Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Journal Information
ISSN / EISSN : 2657-2109 / 2684-8422
Published by: Politeknik Negeri Jakarta (10.32722)
Total articles ≅ 49
Filter:

Latest articles in this journal

Toto Supriyanto
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Volume 4, pp 327-332; https://doi.org/10.32722/mapnj.v4i1.3835

Abstract:
Covid-19 pandemic has affected the education sector. Having implemented physical distancing policy to stop virus transmission in the second semester of 2019-2020 made learning from home policy for school children by using internet access. Almost all schools undergo learning from home during pandemic covid-19 including schools in Depok, West Java. To protect student health conditions returning study at school, infrastructure for health and clean sanitary system must be strengthened. The telecommunication study program of the Electronic Engineering department of Politeknik Negeri Jakarta offers electric washing hand tools or electric washbasin at Islamic Madrasa Muhammadiyah 1, Beji Timur Depok. This elementary school is a partner for the community development program of the study program. Washbasins are placed in front of classes equipped with a water tap as well as an appropriate drainage system. Water tap is built by using an infrared sensor which is based on microcontroller Atmega 328p. This electric water tap enables students and teachers to wash their hands merely by getting closer their hands on the water tap. Water will be poured and be stopped automatically. Keywords –Covid-19, electric water tap, health system, washbasin. Abstrak Akibat adanya pandemi virus Corona yang disebut COVID-19, dunia pendidikan ikut terdampak akibatnya. Dengan berlakunya Lock down dan Physical distancing, pada semester genap 2019-2020 pembelajaran dilakukan dari rumah dengan menggunakan bantuan teknologi internet. Hampir semua sekolah melakukan hal yang sama, apalagi Depok yang masuk zona merah dari pandemi COVID19. Siswa dapat hidup sehat dengan adanya sarana prasarana di rumah masing-masing, misalkan untuk cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Setelah pandemi kebiasan hidup sehat harus tetap dilanjutkan. Pembelajaran kembali ke model semula yaitu face to face. Sarana prasarana PHBS harus disiapkan disekolah. Program studi Telekomunikasi Jurusan Teknik Elektro menawarkan membuat tempat cuci tangan atau wastafel di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 1 Beji Timur sebagai mitra pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat program studi. Wastafel dipasang di depan kelas dilengkapi dengan keran air dan pembuangan air yang benar. Untuk menerapkan keilmuannya dalam bidang teknik elektro, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berbasis program studi Telekomunikasi ini dibuat keran otomatis menggunakan sensor infra red berbasis mikrokontroler Atmega 328p. Dengan keran otomatis ini jika ingin mencuci tangan cukup dekatkan tangannya kepada sensor, dan otomatis air akan keluar. Jika tangan dijauhkan dari sensor otomatis air akan berhenti mengalir. Jadi tidak perlu untuk membuka keran secara manual. Kata Kunci –covid, keran otomatis, PHBS, wastafel.
Titi Suhartati
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Volume 4, pp 321-326; https://doi.org/10.32722/mapnj.v4i1.3827

Abstract:
Bookkeeping financial transactions are significant for a business. Micro enterprises are overgrowing in society but have weaknesses in developing business processes, recording, and financial accounting transactions. This activity aims to provide training and assistance for business development and simple bookkeeping to micro-business managers, mainly traditional herbal medicine entrepreneurs, as activity partners. Through community service activities, the Diploma 4 Program of Accounting Department of Politeknik Negeri Jakarta seeks to improve the micro-business manager's ability and expecting to have an impact on improving the economic quality of the community in the activity partner areas. This activity expects to provide benefits for activity partners and study programs related to curriculum development to develop student's teaching materials. Implementing activities is in the form of training and assistance to activity partners to provide optimal results for improving the community's economy. -Sample of twenty micro-businesses selected as participants in the activity. The training is in the form of lectures and practicum, accompanied by consultation and assistance. The results of this activity are in the way of a simple business guide and bookkeeping that can be understood by activity partners. Keywords --small/micro enterprises, jamu/herbal, develop, bookkeeping Abstrak Pembukuan transaksi keuangan merupakan hal yang sangat penting bagi suatu usaha. Usaha mikro sangat berkembang pesat di masyarakat tetapi memiliki kelemahan dalam pengembangan proses usaha, pencatatan dan pembukuan transaksi keuangan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan atas pengembangan usaha dan pembukuan sederhana kepada pengelola usaha mikro terutama para pengusaha jamu tradisional sebagai mitra kegiatan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mitra kegiatan dan bagi program studi terkait pengembangan kurikulum dalam bentuk pengembangan materi ajar kepada mahasiswa. Metode pelaksanaan kegiatan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan kepada mitra kegiatan sehingga dapat memberikan hasil optimal untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Pada pelaksanaan kegiatan dihadiri sejumlah dua puluh orang peserta kegiatan yang terdiri dari anggota masyarakat dan pengusaha mikro jamu tradisional. Pelaksanaan kegiatan dalam bentuk ceramah dan praktikum disertai dengan konsultasi dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini berupa panduan usaha dan pembukuan yang sederhana yang dapat dipahami oleh mitra kegiatan. Kata Kunci –usaha kecil/mikro, jamu, pengembangan, pembukuan
SujitA Darmo, Achmad Zainuri, Rudy Sutanto
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Volume 4, pp 315-319; https://doi.org/10.32722/mapnj.v4i1.3774

Abstract:
A maximum Management of tourism with tourist objects is interrelated and is very decisive in the progress of the tourist area. The development of tourist sites will have a positive impact on the economy, especially the economy of the middle class societ. The tourism location that is developing in the Central Lombok Regency is natural tourism in Karang Sidemen Village. Karang Sidemen village is one of the 99 tourist villages in West Nusa Tenggara. In general, the people who live in this area have relatively original traditions and culture. In addition, there are several supporting factors such as typical food, agricultural systems, and social systems that contribute to the uniqueness of a tourist village. Karang Sidemen Village is located in North Batukliang District, Central Lombok Regency. This village is located around the Tahura Nuraksa forest area, so that the community around the forest area makes use of the existing resources in the forest. This village has tourism potential that is quite developed in the community, one of which is Blue Lake. Community service activities are carried out in collaboration with the 2021 UNRAM Thematic KKN group with the theme Assistance for Karang Sidemen Tourism Village. The results of the activities that have been carried out are five work programs in the form of: floating jetty, crossing bridges, directions, making sapta charm boards and arrangement / gardening in the Blue Lake area. The impact is that the number of tourist visits increases and can increase the income of the surrounding community. Community service activities to help improve supporting facilities in order to advance natural resource-based tourism villages are very much needed. . Keywords—Tourism object, Karang Sidemen tourism village, nature tourism, supporting facilities Abstrak Pengelolaan wisata dengan objek wisata saling berkaitan dan sangat menentukan dalam kemajuan daerah wisatanya. Berkembangnya lokasi wisata akan membawa dampak positif dalam bidang perekonomian khususnya perekonomian masyarakat menengah. Lokasi wisata yang sedang berkembang di wilayah Kabupaten Lombok Tengah adalah wisata alam yang berada di Desa Karang Sidemen. Desa Karang Sidemen merupakan salah satu desa dari 99 desa wisata yang berada di Nusa Tenggara Barat.. Pada umumnya penduduk yang tinggal di kawasan ini memiliki tradisi dan budaya yang relatif masih asli. Di samping itu terdapat beberapa faktor pendukung seperti makanan khas, sistem pertanian, dan sistem sosial yang turut mewarnai kekhasan sebuah desa wisata. Desa Karang Sidemen terletak di Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. Desa ini berada disekitar kawasan hutan Tahura Nuraksa, sehingga masyarakat di sekitar kawasan hutan memanfaatkan sumber daya yang ada di hutan tersebut. Desa ini memiliki potensi wisata yang cukup berkembang di tengah masyarakat salah satunya adalah Danau Biru. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan kerja sama dengan kelompok KKN Tematik UNRAM 2021 mengangkat tema Pendampingan Desa Wisata Karang Sidemen. Adapun hasil kegiatan yang telah dilakukan yaitu dihasilkan lima program kerja berupa : Dermaga apung, jembatan penyebrangan, petunjuk arah, pembuatan papan sapta pesona dan penataan/gardening di kawasan Danau Biru. Dampaknya jumlah kunjungan wisata meningkat dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar. Kegiatan pengabdian masyarakat untuk membantu meningkatkan sarana pendukung dalam rangka memajukan desa wisata berbasis sumber daya alam sangat diperlukan. . Kata kunci— Obyek wisata, desa wisata Karang Sidemen, wisata alam, sarana pendukung
Linda Sari Wulandari
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Volume 4, pp 333-339; https://doi.org/10.32722/mapnj.v4i1.3846

Abstract:
Socialization and training on writing official letters were held in Kubang Puji Village, Pontang District, Serang Regency, Banten Province. The activity was carried out as a result of the collaboration of a team of Indonesian language lecturers from several different departments at the Politeknik Negeri Jakarta to jointly go down to the community to carry out service in the form of socializing and training official letters for staff in the village and sub-district environment. This activity begins with socialization which aims to regenerate public awareness to be able to use the Indonesian language properly and correctly, both orally and in writing, as well as socialize matters related to correspondence material, especially official letters. After that, the lecturer team made a direct approach to the community to carry out technical guidance on writing official letters. The result of this activity is that the community is reminded of the importance of communicating using good and correct Indonesian, as well as increasing knowledge and skills in writing official letters. Keywords –socialization, training, official letter, Pontang District, Serang-Banten Abstrak Sosialisasi dan pelatihan penulisan surat dinas dilaksanakan di Desa Kubang Puji, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Kegiatan tersebut dilaksanakan hasil kolaborasi di antara tim dosen bahasa Indonesia yang berasal dari beberapa jurusan yang berbeda di Politeknik Negeri Jakarta untuk sama-sama turun ke masyarakat untuk melakukan pengabdian berupa sosialisasi dan pelatihan surat dinas bagi para staf di lingkungan desa dan kecamatan. Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi yang bertujuan untuk menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat untuk dapat menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tertulis, serta menyosialisasikan juga hal-hal yang terkait dengan materi korespondensi, khususnya, surat dinas. Setelah itu, tim dosen melakukan pendekatan secara langsung dengan masyarakat untuk membimbing secara teknis dalam penulisan surat dinas. Hasil dari kegiatan ini masyarakat tersadarkan kembali akan pentingnya berkomuniasi menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menulis surat dinas. Kata kunci –sosialisasi, pelatihan, surat dinas, Kecamatan Pontang, Serang-Banten
Iftita Rahmi
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Volume 4, pp 309-313; https://doi.org/10.32722/mapnj.v4i1.2747

Abstract:
An inclusive society is a society that involves all elements and aims to empower and promote social, economic, and political diversity. In an inclusive society, everyone can participate effectively and live together. To realize an inclusive society, we need an understanding of the importance of an inclusive education system that has an important impact on the development and maintenance of education for all (Education for All / EFA). Inclusive education in Indonesia still has many gaps, including low acceptance from peers which can lead to acts of harassment / bullying. This harassment action arises because of the low understanding of the community especially peers towards individuals with special needs (IBK). Whereas support from peers is able to increase IBK interaction with other friends, increase IBK involvement in academic activities, social participation, initiate new friendships for IBK. For this reason, friends need to improve their empathy skills so that they can provide support for IBK. This community service activity is carried out to adolescents with discussion activities, peer tutoring, and role play to change perceptions and increase empathy for IBK Key words –training, empathy, bullying, individual with special needs Abstrak Masyarakat inklusif merupakan masyarakat yang melibatkan semua unsur dan bertujuan untuk memberdayakan dan mempromosikan keberagaman social, ekonomi, dan politik. Dalam masyarakat inklusif, semua orang dapat berpartisipasi secara efektif dan hidup bersama. Untuk mewujudkan masyarakat inklusif, diperlukan pemahaman akan pentingnya sistem pendidikan inklusif yang memiliki dampak penting dalam perkembangan dan mempertahankan pendidikan untuk semua (Education for All/EFA). Pendidikan inklusif di Indonesia masih terdapat banyak ketimpangan, diantaranya rendahnya penerimaan dari teman sebaya yang dapat berujung pada tindakan perundungan/bullying. Tindakan perundungan ini muncul karena rendahnya pemahaman masyarakat terutama teman sebaya terhadap individu berkebutuhan khusus (IBK). Padahal dukungan dari teman sebaya merupakan dapat meningkatkan interaksi IBK dengan teman-teman lainnya, meningkatkan keterlibatan IBK dalam kegiatan akademik, partisipasi sosial, memulai pertemanan baru bagi IBK. Untuk itu teman sabaya perlu meningkatkan kemampuan empati agar dapat memberikan dukungan bagi IBK. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan kepada remaja dengan kegiatan diskusi, tutor sebaya, dan roleplay untuk mengubah persepsi dan meningkatkan empati terhadap IBK. Kata kunci –pelatihan, empati, bullying, individu berkebutuhan khusus
Zulhelman Zulhelman, Asri Wulandari, Dandun Widhiantoro
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Volume 3; https://doi.org/10.32722/mapnj.v3i2.3117

Abstract:
Pembiasaan Pola Hidup Bersih dan Sehat Guna Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19 adalah sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Program Studi Broadband Multimedia Jurusan Teknik Elektro PNJ. Kegiatan ini dilandasi oleh kenyataan bahwa saat ini sedang mewabah virus Covid 19 yang sangat cepat penyebarannya. Salah satu penyebab cepatnya penyebaran adalah kebiasaan buruk di masyarakat kita yang belum terbiasa membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat sebagaimana yang disyaratkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Seperti diketahui, virus covid 19 dapat masuk dan menjangkiti manusia adalah melalui mulut, hidung dan mata. Anggota tubuh manusia yang sering menyentuh bagian tersebut adalah tangan. Covid 19 menyebar menjangkiti manusia melalui droplet yang dikeluarkan penderita ketika ia berbicara, bersin atau batuk. Droplet tersebut bisa saja menempel pada benda-benda yang sering disentuh oleh tangan. Tanpa mencuci, apabila tangan yang tidak sengaja menyentuh droplet tersebut digunakan untuk makan atau menyentuh bagian mulut, hidung dan mata, maka kemungkinan besar ia akan tertular. Oleh karena itu sangat perlu untuk dilakukan program pembiasaan pola hidup bersih dan sehat diantaranya adalah mencuci tangan dengan sabun. Untuk mendukung program tersebut maka pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini telah dilakukan pelatihan pembuatan sabun cuci tangan, pemberian tempat cuci tangan portable beserta sabun cuci tangan serta pembagian masker.
Ahmad Yani, Yano Hurung Anoi, Joko Triyatno
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Volume 3; https://doi.org/10.32722/mapnj.v3i2.2801

Abstract:
Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu dari Tridharma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan oleh dosen. Uji Kompetensi Keahlian (UKK) adalah bagian dari intervensi Pemerintah dalam menjamin mutu pendidikan pada satuan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Pelaksanaan UKK bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa pada level tertentu sesuai kompetensi Keahlian yang ditempuh selama masa pembelajaran di SMK. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mendukung persiapan siswa SMK Rigomasi pada Ujian Kompetensi Keahlian teknik otomotif yang setiap tahun diadakan dan meningkatkan pencapaian kompetensi siswa SMK Rigomasi. Berdasarkan hasil kegiatan dan pembahasan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keahlian tune up dan perbaikan engine management system yang cukup signifikan setelah melewati pelatihan yang ditandai dengan hasil perbandingan antara nilai pretest dengan post test. Dari hasil pengolahan data dapat disimpulkan bahwa nilai ujian post test maksimum sebesar 8,97.
Yelvi Yelvi
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Volume 3; https://doi.org/10.32722/mapnj.v3i2.3478

Abstract:
COVID-19 in Indonesia was first discovered in Depok, West Java. Two Depok Residents were declared positive COVID-19 on March 2, 2020. Since the announcement of the first case. Depok is now a city in West Java Province with the most COVID-19 positive cases. To suppress the spread of COVID-19, the Depok city government imposed large-scale social restrictions (PSBB) on April 15, 2020. The public’s impact is strongly felt due to the enactment of PSBB in terms of the economy. Many people have to lose their jobs. Public awareness in maintaining cleanliness and health is also still lacking due to the public’s inability to buy masks and hand soap whose prices soar. The Jakarta State Polytechnic Civil Engineering Department’s Road and Bridge Design Engineering Program (TPJJ) is motivated to participate in assisting communities affected by COVID-19 by holding community service activities. Sukmajaya sub-district is the area in Depok that is most infected with COVID-19. Based on this, TPJJ Study Program will assist in providing public sinks, the distribution of masks, hand soap, and food at RT 009 RW 016 Bakti Jaya subdistrict Sukmajaya Sub-District, Depok. It is hoped that this activity can reduce the spread of COVID-19 and can ease the burden on people who are experiencing economic hardship.
Yana Yusyama
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Volume 3; https://doi.org/10.32722/mapnj.v3i2.3376

Abstract:
Ciliwung merupakan sungai yang mengitari dua Provinsi Jawa Barat-Jakarta, yang keberadaannya kerap kali menimbulkan banjir disaat musim penghujan. Limbah bambu dan kayu yang ikut hanyut di Sungai Ciliwung dapat mengakibatkan tersumbatnya dan dapat berpotensi meluapnya aliran sungai. Komunitas Ciliwung Depok merupakan komuntas yang peduli akan kebersihan sungai Ciliwung yang mempuyai kegiatan rutin untuk membersihkan aliran sungai dari limbah kayu dan bambu. Namun demikian, limbah yang dikumpulkan menjadi permasalahan baru karena belum ada pengelolaan limbah yang dikumpulkan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Jakarta Tahun 2020 dilatar belakangi oleh hal tersebut dimana memanfaatkan limbah bambu dan kayu untuk dijadikan produk yang bernilai ekonomis, yakni pembuatan cuka kayu dengan cara pirolisis. Pirolisis merupakan proses pengembunan asap dari sebuah pembakaran atau karbonisasi, limbah bambu dan kayu dikarbonisasi dengan menggunakan tungku, kemudian asap yang keluar dari tungku disalurkan oleh pipa yang didinginkan, sehingga asap terkonesasi menjadi asap cair yang disebut cuka kayu. Cuka kayu merupakan bahan utama pembuatan disinfektan dan pupuk organic. Melalui para pakar yang ahli dalam bidang desain serta pembuatan mesin pirolisis, dosen-dosen di Jurusan Teknik Mesin merencanakan melakukan pengabdian masyarakat untuk membuat alat Pirolisis bagi Komunitas Ciliwung Depok. Tujuan kegiatan ini ialah alih teknologi pemanfaatan limbah bambu dan kayu dari sungai ciliwung untuk dijadikan cuka kayu melalui proses pirolisis. Adapun luaran dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah seperangkat alat pirolisis, artikel di media massa, dan video pelatihan.
Asep Yana Yusyama
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Volume 3; https://doi.org/10.32722/mapnj.v3i2.3152

Abstract:
The title of Community Service Activities is "Repair of Electrical Installations and Installation of Automatic Switches for Photo Control Light Sensors at the Riyadus Solihin Mosque, Kebon Duren Village RT 03 / RW 04 Kelurahan Kalimulya Cilodong District, Depok City." This activity is based on the aim of improving public facilities and infrastructure, in this case the Riyadus Solihin Mosque in the electricity sector to support religious activities carried out by the surrounding community. This activity will provide education to the surrounding community about the importance of maintaining the safety of lighting electrical installations and the use of energy-efficient lamps through repairing damaged electrical installations and installing energy-saving automatic switches. The expected results with the repair of electrical installations will contribute to the safety and tidiness of electrical installations with maintained continuity. In addition, this activity also carried out the installation of an automatic light switch that functions to turn on and turn off the lighting so that it will save electrical energy in an era where the economic needs of society are increasing today.
Back to Top Top