Journal Information
ISSN / EISSN : 1411027X / 24069620
Current Publisher: Diponegoro University (10.14710)
Total articles ≅ 214
Archived in
SHERPA/ROMEO
Filter:

Latest articles in this journal

Rusnaldy Rusnaldy, Sri Nugorho, Ismoyo Haryanto, Herlangga Herlangga, Jill Anestasia, Febby Arifin
Published: 23 October 2019
ROTASI, Volume 21, pp 264-270; doi:10.14710/rotasi.21.4.264-270

Abstract:
Pada studi ini, 5 baja dengan komposisi kimia yang berbeda dibuat melalui proses pengecoran yang diikuti dengan proses tempa dan perlakuan panas. Sampel berdimensi 180 x 180 dan 8 mm diambil dari pelat baja yang telah mengalami proses perlakuan panas dan akan digunakan untuk mengevaluasi perilaku balistik dari baja-baja tersebut dengan cara ditembaki peluru baja berkaliber 5,56 mm dengan kecepatan tembak 900 m/s dari sudut normal pada jarak 25 m. Hasil percobaan menunjukkan bahwa performan balistik terbaik diperoleh pada baja dengan kekerasan tertinggi.
M M
Published: 23 October 2019
ROTASI, Volume 21; doi:10.14710/rotasi.21.4.i-v

Prianggada Indra Tanaya
Published: 23 October 2019
ROTASI, Volume 21, pp 200-208; doi:10.14710/rotasi.21.4.200-208

Abstract:
Subsumption control architecture is an control architecture based on parallel system. Input of information of sensors is directly connected through modules in the control system, and further the decision making is connected to actuators. Automated Guided Vehicle or AGV is an automated component within integrated manufacturing system. In this article, this control architecture will be designed and implemented to an AGV. Commands are designed based on Object-Oriented technology. The commands are arranged in subsumption, where a command higher subsumed other command of its lower level. GPFO (Greater Priority First Out) technique is implemed for executing the commands by using multi-threading. Experimentation is performed to have the characteristics of commands being executed. This work introduce our effort to design an operating system for an AGV.
Rolan Siregar
Published: 23 October 2019
ROTASI, Volume 21, pp 251-257; doi:10.14710/rotasi.21.4.251-257

Abstract:
Salah satu jenis alat pengeruk tumpukan material ke belt conveyor dalam suatu industri pertambangan adalah side scraper. Beberapa elemen penyusun alat berat tersebut memiliki life time yang relatif singkat (elemen kritis) karena keterbatasan kekuatan struktur pendukung dalam menahan beban statis maupun kinetis. Adapun elemen yang mengalami kegagalan material adalah lengan brace, pylon, dan lengan scraper. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukan perhitungan kekuatan struktur mekanik side scraper dan rekomendasi material pengganti elemen yang retak. Adapun metode penelitian ini dilakukan dengan simulasi tegangan berbasis metode elemen hingga. Dalam analisis statik diperoleh rekomendasi material berdasarkan perhitungan tegangan pada struktur mekanik tersebut. Adapun material yang digunakan terdiri dari dua jenis yaitu AISI Steel 1040, AISI Steel 1340. Penggunaan jenis material yang tidak seragam dimaksudkan untuk mengoptimalkan harga ekonomis material penyusun struktur mekanik tersebut. Akhir dalam penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk maintenance peralatan side scraper.
Ari Siswanto
Published: 23 October 2019
ROTASI, Volume 21, pp 224-230; doi:10.14710/rotasi.21.4.224-230

Abstract:
Penelitian ini dilakukan pada material besi cor nodular 700 yang memiliki fasa ledeburitik. Besi cor nodular 700 fasa ledeburitik memiliki kekerasan dan struktur mikro yang tidak sesuai ISO 1083. Untuk memperbaiki nilai kekerasan dan struktur mikro dilakukan proses perlakuan panas. Perlakuan panas yang dilakukan menghilangkan fasa ledeburuit pada temperatur austenisasi, kemudian didinginkan menggunakan media pendinginan yang bervariasi. Hasil variasi media pendingian dilanjutkan dengan proses tempering. Hasil perlakuan panas tersebut dilakukan pengujian kekerasan dan struktur mikro. Hasil pengujian menunjukan proses pendinginan media udara bebas dan dilanjutkan temper 550 0C menghasilkan nilai kekerasan dan struktur mikro sesuai ISO 1083.
Sumar Hadi Suryo, Rachmat Suryadi Sastra, Muchammad Muchammad
Published: 23 October 2019
ROTASI, Volume 21, pp 237-243; doi:10.14710/rotasi.21.4.237-243

Abstract:
Excavator merupakan alat berat yang biasanya digunakan untuk menggali tanah, membelah batu, membongkar jalan atau merobohkan bangunan. Salah satu komponen yang berperan dalam fungsi tersebut adalah bucket tooth. Pada penelitian ini membahas tentang perancangan optimasi bucket tooth yang ada di pasaran untuk menghasilkan desain yang lebih ringan tetapi tetap mempertahankan kekuatannya, bucket tooth tersebut adalah Verona PC200. Proses optimasi pada bucket tooth menerapkan konsep optimasi topologi. Metode yang dilakukan meliputi penentuan jenis material yang dipakai dengan berbagai pengujian yaitu uji komposisi, uji mikrografi dan uji kekerasan. Kemudian dilakukan analisis linear statik menggunakan metode elemen hingga untuk melihat tegangan maksimum yang terjadi pada bucket tooth, besarnya nilai tegangan Von-mises sebesar 403,81 MPa. Selanjutnya dilakukan optimasi topologi dengan memilih beberapa variasi area desain yang menghasilkan reduksi massa dalam variasi pertama sebesar 0,72 kg dan pada variasi kedua 1,49 kg. Reduksi massa tersebut menyebabkan perubahan tegangan yang terjadi pada bucket tooth menjadi 451,8 MPa pada variasi pertama, dan 458,6 MPa pada variasi kedua, namun tegangan tersebut masih dalam kondisi aman.
Bambang Yunianto, Sumar Hadi Surya, Dicky Oktavian
Published: 23 October 2019
ROTASI, Volume 21, pp 258-263; doi:10.14710/rotasi.21.4.258-263

Abstract:
Energi surya merupakan salah satu energi terbarukan non-konvensional yang tersedia secara bebas sebagai sumber energi yang bebas polusi. Cara yang paling sederhana dan paling efisien untuk memanfaatkan energi surya adalah mengubahnya menjadi energi termal untuk aplikasi pemanasan dengan menggunakan kolektor surya. Penelitian ini membahas tentang perbedaan efisiensi antara kolektor pelat datar dan pelat dengan plat gelombang melintang. Dari penelitian ini didapatkan panas yang berguna, panas yang masuk, panas yang hilang, dan efisiensi kolektor. Energi input pada kolektor adalah panas yang berasal dari lampu halogen (sebagai simulator matahari) yang diarahkan ke kolektor. Pengujian dari penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data-data temperatur dari 3 buah sensor yang berada pada ruangan, pelat penyerap panas dan tempat keluar kolektor. Kemudian mengetahui efisiensi kolektor pemanas udara dari 7 variasi kecepatan udara yaitu 2,1 m/s, 2,3 m/s, 2,4 m/s, 3 m/s, 3,5 m/s, 4 m/s, 4,5 m/s. Dan yang terakhir adalah membandingkan nilai efisiensi kolektor pelat datar dan pelat gelombang melintang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa efisiensi kolektor pelat gelombang melintang lebih tinggi dibanding pelat datar dan semakin meningkat laju kecepatan udara maka efisiensi juga akan meningkat.
Muhamad Fitri
Published: 23 October 2019
ROTASI, Volume 21, pp 215-223; doi:10.14710/rotasi.21.4.215-223

Abstract:
Palm Oil Industries, not only provide so many benefits, but also has a negative impact in the form of organic waste as by products of palm oil industries. Therefore, the utilization of oil palm fiber waste needs to be developed, including for structural components that retain load, through various studies in order to reduce the volume of waste caused by oil palm. One of the simplest types of load is axial load. The purpose of this study is to make polymer matrix composite materials reinforced with oil palm fiber, and then test the life cycle of fatigue failure axial load, of polymer matrix composite materials with several different percentages of fiber content. The material used as a matrix is Yukalac® 157 BTQN-EX unsaturated polyester resin (UPRs), and the catalyst uses methyl ethyl ketone peroxide (MEKPO) and Oil palm fibers as reinforcement. The content of palm oil fiber is divided into three level i.e: 3%, 5%, and 7%. The effect of the percentage content of the volume of palm oil fiber on the cycle of fatigue failure of the polymer matrix composite material were analyzed. So that later this palm matrix resin fiber composite material can really be utilized for structural components that retain load. By utilizing palm oil fiber in the production of composite materials, it is hoped that this will reduce the volume of organic waste from palm oil processing. Fatigue testing results on the percentage of palm oil fiber content of 3% obtained the shortest failure cycle life is 7.67 cycles. As for the percentage of palm oil content of 7%, the longest failure cycle was obtained to 18.33 cycles.
M M
Published: 23 October 2019
ROTASI, Volume 21; doi:10.14710/rotasi.21.4.app.1-4

Christian Ivy, Akira Kato, Yukoshi Morohoshi, Arka Soewono, Harjadi Gunawanan
Published: 23 October 2019
ROTASI, Volume 21, pp 244-250; doi:10.14710/rotasi.21.4.244-250

Abstract:
Pengujian emisi untuk mobil di negara Jepang mempunyai tiga jenis standar yang digunakan, yaitu 10-15 Mode, JC08, dan WLTC. Pengujian emisi yang dilakukan dapat mengetahui fuel economy pada mobil tersebut. Pengujian ini dilakukan sebanyak dua kali untuk masing-masing jenis standar pegujiannya dengan kondisi AC OFF dan AC ON. Dari hasil pengujian, menunjukkan bahwa masing-masing pengujian emisi memiliki nilai fuel economy yang berbeda-beda. Fuel economy yang paling irit adalah saat pegujian WLTC untuk kondisi AC OFF dan AC ON. Hal yang mempengaruhi nilai dari fuel economy adalah saat kondisi mobil idle dan kondisi AC. Kondisi AC ON menyebabkan kenaikan fuel volumetric flow rate saat idle kurang lebih 50% dibandingkan kondisi AC OFF. Selain itu, kondisi AC ON akan meningkatkan engine load saat kondisi idle sebesar 10% dibandingkan kondisi AC OFF. Dari hasil pengujian, fuel economy yang memenuhi standar adalah pengujian 10-15 Mode dengan kondisi AC OFF.
Back to Top Top