis penelitian yang dipergunakan adalah penelitian pengembangan yang dilakukan melalui 4 tahap, yaitu tahap studi eksplorasi, tahap pengembangan model pembelajaran, tahap pengujian model, dan tahap diseminasi dan sosialisasi. Penelitian ini menunjukkan hasil sebagai berikut. Pertama, berdasarkan studi eksplorasi diperoleh hasil bahwa menurunnya kualitas pembelajaran mata kuliah Perkembangan Peserta Didik, tingkat prokrastinasi akademik pada mahasiswa tinggi, dan dosen dan mahasiswa membutuhkan model pembelajaran mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus bisa menurunkan prokrastinasi akademik Kedua, prototipe model pembelajaran berbasis proyek dengan teknik time management berisi tentang struktur model (syntax), sistem sosial (social system), prinsip reaksi (principle of reaction), sistem penunjang (support system), dampak instruksional dan pengiring (instructional and nurturant effect). Struktur model (syntax) pembelajaran berbasis proyek dilakukan melalui 6 tahap, yaitu Penentuan Pertanyaaan Mendasar (Start With the Essential Question), Mendesain Perencanaan Proyek (Design a Plan for the Project), Melakukan Jadwal Kegiatan Berbasis Manajemen Waktu (Create a Schedule), Memonitor Siswa dan Kemajuan Proyek (Monitor the Students and the Progress of the Project), Menguji Hasil (Assess the Outcome), dan Mengevaluasi Pengalaman (Evaluate the Experience).
Nopita Nopita, Dian Mayasari, Insan Suwanto
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), Volume 6, pp 13-19; https://doi.org/10.26737/jbki.v6i1.1958

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Perilaku prokrastinasi akademik siswa SMPS Abdi Agape Singkawang. 2) Penyebab terjadinya perilaku prokrastinasi siswa SMPS Abdi Agape Singkawang. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskiftif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian adalah siswa SMPS Abdi Agape Singkawang yang melakukan perilaku prokrastinasi akademik. Objek dalam penelitian adalah perilaku prokrastinasi yang di lakukan siswa SMPS Abdi Agape Singkawang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan wawancara, pengamatan, dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data yang didapatkan dilapangan 1) Perilaku prokrastinasi akademik siswa adalah menunda memulai dan menyelesaikan tugas; siswa terlambat dalam mengumpulkan tugas; siswa lebih suka melakukan aktivitas lain yang menyenangkan seperti berbicara di kelas, menganggu teman di kelas, bermain game online. 2) Penyebab perilaku prokrastinasi akademik adalah siswa tidak mengerti penjelasan tugas yang diberikan guru; siswa tidak menyukai mata pelajaran tertentu seperti Ilmu Pengetahan Alam, Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa indonesia, Ilmu Pengetahan Sosial; ikut-ikutan teman yang tidak mengerjakan tugas, motivasi belajar yang rendah.
Muhammad Andi Setiawan, Agung Riadin
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), Volume 6, pp 27-31; https://doi.org/10.26737/jbki.v6i1.1912

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan bantuan bimbingan teman sebaya berbasis nilai nilai huma betang. Teman sebaya merupakan unsur penting dalam pendidikan karena mereka bisa memfasilitasi teman sebaya untuk bisa lebih maju lagi. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian mixed method. Strategi mixed method yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi transformatif sekuensial. Strategi transformatif sekuensial merupakan proyek dua tahap dengan perspektif teoritis tertentu (sperti, gender, ras, teori ilmu sosial) yang turut membentuk prosedur-prosedur didalamnya. Strategi ini terdiri dari tahap pertama (baik itu kualitatif atau kuantitatif) yang diikuti oleh tahap kedua (baik itu kuantitatif ataupun kualitatif. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik SMP Muhammadiyah palangkaraya. Instrument pengumpulan data mengunakan tes. Berdasarkan hasil bimbingan teman sebaya berbasis huma betang di SMP Muhammadiyah palangkaraya setelah di laksanakan postest maka dapat diketahui bahwa bimbingan teman sebaya berbasis huma betang mampu meningkatkan hasl belajar peserta didik, hal ini diperkuat dengan hasil uji paired sampel t test yang menunjukan nilai t hitung 13,78731, maka nilai t tabel -2,0243941 < thitung 13,78731 < ttabel 2,0243941 yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan rata – rata nilai pretset sebelum mengunakan bimbingan teman sebaya berbasis huma betang dengan rata – rata hasil posttest setelah menggunakan bimbingan teman sebaya berbasis huma betang pada mata pelajaran IPA peserta didik.
Mokhamad Imron, Najlatun Naqiyah, Retno Tri Hastuti
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), Volume 6, pp 32-40; https://doi.org/10.26737/jbki.v6i1.2038

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kinerja guru BK, pembinaan kepala sekolah, pembinaan pengawas, imbal jasa, dan pengalaman diklat guru BK SMA Kota Surabaya tahun pelajaran 2019-2020; (2) signifikansi pengaruh pembinaan kepala sekolah, pembinaan pengawas, imbal jasa, dan pengalaman diklat baik secara simultan maupun secara parsial terhadap kinerja guru BK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis deskriptif eksplanatoris. Populasi guru BK SMA Kota Surabaya sejumlah 256 orang. Sampel 154 orang diambil menggunakan tabel Krejcie & Morgan. Data dikumpulkan dengan kuesioner, dianalisis dengan statistik deskriptif dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Secara deskriptif kinerja guru BK SMA Kota Surabaya tergolong baik, pembinaan kepala sekolah terhadap guru BK tergolong baik, pembinaan pengawas baik, pemberian imbal jasa tergolong baik, dan pengalaman diklat guru BK tergolong baik; (2) Pembinaan kepala sekolah, pembinaan pengawas, pemberian imbal jasa, dan pengalaman diklat secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru BK. F = 164,9 dan sig p < 0.01. Sumbangan efektifnya 83.2%; (3) Secara parsial pembinaan kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru BK., sumbangan efektifnya 87%; (4) Pembinaan pengawas berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru BK., sumbangan efektifnya 27.2%; (5) Pemberian imbal jasa berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru BK., sumbangan efektifnya 11.5%; (6) Pengalaman diklat berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru BK., sumbangan efektifnya 24.6%.
Rulia Trifena, Iip Istirahayu, Slamat Fitriyadi
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), Volume 5, pp 46-49; https://doi.org/10.26737/jbki.v5i2.785

Abstract:
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil pengurangan perilaku merokok melalui konseling kelompok dengan teknik self management. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan metode pre eksperimen, dengan sampel 4 orang siswa yang diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu perhitungan gain melalui selisih basselin dan intervensi. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah dengan instrumen pemberian angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa semua subjek penelitian mampu menggurangi perilaku merokoknya, yaitu R1 dapat menurun kan perilaku merokoknya sebanyak 22 poin. R2 dapat mengurangi perilaku merokok nya sebanyak 20 poin. R3 dapat mengurangi perilaku merokok nya sebanyak 20 poin. R4 dapat mengurangi perilaku merokoknya sebanyak 30 poin.
Syamsul Huda, Rusmini Rusmini, Nurlia Siregar
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), Volume 5, pp 42-45; https://doi.org/10.26737/jbki.v5i2.1672

Abstract:
Guru bimbingan konseling berperan penting dalam konseling, bimbingan untuk mengembangkan minat dan bakat siswa, serta bimbingan dalam mengembangkan kepribadian siswa. Namun, problematika di Sekolah adalah guru Bimbingan Konseling tidak diberdayakan dengan baik. Hal ini terlihat dari pelaksanaan bimbingan yang tidak sesuai jadwal dan kurangnya adanya program peningkatan profesionalitas guru Bimbingan Konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dibalik problematika pemberdayaan guru bimbingan konseling di Sekolah. Penelitian dilakukan secara kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemberdayaan guru bimbingan konseling berjalan kurang efektif mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Faktor penyebab diantaranya adalah karena kurangnya fasilitas dan anggaran, terbatasnya waktu bimbingan, kepala sekolah dan komite sekolah kurang memahami peran dan tugasnya dalam mendukung program peningkatan profesionalitas guru Bimbingan Konseling. Masalah tersebut dapat diatasi melalui kebijakan dan manajemen yang dilakukan Kepala Sekolah serta dukungan dari berbagai pihak.
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), Volume 5, pp 39-41; https://doi.org/10.26737/jbki.v5i2.1659

Abstract:
Munculnya permainan modern menyebabkan tergeser dan hilangnya permainan tradisional, sehingga salah satu upaya yang dilakukan adalah Pengaplikasian permainan tradisional dalam Pendidikan melalui bimbingan dan konseling. Tujuan dari pengaplikasian permainan tradisional lompat tali adalah untuk melihat sikap kerjasama siswa SD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan instrument observasi pada 50 kelompok (1 kelompok 5 orang). Hasil penelitian menjelaskan bahwa adanya kerjasama yang baik, hal ini terlihat dari siswa memiliki tujuan yang sama dalam mencapai tujuan, terlihat sikap saling membatu, adanya sikap mentaati aturan permainan, adanya saling komunikasi antar anggota kelompok, memiliki rasa tanggung jawab kebersamaan, saling membaur satu sama lain tanpa memandang perbedaan, adanya pembagian tugas dalam kelompok
Irene Mardova
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), Volume 5, pp 35-38; https://doi.org/10.26737/jbki.v5i2.1305

Abstract:
Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya kinerja dan meningkatnya kecemasan pada pegawai Aparatur Sipil Negara atau ASN yang akan memasuki masa pensiun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang profil kesiapan Aparatur Sipil Negara dalam menghadapi pensiun berdasarkan pangkat/golongan dan jenis kelamin. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif komparatif dengan model faktorial. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan berdasarkan pangkat/golongan dan jenis kelamin. Layanan konseling diperlukan untuk mempersiapkan menghadapi masa pensiun.
Back to Top Top