Journal Information
ISSN / EISSN : 2502-7638 / 2502-8391
Current Publisher: Universitas PGRI Semarang (10.26877)
Total articles ≅ 115
Filter:

Latest articles in this journal

Lindawati Br Bangun, Kms. M. Amin Fauzi, Suwarno Ariswoyo
Published: 31 October 2020
JIPMat, Volume 5, pp 133-146; doi:10.26877/jipmat.v5i2.6871

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peningkatan pemecahan masalah matematis siswa menggunakan pendekatan saintifik dengan pengembangan bahan ajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE yaitu analyze , design, development, implementation and evaluation. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP MMA UISU Medan berjumlah 60 orang. Objek penelitian adalah materi operasi hitung operasi aljabar. Hasil penelitian menunjukkan yaitu: (1) pengembangan bahan ajar dengan pendekatan saintifik dinyatakan valid oleh validator ahli, selanjutnya praktis ditunjukkan keterlaksanaan pembelajaran oleh guru diperoleh nilai 4,43 dengan kategori baik dan valid serta respon positif peserta didik dalam menggunakan buku siswa ditunjukkan dengan hasil sebesar 88,68% dan efektifitas bahan ajar yang dikembangan dalam meningkatan pemecahan masalah matematis melalui bahan ajar dengan pendekatan saintifik peserta didik kelas VIII SMP MMA UISU Medan Tahun Pembelajaran 2018/2019 pada materi operasi aljabar memenuhi syarat dengan ketuntasan sebesar 90%. (2) Terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis operasi aljabar melalui pengembangan bahan ajar berbasis pendekatan saintifik peserta didik kelas VIII SMP MMA UISU Medan.
Puji Rahayu, Warli Warli, Imas Cintamulya
Published: 31 October 2020
JIPMat, Volume 5, pp 231-239; doi:10.26877/jipmat.v5i2.6991

Abstract:
Artikel ini mengkaji teori tentang tehnik scaffolding dalam meningkatkan kemampuan membuktikan pernyataan pada mahasiswa. Kajian dalam artikel bertujuan memberikan penjelasan tentang bagaimana tehnik scaffolding dalam meningkatkan kemampuan membuktikan pernyataan. Kemampuan membuktikan pernyataan sangat penting bagi mahasiswa matematika, mengingat pentingnya hal tersebut, maka perlu diberikan tehnik perkuliahan yang bias membantu dalam tahap awal perkuliahan kemudian mengurangi bantuan dengan memberikan tanggung jawab atau kesempatan pada mahasiswa menjadi mahasiswa yang mandiri dan bisamengoptimalkan kemampuannya. Tehnik scaffolding telah banyak digunakan dan diteliti untuk mewujudkan tujuan perkuliahan dan kesuksesan mahasiswa. Teori yang di rangkum oleh penulis didukung dari berbagai sumber dan teori yang telah dirangkum yang dijadikan acuan penulis untuk menguatkan pendapat.
Sigit Raharjo, Barra Purnama Pradja, Dian Istiqomah
Published: 31 October 2020
JIPMat, Volume 5, pp 147-158; doi:10.26877/jipmat.v5i2.6546

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan penalaran aljabar siswa dalam pemecahan masalah pola bilangan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, subjek penelitian ini adalah kelas VIII SMP Muhammadiyah 2 Tangerang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa tes, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil tes dikelompokan menjadi tiga kelompok yaitu tinggi, sedang dan rendah. Setiap kelompok diambil masing-masing 1 siswa untuk dijadikan responden. Hasil menunjukkan bahwa kelompok dengan kategori kemampuan tinggi berada pada karakteristik dan tingkat penalaran aljabar yang lebih tinggi dari tingkat 1 namun belum mencapai ke tingkat 2, kategori kemampuan sedang berada pada karakteristik dan tingkat penalaran aljabar tingkat 1 dan dengan kategori kemampuan tinggi berada pada karakteristik dan tingkat penalaran aljabar tingkat 0
Farhana Manzilina, Enny Listiawati, Rica Wijayanti
Published: 31 October 2020
JIPMat, Volume 5, pp 185-199; doi:10.26877/jipmat.v5i2.6624

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media videoscribe pada materi sistem persamaan linier dua variabel dan untuk melihat validitas media videoscribe tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang hanya menggunakan tiga tahap yaitu Analysis, Design, dan Development. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara dan lembar validasi media yang terdiri dari lembar validasi ahli materi dan lembar validasi ahli media. Pengambilan data dengan menggunakan wawancara dan pemberian angket validasi kepada validator. Analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif berupa perhitungan rata-rata skor. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh penilaian terhadap media videoscribe dari ahli materi dengan rata-rata skor sebesar 4,833 dan termasuk kedalam kategori sangat layak. Sedangkan penilaian ahli media dengan rata-rata 4,058 yang menunjukkan kriteria layak. Dari kedua penilaian ahli materi dan ahli media diperoleh rata-rata 4,445. Dari hasil tersebut maka media video scribe yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak serta valid dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran di kelas.
Atiqoh Hanum, Abdul Mujib, Firmansyah Firmansyah
Published: 31 October 2020
JIPMat, Volume 5, pp 173-184; doi:10.26877/jipmat.v5i2.6777

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peningkatan kemampuan literasi matematis antara siswa laki-laki dengan siswa perempuan dalam menyelesaikan soal etnomatematika gordang sambilan. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIII di MTs Al-Washliyah Tembung, Deli Serdang, Sumatera Utara. Jenis penelitiannya adalah kuantitatif dengan metode penelitian quasi experiment, dan desain penelitian ini adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data terdiri dari tes kemampuan literasi matematis etnomatematika gordang sambilan yang sudah dilakukan validasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan peningkatan kemampuan literasi matematis antara siswa laki-laki dengan siswa perempuan. Peningkatan kemampuan literasi matematis siswa perempuan lebih tinggi dari siswa laki-laki.
Ludfatun Nafiah, Zainuddin Zainuddin, Metty Liesdiana
Published: 31 October 2020
JIPMat, Volume 5, pp 119-132; doi:10.26877/jipmat.v5i2.6881

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kemampuan guru mengelola pembelajaran, 2) respon peserta didik, 3)aktivitas peserta didik, 4) ketuntasan belajar dengan menerapkan model pembelajaran Guided Discovery Terhadap hasil belajar. Penelitian ini berupa kajian atau literatur-literatur sehingga teknik pengumpulan data yang digunakan adalah mengambil dari jurnal-jurnal yang sesuai dengan judul penelitian ini. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: 1) kemapuan guru mengelola pembelajaran dikatan efektif, 2) respon peserta didik saat proses pembelajaran efektif, 3) aktivitas peserta didik dalam pembelajaran aktif, 4) ketuntasan belajar peserta didik sudah tercapai.
Yudhi Hanggara, Riska Nur Aini
Published: 31 October 2020
JIPMat, Volume 5, pp 240-247; doi:10.26877/jipmat.v5i2.3962

Abstract:
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar matematika berupa modul pada materi lingkaran dengan pendekatan kontekstual untuk SMP kelas VIII, serta mengetahui kualitas bahan ajar ditinjau dari kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Pengembangan modul dilakukan berdasarkan model 4D (four-D) namun dalam penelitian ini yang dilakukan 3 tahapan dengan tahapan define, desain, dan development. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian modul untuk ahli materi dan ahli media untuk mengukur kevalidan, soal tes hasil belajar siswa untuk mengukur keefektifan, serta angket respon siswa untuk mengukur kepraktisan. Uji coba produk dilakukan di SMP Negeri 11 Bintan pada kelas VIII E. Hasil penelitian ini berupa modul matematika dengan pendekatan kontekstual pada materi lingkaran untuk siswa kelas VIII. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa modul yang dikembangkan sangat valid, sangat efektif, dan sangat praktis.
Widya Putri Ramadhani, Andi Gita Indrawati
Published: 31 October 2020
JIPMat, Volume 5, pp 211-230; doi:10.26877/jipmat.v5i2.5480

Abstract:
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas Classroom Action Research (CAR) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan belajar matematika siswa melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe TGT dengan Media Pembelajaran ULTPYGO. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMPN 3 Sendana. Dalam proses pembelajaran TGT, siswa melakukan permainan dengan menggunakan ULTPYGO untuk menambah pengetahuan yang berkaitan dengan materi teorema Pytagoras. Proses pembelajaran yang dikaitkan dengan permainan ular tangga sangat mempengaruhi keaktifan siswa dalam belajar sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Selain hanya belajar, siswa juga dapat bermain seperti ular tangga pada umumnya sehingga siswa sangat mudah mendapatkan pengetahuan mengenai teorema Pythagoras melalui permainan ULTPYGO tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes akhir siklus dan pengamatan melalui lembar observasi siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan statistik deskriptif. Persentase siswa yang tuntas belajar meningkat dari 73,91% pada siklus I menjadi 91,30% pada siklus II dan nilai rata-rata pada siklus I adalah 67,59 rentang nilai pada siklus I 39 standar deviasi siklus I adalah 11,15 sedangkan nilai rata-rata pada siklus II mencapai 82,96 rentang nilai pada siklus II 43 standar deviasi siklus II 11,11. Meningkatnya aktivitas siswa dalam proses pembelajaran sesuai dengan hasil observasi yang dilakukan selama penelitian dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan selama dua siklus, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe TGT dengan Media Pembelajaran ULTPYGO kelas VIII B SMPN 3 Sendana mengalami peningkatan.
Hutami Sri Purbayanti, Ponoharjo Ponoharjo, Dian Nataria Oktaviani
Published: 31 October 2020
JIPMat, Volume 5, pp 165-172; doi:10.26877/jipmat.v5i2.6693

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kebutuhan video pembelajaran matematika pada pandemi Covid-19, materi jaring-jaring bangun ruang sederhana kelas V sekolah dasar. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yakni angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik membutuhkan video pembelajaran. Berdasarkan wawancara, sebanyak 5 subjek dapat melihat tampilan dan mendengar suara dari video pembelajaran tetapi 3 subjek mempunyai kendala saat melihat tampilan video pembelajaran. 3 subjek sudah dapat fokus saat materi diberikan melalui video pembelajaran tetapi 2 subjek belum dapat fokus. 3 subjek mulai tertarik dengan pembelajaran matematika secara online menggunakan video pembelajaran tetapi 2 subjek belum tertarik. 5 subjek merasa kebingungan saat pelajaran matematika di masa pandemi menggunakan video pembelajaran. 3 subjek bersemangat mengikuti pelajaran matematika dengan menggunakan video pembelajaran tetapi 2 subjek belum bersemangat. 1 subjek dapat memotivasi untuk belajar sendiri saat menggunakan video pembelajaran tetapi 4 subjek belum termotivasi untuk belajar sendiri. 4 subjek merasa bahwa video pembelajaran sudah menggunakan gambar dan bahasa yang mudah diingat tetapi 1 subjek belum merasa karena bahasanya sulit dipahami. Selama pandemi Covid-19, 2 subjek sudah menggunakan video pembelajaran tetapi 2 subjek belum menggunakan video pembelajaran. 5 subjek merasa dirugikan ketika mengikuti pelajaran matematika yang menggunakan video pembelajaran.
Siti Munawaroh, Tatag Yuli Eko Siswono
Published: 31 October 2020
JIPMat, Volume 5, pp 200-210; doi:10.26877/jipmat.v5i2.7006

Abstract:
Berpikir kritis dan collaborative merupakan kemampuan yang penting di abad ke-21. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam aktivitas collaborative problem solving. Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif bersifat eksploratif. Subjek terdiri dari 2 kelompok siswa kelas IX SMP dengan satu kelompok terdiri dari dua siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes berpikir kritis dalam collaborative problem solving dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data berdasarkan indikator berpikir kritis dalam collaborative problem solving. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa dalam aktivitas collaborative problem solving terkait geometri terbagi menjadi kategori rendah dan tinggi. Pada kategori rendah tidak dapat melalukan proses collaborative problem solving dengan baik sehingga tidak mampu melalui tahapan interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi dengan benar. Sedangkan pada kategori tinggi dapat melalukan proses collaborative problem solving dengan baik sehinggga dapat melalui semua tahapan interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi dengan cukup baik. Keterampilan sosial terutama komunikasi yang digunakan dalam collaborative problem solving berjalan lancar. Selain itu terjadi proses saling memberikan ide dalam memecahkan masalah tersebut dan bekerja sama dalam menemukan solusi yang tepat dan logis.
Back to Top Top