Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Journal Information
ISSN / EISSN : 2580-006X / 2746-0525
Current Publisher: SCAD Independent (10.26811)
Total articles ≅ 45
Filter:

Latest articles in this journal

Ah Burhanudin
Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, Volume 5, pp 47-70; doi:10.26811/didaktika.v5i1.231

Abstract:
Guru sebagai ujung tombak pendidikan yang berhubungan langsung dengan peserta didik diharapkan mampu memberikan muatan positif dalam menumbuhkan karakteristik pembelajaran abad 21, berupa: critical thinking, problem solving, collaboration, dan communication (4C). Tujuan kegiatan tersebut adalah agar dapat membekali dan menumbuhkan kreativitas, produktivitas, dan mempersiapkan peserta didik menghadapi kemajuan abad 21. Berdasar observasi awal diketahui bahwa pembelajaran yang memicu tumbuhnya karakteristik abad 21 (4C) pada peserta didik kelas 3 Sekolah Dasar Negeri Langenharjo 2 dalam proses pembelajaran sangat rendah. Simple Rocket Design (SIM-ROSI) merupakan rancangan yang dikembangkan sebagai sebuah solusi untuk memperbaiki kualitas belajar peserta didik. Dikembangkan dengan model penelitian pengembangan 4D menurut Thiagarajan. Ditunjang dengan pelaksanaan pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBl) dan Sains, Technologi, Enginering, Art, and Math (STEAM). Indikator keberhasilan pengembangan berdasar observasi terhadap aktivitas 4C peserta didik dalam pembelajaran. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji statistik menggunakan paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan simpulan bahwa SIM-ROSI berbasis PjBL dan STEAM sangat efektif digunakan untuk meningkatkan aktivitas 4C peserta didik di dalam pada pembelajaran tematik di sekolah dasar.
Miswadi Warsono
Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, Volume 5, pp 177-200; doi:10.26811/didaktika.v5i1.224

Abstract:
Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah “Bagaimana implementasi Learning Manajemen System (LMS) melalui Website dan E-Learning untuk meningkatkan keterampilan pendidik dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Bobotsari pada semester gasal tahun pelajaran 2020/2021?” Subyek penelitian ini adalah seluruh guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Bobotsari yang berjumlah 18 orang yang terdiri dari 5 laki-laki dan 13 perempuan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa data keterampilan pendidik diperoleh dari penelitian dalam 2 (dua) siklus. Data keterampilan pendidik dikumpulkan dari observasi langsung pada e-learning dalam setiap siklus. Hasil siklus I prosentase rata-rata keterampilan pendidik sebesar 62% dan siklus II prosentase rata-rata keterampilan pendidik sebesar 71%. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terjadi peningkatan keterampilan pendidik rata-rata sebesar 9%.
Istafada Istafada
Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, Volume 5, pp 71-90; doi:10.26811/didaktika.v5i1.283

Abstract:
Kurangnya pemahaman konsep matematika yang diterima siswa akan menyebabkan hasil belajar matematika siswa juga rendah. Guru sebagai salah satu sumber belajar berkewajiban menyediakan lingkungan belajar yang kreatif bagi siswa di kelas. Salah satu kegiatan yang harus dilakukan guru adalah memilih dan menentukan media yang sesuai dengan pembelajarannya. Pada penelitian ini mempunyai tujuan mengetahui peningkatan hasil belajar dalam menghitung luas bangun datar dengan menggunakan media potbangtar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari 4 tahap yaitu rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan revisi. Data yang diperoleh berupa hasil tes evaluasi dan lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis data didapatkan bahwa hasil belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus II, yaitu 75,61 ke 80,49 dan ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I (85,37%) ke siklus II menjadi (95,12%). Simpulan dari penelitian ini adalah penggunaan media potbangtar dalam pembelajaran menghitung luas bangun datar sangat efektif sehingga hasil belajar siswa kelas V SDN MIJI 4 kota Mojokerto meningkat.
Gustina Gustina
Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, Volume 5, pp 31-46; doi:10.26811/didaktika.v5i1.269

Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan media pembelajaran permainan edukatif berbasis android masih jarang dijumpai, padahal diketahui pembelajaran abad ke-21 model pembelajaran dan media pembelajaran tidak terbatas, dan dilakukan dengan bantuan teknologi informasi dan komunikasi. Siswa dituntut untuk berpikir kritis dan kreatif dalam menyelesaikan masalah pada situasi baru (HOTS). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran permainan edukatif Cari Kata berbasis android menstimulasi pembelajaran HOTS pada mata pelajaran IPS. Jenis Penelitian adalah penelitian pengembangan dengan model 4-D. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 54 Payakumbuh dengan subjek siswa kelas VI. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah permainan edukatif cari kata berbasis android, dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hasil uji validitas media pembelajaran oleh ahli media, ahli materi ,dan ahli bahasa diperoleh hasil sangat baik. Uji praktikalitas media penilaian oleh 25 siswa , dan penilaian oleh orang tua siswa diperoleh hasil sangat baik. Uji efektivitas media pembelajaran menunjukkan hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan media pembelajaran permainan edukatif cari kata yang dikembangkan dapat menstimulasi pembelajaran HOTS.
Elisabet Dyah Kusuma
Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, Volume 5, pp 257-270; doi:10.26811/didaktika.v5i1.223

Abstract:
Pengembangan media Crossword puzzle berbasis hots pada pembelajaran tematik bertujuan utuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada siswa sekolah dasar, agar terjadi peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dan peningkatan hasil belajar siswa di SD Negeri Gadingan 02 Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Inovasi ini dikembangkan dengan menerapkan metode penelitian dan pengembangan. Hasil yang diperoleh menunjukan persentase hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan, dari sebelum penggunaan media Crossword puzzle berbasis hots diperoleh rata- rata 50,02%, kemudian mengalami peningkatan saat ujicoba 1 menjadi 56,18% dan semakin meningkat pada uji coba 2 menjadi 78,75%. Kesimpulan yang diperoleh atas pencapaian peningkatan yang terjadi dikarenakan penggunaan media Crossword puzzle berbasis HOTS, dimana keaktifan siswa dalam menggunakan media Crossword puzzle berbasis HOTS merupakan tahapan dalam peningkatan keterampilan berpikir kritis pembelajaran tematik.
Qurrota A’Yun
Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, Volume 5, pp 271-290; doi:10.26811/didaktika.v5i1.286

Abstract:
Keterampilan belajar dan keterampilan literasi di abad 21 ini yang dibutuhkan siswa adalah keterampilan kolaborasi dan literasi digital. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis tingkat literasi digital dan keterampilan kolaborasi siswa dalam pembelajaran IPA secara daring pada topik Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungannya. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif dan dilakukan pada Oktober s.d. November 2019. Instrumen yang digunakan adalah angket kuesioner dan lembar observasi. Kedua instrumen tersebut dipakai untuk mengukur tingkat literasi digital dan keterampilan kolaborasi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu tingkat literasi digitial siswa dibedakan menjadi tiga kategori, yaitu tinggi 69%, sedang 18%, dan rendah 13%. Sementara itu, tingkat keterampilan kolaborasi siswa juga dibedakan menjadi tiga kategori yaitu tinggi 72%, sedang 23%, dan rendah 7%. Indikator dan item pertanyaan dari angket dan lembar observasi ini dapat dijadikan sebagai landasan untuk penelitian selanjutnya. Simpulan dari penelitian ini adalah keterampilan literasi digital dan keterampilan kolaborasi siswa termasuk dalam kategori tinggi melalui skor yang didapat pada angket dan lembar observasi.
Irfan Fauzi, Ririn Arini
Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, Volume 5, pp 1-30; doi:10.26811/didaktika.v5i1.225

Abstract:
This research was motivated by the students' learning obstacle in understanding the addition and subtraction of mixed fractions. So this research aims to develop a didactic design on the addition and subtraction of mixed fractions in grade 5 elementary schools based on student learning trajectories and can improve students' learning obstacles on addition and subtraction of mixed fractions. This research used the Didactical Design Research (DDR) method in one of the elementary schools in Bandung, with the subjects being 30 students in grade 5 and 29 students in grade 6. The data collection techniques used tests, interview, document analysis, focus group discussion (FGD), and observation. The results of this research indicated that the Didactic Design has a positive impact on student understanding and reduces the students' learning obstacles which are ontogenic, epistemological and didactical on the addition and subtraction of mixed fractions. Then, the average score of the students after the didactic design implementation was 75.3. This research is expected to be a reference for teachers in developing didactic designs for learning mathematics, especially fraction material in elementary schools using Didactical Design Research (DDR).
Budi Sriyanto
Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, Volume 5, pp 125-142; doi:10.26811/didaktika.v5i1.291

Abstract:
Penelitian Tindakan Sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan 4C (berpikir kritis, kreativitas, berkomunikasi, kreativitas dan inovasi, kolaborasi) guru dengan kegiatan penerapan literasi digital di SMP Negeri 1 Sidoharjo. Seting penelitian adalah di SMP Negeri 1 Sidoharjo tahun pelajaran 2020/2021. Sebagai subyek penelitian adalah guru, kepala sekolah di SMP tersebut sebagai peneliti dan dibantu seorang observer. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Selama kegiatan penerapan literasi digital, dilakukan pengamatan terhadap kinerja guru melalui observasi, Sosiometri dan lembar angket. Temuan lain selama berlangsungnya tindakan didiskusikan antara peneliti dengan observer dilengkapi dengan data hasil pengamatan yang dilakukan refleksi pada setiap siklusnya. Hasil Penelitian pada siklus 1 dan siklus 2 menunjukkan adanya peningkatan keterampilan 4C guru. Hasil observasi, sosiometri, dan angket terhadap keterampilan 4C guru menunjukkan pada siklus 1 rata-rata skor berpikir kritis 76%, kreativitas 76%, berkomunikasi 75%, kreativitas dan inovasi 76%, kolaborasi 76% pada kriteria baik dan pada siklus 2 rata-rata skor berpikir kritis 87%, kreativitas 85%, berkomunikasi 86%, kreativitas dan inovasi, kolaborasi 84% pada kriteria sangat baik.
Bangun Sri Rahayu
Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, Volume 5, pp 241-256; doi:10.26811/didaktika.v5i1.287

Abstract:
Karya tulis dalam bentuk penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar matematika peserta didik kelas 6 SD Negeri 02 Penakir dengan menggunakan alat peraga kereta satuan volume. Objek perbaikan pembelajaran adalah peserta didik kelas 6 pada mata pelajaran Matematika semester 1 SD Negeri 02 Penakir Kabupaten Pemalang tempat peneliti mengajar. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 Siklus dalam satu kompetensi dasar. Penelitian ini diawali dengan menyusun rencana pembelajaran, membuat program pembelajaran yang digunakan dan instrumen penelitian lainnya.Selama proses pembelajaran, dilakukan pengamatan terhadap kinerja guru sebagai peneliti dan dilakukan penilaian terhadap peserta didik melalui lembar tes. Temuan lain selama berlangsungnya pembelajaran didiskusikan antara peneliti dengan observer dilengkapi dengan data hasil pengamatan yang dilakukan refleksi pada setiap pertemuan. Hasil penelitian pada Siklus pertama dan Siklus kedua menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar peserta didik. Hasil penilaian terhadap prestasi belajar peserta didik adalah: Siklus pertama: 70,8 dengan ketuntasan belajar 68%, pada Siklus kedua: 82 dengan ketuntasan belajar 88%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan alat peraga kereta satuan volume pada mata pelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik Kelas 6SD Negeri 02 Penakir Kabupaten Pemalang.
Niken Eka Priyani
Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, Volume 5, pp 109-124; doi:10.26811/didaktika.v5i1.226

Abstract:
The conditions of the Covid-19 pandemic caused learning to change to once a week, limited teaching materials at SDN 29 Idai, and a decrease in the values of preserving Dayak culture in Idai village. Through the integration of the concepts of mathematics and culture, this study aims to develop an ethnomathematics module based on the Dayak culture in mathematics learning with a joyful learning approach. This research is a research development or Research and Development (R & D) with a research method using the Hanafin & Peck development model which focuses on solving problems of quality constraints and development complexity which consists of three stages, namely; 1) needs assessment; 2) the design stage, and 3) development and evaluation. The data collection technique used observation, interview, and ethnomathematics module validation sheets which were filled in by two reviewers, while module trials were conducted in grade 4 SDN 29 Idai. The results showed that the ethnomathematics module based on the Dayak culture with a joyful learning approach got good results so that it could be used to teach math concepts to grade 4 students at SDN 29 Idai.
Back to Top Top