Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian

Journal Information
EISSN : 2809-3291
Published by: Universitas Negeri Gorontalo (10.37905)
Total articles ≅ 8
Filter:

Articles in this journal

Abdul Rahmat, Mira Mirnawati
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, Volume 1, pp 137-142; https://doi.org/10.37905/dikmas.1.4.137-142.2021

Abstract:
The results of this study generally concluded (1) study participants do not yet have advanced literacy skills that are meaningful to the needs of life, because the materials learning materials and learning activities do not fit the needs of local tutors, (2) development of literacy learning model based on local potential of agriculture can significantly empower Indigenous Communities. Local potential is developed into a learning module literacy, literacy tutor training, learning implementation, and evaluation of results provided by the potential skills of local content, (3) implementation of the development of functional literacy learning model based on local potential of agriculture is packaged in three stages, namely preparation, implementation, and evaluation (4) the effectiveness of the development model of literacy learning in study groups to apply model-based functional literacy development of local potential is better when compared with the study group who did not apply the intervention model development study. The effectiveness of model development, learning development and empowerment of remote indigenous communities in literacy programs, with one another have a significant positive relationship. The effectiveness of model development and learning development partially or simultaneously both significant positive effect on the empowerment of remote indigenous communities in the functional literacy program.
Meylan Saleh
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, Volume 1, pp 119-128; https://doi.org/10.37905/dikmas.1.4.119-128.2021

Abstract:
Corresponding author of the preliminary findings that the Sinar Jaya TK ability to interfere with a good color as much as 5 people or 25%, whereas 15 children or 75% do not have the skills interfere with color. Fit these data we need a way to enhance the ability of simple science to children. Many of the strategies, methods and approaches that can be used to enhance the ability of a simple science to child during play, but this use has not shown good results. Therefore in this study the authors sought to find a solution through the method of problem solving techniques of water play. The purpose of this study to enhance the ability of modest science through the engineering group of children playing in the water. The research was conducted in early childhood Sinar Jaya District Limboto Gorontalo district. The subjects in this study is the son of group B, amounting to 20 people, consisting of 14 men and 6 women. Economic background of parents is that there are varied work as farmers, employees, vendors and other work. This study consisted of two cycles and data were analyzed descriptively. Based on the results of the study concluded that the use of color exploration game techniques to improve the ability of science is the cycle I have 5 children, or 25% of children who have the capability of science and in the second cycle there are 18 people or 90% of children who have the capability of science. Thus the cycle I was increasing the number of children who have the capability of science that is of 5 people or 25% to be 18 people or 90% in cycle II. These results means the hypothesis that the action reads if the method of administration tasks with color exploration game techniques applied effectively in the learning of science will be able to enhance the ability of kindergarten children Sinar Jaya group B Limboto Gorontalo district has been proven empirically.
Rapi Djuko
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, Volume 1, pp 129-136; https://doi.org/10.37905/dikmas.1.4.129-136.2021

Abstract:
Permasalahan yang peneliti angkat dalam penelitian ini adalah apakah minat membaca anak di PAUD Andini Kelurahan Bulotadaa Timur Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo dapat meningkat melalui metode bercerita dengan gambar? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat membaca anak di PAUD Andini Kelurahan Bulotadaa Timur Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo melalui metode bercerita dengan gambar. Untuk mendapatkan jawaban terhadap permasalahan di atas, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas pada anak kelompok B PAUD Andini Kelurahan Bulotadaa Timur Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo yang jumlah siswanya 20 orang, dengan sistem pembahasan dalam bentuk tiga siklus. Kekurangan atau ketidaktuntasan pada siklus sebelumnya telah dibahas pada siklus selanjutnya. Sebagai implikasi atau saran dalam penelitian ini adalah diharapkan tutor PAUD pada umumnya untuk dapat mengoptimalkan penggunaan metode bercerita dengan gambar dalam rangka meningkatkan minat membaca bagi anak.
Muhammad Yasin, Ramdanil Mubarok, Eka Widyanti
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, Volume 1, pp 143-148; https://doi.org/10.37905/dikmas.1.4.143-148.2021

Abstract:
Kurangnya kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah sehingga terjadinya pasokan/stok darah yang sangat minim di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten Kutai Timur. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk mendampingi kegiatan donor darah sehingga tercukupinya ketersediaan stok darah, dan faktor pendukung serta penghambat pelaksanaan donor darah Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten Kutai Timur. Metode yang digunakan adalah metode participatory dengan mengidentifikasi kebutuhan, penyusunan rancangan konsep, dan pelaksanaan kegiatan. Hasilnya kegiatan tersebut dihadiri sejumlah 60 peserta yang mmenuhi syarat sebagai pendonor darah. Kegiatan donor darah tersebut mendapatkan 26 kantong darah. Adapun faktor pendukung kegiatan tersebut yaitu antusias warga, dapat mengurangi risiko terkena serangan jantung dan dapat menghasilkan sel-sel darah merah yang baru. Kemudian faktor penghambatnya pertama yaitu adanya warga yang tidak memenuhi syarat untuk melakukan donor darah, serta koordinasi dan sosialisasi yang kurang. Implikasi dari pendampingan ini diharapkan Palang Merah Indonesia mempunyai stok darah yang cukup sehingga memudahkan pemenuhan kebutuhan darah untuk masyarakat.
Nova Rini, Sutar Sutar, Ahmad Darda, Bono Prambudi
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, Volume 1, pp 157-166; https://doi.org/10.37905/dikmas.1.4.157-166.2021

Abstract:
Salah satu penyebab rendahnya nilai penghimpunan ZIS adalah pengelolaan lembaga ZIS yang belum akuntabilitas. Lembaga zakat yang dibentuk oleh perangkat pemerintah di level pedesaan diantaranya adalah Lembaga ZIS Desa Cihanjawar, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. Tujuan kegiatan ini untuk mengembangkan lembaga pengelola zakat infaq sedekah (ZIS) Di Desa Cihanjawar melalui pelatihan pengelolaan lembaga yang akuntabilitas. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Pelatihan yang diberikan berupa pelatihan mengenai pembukuan, manajemen operasional, transparansi, konsultan ZIS bagi organisasi pengelola ZIS di Desa Cihanjawar. Hasil kegiatan menunjukkan pemahaman para pengelola Lembaga Zakat, Infaq, dan Sedekah di tingkat Desa perlu ditingkatkan dalam hal manajemen operasional dan manajemen keuangan. Kegiatan pelatihan dalam pengembangan LAZIS di Desa Cihanjawar masih belum optimal, sehingga diperlukan kegiatan pelatihan berikutnya.
Supriatiningsih Supriatiningsih, Samukri Samukri, Maria Suryaningsih, Ridwan Ridwan, Susi Susilawati, Ramdani Ramdani
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, Volume 1, pp 149-156; https://doi.org/10.37905/dikmas.1.4.149-156.2021

Abstract:
Koperasi adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum koperasi, dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan usaha, dimana pengelolaan koperasi berdasarkan asas kekeluargaan danmusyawarah untuk mufakat dan tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya. Dalam menjalankan usahanya, koperasi harus dikelola dengan sistem pengendalian yang baik, salahsatunya dalam pengendalan terkait persediaan barang dagang. Sejauh mungkin, entitas, dalam hal ini koperasi harus melakukan penghitungan fisik persediaan mendekati akhir tahun fiskal, untuk melaporkan jumlah persediaan dalam laporan akuntansi tahunan dengan benar. Olehkarena itu, diperlukan karyawan atau pengurus yang cakap dan kompeten dalam mengelola koperasi agar tujuan utamanya tercapai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan terkait sistem pencatatan dan pengendalian atas persediaan pada Koperasi Guru dan Karyawan Perguruan Islam Darussalam, Cikunir, Bekasi Selatan. Tim Pengabdian masyarakat merupakan pengajar yang memiliki pengalaman dan kompetensi yang tinggi dibidangnya. Metode pelaksanaan adalah pelatihan. Prosesnya dimulai dari mengidentifikasi permasalahan yang ada pada koperasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan memberikan pelatihan untuk sistem persediaan dan pengendalian persediaan. Dari hasil kegiatan, ditemukan beberapa permasalahan dan kesulitan dari mitra dan kemudian kami memberikan solusi serta arahan serta pelatihan atas kesulitan-kesulitan tersebut.
Eko Nursalim, Latifa Zulaiha, Surana Surana, Dewi Sinta, Dina Novita, Paujiah Paujiah, Jumaidah Jumaidah, Ahmad Makhrus
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, Volume 1, pp 167-172; https://doi.org/10.37905/dikmas.1.4.167-172.2021

Abstract:
Adanya siswa yang menggunakan masker yang bukan standar kesehatan, masih dijumpai siswa yang menggunakan masker di dagu, adanya siswa yang abai untuk menggunakan sabun dalam mencuci tangan, dan masih dijumpai siswa yang berkerumun dan tidak menjaga jarak ketika berada di lingkungan sekolah. Hal inilah yang menjadi pijakan untuk melakukan pengabdian dalam rangka memberikan penyuluhan protokol kesehatan kepada siswa SMP Islam DDI Sangatta Utara. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan di SMP Islam DDI Sangatta Utara. Hasilnya melalui program ini, siswa SMP Islam DDI Sangatta Utara memiliki kesadaran dalam penerapan protokol kesehatan dalam berbagai kesempatan dan di berbagai lingkungan, mulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga, kemudian lingkungan masyarakat, dan lingkungan sekolah khususnya. Mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas merupakan protokol kesehatan yang harus dipatuhi oleh semua siswa.
Vera Rimbawani, Mohamad Aris Munandar
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, Volume 1, pp 111-118; https://doi.org/10.37905/dikmas.1.4.111-118.2021

Abstract:
Tridharma perguruan tinggi mempunyai aturan tentang bagaimana universitas bisa berguna untuk masyarakat melalui bentuk pengabdian berjenjang oleh mahasiswa, terlebih untuk bisa memecahkan masalah yang terjadi di dalam masyarakat. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik adalah salah satu bentuk dari pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh pihak universitas, program KKN yang menitik beratkan kepada pengelolaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dilakukan mempunyai tujuan untuk memberdayakan masyarakat yang sudah memiliki ataupun belum sebuah usaha yang berbentuk UMKM agar bisa lebih berkembang ataupun bisa terbentuk dengan diadakannya program ini. Melalui beberapa bentuk kegiatan pengenalan, penyuluhan dan pendampingan kepada masyarakat agar bisa mencapai target yang diharapkan dalam pelaksanaan program KKN tentang UMKN ini.
Back to Top Top