Journal of Instructional and Development Researches

Journal Information
ISSN / EISSN : 2807-548X / 2807-5471
Published by: Indonesia Emerging Literacy Education (10.53621)
Total articles ≅ 35
Filter:

Latest articles in this journal

M. Amin Ardi
Journal of Instructional and Development Researches, Volume 2, pp 173-177; https://doi.org/10.53621/jider.v2i4.105

Abstract:
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui upaya guru PAI dalam meningkatkan hasil siswa di mts Di Kalimantan Timur. Pendekatan penelitian literature review. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah adalah untuk memaparkan masalah dan upaya yang ditemukan saat ini. Penelitian ini pun juga termasuk dalam penelitian survey, yang bersandar pada teknik pengumpulan data berupa angket, data survey ini dikumpul dari beberapa responden yang mengisi agar bersifat nyata, hasilnya digunakan untuk waktu sementara. Salah satu peran seorang guru ialah guru dapat menyampaikan materi dengan baik pada proses pembelajaran. Upaya agar pembelajaran didalam kelas dapat terwujud dengan baik dan efektif serta dapat memotivasi para siswa agar dapat meningkatkan hasil belajar dan potensi yakni dengan menggunakan metode-metode pembelajaran yang bervariasi yang tentunya sesuai dengan materi pembelajaran yang akan diajarkan, serta guru juga harus meningkatkan kompetensinya untuk mempermudah proses belajar mengajar.
Muhammad Rapik
Journal of Instructional and Development Researches, Volume 2, pp 146-152; https://doi.org/10.53621/jider.v2i4.104

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pengelolaan media pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19, apakah telah terlaksana dengan efektif. Serta mengetahui kreativitas pada guru dalam pengelolaan media pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan model survei yang dilakukan dengan menggunakan google formulir. Partisipan dalam penelitian ini diikuti oleh 19 siswa yang dipilih secara random. Hasil dari penelitian ini peneliti menemukan bahwa kreativitas guru dalam mengelola media pembelajaran masih dinilai relatif rendah, dilihat dari hasil survei google form yang telah dilakukan masih terdapat banyak siswa yang kurang paham akan materi yang dijelaskan atau dipaparkan dalam media pembelajaran daring. Oleh karena itu sangat dibutuhkan pembenahan dan pembinaan agar kemampuan pada seorang guru dapat meningkat dan pembelajaran daring pun dapat terlaksana lebih efektif.
Elda Fitria Ningsih, Kiky Chandra Silvia Anggraini
Journal of Instructional and Development Researches, Volume 2, pp 135-145; https://doi.org/10.53621/jider.v2i4.151

Abstract:
Pengembangan media Powtoon sudah berbasis pembelajaran yang berpusat pada buku teks matematika dan media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran matematika belum bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan media video animasi dengan aplikasi Powtoon dan Mendeskripsikan kemenarikan siswa terhadap media Powtoon pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini difokuskan pada pengembangan media Powtoon dan minat siswa terhadap media Powtoon pada matematika kelas IV MI Tarbiyatul Falahiyah. Metode yang digunakan adalah R&D. menggunakan model ADDIE. Prosedur pengembangan model ADDIE, seperti: analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Powtoon terbukti valid dan sangat menarik bagi siswa kelas IV. Dari hasil validasi ahli materi diperoleh persentase 90% dalam kategori sangat valid, validasi ahli bahasa memperoleh persentase 90% dalam kategori sangat valid, validasi ahli desain memperoleh persentase 88% pada kategori sangat valid, angket ahli pembelajaran di MI Tarbiyatul Falahiyah memperoleh persentase sebesar 92% dan angket ahli pembelajaran pada MI Ihyaul Islam memperoleh persentase sebesar 92% dengan kategori sangat baik. Hasil angket respon siswa pada uji lapangan menunjukkan tingkat daya tarik yang diperoleh dengan persentase sebesar 95,5% dengan kategori sangat menarik.
Nur Firda Widyasari
Journal of Instructional and Development Researches, Volume 2, pp 153-161; https://doi.org/10.53621/jider.v2i4.98

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran apa saja yang masih dapat diterapkan oleh pendidik saat pembelajaran secara tatap muka sudah Kembali berlangsung. Dengan begitu diharapkan dengan adanya strategi ini pembelajaran tetap dapat berlangsung secara baik dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif-Kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan Purposive sampling. Informan dalam hal ini yaitu mahasiswa UINSI Samarindah dengan kriteria tertentu, yang ditetapkan 58 orang yang menjadi Responden. Teknik pengumpulan data menggunakan pengisian Kuisioner (Angket). Instrument ini dibuat dengan 10 pertanyaan dengan menggunakan Google Form kemudian di sebar melalui Whatsapp. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi pembelajaran tatap muka (pembelajaran Luring) yang dapat dilakukan pasca pandemi covid-19 yaitu 1). Guru Selalu Melakukan Inovasi Dalam Proses Pembelajaran 2). Tetap menjaga dan Menggunakan Aplikasi belajar yang bisa diberikan untuk anak 3). Guru Harus memiliki skill dan sebagai Fasilitator dalam proses kegiatan belajar 4). Menjaga komunikasi yang intensif antara orang tua, anak dan pendidik.
Hairiah Hairiah, H. Pm. Labulan, Jamil Jamil
Journal of Instructional and Development Researches, Volume 2, pp 162-172; https://doi.org/10.53621/jider.v2i4.149

Abstract:
Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan pengalaman guru sekolah dasar dalam mengajar dengan menggunakan media sosial berbasis kerangka TPACK pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dilaksanakan di SD Negeri 006 Sangkulirang yang beralamat di jalan Pattimura Desa Benua Baru Ilir Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur. Pemilihan subjek penelitian, peneliti menggunakan teknik sampling purposive. Analisis menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menemukan bahwa pengalaman guru sekolah dasar mengajar menggunakan media sosial pada masa pandemi covid-19 berbasis kerangka TPACK adalah Whatsapp Group (WAG) dan youtube. Penggunaan kedua media sosial tersebut dengan alasan hampir semua orangtua dan siswa sudah memiliki WA dan Youtube dan dapat menggunakannya dengan baik. Kerangka TPACK sangat bermanfaat untuk pengembangan diri guru sehingga tujuan pendidikan bisa dicapai.
Fatimah Nurlala Iwani
Journal of Instructional and Development Researches, Volume 2, pp 106-114; https://doi.org/10.53621/jider.v2i3.85

Abstract:
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui persepsi tentang pembelajaran menyenangkan dan bermakna bagi guru MA di Kalimantan Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini pun juga termasuk dalam penelitian survey, yang bersandar pada teknik pengumpulan data berupa angket, data survey ini dikumpul dari populasi responden yang mengisi agar bersifat nyata. Hasil penelitian menemukan bahwa pembelajaran menyenangkan dan bermakna memiliki peran positif dalam proses pembelajaran, dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Dalam proses pembelajaran penting sekali untuk membangun suasana yang menyenangkan dan bermakna agar para siswa tertarik untuk belajar dikelas dan tidak merasa bosan. Salah satu peran seorang guru ialah guru dapat mengelola bahan atau materi pembelajaran agar pembelajaran didalam kelas dapat terwujud dengan baik dan efektif serta dapat memotivasi para siswa untuk aktif berinteraksi dengan guru sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan dan bermakna. Dengan adanya respon siswa ketika pada proses pembelajaran akan bermanfaat bagi guru sebagai umpan balik. Tetapi jika dalam proses pembelajaran tidak ada respon dari siswa, maka guru harus mengetahui apakah siswa tersebut sudah mengerti akan pelajaran yang telah dibahas atau takut dan malu untuk bertanya, maka dari itu perlu adanya
Ramadhani Wahyuningtyas, Zulherman
Journal of Instructional and Development Researches, Volume 2, pp 88-94; https://doi.org/10.53621/jider.v2i3.130

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh hasil belajar IPA dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif type Index Card Match pada siswa kelas IV SDN Jatiwaringin III Pondok Gede pada semester 2 tahun ajaran 2018-2019. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian Posttest-Only Control Design. Sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik sampling Non Probability sampling yaitu sampling jenuh. Pada uji validitas dengan menggunakan Korelasi Point Biserial sebanyak 50 soal. Data dianalisis menggunakan uji persyaratan normalitas dengan meggunakan uji Liliefors diperoleh pada kelas eksperimen Lo 0,14 < Lhitung 0,161, pada kelas kontrol Lo 0,15 < Lhitung 0,161. Maka dapat disimpulkan bahwa data dari kedua kelompok berdistribusi normal. Selanjutnya uji homogenitas dengan menggunakan uji homogenitas dua variabel independent dengan uji F diperoleh Fhitung sebesar 1,12 dengan Sx12 = 82,80 dan Sx22 = 73,82 dan Ftabel = 1,85. Fhitung (1,12) < Ftabel (1,85) maka dapat disimpulkan bahwa varians kedua kelompok homogen. Pada uji hipotesis digunakan uji-t diperoleh thitung = 3,824 dengan Sgab = 8,85 pada taraf signifikan α 0,05 drajat kebebasan (dk) = 58 seharga 2,002. Karena thitung (3,824) > ttabel ( 2,002). Maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima. Data tersebut dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif type Index Card Match terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN Jatiwaringin III Pondok Gede.
Juhaeni Juhaeni, Agista Ifain, Asadine Silmi Kurniakova, Azmi Tahmidah, Dwi Nur Arifah, Siti Faridha Friatnawati, Safaruddin Safaruddin, R. Nurhayati
Journal of Instructional and Development Researches, Volume 2, pp 126-134; https://doi.org/10.53621/jider.v2i3.74

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki strategi yang digunakan oleh guru kelas 2 dalam mengatasi kesulitan membaca pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan triangulasi teknik, yakni dengan menerapkan teknik berbeda kepada sumber yang sama dalam mengecek data. Melalui kegiatan penelitian di MI Nahdlatul Ulama Ngingas tepatnya pada jenjang kelas II, didapatkan masih banyak siswa yang belum menguasai keterampilan membaca dan bahkan beberapa ada yang belum bisa membaca. Hal ini terjadi karena terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kurangnya keterampilan membaca siswa di sekolah. Untuk itu, guru harus mempunyai sebuah strategi agar siswa tidak lagi merasa kesulitan dalam membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh guru kelas 2 dalam mengatasi kesulitan membaca siswa adalah: (1) Memanfaatkan sudut baca, (2) Membiasakan untuk selalu membaca bersama pada saat proses pembelajaran berlangsung baik membaca nyaring maupn membaca dalam hati, (3) Mengarahkan dan memotivasi siswa untuk terus belajar membaca.
Iswantun Iswantun
Journal of Instructional and Development Researches, Volume 2, pp 95-105; https://doi.org/10.53621/jider.v2i3.132

Abstract:
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan mengetahui adanya pengaruh variabel yang memberikan dampak PJJ pada pembelajaran PAI di SD pada motivasi belajar, kesiapan belajar, interaksi belajar terhadap pengetahuan media dan e-learning peserta didik SDN 002 Bontang Selatan Kota Bontang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode survey, Instrumen Angket dibuat dari berbagai sumber artikel dan telah divalidasi pada 30 responden dan disebarkan menggunakan google formular melalui WhatsApp, terdapat 147 responden yang mengisi dan mengembalikan formular, dipilih secara acak pada siswa kelas 3,4,5 dan 6. Analisis deskriptif statistic dan uji regresi ganda dengan uji t dan uji f menggunakan IBM SPSS versi 24.00, Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara motivasi belajar, kesiapan belajar dan interaksi belajar terhadap pengetahuan media dan e-learning pada PJJ. Dampak PJJ menunjukkan adanya pengaruh sangat besar pada pengetahuan media dan e-learing pada peserta didik dan dapat menentukan suksesnya pembelajaran dalam mencapai indicator dan tujuan pembelajaran pada peserta didik di Sekolah Dasar. Data hasil uji statistic pada uji hipotesis berada lebih kecil dari < 0,05, menunjukkan hipotesis pada semua variabel diterima.
Evi Alfiani
Journal of Instructional and Development Researches, Volume 2, pp 115-125; https://doi.org/10.53621/jider.v2i3.95

Abstract:
Pembelajaran berbasis multimedia sangat bagus diterapkan. Dan peneliti berusaha untuk mengetahui bagaimana persepsi para guru tentang pembelajaran berbasis multimedia ini. Sebab persepsi para guru terhadap pembelajaran berbasis sangat penting agar bisa lebih meningkatkan cara berinovasi dalam pembelajaran dan berharap bisa membantu untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pendekatan yang di lakukan pada survey ini yaitu metode Kuantitatif dengan menggunakan metode survey dan juga menggunakan Simple Random Sampling pada guru, mahasiswa dan siswa. Tujuan penelitian: Agar bisa mengetahui persepsi para guru, mahasiswa dan siswa dalam pembelajaran berbasis multimedia. pembelajaran berbasis multimedia sangat membantu guru untuk menjelaskan materi pada siswa dan juga dapat berguna untuk para siswa jika kurang memahami materi bisa membuka pembelajaran multimedia yang telah diajarkan. Dan juga dengan pembelajaran berbasis multimedia ini juga dapat meningkatkan minat belajar bagi siswa dengan beragam multimedia yang digunakan. Dan juga dapat memotivasi para murid dalam pembelajaran dan juga memotivasi guru agar lebih kreatif dalam menggunakan media pembelajaran. Dan didapati bahwa pelatihan dan pendampingan dalam pembelajaran berbasis multimedia dikatakan cukup penting. Yaitu para guru diharapkan dapat meningkatka kreativitas dalam mengajar
Back to Top Top