Jurnal Keperawatan Profesional

Journal Information
ISSN / EISSN : 2548-1940 / 2746-8038
Published by: LPPM Akper Yapenas 21 Maros (10.36590)
Total articles ≅ 16
Filter:

Latest articles in this journal

Dina Florenza Laowo,
Jurnal Keperawatan Profesional, Volume 2, pp 68-73; https://doi.org/10.36590/kepo.v2i2.183

Abstract:
DM Tipe 2 ialah suatu kondisi hiperglikemia karena resistensi insulin di jaringan perifer. Kenaikan jumlah penderita DM semakin meningkat dikarenakan komplikasi yang menimbulkan permasalahan yang besar yaitu permasalahan pada kaki. Sebelum terjadi luka pada kaki, penderita diabetes perlu memperhatikan kondisi kakinya dan melakukan pencegahan yaitu perawatan kaki.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemenuhan pendidikan kesehatan pada pasien penderita DM tipe 2 dalam mencegah terjadi luka pada kaki dengan melakukan perawatan kaki. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendidikan kesehatan tentang perawatan luka kaki pasien diabetes mellitus tipe 2 menggunakan pendekatan proses keperawatan yang dilakukan peneliti meliputi tahapan pengkajian, diagnosa keperawatan, intevensi, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini dilakukan pada 2 orang pasien dengan diagnosa yang sama dengan masalah penyakit DM tipe 2. Hasil penelitian diperoleh penyuluhan kesehatan yang diberikan tentang perawatan luka dapat meningkatkan perubahan perilaku hidup sehat tentang perawatan luka kaki. Setelah diberikan pendidikan kesehatan selama 6 hari, kedua pasien memahami cara melakukan perawatan kaki. Untuk peneliti lain, hendaknya membahas lebih mendalam lagi tentang edukasi Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2.
, Neza Chartean, Sri Wahyuni
Jurnal Keperawatan Profesional, Volume 2, pp 62-67; https://doi.org/10.36590/kepo.v2i2.174

Abstract:
Diabetes Mellitus Tipe II adalah suatu kumpulan gejala yang timbul karena adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat penurunan sekresi insulin sehingga mengakibatkan nyeri pada kaki dan penderita dianjurkan untuk melakukan senam kaki. Tindakan ini sebagai pencegah terjadinya luka dan membantu melancarkan peredaran darah ke ekstremitas bawah dan mempelancar mobilitas sendi pada bagian kaki yang dilakukan dengan durasi 30-50 menit selama 3-5 kali dalam seminggu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan masalah nyeri dengan senam kaki diabetik menggunakan pendekatan proses keperawatan Rancangan metode studi kasus penelitian ini bersifat deskriptif. Sampel penelitian sebanyak 2 pasien sesuai dengan kreteria inklusi. Hasil penelitian setelah diberikan senam kaki pada pasien pertama terjadi penurunan nyeri dari skala 5 berkurang menjadi 3, sedangkan pasien kedua dengan skala nyeri 7 menjadi 4. Sehingga dapat disimpulkan pemberian senam kaki dapat menurunkan skala nyeri. Diharapkan peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian yang lebih mendalam lagi tentang senam kaki.
, Putri Rahmadani Br. Limbong
Jurnal Keperawatan Profesional, Volume 2, pp 39-48; https://doi.org/10.36590/kepo.v2i2.168

Abstract:
Tindakan keperawatan mandiri yang bisa diberikan kepada klien dengan DM Tipe 2 sebagai alternatif yang dapat dipilih untuk mengatasi gangguan istirahat-tidur adalah dengan memberikan terapi relaksasi otot progresif. Relaksasi otot progresif sebagai salah satu teknik yang telah terbukti mengatasi keluhan anxietas, insomnia, kelelahan, kram otot, nyeri leher dan pinggang, tekanan darah tinggi, phobia ringan dan gagap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui asuhan keperawatan pemenuhan kebutuhan istirahat tidur dengan relaksasi otot ptogresif terhadap kualitas tidur pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 Di Rumah Sakit Tk II Putri Hijau Medan. Desain Karya Tulis Ilmiah ini menggunakan rancangan studi kasus masalah keperawatan medikal bedah. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman teknik relaksasi progresif dan kuesioner. Hasil dari studi kasus ini didapatkan kedua pasien memahami dan mengaplikasikan tindakan relaksasi otot progresif. Kesimpulan studi kasus ini peneliti menemukan terdapat kesenjangan antara kedua responden meliputi umur, tanda-tanda vital, gangguan pola tidur dan terapi yang diberikan pada responden berbeda. Rekomendasi peneliti adalah sebaiknya peneliti selanjutnya melakukan asuhan keperawatan tentang kebutuhan istirahat tidur dengan tindakan relaksasi otot progresif sesuai prosedur dan menambahkan variabel lain dalam penelitian.
, Siti Sarti, Zakiyah Yasin, Nelyta Oktavianisya, Rohimatus Sholihah
Jurnal Keperawatan Profesional, Volume 2, pp 49-55; https://doi.org/10.36590/kepo.v2i2.170

Abstract:
Anemia yang tidak ditatalaksanai pada ibu hamil dapat berdampak pada perkembangan janin. Prevalensi anemia tertinggi di Kabupaten Sumenep ada pada Puskesmas Batang-Batang. Kabupaten Sumenep sangat kaya akan tanaman Kelor (Moringaoleifera) yang sudah terkenal akan manfaatnya dan sangat mudah didapatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sayur daun kelor terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil yang mengalami anemia. Penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen dengan desain pre-post tes dalam satu kelompok perlakuan. Responden penelitian didapatkan secara acak dari populasi ibu hamil (n=27). Data dianalisis dengan menggunakan uji Paired T-test. Hasil peneliltian menunjukkan bahwa sebelum perlakuan, hampir seluruhnya ibu mengalami anemia ringan (8-11 g/dl; 93%). Setelah perlakuan, hampir seluruhnya kadar hemoglobin ibu dalam rentang normal (> 11 g/dl; 96%). Sayur bening daun kelor dapat membantu meningkatakan kadar hemoglobin ibu hamil dengan anemia. Perlu penelitian lebih lanjut dengan skala besar tentang pengaruh daun kelor secara independen terhadap kenaikan hemoglobin pada ibu hamil.
, Nurul Fuady Fitryani Ahmad
Jurnal Keperawatan Profesional, Volume 2, pp 56-61; https://doi.org/10.36590/kepo.v2i2.173

Abstract:
Kecemasan yang berlebihan dapat mengganggu kondisi psikis dan mempengaruhi aktivitas kehidupan sehari-hari sehingga produktivitas seseorang akan menurun atau berkurang. tujuannya untuk mengetahui kecemasan masyarakat ditengah pandemi covid-19 di Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif, dimana Adapun besar sampel pada penelitian ini sebanyak 100 subjek dari 44.828 populasi yang ada di Kcematan Lalabata. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah quota sampling dengan menggunakan program SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lebih dari setengah jumlah subjek mengalami panik sebanyak 53 subjek (53%), kurang dari setengah subjek mengalami kecemasan berat sebanyak 27 resonden (27%), kecemasan sedang sebanyak 9 subjek (9%), kecemasan ringan sebanyak 9 subjek (9%) dan tidak ada kecemasan sebanyak 2 subjek (2%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah masyarakat merasakan panik akan tertular dengan virus tersebut. Kecemasan terjadi dikarenakan informasi yang belum tentu benar dan kurangnya pengtahuan, sehingga masyarakat membatasi diri dengan lingkungannya. Saran dalam penelitian ini adalah diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk memanfaatkan data dan informasi yang telah didapat sebagai acuan untuk pengembangan penelitian tentang kecemasan masyarakat ditengah pandemi covid-19.
Rahmat Pannyiwi, Nurhaedah Nurhaedah, Andi Hariati, Rezqiqah Aulia Rahmat
Jurnal Keperawatan Profesional, Volume 2, pp 25-31; https://doi.org/10.36590/kepo.v2i1.146

Abstract:
The therapeutic communication is aimed to change the clients' behavior in reaching an optimal awareness. This research aimed to obtain a client perception view about Nursery Therapeutic Communication in Intensive Surgery Care Unit at Hospital Sidenreng Rappang Regency. The kind of research is descriptive with purposive sampling according to inclusive criteria. The variables are verbal and in-verbal communications. Instrument to collect data is questionnaire, whereas the questionnaires are directly fulfilled by the respondents. From the analysis, the researcher found that the 63,5 % of respondents have a good perception toward nursery verbal therapeutic communication and the non-verbal the researcher found that the 85% of respondents have a good perception toward nursery non-verbal terapeutik. The result shows a great clients' perception about nursery therapeutic communications. As for the suggestion, Hospital Sidenreng Rappang Regency shall give a fresh knowledge or seminars to operasional nurses about nursery therapeutic communications in hospital scope.
Reski Mardana, Nurhayati Nurhayati
Jurnal Keperawatan Profesional, Volume 2, pp 32-38; https://doi.org/10.36590/kepo.v2i1.116

Abstract:
Consuming avocado can maintain heart health. Avocados are rich in compounds called beta-sitosterol which have been shown to be effective in lowering blood cholesterol levels. This literature review aimed to analyze the effectiveness of family knowledge in administering avocado juice to hypercholesterolemic patients. The quantitative this study explores evidence published in electronic databases such as Google Scholar and Pubmed, using a search strategy, we identified 4 articles that are objectives potentially and relevant to the research objectives and these articles were included in the final analysis. This study showed the effectiveness of family knowledge in administering avocado juice to hypercholesterolemic patients. in results of research from several articles in in literature review indicate to family knowledge is effective in administering avocado juice to hypercholesterolemic patients.
, Zahra Sativani
Jurnal Keperawatan Profesional, Volume 2, pp 1-6; https://doi.org/10.36590/kepo.v2i1.136

Abstract:
Coronary Artery Bypass Graft (CABG) is an operative action in cases of coronary heart disease (CHD) by cutting and replacing clogged coronary arteries from healthy vessels taken from the legs, arms, or chest. The main clinical problem that arises in post-CABG patients is decreased lung functional capacity, this is due to shortness of breath, pain, decreased thoracic expansion, sputum retention, and decreased pulmonary ventilation. Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) is a physiotherapy modality that can be applied in cardiovascular cases. ACBT is a series of exercises that include breathing exercises, coughing exercises, and exercises to expand the chest. To determine the effectiveness of ACBT in increasing lung functional capacity in Post CABG patients, an electronic database search was performed, namely Pubmed, Cochrane, and Google Schoolar. From the search results, 6 articles were selected that met the criteria, namely 1 article on Pubmed and 5 articles on Google scholar. Based on the results of the research that has been presented, it can be concluded that ACBT can increase the functional capacity of the lungs in post CABG patients as evidenced by the evaluation of the results of the 6 minutes walking test, borg scale, and breath holding time.
, Sri Maryuni, Anisa Dwi Rahmadhani
Jurnal Keperawatan Profesional, Volume 2, pp 7-14; https://doi.org/10.36590/kepo.v2i1.142

Abstract:
Diabetes mellitus is a disease caused by a relative or absolute lack of insulin. The complications experienced by people with diabetes mellitus are changes in the peripheral nervous system, namely peripheral neuropathy or impaired sensitivity of the legs. The purpose of this study was to determine the effect of giving foot gymnastics on foot syncsitivity in type II diabetes mellitus sufferers in the work area of ​​the central Yosomulyo Metro Health Center 2019. The research design used a pre-experimental one group pretest-posttest design, the population in this study was 198 people. The sample used was 21 people with the sampling technique using purposive sampling. The analysis in this study used the t-test. The results of statistical tests showed that the average foot sensitivity score of type 2 diabetes patients before treatment was 2,48-1,123 and after 3,38-1,244 with the average difference between the scores before and after treatment was 0,905, 50,539; p-value 0,000 (p <50,05) means that there is an effect of giving foot exercises on the sensitivity of the feet in people with diabetes mellitus type 2. For diabetes mellitus sufferers, they must be able to do regular foot exercises so that blood circulation in the legs is smooth and does not experience peripheral neuropathy so that can avoid canker sores.
, Nurul Fitria Herman
Jurnal Keperawatan Profesional, Volume 2, pp 15-24; https://doi.org/10.36590/kepo.v2i1.145

Abstract:
PHBS is a conscious health behavior to help yourself and your family in the health sectorand can participate in public health activities. The purpose of this study was to determine the relationship between clean and healthy living behavior with the incidence of skindiseases in the Sheikh Hasan Yamani Islamic Boarding School, Parappe Village, Camplagian District.This type of research is observational research, where the researcher conducts observations, interviews, and questionnaires as well as measures the variables studied, namely healthy behavior and skin diseases. This studi used cross sectional method. the HasanYamanistudents connected 585 students. The sample in this study was 88 students of Syekh Hasan Yamni Islamic Boarding School used random sampling, based on the results of the above data testing showed a significant value of p-value = 0,004 <α = 0,05. The results obtained are generally men who suffer from skin diseases because they do not maintain a cleanand healthy lifestyle when they are in the Hasan Yamani Islamic boarding school.
Back to Top Top