Edutic - Scientific Journal of Informatics Education

Journal Information
ISSN / EISSN : 2407-4489 / 2528-7303
Published by: Universitas Trunojoyo Madura (10.21107)
Total articles ≅ 80
Filter:

Latest articles in this journal

Prita Dellia, Ahmad Jami'Ul Amil
Edutic - Scientific Journal of Informatics Education, Volume 7, pp 134-142; https://doi.org/10.21107/edutic.v7i2.10607

Abstract:
Penelitian ini adalah penelitian pengembangan media pembelajaran bahasa, sastra, dan pengajarannya berbasis Virtual Reality untuk keterampilan menulis dengan tujuan memudahkan proses pembelajaran sastra dan transfer pengetahuan lokal tentang kapal dan strategi peperangan laut dengan perawatan, pemahaman cerita Jokotole dan menghadapi persoalan yang dijumpai ya dengan memanfaatkan pengetahuan lokal. Desain pengembangan yang digunakan adalah Research and Development, ada tujuh tahapan penelitian yaitu, identifikasi masalah, pengumpulan informasi, desain produk, uji coba produk, revisi desain, validasi desain, dan revisi produk. Hasil penelitian ditemukan sebagai berikut; (1) Penyusunan media (story board) yang bersumber dari legenda Jokotole khusus pada perkapalan dan peperangan, software yang digunakan adalah unity, Kemudian episode terbatas pada lima kejadian. Strategi peperangan laut memuat pengaruh atas kewibawaan tokoh Jokotole dan pengaruhnya karena kepandaiannya dalam merebut hati masyarakat Madura Pengembangan menggunakan Virtual Reality yang dinamakan Jokotole A Perang. Sedangkan Pada aspek teknologi perkapalan dan alat perang penggunaan celurit, golok, dan cemeti. Tidak lupa kapal (cadik) menjadi ala transportasi untuk melakukan perlawanan, (2) Proses pembelajaran sastra menggunakan VR membuat siswa lebih bersemangat, dan memudahkan mereka dalam menulis kaitannya dengan penggalian ide, karena media tersebut sangat atraktif. Selain itu, media VR bisa dijadikan alternatif utama dalam pembelajaran sastra sub pokok menuliskan kembali isi cerita rakyat.
Suryo Atmojo, Suzana Dewi, Nurwahyudi Widhiyanta, Ruli Utami
Edutic - Scientific Journal of Informatics Education, Volume 7, pp 85-93; https://doi.org/10.21107/edutic.v7i2.8383

Abstract:
Pemilihan sekolah dengan tepat ialah salah satu langkah yang penting. Pilihan untuk sekolah saat ini, akan memengaruhi proses pendidikan serta masa depan. Pada proses pemilihan sekolah jika pilihannya tepat, hasil belajar yang didapat di sekolah akan menjadi modal dalam mengikuti pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi, serta akan memengaruhi bidang pekerjaan yang akan ditekuni. Banyaknya pertimbangan yang perlu diperhatikan saat memilih sekolah khususnya sekolah dasar, menjadikan proses pemilihan sekolah pada saat ini menjadi proses yang tidak mudah. Banyaknya pilihan sekolah membuat orang tua dan anak bingung untuk memilih. Solusi pada masalah penentuan sekolah berdasarkan kriteria yang kompleks yaitu menggunakan sistem pendukung keputusan. Sistem pendukung keputusan atau SPK ialah sebuah sistem dengan pendekatan sistematis, dengan proses awal yaitu pengumpulan fakta-fakta, penetapan kriteria keputusan guna memilih alternatif tindakan yang paling tepat sebagai solusi keputusan. Berdasarkan hal di atas, penulis tertarik melakukan pemilihan sekolah berdasarkan kriteria-kriteria yang diinginkan menggunakan metode AHP (analitycal hierarchy process). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem ini dapat mempermudah pemilihan sekolah dasar sesuai dengan kriteria yang dipilih oleh wali murid. Dengan menggunakan metode AHP sesuai kriteria yang dipilih oleh user wali murid.
Bei Harira Irawan, Manase Sahat H Simarangkir, Erlinna Erlinna
Edutic - Scientific Journal of Informatics Education, Volume 7, pp 143-149; https://doi.org/10.21107/edutic.v7i2.10051

Abstract:
Dengan bertambahnya skripsi dari tahun ke tahun, meningkat pula judul skripsi dan penelitian. Bila tidak dideteksi, menyebabkan penelitian yang sebenarnya sudah ada akhirnya diteliti kembali tanpa mengembangkan penelitian sebelumnya. Algoritma Levenshtein Distance digunakan untuk mendeteksi kesamaan pada judul skripsi yang ada. Penelitian ini digunakan untuk pencarian judul skripsi secara multi target dengan 6 kategori data target dalam database dan penentuan threshold = 4 serta penentuan bobot similarity 25% dinyatakan mirip untuk ditampilkan. Data yang ditampilkan adalah dari kategori judul perancangan sistem dengan distance 4 dan kemiripan 42,85% dan dari kategori aplikasi berbasis web dengan distance 5 dan kemiripan 28,5%. Sedangkan 4 kategori lain memiliki distance lebih dari 5 dan persen bobot similarity 25% sehingga tidak dianggap mirip dan tidak ditampilkan
Etistika Yuni Wijaya, Nuru Aini
Edutic - Scientific Journal of Informatics Education, Volume 7, pp 150-162; https://doi.org/10.21107/edutic.v7i2.10703

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan ekrja mahasiswa prodi pendidikan informatika angkatan 2017 yang telah melaksanakan Kerja Praktik Industri (KPI). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilakukan di Prodi Pendidikan Informatika. Populasi yang digunakan adalah 49 mahasiswa Prodi Pendidikan Informatika angkatan 2017. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup (kuesioner). Teknik analisis data yang digunakan adalah deksriptif. Hasil penelitian diketahui bahwa persepsi kesiapan kerja mahasiswa setelah melaksanakan Kerja Praktik Industri (KPI) pada Prodi Pendidikan Informatika dijabarkan menjadi Sembilan indikator, yaitu: (a) menguasai teori dan praktik; (b) memiliki Kematangan kompetensi, fisik, mental, pengalaman, informasi dan kemampuan untuk bekerja; (c) memiliki pertimbangan logis dan obyektif; (d) mampu menyelesaikan tugas; (e) mengetahui wawasan tentang dunia kerja; (f) mampu mengoperasikan suatu alat sesuai dengan SOP; (g) mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar dan mudah bergaul dengan rekan kerja; (h) mampu bersikap kritis; dan (i) mampu menerima tanggung jawab atas pekerjaanya mempunyai mena 31,3 berada dalam ketegori baik. Indikator tertinggi adalah terletak pada indikator 7 yaitu mahasiswa mampu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar dan mudah bergaul dengan rekan kerja.
Alven Safik Ritonga, Isnaini Muhandhis
Edutic - Scientific Journal of Informatics Education, Volume 7, pp 124-133; https://doi.org/10.21107/edutic.v7i2.9247

Abstract:
Peningkatan kunjungan wisatawan ke suatu destinasi wisata, dipengaruhi oleh kepuasan wisatawan waktu berkunjung. Untuk mengetahui suatu destinasi pariwisata sudah sesuai dengan yang diharapkan wisatawan, perlu dilakukan evaluasi terhadap kepuasan wisatawan. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan model klasifikasi yang mempunyai akurasi tinggi dalam melakukan klasifikasi ulasan kepuasan destinasi wisata dan menghasilkan alat bantu untuk pengambilan keputusan dalam pengembagan destinasi wisata. Data yang dipakai pada penelitian ini dimensinya cukup besar, hal ini nantinya membuat waktu komputasi untuk pengklasifikasian makin lama, membuat analisis tidak praktis atau tidak layak, maka reduksi dimensi data diterapkan pada penelitian ini untuk mendapatkan dimensi data yang jauh lebih kecil, namun tetap mempertahankan integritas data asli. Metode yang digunakan untuk pengklasifikasian ulasan kepuasan destinasi wisata adalah kombinasi antara metode Principal Component Analysis (PCA) sebagai metode reduksi dimensi data, dengan tiga metode data mining berikut ini; Support Vector Machine (SVM), Jaringan Saraf Tiruan (JST), dan Decision Trees. Penelitian ini menggunakan data kedua yang diambil dari UCI Machine Learning Repository. Hasil penelitian dengan mengkombinasikan PCA pada ketiga metode memperlihatkan bahwa akurasi klasifikasi lebih baik untuk beberapa metode. Dari ketiga metode yang dipakai, SVM-PCA mempunyai akurasi yang lebih baik dengan 91,50% disusul oleh metode ANN-PCA sebesar 89,46% dan metode Decision-PCA sebesar 88,78%.
Admaja Dwi Herlambang, Dian Agus Sasmita, Satrio Hadi Wijoyo
Edutic - Scientific Journal of Informatics Education, Volume 7, pp 105-115; https://doi.org/10.21107/edutic.v7i2.8583

Abstract:
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh minat belajar, gaya belajar, dan kemampuan berpikir kreatif terhadap hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Dasar Desain Grafis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian expost facto. Pengambilan data minat belajar dan gaya belajar menggunakan kuesioner dan kemampuan berpikir kreatif menggunakan tes. Data hasil belajar didapatkan dari nilai akhir siswa pada akhir tahun. Sampel berjumlah 50 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan minat belajar, gaya belajar, dan kemampuan berpikir kreatif secara bersama-sama berpengaruh terhadap hasil belajar dengan nilai signifikasi 0,02.
Siska Siska, Dea Safryda Putri
Edutic - Scientific Journal of Informatics Education, Volume 7, pp 94-104; https://doi.org/10.21107/edutic.v7i2.9893

Abstract:
Keterbukaan data terkait penanganan Covid-19 memiliki manfaat bagi masyarakat, salah satunya bisa meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi wabah Covid -19. Penggunaan teknologi Business Intelligence (BI) mampu untuk mengumpulkan, menyimpan, mengorganisasikan, dan meringkas data serta menyediakan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kasus Covid-19 dengan mengimplementasikan Business Intelligence sebagai alat analisis yang divisualisasikan kedalam peta sebaran Orang Dalam Pantauan (ODP), Pasien Dalam Pantauan (PDP), dan Pasien Positif, serta grafik terkonfirmasi sembuh, dan meninggal. Penelitian ini menggunakan data historis kasus Covid-19 Jawa Barat selama 14 hari dengan 3 kejadian, yaitu sebelum, selama dan sesudah dilakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Adapun metodologi penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan tools Tableau Public. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa jumlah kasus positif masih terus mengalami kenaikan selama PSBB dan jumlah penderita yang sembuh selama PSBB di Jawa Barat juga masih relatif sedikit. Tingkat kesembuhan pasien selama PSBB mencapai 17,95 persen dan kematian selama PSBB meningkat dibandingkan sebelum dan sesudah PSBB.Kata Kunci: Covid-19, Pandemi, Business Intelligence, Tableu Public
Siti Marti'Ah
Edutic - Scientific Journal of Informatics Education, Volume 7, pp 116-123; https://doi.org/10.21107/edutic.v7i2.7525

Abstract:
Berlatar belakang keilmuan informatika para mahasiswa belum menunjukan minat menjadi seorang teknopreneur. Kegiatan-kegiatan selama proses pembelajaran, Lingkungan keluarga, masyarakat dan pendidikan merupakan faktor eksternal yang mempengaruhi seseorang memiliki minat menjadi wirausaha. Faktor lain yang dapat mempengaruhi minat teknopreneur adalah faktor internal diantaranya sikap dan mental, intensi berwirausha, efikasi diri, kebutuhan akan prestasi, kesiapan instrument, gender, prestasi akademik dan pengalaman kerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh efikasi diri dan N-ach terhadap minat teknopreneuer. Penelitian menggunakan pendekatan Kuantitaif serta teknik analisis menggunakan regresi berganda dengan variabel terikat yaitu minat teknopreneur sedangkan variabel bebas adalah efikasi diri dan N-Ach. Pengumpulan data menggunakan kuesioner diberikan kepada 240 mahasiswa yang telah menerima mata kuliah kewirausahaan dan dipilih secara acak sederhana. Hasil penelitian yaitu efikasi diri dan N-ach turut mempengaruhi secara signifikan minat teknoprenuer. Minat mahasiswa informatika untuk menjadi teknopreneuer sebesar 40% dipengaruhi oleh efikasi diri dan N-ach dan sebesar 60% dipengaruhi faktor lain diluar model. Kata Kunci: Teknopreneur, Minat, Efikasi diri, N-Ach AbstractStudents with informatics backgrounds have not shown an interest in becoming a technopreneur. Activities during the learning process, family environment, and the community are external factors that affect a person having an interest in being an entrepreneur. Other factors that can influence technopreneur interest are internal factors including attitude and mentality, entrepreneurship intentions, self-efficacy, need for achievement, instrument readiness, gender, academic achievement and work experience. The aim of the research was to determine the effect of self-efficacy and N-ach on teknopreneuer's interest. The research uses a quantitative approach and analysis techniques using multiple regression with the dependent variable is technopreneur interest while the independent variables are self-efficacy and N-Ach. Data collection using a questionnaire was given to 240 students who had received entrepreneurship courses and were chosen at simple random sampling. The results of the research explain self-efficacy and N-ach also significantly influence the interest of technoprenuer. The interest of informatics students to become a technopreneuer by 40% is influenced by self-efficacy and N-ach and by 60% is influenced by other factors outside the model.Keywords: Technopreneur, Interest, Self-efficacy, N-Ach
Rusliyawati Rusliyawati, Damayanti Damayanti, Sefrizal Nata Prawira
Edutic - Scientific Journal of Informatics Education, Volume 7, pp 12-19; https://doi.org/10.21107/edutic.v7i1.8571

Abstract:
Pertumbuhan dan perkembangan internet serta sosial media yang berkembang pesat memunculkan perkembangan baru dari Customer Relationship Management (CRM) yaitu Social Customer Relationship Management (SCRM) yang menuntut organisasi menetapkan arah strategi bisnis dengan pengaplikasian teknologi sesuai kebutuhan dalam berbagai aktivitas sehingga mampu meningkatkan perubahan bisnis skala besar melalui kecepatan, ketepatan dan efisiensi dari pertukaran informasi. Kualitas strategi bisnis yang baik dapat dilakukan dengan cara penyediaan fasilitas berbasis media sosial dengan pertimbangan yang sangat matang yaitu dengan cara menilai berbagai indikator penilaian yang sudah ditentukan terhadap sosial media yang dapat memberikan kontribusi yang baik bagi perusahaan sebagai salah satu strategi bisnis yang dipilih oleh perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perhitungan karakteristik dari setiap model social customer relationship management (SCRM) sebagai strategi bisnis dengan menggunakan metode pendekatan Simple Additive Weighting (SAW). Hasil penelitian menunjukan bahwa media sosial Youtube dengan perolehan nilai 0,888 adalah media sosial yang direkomendasikan untuk digunakan sebagai strategi bisnis perguruan tinggiKata Kunci: Social Customer Relationship Management, Simple Additive Weighting, Strategi Bisnis
Muhammad Hasim Siregar, Rosi Dermawati
Edutic - Scientific Journal of Informatics Education, Volume 7, pp 20-30; https://doi.org/10.21107/edutic.v7i1.8660

Abstract:
Lack of knowladge of computer user about system security problem is one of the cause of computer problems. There are many computers that do not update their antivirus and some even do not use an antivirus. Network security techniques usually block attacks using a firewall or detect attack with IDS (Intruction Detection System), which is in charge of guarding against axisting attacks. However, by only using IDS the network administrator will be overwhelmed checking every notification given by IDS. This IDS works almost the same as an antivirus, unable to work in an encrypted environment or an IPv6 environment. For that, additional security is needed such as a dionaea honeypot. A honeypot is a fake system the signed to trap attacker, as if it were a real system. Based on these problems, a research will be conducted on the Analysis And Implementation Of Honeypot Using Dionaea as Network Security Support. Keywords: Honeypot, Dionaea, IDS, Firewall, Malware
Back to Top Top