Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online)

Journal Information
EISSN : 2721-4796
Total articles ≅ 45
Filter:

Latest articles in this journal

John Nefri Mega Amelia Putri
Journal of Cahaya Mandalika, Volume 3, pp 16-26; https://doi.org/10.36312/jcm.v3i1.552

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh upah, modal, nilai penjualan, tingkat produktifitas dan tingkat pendidikan tenaga kerja terhadap penyerapan tenaga kerja pada UMKM industri roti di Kota Payakumbuh. Penelitian ini dilakukan terhadap 30 pengusaha pemilik industri roti yang masih aktif dan beroperasi. Data dalam penelitian ini adalah data primer yang diambil dengan menggunakan metode wawancara berpedoman pada kuesioner dan data sekunder diperoleh dengan metode kepustakaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 26 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel upah (X1), nilai penjualan (X3) dan tingkat pendidikan tenaga kerja (X5) berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Sedangkan variabel modal (X4) dan tingkat produktifitas tenaga kerja (X4) berpengaruh tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja pada UMKM industri roti di Kota Payakumbuh.
I Gde Wedana Arjawa Dan I Nyoman Senimantara
Journal of Cahaya Mandalika, Volume 3, pp 1-15; https://doi.org/10.36312/jcm.v3i1.551

Abstract:
Tujuan pembangunan ekonomi adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi nasional sangat ditentukan oleh dinamika perekonomian daerah, sedangkan perekonomian daerah pada umumnya ditopang oleh kegiatan ekonomi bersakala UMKM dan salah satunya adalah sektor kerajinan. Pemberdayaan UMKM ditujukan untuk membuat kehidupan pelaku UMKM dapat hidup sejahtera. Untuk dapat mewujudkan kehidupan yang sejahtera, pelaku UMKM kerajinan di Kota Denpasar mempunyai banyak keterbatasan sehingga usaha ini belum mampu untuk berkembang secara optimal terlebih ditengah pandemi covid-19 yang melanda saat ini. Dari studi pustaka, diketahui bahwa peran pemerinatah, modal sosial, dan kinerja usaha berpengaruh terhadap kesejahteraan pelaku usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis (1) pengaruh kinerja keuangan dan belanja modal terhadap kinerja perekonomian; (2) pengaruh kinerja keuangan, belanja modal dan kinerja perekonomian terhadap kesejahteraan masyarakat; dan (3) menganalisis pengaruh tak langsung kinerja keuangan dan belanja modal terhadap kesejahteraan masyarakat melalui kinerja perekonomian pada kabupaten kota di provinsi Bali. Penelitian ini dilakukan terhadap 97 sampel dan pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Analisis data dilakukan dengan metode SEM-PLS. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa (1) peran pemerintah berpengaruh positif dan tidak signifikan, sedangkan modal sosial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja usaha; (2) peran pemerintah, modal sosial, dan kinerja usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan pelaku usaha dan (3) peran pemerintah tidak berpengaruh tak langsung sedangkan modal social berpengaruh tak langsung terhadap kesejahteraan pelaku usaha melalui kinerja usaha.Peran pemerintah memegang peranan yang penting dalam pemberdayaan UMKM. Peran pemerintah belum mampu meningkatkan kinerja usaha namun mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha. Modal social mampu meningkatkatkan kinerja usaha dan kesejahteraan pelaku usaha dan kinerja usaha juga mampu memediasi hubungan modal social terhadap kesejahteraan pelaku UMKM di Kota Denpasar.
Abdurrahman
Journal of Cahaya Mandalika, Volume 3, pp 51-58; https://doi.org/10.36312/jcm.v3i1.556

Abstract:
Penilaian yang dilaksanakan oleh guru masih didominasi oleh penilaian yang digunakan mengukur aspek kognitif yang bisa diterapkan dalam penilaian kurikulum. Atas dasar tersebut penelitian ini bermaksud untuk menemukan proses penilaian yang dilaksanakan oleh guru di MI Nurul Islam Karangpule Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Adapun focus penelitian ini adalah (1) bagaimanakah guru kelas mengembangkan instumen penilaian proses pembelajaran sesuai dengan sistem penilaian di MI Nurul Islam Sekarbela Kota Mataram tahun 2021 (2) Bagaimanakah guru kelas melaksanakan penilaian berdasarkan proses pembelajaran instrumen penilaian yang telah dikembangkan? Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan tiga tahap pengumpulan data yaitu, (1) pralapangan, (2) kegiatan lapangan dan (3) analisis intensif. Metode pengumpulan data menggunakan metode pengamatan (observasi), wawancara dan dokuemntasi. Seluruh data dianalisis dengan menggunakan (1) reduksi data, (2) penyajian data dan (3) verifikasi data. Adapun hasil yang diperoleh adalah (1)Guru MI Nurul Islam Sekarbela Kota Mataram sudah mampu membuat istrumen penilaian peruses pembelajran sesuai dengan sistem penilaian (2) Guru MI Nurul Islam Sekarbela Kota Mataram hanya sebagian yang melaksanakan penilaian berdasarkan instrumen penilaian yang dikembangkan pada Rencana Pelaksanan Pembelajaran (RPP). Penilaian yang dilaksanakan oleh guru masih didominasi oleh penilaian yang digunakan mengukur aspek kognitif yang bisa diterapkan dalam penilaian kurikulum. Atas dasar tersebut penelitian ini bermaksud untuk menemukan proses penilaian yang dilaksanakan oleh guru di MI Nurul Islam Karangpule Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Adapun focus penelitian ini adalah (1) bagaimanakah guru kelas mengembangkan instumen penilaian proses pembelajaran sesuai dengan sistem penilaian di MI Nurul Islam Sekarbela Kota Mataram tahun 2021 (2) Bagaimanakah guru kelas melaksanakan penilaian berdasarkan proses pembelajaran instrumen penilaian yang telah dikembangkan? Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan tiga tahap pengumpulan data yaitu, (1) pralapangan, (2) kegiatan lapangan dan (3) analisis intensif. Metode pengumpulan data menggunakan metode pengamatan (observasi), wawancara dan dokuemntasi. Seluruh data dianalisis dengan menggunakan (1) reduksi data, (2) penyajian data dan (3) verifikasi data. Adapun hasil yang diperoleh adalah (1)Guru MI Nurul Islam Sekarbela Kota Mataram sudah mampu membuat istrumen penilaian peruses pembelajran sesuai dengan sistem penilaian (2) Guru MI Nurul Islam Sekarbela Kota Mataram hanya sebagian yang melaksanakan penilaian berdasarkan instrumen penilaian yang dikembangkan pada Rencana Pelaksanan Pembelajaran (RPP).
Delta Septya Rahayu Dan Nurul Iman
Journal of Cahaya Mandalika, Volume 3, pp 27-32; https://doi.org/10.36312/jcm.v3i1.553

Abstract:
Emosional adalah kecakapan utama, suatu kemampuan didalam memantau perasaaan diri sendiri dan perasaan orang lain serta menggunakan informasi untuk mengarahkan pikiran dan tindakan. Kecerdasan emosional adalah merupakan kemampuan untuk memantau perasaan diri sendiri dan orang lain agar mampu mengarahkna pikiran dan tindakan sehingga menghasilkan perilaku yang baik. Berkomunikasi merupakan sarana untuk berinteraksi antara individu satu dengan individu lainnya. Keberhasilan dalam berkomunikasi sangat ditentukan oleh kemampuan berkomunikasi seseorang menjadi bagus dan bermakna, maka untuk mengasah kemampuan tersebut dapat melalui proses pembelajaran.rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah ada Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Keterampilan Berkomunikasi Siswa di SMA Negeri 6 Mataram Tahun Pelajaran 2021/2022?”. Tujuan dalam penelitian ini adalah “Untuk mengetahui Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dengan Keterampilan Berkomunikasi pada Siswa SMA Negeri 6 Mataram Tahun Pelajaran 2021/2022”. Populasi dalam penelitian ini ada 2 kelas XI IIS 1 dan XI IIS 2 SMA Negeri 6 Mataram yang berjumlah 378 siswa, sampel yang digunakan berjumlah 69 siswa. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling Dalam penelitian ini metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket sebagai motode pokok, observasi, dokumentasi, dan wawancara sebagai metode pelengkap. Analisis data menggunakan rumus product moment. Bedasarkan hasil analisis data dengan taraf signifikan 5% maka diperoleh hasil penelitian yaitu nilai rxy lebih besar dari nilai r product moment(rxy 0.992 > r product moment 0,224). Kenyataan ini menunjukkan bahwa nilai rxy yang diperoleh dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: Ada Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dengan Keterampilan Berkomunikasi pada Siswa XI SMA Negeri 6 Mataram Tahun Pelajaran 2021/202, dengan demikian dalam penelitian ini dinyatakan Signifikan.
Roiyani Roiyani, Ayi Teiri Nurtiani
Journal of Cahaya Mandalika, Volume 3, pp 59-69; https://doi.org/10.36312/jcm.v3i1.569

Abstract:
Paradigma ilmu pengetahuan merupakan pengembangan dari filsafat yang berlandaskan pada dua bentuk logika, pertama logika induktif; kedua logika deduktif sehingga lahirlah pemikiran tentang paradigma ilmu pengetahuan. Diantara banyaknya pemikiran tentang paradigma tersebut ada tiga paradigma pengetahuan yang sangat masyhur yaitu ontologi, epistimologi dan aksiologi. Seiring dengan perjalanan waktu pencapaian terhadap ilmu pengtahuan yang di upayakan oleh manusia kian tumbuh dan berkembang sangat pesat dengan berbagai inovasi yang melahirkan bermacam ragam disiplin ilmu, termasuk diantaranya adalah sosiologi. Dengan berasaskan sosiologi muncullah paradigma ilmu komunikasi, yang mana komunikasi merupakan hal alamiah yang melekat dengan manusia dalam interaksi sosial. Di tinjau dari teori interaksi sosial maka ilmu komunikasi sudah selayaknya menjadi salah satu disiplin ilmu yang mandiri. Dengan demikian tulisan ini merupakan suatu kajian terhadap ilmu komunikasi islam dengan pendekatan filsafat berlandaskan logika deduktif yaitu berpijak pada dalil al- Quran “ayat qauliya, akwaniyah dan insaniyah” dan hadis Rasulillah SAW. kajian ini juga mengacu pada landasan filsafat, paradigma, sosiologi dan teori-teori ilmu komunikasi dengan kaedah-kaedah islam dalam berkomunikasi.
Musdiani
Journal of Cahaya Mandalika, Volume 3, pp 44-50; https://doi.org/10.36312/jcm.v3i1.555

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Matematika materi Bangun Datar Persegi Panjang pada siswa kelas V dengan penerapan model pembelajaran kooperatif think-pair-share di SD Negeri 18 Punge Blang Cut Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu test dan observasi. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 18 Punge Blang Cut Banda Aceh. Hasil yang di diperoleh dari penelitian ini yaitu kemampuan siswa kelas V SD Negeri 18 Punge Blang Cut Banda Aceh dalam memahami pembelajaran matematika materi bangun datar persegi panjang dengan menggunakan metode kooperatif think-pair-share mengalami peningkatan. Selama pembelajaran berlangsung adanya interaksi yang baik antara siswa dengan penulis sebagai obsever, sehingga terciptanya suasana belajar yang menyenangkan. Nilai yang diperoleh siswa dalam proses belajar pada saat pre test dan post test dalam siklus I mengalami perubahan yang signifikan. Pada siklus I nilai persentase siswa dalam pre test yaitu 45,62% sedangkan pada saat post test mendapatkan persentase 58,75 %.
Hudi Hernawan Sriwahjuningsih
Journal of Cahaya Mandalika, Volume 3, pp 33-43; https://doi.org/10.36312/jcm.v3i1.554

Abstract:
Beberapa aktivitas masyarakat disekitar perairan situ secara langsung maupun tidak langsung dapat berdampak terhadap kualitas perairan sungai diantaranya dapat mempengaruhi faktor-faktor biotik dan abiotik yang mengakibatkan rusaknya ekosistem di perairan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui indeks ekologi gastropoda sebagai bioindikator pencemaran air yang terdapat di Ekowisa Situ Bagendit pada bulan April – Juni 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, metode pengumpulan data dan metode penentuan stasiun dengan purposive sampling method terhadap 10 stasiun. Sampel yang diambil meliputi pengukuran parameter biotik (gastropoda) serta abiotik. Hasil pengukuran parameter biotik penelitian menunjukkan famili dari tiga stasiun berjumlah 5 famili diantaranya famili Thiaridae, famili Ampullariidae, famili Viviparidae, Lymnaeidae dan Famili Littorinidae, dan terdiri dari 16 spesies dengan total 1495 individu. Rata-rata nilai indeks keanekaragaman adalah 1,6860 termasuk kategori sedang, kenekaragaman tertinggi adalah spesies Melanoides formensis (0,3570) dan terendah adalah, spesies Thiara rufis (0,0044). Rata-rata nilai indeks kelimpahan adalah, 100,6091 termasuk kategori sangat banyak, nilai kelimpahan tertinggi pada spesies Melanoides formosensis (28,2274) dan terendah pada spesies Thiara rufis (0,01). Rata-rata nilai indeks dominansi adalah, 0,1852 termasuk kategori rendah nilai dominansi tertinggi pada spesies Melanoides formosensis (0,0796) dominansi terendah pada spesies Thiara rufis (0). Rata-rata nilai indeks kemerataan adalah, 28,5078 termasuk kategori stabil, nilai kemerataan tertinggi pada spesies Pomaceae maculata (3,5338) dan Lymnea Rubiginosa (3,5338) terendah pada spesies Thiara rufis (0). Rata-rata nilai indeks kepadatan adalah, 149,5 termasuk kategori tinggi, nilai kepadatan tertinggi pada spesies Melanoides formenssis (42,2) terendah pada spesies Thiara rufis (0,1).
Siti Arafat
Journal of Cahaya Mandalika, Volume 2, pp 109-114; https://doi.org/10.36312/jcm.v2i3.537

Abstract:
Hasil observasi awal yang dilakukan peneliti di SDI Ende16 Ende terhadap proses pembelajaran IPS menunjukkan bahwa proses pembelajaran masih didominasi oleh guru. Hal ini berdampak pada efikasi diri dan hasil belajar siswa yang rendah. Ketika proses pembelajaran berlangsung siswa terlihat kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran, malu mengungkapkan pendapat, serta kurang percaya diri dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru. Oleh karena itu diperlukan upaya perbaikan, yaitu dengan penerapan model carousel feedback. Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes, dokumentasi, dan catatan lapangan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran carousel feedback dapat meningkatkan hasil belajar. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, dilihat dari persentase ketuntasan klasikal yaitu 65% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II.
Aulia Asman, An Aulingga Asman
Journal of Cahaya Mandalika, Volume 2, pp 135-144; https://doi.org/10.36312/jcm.v2i3.566

Abstract:
Based on the report from the Padang City Health Office, the health service sector reported the nutritional status of toddlers in the city of Padang, among others, the poor nutritional status of 96 toddlers (3.05%) and undernutrition status of 385 toddlers (12.22%), and normal nutrition 2,622 toddlers (83 ,24%) and over nutrition 47 children under five (1,49%). The highest malnutrition status was found in Belimbing Health Center, namely 10 people (13%) and undernourished as many as 54 people (69.2%) of the total number of toddlers as many as 78 people. The purpose of this study was to describe the level of knowledge of mothers about nutrition in children under five at the Belimbing Health Center. This type of research is descriptive which has been carried out at the Belimbing Padang Health Center. The population was all mothers of children under five who visited the Belimbing Padang Health Center totaling 78 people and the sample was taken by a total sampling of 78 people, at the time of the study using a questionnaire by means of a questionnaire. Then the data were analyzed univariately. The results showed (59.0%) mothers had low knowledge about nutrition, (51.3%) mothers had low knowledge about types of nutritious food, (59.0%) mothers had low knowledge about how to process nutritious food, (60.3%) ) mothers have low knowledge about overcoming nutritional problems and (35.9%) mothers have low knowledge about signs of adequate nutrition at the Belimbing Padang Health Center. Based on the results of the study, it can be concluded that the level of mother's knowledge about nutrition for toddlers is still low, so it is hoped that health service agencies such as puskesmas, sub-health centers, posyandu, cadres are expected to be able to reactivate health counseling or promotion activities in the community by going directly to residents' homes, especially on mothers who have less knowledge about toddler nutrition.
Agus Jayadi
Journal of Cahaya Mandalika, Volume 2, pp 115-121; https://doi.org/10.36312/jcm.v2i3.538

Abstract:
Di masa transisi covid-19 saat ini, berbagai sistem pembelajaran dapat digunakan tetapi, perlu dikaji dampak yang muncul akibat sistem tersebut. Penelitian ini menganalisis beberapa jurnal tentang dampak pembelajaran malaui sistem daring di masa pandemi covid-19 dengan menggunakan metode penelitian meta analisis. Hasil analisis mengungkapkan bahwa sistem daring belum berjalan secara maksimal. Selain itu masih terdapat kendala-kendala dalam pelaksanaannya yaitu terbatasnya kemampuan adaptasi dan penguasaan teknologi informasi oleh guru dan siswa, serta orang tua sebagai pendamping siswa di rumah, akses internet yang terbatas, sarana dan prasarana yang kurang memadai, seperti tidak semua siswa memiliki handphone androi, serta siswa masih merasa kesulitan berkomunikasi dengan guru dan teman-temannya karena tidak semua siswa memiliki handphoen yang layak. Secara psikologi motivasi belajar siswa semakin menurun dan pembelajaran melalui daring seringkali membuat siswa menjadi bosen.
Back to Top Top