Journal Information
ISSN / EISSN : 2502-7638 / 2502-8391
Published by: Universitas PGRI Semarang (10.26877)
Total articles ≅ 129
Filter:

Latest articles in this journal

Kurnia Litha Ramadhani, Dani Firmansyah, Haerudin Haerudin
Published: 18 May 2021
JIPMat, Volume 6, pp 116-123; https://doi.org/10.26877/jipmat.v6i1.8042

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal HOTS kelas VIII Seni 1 di SMP Negeri 2 Telukjambe Timur. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 41 siswa yang dipilih secara acak. Pengumpulan data siswa dilakukan dengan memberikan tes tertulis yang memuat indikator berpikir kreatif. Pengolahan data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif. Penelitian ini menghasilkan deskripsi mengenai kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal HOTS kelas VIII Seni 1 di SMP Negeri 2 Telukjambe Timur sebagai berikut. Dari 41 siswa hanya 4 siswa yang memenuhi indikator berpikir kreatif sebesar 11,9% artinya siswa masih membutuhkan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis.
Nur Ridzkiyah, Kiki Nia Sania Effendi
Published: 18 May 2021
JIPMat, Volume 6, pp 1-13; https://doi.org/10.26877/jipmat.v6i1.8237

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa SMA dalam menyelesaikan soal Program For International Student Assessment (PISA). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian sebanyak 12 siswa kelas X IPA yang berusia 15 tahun di salah satu SMA yang ada di kabupaten Bandung tahun ajaran 2020/2021. Adapun indikator kemampuan literasi matematis dalam penelitian ini mengacu pada indikator proses literasi matematis yaitu 1) Merumuskan situasi nyata secara matematika, 2) Menggunakan konsep, fakta, prosedur, dan penalaran matematika, dan 3) Menafsirkan, menerapkan dan mengevaluasi hasil matematika. Hasil penelitian diperoleh masih ada siswa yang belum memenuhi indikator proses literasi matematis dalam menyelesaikan soal PISA diantaranya terdapat 10 orang siswa yang mampu memenuhi proses literasi matematis pertama dengan presentase sebesar 83,33%, 8 orang siswa yang memenuhi proses literasi matematis kedua dengan presentase 66,67% serta hanya 3 orang siswa yang mampu memenuhi proses literasi matematis ketiga dengan presentase sebesar 25%.
Yuliani Indriani Sitorus, Sutirna Sutirna
Published: 18 May 2021
JIPMat, Volume 6, pp 60-75; https://doi.org/10.26877/jipmat.v6i1.8019

Abstract:
Pada penelitian ini terdapat tujuan yaitu untuk menganalisis kemampuan generalisasi yang dimiliki siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi segitiga. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Dengan subjek penelitian sebanyak 35 siswa kelas VIII di SMP Negeri 08 Karawang. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis yang terdiri dari tiga soal dan wawancara. Selanjutnya akan dianalisis jawaban siswa perindikator pada kemampuan generalisasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan generalisasi yang dimiliki siswa kelas VIII di SMP Negeri 08 Karawang tergolong sangat rendah. Hal ini dibuktikan bahwa sebesar 17.14% siswa berkategori tinggi memiliki skor nilai 15 dan 54.29% siswa berkategori rendah dengan perolehan skor 0.
Nani Thoyibatun Ni'Mah, Rina Marlina
Published: 18 May 2021
JIPMat, Volume 6, pp 76-84; https://doi.org/10.26877/jipmat.v6i1.8018

Abstract:
Matematika dengan budaya adalah dua hal yang saling berkaitan karena matematika selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan budaya dapat dijadikan sebagai sumber edukasi bagi siswa terutama pada pembelajaran matematika di sekolah. Aplikasi matematika dengan budaya yang disekitarnya diharapkan pembelajaran menjadi inovatif serta membentuk pola pikir siswa untuk memahami suatu masalah. Istilah matematika yang dikaitkan dengan budaya disebut etnomatematika. Salah satu tempat yang terkenal di Karawang adalah bangunan bersejarah yaitu Monumen Tugu Kebulatan Tekad yang lokasinya berada di Kecamatan Rengasdengklok. Objek ini dapat dijadikan sebagai etnomatematika. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi etnomatematika pada Monumen Tugu Kebulatan Tekad. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Peneliti melakukan pengumpulan data secara langsung melalui observasi, studi pustaka, dan dokumentasi. Dari hasil pengamatan peneliti menemukan beberapa konsep matematika yang membentuk bangun datar di sekitar Monumen. Berdasarkan hasil eksplorasi pada Monumen Tugu Kebulatan menunjukkan bahwa terdapat konsep matematika yaitu bangun datar segi empat, seperti persegi panjang, persegi, trapesium, dan bangun datar sisi lengkung berbentuk setengah lingkaran.
Fariha Mpar August, Ramlah Ramlah
Published: 18 May 2021
JIPMat, Volume 6, pp 43-59; https://doi.org/10.26877/jipmat.v6i1.8080

Abstract:
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis berdasarkan prosedur Polya yang terdiri dari empat tahap yakni: (1) pemahaman masalah, (2) perencanaan penyelesaian, (3) penyelesaian masalah, (4) pemeriksaan kembali. Subjek penelitian adalah empat siswa yang memiliki level pemecahan masalah yang berbeda. Adapun teknik analisis datanya menggunakan pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Instrumen yang digunakan peneliti ialah tes uraian pemecahan masalah, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang memiliki kemampuan sangat baik kurang teliti dalam menuliskan unsur yang ditanyakan dan diketahui, siswa pada level baik kurang teliti dalam merencanakan penyelesaian, siswa pada level cukup memiliki kesulitan pada saat merencanakan, melakukan perhitungan dan menyimpulkan. Sedangkan pada siswa level kurang, semua unsur pada tahap Polya tidak terpenuhi, dalam artian lain siswa mengalami kesulitan pada semua tahap Polya. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pemecahan masalah matematis siswa beragam dan memiliki kesulitan pada bagain-bagian tertentu, oleh karenanya diharapkan guru mampu melatih siswa dalam proses pembelajaran, melakukan pembelajaran yang lebih efektif sehingga dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.Kata kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Prosedur Polya
Khoirunnisa Khoirunnisa, Isnani Isnani, Ponoharjo Ponoharjo
Published: 18 May 2021
JIPMat, Volume 6, pp 145-154; https://doi.org/10.26877/jipmat.v6i1.6965

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah: Mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis tulisan dan lisan siswa berdasarkan hasil tes melalui materi kubus dan balok. Metode penelitian menggunakan penelitian deksriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu siswa kelas VIII MTs. NU Wahid Hasyim Talang Tahun Pelajaran 2019/ 2020. Pengambilan subjek memakai purposive sampling melalui nilai tes kemampuan komunikasi matematis sejumlah 3 subjek yaitu 1 subjek dari kemampuan komunikasi matematis tinggi, 1 subjek dari kemampuan komunikasi matematis sedang, 1 subjek dari kemampuan komunikasi matematis rendah. Cara perhimpunan data memakai dokumentasi, tes dan wawancara. Hasil penelitian bisa disimpulkan yaitu: Kemampuan komunikasi matematis tulisan dari subjek kemampuan tinggi memenuhi 5 indikator, sedangkan dari subjek kemampuan sedang memenuhi 3 indikator dan dari subjek kemampuan rendah memenuhi 2 indikator. Kemampuan komunikasi matematis lisan dari subjek kemampuan tinggi memenuhi lima indikator, sedangkan dari subjek kemampuan sedang memenuhi empat indikator, dan dari subjek kemampuan rendah memenuhi tiga indikator.
Evi Latifatus Sirri, Khomsatun Ni'Mah, Nani Ratnaningsih
Published: 18 May 2021
JIPMat, Volume 6, pp 34-42; https://doi.org/10.26877/jipmat.v6i1.8088

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan spasial siswa kelas 9 ditinjau dari kemandirian belajar siswa selama pembelajaran daring. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deksriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan angket. Instrumen yang digunakan adalah soal tes kemampuan spasial dan angket kemandirian belajar siswa selama pembelajaran daring. Subjek penelitian ini terdiri dari enam orang siswa dari kelas 9C dengan kategori kemandirian belajar tinggi dan sedang. Teknik analisis data dengan deskripsi hasil tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan spasial matematis subjek penelitian dengan kriteria kemandirian belajar yang tinggi ataupun rendah, sama-sama belum optimal, dari lima indikator kemampuan spasial rata-rata siswa hanya menguasai dua indikator.
Aat Juatiningsih Lestari Utami, Rafiq Zulkarnaen, Adi Ihsan Imami
Published: 18 May 2021
JIPMat, Volume 6, pp 124-136; https://doi.org/10.26877/jipmat.v6i1.7044

Abstract:
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran pada pokok bahasan perbandingan senilai dan berbalik nilai untuk siswa SMP kelas VII dan mengetahui respon siswa kelas VII dalam pembelajaran dengan media tersebut. Media pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah media komik matematika. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development). Model pengembangan yang digunakan adalah model Plomp dengan tiga tahap yaitu, preliminary design (desain pendahuluan), design experiment (percobaan desain), dan retrospective analysis (analisis retrospektif). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, angket respon siswa, walk through dan wawancara. Subjek penelitian dipilih siswa kelas VII pada salah satu SMP Negeri di Kabupaten Karawang sebanyak enam siswa yang menghasilkan kesimpulan media komik matematika pada pokok bahasan perbandingan senilai dan berbalik nilai dikategorikan sangat layak dengan presentase didominasi pada 83% - 95%.
Fungky Marian, Medi Yansyah
Published: 18 May 2021
JIPMat, Volume 6, pp 14-23; https://doi.org/10.26877/jipmat.v6i1.8173

Abstract:
Permainan domino merupakan alat peraga yang dapat membantu dalam proses pembelajaran di kelas. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif pengaruh permainan domino dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah Metode Experimen dengan desain Experimen True Experiment Design. Prosedur atau langkah-langkah dalam penelitian ini meliputi: Tahap Persiapan penelitian, Tahap Pelaksanaan penelitian, dan tahap Evaluasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 96 siswa. Untuk Sampel dalam penelitian ini menggunakan kelas VII A Sebagai Kelas Experimen dan siswa Kelas VII B Sebagai Kelas Kontrol. Sampel yanga digunakan menggunakan teknik pengambilan sampel secara acak (Cluster Random Sampling). Sedangkan untuk analisis data peneliti menggunakan Uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian ini di peroleh nilai rata-rata kemampuan belajar kelas experimen adalah 85,07 dan nilai rata-rata kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional adalah 75,33. Begitu juga hasil pengujian dengan menggunakan Uji Independent Sample T-Test didapat nilai Sig. (2-Tailed) 0,00 < 0,05. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan permainan domino dalam proses pembelajaran. Sehingga permainan kartu domino dapat di jadikan sebagai salah satu alternative dalam pembelajaran matematika di kelas.
Andi Nurul Fadilah, Thamrin Tayeb, Fitriani Nur, Suharti Suharti, A. Sriyanti
Published: 18 May 2021
JIPMat, Volume 6, pp 100-115; https://doi.org/10.26877/jipmat.v6i1.7494

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar dan regulasi diri terhadap prestasi belajar mahasiswa pendidikan matematika. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Ex-postfacto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa pendidikan matematika sedangkan sampelnya dipilih menggunakan teknik sampling kelompok (sampling cluster). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kemandirian belajar dan regulasi diri, serta dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar mahasiswa pendidikan matematika berada pada kategori sedang, regulasi diri juga berada pada kategori sedang serta prestasi belajar mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi. Kemandirian belajar dan regulasi diri secara bersama-sama berpengaruh terhadap prestasi belajar mahasiswa.
Back to Top Top