ILTEK : Jurnal Teknologi

Journal Information
ISSN / EISSN : 1907-0772 / 2721-3447
Current Publisher: ILTEK : Jurnal Teknologi (10.47398)
Total articles ≅ 60
Filter:

Latest articles in this journal

M. Ansyar Bora, Tommy Saputra, Andi Haslindah
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 15, pp 67-72; doi:10.47398/iltek.v15i2.521

Abstract:
Instrumen penilaian kinerja dapat digunakan untuk mereview kinerja, peringkat kerja, penilaian kinerja, penilaian pegawai, dan sekaligus evaluasi pegawai sehingga dapat diketahui mana pegawai yang mampu melaksanakan pekerjaan secara baik, efisien, efektif dan produktif sesuai dengan tujuan. Kinerja pegawai merupakan suatu hal yang sangat penting dalam upaya perusahaan untuk mencapai tujuannya. Indikator kinerja merupakan kriteria yang digunakan untuk menilai keberhasilan pencapaian tujuan organisasi yang diwujudkan dalam ukuran-ukuran tertentu. Penelitian ini ditujukan untuk menentukan indikator pengukuran kinerja pegawai Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup Kota Batam. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa penentuan indikator kinerja Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam diukur dengan menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Terdapat 12 (dua belas) indikator pengukuran kinerja Bidang Perlindungan Hidup berdasarkan visi dan misi yang ditetapkan oleh institusi. Dari pembobotan indikator kinerja tersebut didapatkan bahwa tersedianya data kualitas lingkungan menjadi skala prioritas terpenting yang harus dicapai oleh bidang lingkungan hidup yaitu 19,56%. Setelah itu pengolahan data menjadi informasi menjadi skala terpenting berikutnya, yaitu sebesar 18,18%. Pembinaan sektor formal maupun informal menjadi skala terpenting selanjutnya yaitu 12,42%.
Ahmad Hanafie, Suradi Suradi, Susilawati Susilawati, Hasmirawati Hasmirawati
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 15, pp 87-90; doi:10.47398/iltek.v15i2.525

Abstract:
Pagar sebagai akses keluar masuk ke dalam pekarangan atau rumah, umumnya pintu pagar dibuka secara manual. Namun, pada kondisi tertentu seperti pada saat hujan melakukan buka tutup pagar rumah dengan manual akan sangat repot. Tujuannya, merancang pagar menggunakan remote kontrol wireless RF315 dan mengaplikasikan software arduino uno dengan remote kontrol.. Metode penelitian ini berbasis arduino uno, yaitu mikrokontroler ATMega328p yang terkoneksi dengan remote control melalui radio frekuensi untuk menjalankan fungsi buka tutup pagar otomatis menstarter sepeda motor secara otomatis. Berdasarkan hasil pengujian dilakukan ketika menekan tombol A dan C yang berfungsi sebagai menutup dan membuka pagar, lampu led menyala dan buzzer berbunyi kemudian pagar bergerak otomatis untuk menutup dan membuka sesuai perintah dari remote control. Kesimpulan penelitian adalah perancangan sistem kerja pintu pagar otomatis menggunakan remote control RF513 berhasil diselesaikan dengan kecepatan mnggunakan motor DC 12V, remote control RF315 dapat digunakan sebagai sistem kendali pintu pagar dengan jarak maksimal 10 meter tanpa penghalang dan dengan penghalang jarak maksimal 5 meter.
Hammada Abbas, Jamaluddin Jamaluddin, Muhammad Arif, Amiruddin Amiruddin
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 15, pp 103-106; doi:10.47398/iltek.v15i2.528

Abstract:
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) adalah pembangkit yang mengandalkan energi kinetik dari uap untuk menghasilkan energi listrik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya yang dibangkitkan oleh turbin dan energi kalor yang dibutuhkan oleh boiler. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode observasi dan pengelompokan sumber data yang diperlukan seperti kondisi dan pola produksi steam pada boiler, turbin dan mengidentifikasi data-data tersebut kemudian dilakukan perhitungan pada data yang ada. Hasil penelitian boiler menunjukan SUPERHEATED STEAM PRESSURE pada hari pertama sebesar 9.652 Mpa dan SUPERHEATED STEAM TEMP sebesar 515.367 C serta daya maksimum yang dibangkitkan turbin sebesar 110.758 MW. Hasil perhitungan menunjukan daya maksimum turbin yang dibangkitkan selama satu jam adalah 246,526 MW sedangkan pada hari pertama panas spesifik yang dibutuhkan boiler (qboiler) adalah sebesar 3.212,2 KJ/kg. Kesimpulan besar daya maksimum yang dibangkitkan oleh turbin uap pada PLTU selama seminggu adalah 241,424 MW sedangkan kapasitas energi kalor (Qboiler) yang dihasilkan oleh boiler adalah 278,576 MW.
La Ifa La Ifa, Safrudin Hasan, Sangkala Sangkala
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 15, pp 59-66; doi:10.47398/iltek.v15i2.520

Abstract:
Ampas kelapa hasil samping (limbah) pembuatan biohidrogen masih memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Hal ini menyebabkan ampas kelapa berpotensi untuk dimanfaatkan dan diolah menjadi kompos. Penelitian ini dilakukan dengan membuat variasi rasio antara limbah biohidrogen dan kotoran sapi dengan perbandingan 100:0; 80:20; 60:40; 40:60; 20:80 kemudian ditempatkan pada alat pengomposan. Dari penilitian ini diperoleh kandungan BOD, COD, TSS pada limbah biohidrogen (ampas kelapa) masih sangat tinggi, belum dapat dibuang langsung ke lingkungan karena dibutuhkan proses lebih lanjut dengan menjadikannya sebagai kompos. Dipelajari variabel yang berpengaruh pada proses pengomposan, yaitu waktu pengomposan dan rasio limbah biohidrogen dan kotoran sapi. Uji akhir yang dianalisis adalah kandungan unsur hara untuk menentukan kualitas kompos. Analisis pH selama proses pengomposan menujukkan hasil rata-rata optimal yaitu pH berkisaran antara 6-8 sesuai SNI 19-7030-2004 pH yang diizinkan antara 6,8-7,49 dan analisis suhu selama proses pengomposan masih berada pada fase mesofilik dengan suhu berkisaran 27-30 oC. C/N rasio kompos yang memenuhi syarat SNI 19-7030-2004 adalah ratio 80 : 20; 60:40; 40:60; dan 20 : 80 dengan nilai C/N rasionya 9,816%, 11,902%,10,938%,dan 13,516%.
Suradi Suradi, Andi Haslindah, Asti Astuti
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 15, pp 55-58; doi:10.47398/iltek.v15i2.519

Abstract:
Pengendalian persediaan (stock control) merupakan suatu usaha yang dilakukan oleh perusahaan dalam penyediaan barang-barang yang dibutuhkan untuk proses produksi agar terpenuhi secara optimal sehingga proses produksi berjalan dengan lancar dan mengurangi adanya risiko yang akan terjadi seperti kekurangan bahan baku serta perusahaan dapat memperoleh biaya persediaan sekecil-kecilnya yang menguntungkan perusahaan. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jumlah bahan baku yang ekonomis dan optimal dalam pengendalian persediaan bahan baku Tapioca Pearl dengan menggunakan metode EOQ. Metode analisis data yang digunakan adalah metode Economic Order Quantity (EOQ), yaitu model jumlah pesanan terhemat digunakan untuk menentukan jumlah barang yang akan dipesan dan frekuensi pemesanan dalam satu tahun, sampel yang dianalisa yaitu tapioca pearl, dengan membandingkan jumlah pemesanan perusahaan dan hasil perhitungan pemesanan EOQ. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan jumlah pemesanan ekonomis sebesar 205,04 kg setiap kali pesan dengan frekuensi pemesanan 4 kali dalam setahun. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa dengan menerapkan metode Economic Order Quantity (EOQ), maka perusahaan dapat mengemat biaya persediaan bahan baku sebesar Rp. 299.700,-.
Suci Fatmawati
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 15, pp 91-95; doi:10.47398/iltek.v15i2.526

Abstract:
Pembelajaran yang berkualitas bergantung pada metode pembelajaran yang digunakan oleh Dosen dalam mentransfer ilmu, oleh karena itu metode kooperatif menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang diteliti dalam mengukur kreativitas mahasiswa. Tujuan Penelitian ini ialah untuk mengetahui perbedaan kreativitas mahasiswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatife tipe Student Teams Achievement Division dengan pembelajaran biasa. Metode ini diterapkan pada mahasiswa Universitas Islam Makassar Tahun ajaran 2019/2020. Kelas VII A sebagai kelas yang tidak diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan kelas VII B sebagai kelas yang diberi perlakuan model pembelajaran Student Teams Achievement Division STAD. Tahap awal pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi dan dokumentasi. Uji coba instrumen menggunakan uji realibilitas dan validitas. Data analisis yang digunakan adalah uji normalitas dan homogenitas untuk menguji hipotesis digunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil yang signifikan antara yang menggunakan metode STAD dengan yang tidak menggunakan metode tersebut. Penelitian menyimpulkan bahwa kreativitas mahasiswa yang menggunakan metode STAD lebih baik dibanding yang tidak menggunakan tipe STAD.
Hammada Abbas, Djufri Juma, Ma'Ruf R Jahuddin
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 15, pp 96-102; doi:10.47398/iltek.v15i2.527

Abstract:
Metode Elemen Hingga (MEH) merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mendesain dan menganalisis kekuatan rangka chassis mobil. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain rangka serta melakukan assessment pada desain tersebut. Dalam penelitian ini, MEH diterapkan melalui proses komputasi dengan bantuan Autodesk Inventor untuk mendesain rangka dan Autodesk Robot Structural Analysis untuk melakukan assessment. Material pipa logam yang digunakan berspesifikasi Steel AISI 1020 107 HR dan jenis rangka yang dipilih adalah model tubular space frame. Asumsi dimensi rangka mengambil contoh dari desain BMW i3 yang merupakan mobil listrik 4 penumpang. Beban yang diberikan berupa beban statis yang terdiri atas beban penumpang, beban kursi penumpang, beban baterai, dan beban motor listrik. Pada hasil desain, rangka terdiri atas 134 elemen dan 107 node dengan ukuran 2 in. x 0.154 in. pada dasar rangka dan 1.5 in. x 0.145 in. pada keseluruhan sisanya. Perpindahan maksimal terletak pada node 175 dengan nilai 1,3164 mm. Besar dan posisi gaya maksimal untuk tiap sumbu rangka adalah Fx: 1985,126 N (node 225), Fy: 959,480 N (node 14), dan Fz: 935,914 N (node 34). Tegangan maksimal terletak pada node 129 dengan nilai 35,443 MPa. Regangan maksimal terletak pada bar 70 dengan nilai 0,00450474. Dapat disimpulkan bahwa desain rangka mampu menahan beban yang diberikan dan tidak mengalami kerusakan.
Suradi Suradi, Syarifuddin Baco, Mendiana Mendiana
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 15, pp 107-110; doi:10.47398/iltek.v15i2.529

Abstract:
Rekayasa dengan penerapan system control memiliki peranan yang sangat penting khususnya bagi pengembangan tempat sampah yang ada pada saat ini agar tempat sampah lebih modern dan lebih efisien dalam memberitahukan petugas kebersihan, perkembangan teknologi juga menyentuh aspek kepedulian terhadap lingkungan dengan adanya tempat sampah pintar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prinsip kerja tempat sampah pintar berbasis mirokontroller dengan fitur level lampnotification, short message service (sms). Metode yang digunakan yaitu mikrokontroller sebagai pusat pengendali sistem bertugas mengolah data yang diterima dari beberapa sensor untuk kemudian melakukan serangkaian intruksi yang telah diprogramkan seperti membuka tempat sampah dan mengirim sms jika volume tempat sampah telah penuh. Hasil dari penelitian memperoleh tempat sampah yang bisa dipantau dari jarak jauh dengan jarak ukur sejauh 10 cm kondisi tempat sampah akan terbuka, 20 cm tempat sampah akan tertutup, 30 cm tempat sampah akan tertutup, 40 cm dan 50 cm tempat sampah akan tertutup, jadi sensor tempat sampah berfungsi hanya dengan jarak 10 cm saja jika lebih dari jarak 10 cm maka tempat sampah tidak akan terbuka. Kesimpulan prinsip kerja tempat sampah pintar yaitu memungkinkan tempat sampah dapat dimonitoring dari jarak jauh.
Irawati Ramli, Nurhikmah Wahab
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 15, pp 82-86; doi:10.47398/iltek.v15i2.516

Abstract:
The technology that produces salted eggs is generally a simple technology. differences in the production process and quality of salted egg products are determined based on the processing method. The aim of this study salted eggs can be made in a short time through manipulation of osmotic pressure factors, soaking eggs in vinegar can open the semipermeable membrane on the egg shell so that the salt solution quickly enters in eggs. The research method is first to select duck eggs with good quality, then clean them, prepare a solution of acetic acid with a concentration of 5%, 10%, 15%, 20%, and 25%. Then soak the eggs in a solution of acetic acid with time variations of 5,10,15 and 20 minutes. then wrap the eggs with red rock powder dough, put the egg packages into the heating device for 3 hours with a temperature of 60oC, clean the duck eggs, the last process is the SNI test and the organoleptic test.From this research, the results obtained for the salt content with a short soaking time (5 minutes) and the concentration of 15% acetic acid soaking solution had met the SNI 4277.1996 standard, namely a minimum of 2%. In this case, the soaking process of eggs using acetic acid functions to open the pores of the egg shells so that the oscillic salt process is faster. The results showed that the higher the concentration of acetic acid and the longer the immersion time, the salt osmosis rate was getting faster and the salt content in the eggs was getting higher, and with the osmotic pressure factor manipulation method salted eggs can be made in a short time namely 3 hours.
Muzdalifah Muzdalifah, Takdir Syarif, Andi Aladin
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 15, pp 78-81; doi:10.47398/iltek.v15i2.523

Abstract:
Limbah serbuk kayu hasil proses penggergajian ataupun limbah dari penghalusan kayu memilki banyak manfaat bila diproses lebih lanjut. Salah satu yang dapat dilakukan yaitu dengan memanfaatkan limbah serbuk gergaji kayu menjadi asap cair. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui potensi pemanfaatan limbah biomassa serbuk gergaji kayu besi menjadi asap cair melalui proses pirolisis. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara menyiapkan sampel limbah serbuk gergaji kayu besi sebanyak 1000 gram, kemudian dilanjutkan dengan metode pirolisis selama 120 menit dan temperatur pirolisis yang dipertahankan yaitu 400 oC, hasil pirolisis diperoleh tiga produk yaitu asap cair, charcoal dan sedikit tar, asap cair yang dihasilkan kemudian ditimbang dan diukur volumenya, analisa dilakukan dengan metode MC-GS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara batch diperoleh kandungan total Phenol 49% area. Kandungan total Benzen sebesar 12% area. Kandungan total asam sebesar 11% area. Yield asap cair sebesar 38%. Dari hasil analisa yang telah dilakukan, tidak ditemukan adanya senyawa benzopyren, yang berarti bahwa asap cair yang dihasilkan bagus digunakan sebagai bahan pengawet pangan.
Back to Top Top