BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Journal Information
ISSN / EISSN : 2716-442X / 2721-9135
Published by: Universitas Majalengka (10.31949)
Total articles ≅ 139
Filter:

Latest articles in this journal

Dini Widianingrum, Oki Imanudin, Abdul Kholik
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2, pp 982-988; https://doi.org/10.31949/jb.v2i4.1587

Abstract:
Desa Panyingkiran Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka merupakan sentra penghasil jambu biji merah. Limbah jambu biji merah merupakan sisa atau afkiran dari penjualan jambu biji merah karena memar, busuk, terlalu matang, ada ulatnya. Limbah jambu biji merah terdiri atas daging dan biji buah. Apabila dibiarkan akan menimbulkan polusi lingkungan, mengundang lalat, adanya bau yang tidak sedap, sehingga menimbulkan gangguan pernafasan bagi masyarakat. Hal ini sangat merugikan bagi masyarakat sehingga limbah jambu biji merah harus dimanfaatkan antara lain dijadikan MOL (mikroorganisme local) yang berfungsi sebagai bioaktivator pengolahan sampah organic. Tujuan pembuatan MOL jambu biji merah yaitu untuk pemanfaatan limbah jambu biji merah menjadi MOL, mendapatkan bioaktivator untuk mengolah sampah organic sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang sehat, bersih, dan zero waste. Metode penyuluhan yang digunakan pada aplikasi pembuatan MOL dari jambu biji merah dilaksanakan secara demplot dan pembinaan yang terus menerus kepada karang taruna, masyarakat, pengepul dan petani jambu di Desa Panyingkiran selama 20 hari melalui pertemuan, diskusi, dan praktek pembuatan MOL. Hasilnya diperoleh MOL jambu biji merah yang baik dengan ciri fisik sebagai berikut warna coklat kehitaman, aroma khas MOL, berbentuk cair, tidak berjamur, dan tidak bau busuk. Kesimpulannya limbah jambu biji merah baik dijadikan MOL sebagai bioaktivator pengolahan sampah organic.
Ardi Mardiana, Enang Rusnandi, Deffy Susanti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2, pp 997-1001; https://doi.org/10.31949/jb.v2i4.1617

Abstract:
In the agricultural sector, the role of tools, the grouping of agricultural tolls and machines cannot be separated from the definition of the tools and machines can be distinguished from the general case because a machine can be driven by human power or automatically. Reflecting on the modern agricultural system that has been implemented in developed countries, such as Japan, America, and China. The pattern of agriculture in Indonesia must immediately improve. The reason is that most farmers in Indonesia have not been able to maximize the development of tools, technology and utilize modern agricultural tools to boost the productivity of the rice fields.
Tyas Pratama Puja Kusuma
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2, pp 1016-1021; https://doi.org/10.31949/jb.v2i4.1487

Abstract:
Koperasi Primasoka Bantarsoka adalah koperasi jual beli kebutuhan bahan pokok warga Perumahan Griya Satria Bantarsoka khususnya dan warga sekitar pada umumnya. Koperasi ini menyediakan kebutuhan warga dari sembako hingga barang-barang sekunder yang dibutuhkan warga. Koperasi Primasoka dibentuk pada tanggal 10 September 2020 yang beranggotakan 30 orang. Tujuan awal dibentuknya koperasi ini adalah untuk memberi kemudahan masyarakat mendapatkan bahan pokok makanan di saat pandemi covid 19 seperti sekarang ini dan memberikan wadah bagi warga yang ingin berwirausaha. Anggota koperasi bergabung di grup Whats app untuk dapat mengetahui barang dagangan apa saja yang dijual. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di Koperasi Primasoka adalah: Mengubah model pemasaran dari menggunakan grup whats app berubah menggunakan website jual beli agar jangkauan pemasaran lebih luas. Memberikan pelatihan penggunaan website jual beli kepada pengurus dan anggota koperasi
Lukman Nulhakim, Ade Irvan Tauvana, Widodo Widodo, Fatkur Rachmanu, Syafrizal Syafrizal, Mokhamad Is Subekti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2, pp 841-847; https://doi.org/10.31949/jb.v2i4.1497

Abstract:
Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang sangat penting karena penunjang akses masyarakat dari suatu daerah ke daerah lain. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta, tepatnya sepanjang jalan Desa Kembangkuning. Jalan desa tersebut merupakan akses keluar masuk masyarakat Desa Cibinong selain Desa Kembangkuning dari jalan raya Jatiluhur-Purwakarta. Metode yang digunakan yaitu survey dilakukan untuk mengetahui seberapa parah kerusakan dan jumlah lokasi jalan yang rusak, setelah itu perencanaan membuat tugas masing-masing group, pelaksanaan perbaikan jalan sepanjang 1 km tahap akhir evaluasi untuk mengetahui tanggapan masyarakat sekitar. Kebutuhan bahan material untuk perbaikan jalan sepanjang 1 km sebanyak 4 m besi cor, 180 kg semen, 4 m3 pasir dan 10 m3 kerikil untuk memperbaiki jalan sejumlah 27 titik, dimana kegiatan ini dilakukan selama 6 jam dan menghasilkan kondisi jalan sudah rata.
Terra Saptina Maulani, Rr. Rachmawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2, pp 954-960; https://doi.org/10.31949/jb.v2i4.1420

Abstract:
Sektor perdagangan dan jasa saat ini memainkan peranan penting akan pertumbuhan ekonomi kota ini disamping terus berkembangnya sektor industri. Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Daerah (Suseda) mayoritas masyarakat di Kota Bandung yang memiliki pekerjaan di sector perdagangan dan sector industri, hal ini sejalan dengan tumbuhnya industri kreatif di kota Bandung. Kota Bandung memiliki 16 (enam belas) subsektor yang telah ditetapkan oleh Departemen Perdagangan sebagai industri kreatif yang berkontribusi terhadap perekonomian kota Bandung. Industri fashion memberikan kontribusi paling besar untuk kota Bandung yaitu sebesar 39,14% akan tetapi wabah Covid-19 telah mempengaruhi semua sektor ekonomi termasuk industri kreatif di Kota Bandung. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar mencatat pandemi Covid-19 berimplikasi pada kinerja industri di Jawa Barat khususnya perkotaan. Banyak pelaku bisnis industri kreatif di bidang fashion merasakan dampak dari adanya pandemic ini, yang mengakibatkan penurunan produktivitas, omzet bahkan semangat untuk berkarya. Salah satu umkm di bidang fashion yang memiliki potensi dan saat ini sedang berjuang di tengah pandemic ini adalah Syafa Hijab salah satu umkm yang memproduksi fashion busana muslim berupa gamis, jilbab, inner, long pants dan masker. Pandemic ini berimbas pada menurunnya volume penjualan sehingga berdampak pada penjadwalan produksi yang berkurang, hal tersebut berdampak juga pada motivasi mitra dalam melakukan usaha, maka dirasakan perlu untuk dilakukan pendampingan dan pelatihan berupa motivasi berwirausaha. Keadaan eksternal yang tidak dapat diprediksi seperti saat ini, maka pelaku usaha dituntut untuk dapat beradaptasi dalam menjalankan usahanya. Kebijakan pembatasan kegiatan mengakibatkan terbatasnya interaksi perdagangan secara offline sehingga sebagai bentuk adaptasi yang dilakukan adalah dengan menggunakan media online yaitu social media. Perkembangan teknologi internet dan sosial media juga dapat menciptakan sebuah peluang besar bagi pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya dengan jaringan yang lebih luas dengan biaya yang relatif lebih rendah merupakan salah satu solusi agar usaha dapat tetap bertahan. Mitra telah bagaimana mengelola dan mengoptimalkan penggunaan sosial media berupa penetapan strategi kampanye online marketing, identifikasi customer path, copy writing, menetapkan KPI, managing content berbasis aplikasi.
Nurfitri Bustamam, Pritha Maya Savitri, Heri Wibisono
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2, pp 813-818; https://doi.org/10.31949/jb.v2i4.1282

Abstract:
Pada pandemi COVID-19, kegiatan pembelajaran mahasiswa dilakukan secara daring. Pembelajaran daring meningkatkan risiko timbulnya sejumlah gejala penglihatan yang dikenal dengan computer vision syndrome (CVS). Gejala penglihatan tersebut dapat pula disertai nyeri kepala, nyeri bahu, atau nyeri leher. Kegiatan PKM dilakukan kepada mahasiswa kedokteran Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta dengan tujuan meningkatkan pengetahuan mahasiswa sehingga mahasiswa dapat melakukan upaya untuk mencegah CVS. Mahasiswa diminta mengisi kuesioner pre-test untuk mengukur pengetahuan, perilaku terkait penggunaan komputer, dan mengidentifikasi masalah CVS. Setelah mengisi pre-test, mahasiswa diberi edukasi tentang CVS dan upaya pencegahannya melalui zoom meeting menggunakan slide dan video. Selanjutnya mahasiswa diminta mengisi kuesioner post-test untuk mengukur tingkat pengetahuannya. Dua minggu kemudian diadakan kembali zoom meeting untuk mengukur masalah CVS dan implementasi upaya pencegahan CVS yang dilakukan mahasiswa. Hasil PKM menunjukkan tingkat pengetahuan mahasiswa meningkat. Setelah dua minggu mengimplementasikan upaya pencegahan, jumlah mahasiswa yang mengalami CVS berkurang. Dapat disimpulkan kegiatan PKM berhasil mengatasi CVS yang dialami mahasiswa selama pembelajaran daring.
Mutia Tri Satya, Ayi Tejaningrum, Hanifah Hanifah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2, pp 926-935; https://doi.org/10.31949/jb.v2i4.1363

Abstract:
Akibat pandemic Covid-19, sektor pariwisata di Bandung menurun. Meskipun pada saat ini beberapa destinasi wisata di Indonesia telah dibuka dengan menerapkan berbagai protokol kesehatan, misalnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).Kondisi ini sangat mempengaruhi perokonomian masyarakat termasuk masyarakat Kampung Wisata Cibunut, masyarakat yang mata pencahariannya di tempat wisata seperti yang berjualan makanan daerah dan kerajinan. Kampung Wisata Cibunut memiliki konsep yang unik, Kampung Wisata Cibunut menerapkan konsep “zero waste” dan kampung selfie. Wisatawan dapat merasakan suasana yang berbeda dari kampung-kampung yang lainnya. Namun kegiatan itu semua sempat terhenti karena adanya pandemic COVID-19. Berimbas pada penurunan wisawatan yang berkunjung ke Kampung Cibunut, sehingga sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat Kampung Cibunut juga. Program ini dijalankan dengan menggunakan berbagai perangkat lunak dank eras untuk pembuatan video dan pengadaan virtual meeting. Aplikasi yang digunakan untuk melakukan virtual meeting sebagai alat dalam tour virtual adalah aplikasi zoom. Hasil dari kegiatan yang telah digelar menunjukkan bahwa dengan adanya kegiatan webinar serta Wisata Virtual ini diharapkan 50% bahkan lebih dari itu industri pariwisata akan bangkit kembali terutama di Kampung Wisata Cibunut. Video objek wisata, kuliner lokal dan produk-produk lokal yang ditampilkan dan dikemas dengan menarik. Bisa membuat setiap peserta yang menghadiri webinar ini seolah-olah berada di tempat tersebut.
Eko Meiningsih Susilowati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2, pp 897-900; https://doi.org/10.31949/jb.v2i4.1527

Abstract:
Abstrak  Tingkat kebutuhan pasar yang tinggi terhadap burung puyuh dapat dijadikan sebagai peluang usaha beternak yang menjanjikan. Meskipun bukan merupakan kebutuhan pokok hidup orang banyak dan kurang populer dibandingkan dengan ternak ayam, ternak lele, ternak sapi, ternak kambing dan ternak lain-lain, usaha ternak puyuh tidak akan surut, terus berkembang dan semakin memasyarakat. Telur burung puyuh banyak di konsumsi oleh masyarakat karena kandungan gizi yang baik. Jumlah permintaan masyarakat akan telur burung puyuh belum didukung oleh pengetahuan dan kemampuan para peternak mengenai pengembangan usaha. Hal ini berakibat pada tidak maksimalnya perkembangan usaha ternak mereka. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Wungusari, Tegaldowo, Gemolong, Sragen. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pembinaan kepada peternak mengenai bagaimana cara beternak burung Puyuh yang efektif untuk pengembangan usaha dan cara pemasarannya. Metode yang digunakan menggunakan edukasi, ceramah dan diskusi. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah para peserta telah dapat memahami dan dapat mengimplementasikan teori yang telah diberikan. Jumlah ternak mereka semakin hari semakin bertambah. Sehingga usaha untuk pengembangan ternak Burung Puyuh berhasil. Hal ini bisa dilihat dari hasil penjualan ternak yang meliputi telur, daging dan kotoran meningkat. Hasil dari kegiatan ini sebanyak 80% peternak berhasil menambah jumlah ternak dan berhasil pula mendapatkan penghasilan yang lebih banyak karena penjualan yang terus meningkat.  Kata Kunci: pengembangan; pemasaran
Rama Dwika Herdiawan, Agus Rofi’I, Eka Nurhidayat, Afief Fakhruddin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2, pp 853-857; https://doi.org/10.31949/jb.v2i4.1580

Abstract:
Pembejaran abad ke 21 harus memliki konsep multiliteracies yang mencakup pemahaman informasi bersifat komprehensif dan factual. Dalam kegiatan sosialisasi ini, ada keteribatan para santri dari jenjang sekolah dasar, menengah, dan perguruan tinggi di lingkungan Pondok Pesantren Raudlatul Mubtadi’in yang diberikan pemaparan terkait penggunaan platform dan media pembelajaran dalam matapelajaran bahasa Inggris. Hasil kegiatan sosialisasi ini adalah para santri nampak sangat bersemangat dalam mengikuti pengerjaan soal-soal bahasa Inggris secara dalam jaringan dengan menggunakan laptop atau ponsel-ponsel yang dimiliki oleh santri. Dan juga para santri mampu mengoperasikan atau menggunakan media ataupun platform pembejaran dalam jarring secara baik dan komprehensif. Sebagai contoh santri dapat membedakan berita factual dan berita Hoax yang mana itu mengindikasikan bahwa santri dapat memahami informasi dengan bijak dan sesuai fakta. Konsep multiliterasi dapat diimplementasikan dalam bentuk pengintegrasian peran digital teknologi dengan materi yang terkait dan berkontribusi pada peningkatan wawasan baru dalam pemanafaatan sosial media dalam melaksanakan pembelajaran bahasa Inggris atau bisa dikatakan mahasiswa diarahkan menjadi pribadi yang multiliterate yang mana mahasiswa mampu menciptakan lingkungan belajar yang bernuansa multiliterasi pada abad ke 21 ini.
Yuni Sine, Lukas Pardosi, Dicky Frengky Hanas, Hermina Manlea, Mardit N. Nalle
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2, pp 901-906; https://doi.org/10.31949/jb.v2i4.1593

Abstract:
Pengabdian nata de coco dilakukan oleh tim pengabdi yaitu dosen dari Universitas Timor, kepada masyarakat Desa Tublopo, Dusun Banopo, kelompok Tani Sehati. Dusun Banopo memiliki banyak sumber daya yang dpat dikembangkan, salah satunya adalah kelapa. akan tetapi pengolahannya belum maksimal sehingga perlu diadakan pelatihan pengolahan pangan dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang ada guna meningkatkan nilai jual produk serta menghasilkan produk dengan inovasi baru yang mempunyai kualitas lebih baik. Air kelapa mempunyai potensi yang baik untuk di buat minuman fermentasi karena kandungan zat gizinya yang kaya dan relatif lengkap, sehingga sesuai untuk pertumbuhan mikroorganisme. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini berupa pelatihan dan praktek pembuatan Nata de coco kepada Kelompok Tani Sehati. Observasi awal menunjukkan masyarakat belum mengetahui pemanfaatan air kelapa sebagai substrat nata de coco, dengan penjelasan sederhana dan contoh produk nata de coco pada minuman membuat anggota kelompok tani mengetahui bahwa nata de coco sudah sering di konsumsi. Pada saat praktek tim pengabdi melakukan contoh pertama sedangkan selanjutnya di kerjakan oleh anggota kelompok tani. Nata de coco hasil fermentasi masih sedikit hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal yaitu, lingkungan (suhu dan kelembapan), kualitas substrat dan kualitas starter. Anggota Kelompok Tani Sehati telah memiliki ketrampilan pembuatan nata de coco dan diharapkan untuk dapat melatih ketrampilan tersebut sehingga menghasilkan produk nata de coco yang memiliki merk dagang sendiri.
Back to Top Top