Jurnal Simki Pedagogia

Journal Information
ISSN / EISSN : 2807-2790 / 2599-073X
Published by: Universitas Nusantara PGRI Kediri (10.29407)
Total articles ≅ 40
Filter:

Latest articles in this journal

Kusmini Kusmini
Published: 19 January 2022
Jurnal Simki Pedagogia, Volume 5, pp 157-167; https://doi.org/10.29407/jsp.v5i2.135

Abstract:
Pada pembelajaran materi menelaah struktur dan aspek kebahasaan cerita pendek banyak dijumpai siswa kelas IX D SMP Negeri 2 Panggul Trenggalek yang tidak mampu membuat kerangka cerpen, sehingga hasilnya tidak memuaskan. Hal ini dibuktikan dari 30 siswa kelas VII yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan, siswa yang tuntas belajar sebanyak 12 siswa atau 40% sedangkan siswa yang tidak tuntas belajar sebanyak 18 siswa atau 60% dengan rata-rata kelas 62,50. Nilai yang diperoleh siswa tersebut belum mencapai KKM yang ditetapkan yaitu 70. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan jawaban objektif tentang peningkatan prestasi belajar Bahasa Indonesia materi Menulis Cerpen melalui Model Problem Based Learning dengan Media Gambar Seri pada siswa kelas IX D SMP Negeri 2 Panggul Trenggalek. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilakukan 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari empat langkah, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pada pembelajaran siklus I hasil tes terlihat masih rendah jika dibandingkan dengan hasil tes siklus II. Hal ini dibuktikan dengan hasil tes siklus I jumlah nilai seluruhnya 2220 dengan rata-rata nilai 74 dan persentase ketuntasan 73% sedangkan hasil tes siklus II jumlah nilai seluruhnya 2410 dengan nilai rata-rata 80,33 dan presentase ketuntasan 90%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hasil penelitian siklus II mengalami peningkatan dari hasil penelitian siklus I. Peningkatan hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa rata-rata siklus I sebesar 74 siklus II sebesar 80,33 sehingga terjadi peningkatan sebesar 6,33. Ketuntasan siklus I sebesar 73%, siklus II sebesar 90% sehingga terjadi peningkatan sebesar 17%. Dari analisis data di atas dapat disimpulkan bahwa adalah melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) prestasi belajar Bahasa Indonesia materi Menulis Cerpen pada siswa SMP Negeri 2 Panggul Trengalek Kelas IX D SMP Negeri 2 Panggul Trenggalek Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 meningkat.
Rafadi Khan Khayru, Sudja’I Sudja’I
Published: 19 January 2022
Jurnal Simki Pedagogia, Volume 5, pp 205-215; https://doi.org/10.29407/jsp.v5i2.140

Abstract:
Sistem pendidikan yang beradaptasi era pasca Covid-19 ditandai dengan era “new normal”. Di sisi lain, peralihan pendidikan karakter di lingkungan keluarga, membawa masalah baru yaitu kurang dikonsepnya pendidikan karakter di lingkungan keluarga. Akhirnya, muncul urgensi degradasi moral akademik pada generasi milenial. Maka dari itu, pendidikan diharuskan bertransformasi untuk memberikan penguatan pendidikan karakter di Indonesia. Penelitian ini dilakukan mengetahui pemahaman mahasiswa tentang pendidikan karakter dan bagaimana mahasiswa memberikan solusi terhadap ancaman kemerosotan moral di era new normal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pemilihan sampel menggunakan metode Accidental sampling. Dengan jumlah sampel 24 dari mahasiswa di Jawa Timur. Data dari penelitian ini didapat dari pengisian kuesioner menggunakan Google Form dan penyebaran informasi melalui poster dalam Instagram. Dalam penelitian ini, ditemukan mahasiswa sudah memahami pentingnya pendidikan karakter dan dapat memberikan cara atau solusi untuk membentuk karakter di era new normal.
Widoretno Anggraeni
Published: 19 January 2022
Jurnal Simki Pedagogia, Volume 5, pp 168-178; https://doi.org/10.29407/jsp.v5i2.146

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan peningkatan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam materi atom setelah diterapkan pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) di kelas IXB UPTD Satuan Pendidikan SMP Negeri 2 Bangsalsari Jember tahun pelajaran 2021-2022 Semester 2. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitiannya peserta didik kelas IXB tahun pelajaran 2021-2022 semester 2 dengan jumlah peserta didik sebanyak 25 peserta didik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret 2022. Metode pengumpulan datanya menggunakan metode tes dan observasi. Penelitian yang dilaksanakan ini menyimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam materi atom setelah diterapkan pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) di kelas IXB UPTD Satuan Pendidikan SMP Negeri 2 Bangsalsari Jember tahun pelajaran 2021-2022 semester 2, sebesar 24% dari ketuntasan hasil belajar secara klasikal yaitu persentase ketuntasan siklus I sebesar 72% meningkat menjadi 96% pada siklus II. Sedangkan nilai rata-rata peserta didik sebesar 15,60 dari rata-rata siklus I sebesar 74,80 meningkat menjadi 90,44. Selain itu pembelajaran PBL yang dilaksanakan juga meningkatkan aktivitas peserta didik dari kategori tinggi.
Muhamad Kosim Abdulah, Ikka Kartika Abbas Fauzi, Adjat Sudrajat
Published: 19 January 2022
Jurnal Simki Pedagogia, Volume 5, pp 200-208; https://doi.org/10.29407/jsp.v5i2.149

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, kendala, dan hasil penerapan strategi pengelolaan kelas dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Data ini diperoleh melalui wawancara guru kelas yang hasilnya sebagai data pendukung dari sumber utama serta observasi mengenai pengelolaan kelas. Setelah dilakukan pengumpulan data kemudian dilakukan analisis data terhadap instrumen tersebut secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sekolah dasar yang diteliti telah melaksanakan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi strategi pengelolaan kelas. Kendala-kendala strategi pengelolaan kelas yang terjadi dapat diatasi dengan baik. Hasil penerapan strategi pengelolaan kelasnya dapat dilihat dari peningkatan kualitas belajar siswa, profesionalisme guru, dan lingkungan fisik sekolah.
Surya Edi Wirawan
Published: 19 January 2022
Jurnal Simki Pedagogia, Volume 5, pp 124-135; https://doi.org/10.29407/jsp.v5i2.134

Abstract:
Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui secara obyektif peningkatan prestasi belajar TIK Materi Microsoft Office Excel Melalui Penerapan Teknik Pembelajaran Model STAD Pada Siswa Kelas VIII C Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 di SMP Negeri 2 Panggul Trenggalek. Dengan rancangan pembelajaran ini diharapkan dapat terwujud suasana pembelajaran yang berpusat pada peserta didik sehingga terjadi pembelajaran bermakna dengan peserta didik aktif, kreatif, efektif dalam suasana yang menyenangkan. Metode Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model Stephen Kemmis. Pembelajaran Teknik Pembelajaran Model STAD ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian yang diperoleh Antara lain, pembelajaran dengan materi Microsoft Office Excell pada Siklus I seperti berikut ini. Nilai yang telah tuntas antara lain nilai 100 sebanyak 3 anak (11 %), nilai 90 sebanyak 2 anak (7%), nilai 80 sebanyak 3 anak (11 %), nilai 70 sebanyak 5 anak (19%). Nilai yang belum tuntas antara lain: nilai 60 sebanyak 8 anak (30%), nilai 50 sebanyak 3 anak (11 %) dan nilai 40 sebanyak 3 anak (11 %). Nilai rata-rata siswa pada Siklus I ini sebesar 67,41. Sedangkan pada Siklus 2 hasil yang diperoleh adalah, nilai yang sudah tuntas antara lain, Nilai yang telah tuntas antara lain nilai 100 sebanyak 4 anak (15 %), nilai 90 sebanyak 5 anak (19 %), nilai 80 sebanyak 8 anak (30 %), nilai 70 sebanyak 7 anak (26 %). Nilai yang belum tuntas antara lain: nilai 60 sebanyak 3 anak (11%). Nilai rata-rata siswa sebesar 80,00. Jadi sudah ada 85 % atau lebih siswa yang nilainya di atas KKM (70). Hal tersebut berarti bahwa secara klasikal telah tuntas karena siswa yang mencapai KKM telah melampaui 85%. Hasil penelitian ini, Pembelajaran Kooperatif dengan Teknik Pembelajaran Model STAD dapat meningkatkan prestasi belajar dalam materi Materi Microsoft Office Excel pada siswa kelas VIII C Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020.
Surya Hadi Widi Jatmika
Published: 19 January 2022
Jurnal Simki Pedagogia, Volume 5, pp 179-191; https://doi.org/10.29407/jsp.v5i2.136

Abstract:
Pada materi Menerapkan Ragam Hias Pada Bahan Buatan banyak dijumpai siswa kelas VII A yang tidak mampu mengembangkan kreativitasnya dalam menerapkan ragam hias pada media tekstil melalui berkarya batik karena siswa tidak merasa tertarik dengan materi tersebut sehingga hasilnya tidak memuaskan. Hal ini dibuktikan dari 28 siswa kelas VII A yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan, siswa yang tuntas belajar sebanyak 9 siswa atau 32 % sedangkan siswa yang tidak tuntas belajar sebanyak 19 siswa atau 67,8% dengan rata-rata kelas 66. Nilai yang diperoleh siswa tersebut belum mencapai KKM Seni Budaya yang ditetapkan yaitu 70. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mendapatkan jawaban objektif tentang peningkatan kreativitas berkarya Seni Rupa pada materi Menerapkan Ragam Hias Pada Bahan Buatan dengan Indikator siswa mampu menerapkan ragam hias pada media tekstil melalui berkarya batik dengan menggunakan teknik lukis Semester 1 tahun pelajaran 2019/2020 di SMP Negeri 2 Panggul. Metode penilitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model siklus dari Kemmis dan Mc. Taggart dengan empat tahap setiap siklusnya yaitu perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengambilan data melalui hasil pemantauan, tindakan, analisis kegiatan pembelajaran, catatan lapangan, serta pengumpulan data dengan menggunakan dokumentasi yang diambil pada saat proses pembelajaran. Hasil kreativitas membatik dengan teknik lukis yang diperoleh pada siklus I adalah 32 % dan siklus II adalah 85,65 %. Adapun persentase rata rata data pemantau tindakan siklus I adalah 85% dan siklus II adalah 95%. Dari analisis data di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan teknik membatik lukis dapat meningkatkan kreativitas siswa.
Anisa Chairiyah, Okto Wijayanti
Published: 19 January 2022
Jurnal Simki Pedagogia, Volume 5, pp 114-123; https://doi.org/10.29407/jsp.v5i2.52

Abstract:
Kompetensi pedagogik merupakan suatu kemampuan pengelolaan terhadap peserta didik yang meliputi perancangan, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi. kompetensi pedagogik adalah hal yang penting bagi guru dan harus menguasai kompetensi pedagogik. Kompetensi pedagogik juga diperlukan dalam pembelajaran SBdP. Tidak semua tenaga pendidik menguasai semua bidang seni, hanya menguasai satu atau beberapa bidang seni saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kompetensi pedagogik yang dimiliki oleh guru, hambatan dan upaya meningkatkan kompetensi pedagogik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi kepada 12 guru yang terdapat di 6 SD yaitu SD UMP, SDN Tambaksari, SDN Kembaran, SDN Linggasari 2, SDN Pliken 1 dan SDN Pliken 2 dengan kriteria PNS dan non PNS yang masing-masing mengajar di kelas tinggi dan kelas rendah. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik penting dimiliki oleh guru. Hambatan kompetensi pedagogik dalam pembelajaran SBdP yaitu keterbatasan kemampuan dalam menguasai ketiga komponen seni, keterbatasan jam pembelajaran SBdP, setelah pandemi tidak adanya interaksi secara langsung antara guru dan peserta didik serta ketidak-efektifan dalam mengetahui potensi dan karakteristik peserta didik. Upaya meningkatkan kompetensi pedagogik dengan meningkatkan pembelajaran tentang strategi dan media yang dipakai, mengetahui potensi yang ada pada peserta didik dalam pembelajaran SBdP, memehami karakteristik peserta didik, dan evaluasi.
Eka Sutirta
Published: 19 January 2022
Jurnal Simki Pedagogia, Volume 5, pp 147-156; https://doi.org/10.29407/jsp.v5i2.139

Abstract:
Proses pembelajaran bahasa Indonesiandi Kelas VIII-A SMPN 6 Kediri mengalami beberapa kendala. Kendalanya adalah guru hanya memberi tugas atau menyuruh siswa menulis puisi tanpa disertai dengan tuntunan yang kurang jelas tentang bagaimana cara menulis puisi itu sendiri. Juga karena sumber pembelajaran hanya terpusat pada buku paket. Dan yang sering terjadi adalah rendahnya minat siswa terhadap puisi. Setelah dilakukan ulangan harian diketahui bahwa sebanyak 53% saja siswa yang memiliki nilai tuntas KKM. Data tersebut menunjukkan kalau hasil belajar siswa cukup rendah. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut, dengan cara pengembangan model definisi yang tepat digunakan. Model definisi adalah model menulis puisi dengan memberi definisi atau arti terhadap sesuatu. Kata kunci yang biasanya digunakan yaitu adalah. Siswa diajak untuk menentukan terlebih dahulu kata yang akan didefinisikan. Langkah berikutnya siswa mendefinisikan kata itu dalam beberapa definisi. Setelah itu, siswa diminta untuk menambah definisinya menjadi definisi yang bisa direnungkan atau mengandung pesan. Terakhir, siswa mencoba untuk memperindah bunyi definisi menjadi puisi. Dengan kesabaran dan bimbingan guru Model definisi mampu meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VIII-A SMPN 6 Kediri pada pelajaran Bahasa Indonesia Materi menulis Puisi.
Kolifah Kolifah
Published: 19 January 2022
Jurnal Simki Pedagogia, Volume 5, pp 136-146; https://doi.org/10.29407/jsp.v5i2.126

Abstract:
Tujuan penelitian tindakan kelas adalah Meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis paragraf dengan model pembelajaran modeling the way berbantuan multimedia pada siswa kelas III SDN Sumbermulyo 1 Jogoroto Jombang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas melalui model pembelajaran modeling the way berbantuan multimedia berdasarkan tiga siklus.Setiap siklus terdiri atas satu pertemuan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitianadalah siswa kelas III SDN Sumbermulyo 1. Teknik pengumpulan data yaitu teknik tes dan non tes. Analisis data melalui teknik kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil keterampilan menulis paragraf mengalami peningkatan yang signifikan dapat dilihat pada siklus I pencapaian rata-rata kelas sebesar hasil belajar siklus I mencapai 65,83 dengan ketuntasan klasikal 64,29%. Hasil ini meningkat pada siklus II dengan rata-rata hasil keterampilan menulis menjadi 78,54 dengan ketuntasan klasikal 92,86%. Simpulan dari penelitian ini adalah melalui model pembelajaran modeling the way berbantuan multimedia dapat meningkatkan aktivitas siswa dan keterampilan menulis paragraf. Saran dalam penelitian adalah guru dapat menerapkan model pembelajaran modeling the way berbantuan multimedia, diharapkan siswa menambah wawasan dengan berbagai sumber belajar dan pengetahuan tentang berbagai model pembelajaran agar dapat meningkatkan pembelajaran di sekolah.
Rani Indriani, Adjat Sudrajat, Kakay Karyana
Published: 19 January 2022
Jurnal Simki Pedagogia, Volume 5, pp 192-199; https://doi.org/10.29407/jsp.v5i2.148

Abstract:
Guru merupakan bagian terpenting dalam sebuah pelaksanaan kegiatan pembelajaran sehingga dapat menciptakan pendidikan yang berkualitas tentunya dalam hal ini kinerja guru akan sangat mempengaruhi keberhasilan sebuah pelaksanaan pendidikan. Kinerja guru yang rendah akan menurunkan kualitas pendidikan dan sebaliknya kinerja guru yang tinggi akan berpengaruh pada kegiatan belajar yang efektif. Diperlukan sebuah perencanaan yang matang apabila ingin mendapatkan hasil yang baik dalam kegiatan pembelajaran. Untuk mengetahui seberapa besar kinerja guru diperlukan kegiatan supervisi kepala sekolah yang dilakukan secara berkesinambungan. Kepala sekolah merupakan tenaga fungsional guru yang diberi tugas untuk memimpin sekolah, termasuk diantaranya melakukan supervisi kepada para guru-gurunya. Supervisi bertujuan untuk membantu guru yang menemukan kesulitan dalam proses kegiatan pembelajaran serta segala sesuatu yang ada didalamnya. Selain itu supervisi juga dapat digunakan sebagai strategi untuk mencari tau tentang kebutuhan sekolah yang harus dimiliki untuk mendukung kelancaran kegiatan pembelajaran. Pada pelaksanaannya supervisi memerlukan perencanaan yang matang, sehingga dapat mengefektifkan hasil kegiatan supervisi kepala sekolah dan meningkatkan kinerja guru sehingga meningkat pula kualitas pendidikan sekolah itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan menganalisis: 1) Bagaimana perencanaan Supervisi oleh Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SDN 8 Purwakarta. 2) Bagaimana pelaksanaan Supervisi akademik di SDN 8 Nagrikaler Purwakarta. 3) Bagaimana Evaluasi supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan datanya dengan pendekatan yang dilakukan untuk mendapatkan informasi melalui kegiatan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Back to Top Top