Jurnal Mekanik Terapan

Journal Information
EISSN : 2747-1381
Published by: Politeknik Negeri Jakarta (10.32722)
Total articles ≅ 20
Filter:

Latest articles in this journal

Rahmat Subarkah, Sintia Pramudita, Gun Gun Ramdlan Gunadi
Published: 25 November 2020
Jurnal Mekanik Terapan, Volume 1, pp 116-122; https://doi.org/10.32722/jmt.v1i2.3358

Abstract:
Fundamental hydraulic dan intermediate hydraulic mempunyai peran yang sangat penting dalam menunjang pengetahuan mahasiswa Teknik Alat Berat dimana sistem hydraulic berperan penting dalam pengoperasian alat berat, guna menunjang pengetahuan tersebut maka diperlukan alat peraga sebagai media pembelajaran yang berupa simulator karena dianggap lebih aman dan dapat menghemat biaya. Namun, simulator yang terdapat pada workshop Teknik Alat Berat dalam kondisi yang tidak berfungsi sehingga diperlukan perbaikan. Sedangkan masalah yang terdapat pada penelitian adalah tidak adanya spesifikasi standard yang dibuat sebelumnya. Setelah melakukan perbaikan maka akan dilakukan pengujian untuk menjadi acuan standar atau spesifikasi alat atau simulator tersebut, maka dari itu penulis melakukan pengujian yang berupa pengujian hydraulic cylinder pada simulator arm excavator, pengujian terbagi menjadi tiga variabel uji yaitu zero capacity, struck capacity, dan heaped capacity dengan objek beban menggunakan pasir hitam yang bertujuan untuk mengetahui kebocoran pada cylinder. Data hasil pengujian dapat dijadikan sebagai parameter atau acuan spesifikasi yang dapat digunakan pada simulator arm excavator.
Arifia Ekayuliana, Noor Hidayati
Published: 25 November 2020
Jurnal Mekanik Terapan, Volume 1, pp 107-115; https://doi.org/10.32722/jmt.v1i2.3357

Abstract:
Briket arang sampah merupakan jenis bahan bakar yang ramah lingkungan dan dapat diperbarui, dibuat dari aneka jenis sampah seperti ranting, dedaunan, rumput, jerami, sampah pasar, pertanian, dan industri yang diolah melalui proses karbonisasi. Penelitian terkait dengan briket sampah banyak dilakukan oleh para peneliti dan sebagian besar menggunakan perekat tepung sagu. Briket sampah yang menggunakan perekat bubur kertas belum menarik perhatian sehingga belum banyak yang menggunakan media perekat dengan menggunakan kertas. Di sisi lain, pemilihan kertas sebagai bahan perekat ini relatif homogen dengan sampah sehingga mudah bercampur dan mudah terbakar. Parameter yang diamati meliputi komposisi sampah dan bubur kertas. Sampah daun kering berasal dan kertas yang digunakan adalah kertas tak terpakai di lingkungan Jurusan Teknik Mesin. Hasil pengujian briket daun kering dan perekat bubuk kertas dengan metode pengujian nilai kalor dan nilai ultimate dari briket tersebut. Nilai kalor yang dihasilkan dari briket daun kering dengan campuran daun kertas mencapai 5035.57 cal/gram. Serta hasil pengujian ultimate pada briket untuk nilai carbon sebesar 48.34%, hydrogen 3.23%, nitrogen 0.58%, oksigen 30.89% dan sulfur 0.07%
Lingga Sakti, Agus Edy Pramono
Published: 25 November 2020
Jurnal Mekanik Terapan, Volume 1, pp 88-97; https://doi.org/10.32722/jmt.v1i2.3355

Abstract:
Rancang bangun meja kerja spraybooth ini bertujuan untuk menghilangkan kesulitan operator pada saat proses pengecatan (painting) pada cylinder block, operator harus membungkuk karena sulitnya mengecat pada bagian bawah dan lekukan pada permukaan drag (depan) dan cop (belakang) dari cylinder block sehingga pada proses ini memiliki poin ergonomi yang rendah (-3). Akibat kondisi kerja yang tidak nyaman sering menghasilkan kualitas produk dibawah standar, untuk mendapatkan poin ergonomi yang lebih tinggi dan kualitas produk yang lebik baik, diperlukan meja kerja yang memudahkan operator pada proses painting. Metode rancangan yang digunakan adalah metode Quality Function Deployment (QFD) meliputi, perencanann produk (HOQ), pengembangan konsep desain, perencanaan proses manufaktur, perencanaan produksi. Meja kerja spraybooth ini memiliki 2 gerakan mekanisme, yaitu gerakan naik – turun dan datar - miring yang masing – masing gerakan membutuhkan 1 sistem pneumatik. Tekanan setiap pergerakan 4 – 6 105 Pa (N/m2) dengan massa cylinder block 50 kg . Pengujian dilakukan adalah tingkat ketebalan permukaan hasil pengecatan cylinder block. Standar ketebalan yaitu 15 – 30 dengan menggunakan thickness gauge sebagai alat ukur.
Muhammad Hidayat Tullah, Yuli Mafendro Dedet Eka Saputra, Fachruddin Fachruddin, Machfud Priyo Utomo, Farhan Maulana Rahman
Published: 25 November 2020
Jurnal Mekanik Terapan, Volume 1, pp 152-158; https://doi.org/10.32722/jmt.v1i2.3362

Abstract:
Kebutuhan akan data aktual terkait unjuk kerja mesin menjadi sangat penting dalam dunia penelitian. Data-data yang presisi mutlak diperlukan sebagai dasar dalam melakukan suatu pengembangan teknologi sebagai pembanding antara kondisi sebelum dan sesudah dilakukannya pengembangan. Penelitian ini adalah rancang bangun perangkat perekam data konsumsi bahan bakar dengan target ketelitian mencapai 10ml/menit dan Rasio Udara-Bahan Bakar (AFR) Digital untuk analisa unjuk kerja mesin pembakaran dalam. Konsumsi bahan bakar dihitung dengan pengukuran volume bahan bakar secara real-time sepanjang mesin digunakan dengan memanfaatkan sensor load cell sebagai pemberi informasi ke digital data logger dengan hasil tingkat ketelitian mencapai 3,4ml/menit. AFR diukur dengan menggunakan sensor oksigen yang diletakkan pada saluran gas buang mesin dengan hasil range pembacaan 10 s.d 20 AFR.
Katerina Mukti, Muslimin Muslimin
Published: 25 November 2020
Jurnal Mekanik Terapan, Volume 1, pp 123-132; https://doi.org/10.32722/jmt.v1i2.3359

Abstract:
Rancang bangun mesin press caulking dan staking ini bertujuan untuk membuat alat bantu produksi proses press caulking dan staking pada proses pembuatan shaft yoke dan sleeve yoke. Selain itu, rancang bangun ini juga bertujuan untuk mengurangi cost production pengadaan shaft yoke dan sleeve yoke yang selama ini di import dari luar negeri. Metode yang digunakan dalam rancang bangun ini yaitu Quality Function Deployment (QFD) yang meliputi pendekatan sistimatik untuk mengetahui dan menentukan permintaan konsumen kemudian menerjemahkan permintaan tersebut secara teknis dengan cara mengembangkan konsep desain, perencanaan proses manufacturing, dan perencanaan produksi yang tepat. Mesin press caulking dan staking ini menggunakan silinder hidrolik dengan nilai tonase sebesar 45 ton. Produk shaft yoke dan sleeve yoke yang telah mengalami proses press akan melalui tahapan pengujian berupa uji kebocoran (leaking test), pull test, cutting test, dan pengamatan macrostructure untuk mengetahui hasil proses pengepresan.
Ahda Arifah, Sidiq Ruswanto
Published: 25 November 2020
Jurnal Mekanik Terapan, Volume 1, pp 81-87; https://doi.org/10.32722/jmt.v1i2.3354

Abstract:
Proses pengelasan dengan GTAW menggunakan eletroda tungsten tak cair dengan diameter 3,2 mm, filler rod NSN - 316LR, dan gas argon 99%. Post Weld Heat Treatment (PWHT) adalah suatu proses untuk menghilangkan tegangan sisa akibat panas yang dihasilkan pada saat pengelasan dengan cara memanaskan kembali material di bawah suhu kritis bawah dan ditahan beberapa waktu kemudian didinginkan dengan pendinginan lambat. Proses PWHT yang memengaruhi sifat mekanik, yaitu suhu, holding time, dan media pendingin. Penelitian ini difokuskan pada pengaruh holding time pada saat proses PWHT terhadap sifat mekanik AISI 316. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis pengaruh parameter holding time pada proses PWHT terhadap kekerasan mikro dan kekuatan tarik AISI 316 hasil pengelasan GTAW. Metode penelitian ini dilakukan dengan variable bebas yaitu holding time selama 1, 2, dan 3 jam. Parameter tetap yang digunakan pada penelitian ini adalah suhu dan pendinginan yang dilakukan dalam furnace tertutup hingga mencapai suhu ruang. Hasil dari uji kekerasan mikro bagian lasan tertinggi 500,5 HV dan terendah 302,1 HV, sedangkan hasil uji kekuatan tarik tertinggi 520 N⁄〖mm〗^2 dan terendah 411,3 N⁄〖mm〗^2 . Parameter holding time pada proses PWHT berpengaruh terhadap kekerasan mikro dan kekuatan tarik material.
Farid Mujayyin, Dea Argita Gunarso, Nugrahadi Djazaul Mukhsinin
Published: 25 November 2020
Jurnal Mekanik Terapan, Volume 1, pp 133-141; https://doi.org/10.32722/jmt.v1i2.3360

Abstract:
Teknologi pengolah sampah menjadi Refuse Derived Fuels (RDF) merupakan teknologi pendukung eksplorasi potensial material baru yang diciptakan untuk memilah, memproses, dan mencacah tumpukkan sampah TPA sampai menjadi alternatif bahan bakar. Namun hanya mampu memproduksi 3 ton/hari, sehingga dibutuhkan peningkatan performa mesin dan laju produksi dengan metode Six Sigma DMAIC. Mengukur performa mesin melalui pengecekan SOP, getaran, suara, kelurusan komponen dengan menampilkan diagram pareto yang menunjukkan pemilahan sampah (52%), ballistic separator (15%) kinerja mesin shredder (45%) pengering RDF (32%) dan menghitung nilai Overall Equipment Effectivenes (OEE) rata-rata efektifitas mesin 15,69%. Analisis menentukan penyebab utama kerusakan pada mesin pengolah sampah dengan diagram fishbone yaitu pemilahan dan kondisi shredder. Improve menentukan perbaikan dan meningkatan laju produksi RDF. Control memonitor proses manufaktur material sampah masuk ke mesin pengolah sampai pada finishing produk RDF berdiameter 25 mm. Peningkatkan performa pada laju proses produksi RDF dapat ditingkatkan nilai OEE pasca dilakukan perbaikan sebesar 45,85% sehingga ada kenaikan sebesar 30,16% dari nilai sebelumnya.
Alfani Rivaldo, Iwan Susanto, Rochsigit Nugroho
Published: 25 November 2020
Jurnal Mekanik Terapan, Volume 1, pp 142-151; https://doi.org/10.32722/jmt.v1i2.3361

Abstract:
Raw Mill merupakan equipment dalam proses pembuatan semen yang digunakan untuk menghaluskan bahan baku (limestone, clay, silica sand, & iron ore). Raw Mill tidak dapat beroperasi jika suplai dari salah satu bahan baku tersebut terhambat. Material limestone yang dihaluskan di dalam raw mill disuplai oleh apron conveyor. Sehingga Raw Mill akan berhenti beroperasi ketika apron conveyor mengalami gangguan. Dalam histori tiga tahun terakhir, terdapat permasalahan yang terjadi pada komponen head shaft apron conveyor. Kerusakan tersebut dipengaruhi oleh kurang kuatnya koneksi yang terdapat antara head shaft dan sprocket. Koneksi yang digunakan adalah menggunakan sambungan susut (shrink disc). Shrink disc mengalami slip ketika terjadi overload pada drive apron conveyor. Hal tersebut mempengaruhi operasi dari Raw Mill dan perusahaan mengalami kerugian akibat masalah tersebut. Oleh karena itu dilakukan suatu inovasi untuk mengurangi kerugian perusahaan akibat kerusakan head shaft apron conveyor dengan memodifikasi koneksi head shaft tersebut. Bentuk modifikasi tersebut adalah dengan mengubah koneksi pada head shaft yang semula berupa koneksi shrink disc menjadi koneksi keyway. Dengan dilakukanya modifikasi tersebut hasilnya tidak terjadi kerusakan lagi pada head shaft apron conveyor, meningkatkan kinerja operasi Raw Mill, dan perusahaan mendapat keuntungan sebesar 2,7 miliar rupiah.
Yusuf Wibisono, Wegie Ruslan, Nely Toding Bunga
Published: 25 November 2020
Jurnal Mekanik Terapan, Volume 1, pp 98-106; https://doi.org/10.32722/jmt.v1i2.3356

Abstract:
Penggunaan biosolar B20 dalam pemanfaatan energi diesel di Indonesia terus dikembangkan. Dalam dunia industri, regulasi pemerintah mewajibkan untuk menggunakan bahan bakar jenis diesel tanpa terkecuali. Bahan bakar tersebut sebagai energi terbarukan sehingga mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Pada kuartal III tahun 2018, diluncurkan regulasi biosolar B20 untuk semua industri. Kecemasan pelaku industri karena pengalihan bahan bakar dari solar menjadi biosolar B20 dari segi performa mesin inilah sehingga dilakukan penelitian ini untuk menjawab pertanyaan pelaku industri. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan bahan bakar solar dan biosolar B20 terhadap mesin uji berbahan bakar diesel. Dari semua putaran yang telah diuji didapatkan bahwa bahan bakar jenis solar mempunyai kebutuhan bahan bakar spesifik paling ekonomis ketika putaran mesin 2100 rpm dengan nilai 0,064 l/kWh dan tenaga 230,23 HP. Torsi maksimal dicapai ketika putaran 1000 rpm pembebanan 100% dengan nilai 1575 Nm pada bahan bakar jenis solar. Daya teoritis maksimum dihasilkan oleh bahan bakar jenis solar pada putaran mesin 2100 rpm kondisi high idle dengan nilai 235,12 HP. Daya efektif mesin maksimum juga dihasilkan oleh bahan bakar jenis solar pada putaran mesin 2100 rpm kondisi high idle dengan nilai 235,33 HP.
Back to Top Top