Karst : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN TERAPANNYA

Journal Information
ISSN / EISSN : 2622-9641 / 2655-1276
Published by: Universitas Muslim Maros (10.46918)
Total articles ≅ 18
Filter:

Latest articles in this journal

Azizah Nur Jannah, Sudarti -
Karst : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN TERAPANNYA, Volume 4, pp 27-32; https://doi.org/10.46918/karst.v4i1.929

Abstract:
Simulasi cuaca di Desa Karanganyar yang berjudul hubungan perubahan cuaca dengan indeks kecerahan matahari, suhu lingkungan dan kelembapan udara di Desa Karanganyar. Pada simulasi atau penelitian ini yaitu membahas mengenai perubahan intensitas cahaya matahari, suhu lingkungan (T) dan kelembapan udara (RH) yang terjadi pada hari Minggu, Selasa, Kamis dan Sabtu. Selain dari melakukan sebuah penelitian juga melihat hubungan antar variabel yang akan di teliti. Seperti melihat hubungan antara suhu dengan kelembapan udaranya, hubungan cuaca dengan intensitas cahaya matahari. Evaluasi yang dilakukan yaitu dengan meneliti dan juga membandingkan intensitas cahaya matahari, suhu lingkungan dan kelempadan udara terhadap perubahan cuacanya. Penelitian hubungan cuaca menggunakan metode penelitian surve dan cara pengumpulan data yaitu dengan menggunakan alat ukur (instrumen) penelitian dan mencatat hasil dari surve yang menggunakan aplikasi BMKG untuk mendapatkan data yang akurat. Penelitian ini menggunakan alat ukur BMKG untuk mengetahui cuaca, suhu, intensitas cahaya matahari, dan kelembapan udara pada 4 hari tersebut. Data yang diperoleh yaitu semakin cerah cuacanya dan semakin besar suhu udara maka semakin rendah kelembapan udara.
Nur Arifah, Fitriani Kadir, Harto Nuroso
Karst : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN TERAPANNYA, Volume 4, pp 14-20; https://doi.org/10.46918/karst.v4i1.946

Abstract:
Hubungan Antara Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran Fisika SMA. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara model pembelajaran problem based learning (PBL) dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah meta-analisis dengan sampel sebanyak 10 artikel pada jurnal nasional dan instrument yang digunakan adalah Human Instrument. Hasil dari penelitian meta-analisis menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara model pembelajaran problem based learning (PBL) dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran fisika. Dari hubungan tersebut maka model pembelajaran problem based learning (PBL) memberikan pengaruh tinggi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran fisika
As Zhu Ra, Sudarti -, Yushardi -
Karst : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN TERAPANNYA, Volume 4, pp 33-39; https://doi.org/10.46918/karst.v4i1.917

Abstract:
THE POTENTIAL OF BIOGAS SOURCES BASED ON REFERENCE IN A HOUSING CLUSTER. In the future there will be a shortage of fuel oil, as a result developed countries will begin to work on the management of use in replacing the problem of low fuel oil and shortage of LPJ gas in the future, one of which is to produce alternative energy using human waste as the basic material, usually called Bio- Gas / Bio-Fuel. However, the management system and processes still use septic tanks that absorb human waste. So the main material or human waste that can be made to generate alternative energy for general public needs, so that it is not wasted using existing disposal methods. This activity is an explanatory activity to describe the process of disposing of human waste in the process of the exhaust pipe equipment system for each house by accumulating it in the central disposal area for the fermentation process to produce methane gas which is converted into gas power to electricity. This invention is used to find out how to make biogas from human waste. The findings of the present invention show the addition of methane gas and a central septic-tank in several households. Key words: Energy, Alternative, Biogas, Human waste, Fermentation process, Biofuel Abstrak: Pada masa depan akan terjaddi kekurangan bahan bakar minyak, akibatnya wilayah negara maju memulai mengerjakan pengelolaan digunakan dalam menggantikan permasalahan sedikitnya BBM dan kekurangan gas LPJ pada masa depan nanti, salah satu yang dilakukan adalah memproduksi energi alternative dengan bahan dasar kotoran manusia biasanya dinamakan dengan Bio-Gas/Bio-Fuel. Akan tetapi, system pengelolaannya dan prosesnya masih menggunakan septik-tank yang meresap kotoran manusia. Jadi bahan utama atau limbah manusia yang sepatutnya dapat dibuat untuk penghasilan tenaga alternative untuk keperluan umum masyarakat, supaya tidak terbuang sia-sia menggunakan cara pembuangan yang ada. Kegiatan ini merupakan pada kegiatan eksplanatori berbuat untuk mendiskripsikan proses prosedur membuang kotoran manusia dalam proses system perlengkapan pipa pembuangan tiap-tiap rumah dengan dikomulatifkan di wardah pembuangan pusat untuk proses fermentasi untuk menghasilkan gas metana yang dirubah dalam tenaga gas ke listrik. Penemuan ini digunakan untuk mengetahui bagaimana cara membuat biogas dari kotoran manusia. Perolehan dari penemuan ini memperlihatkan penambahan gas metana dan sentral septik-tank pada beberapa rumah tangga. Kata kunci: Energi, Alternatif, Biogas, Kotoran manusia, Proses fermentasi, Biofuel
Devi Vitrianingsih, Hadma Yuliani, Nur Inayah Syar, Muhammad Nasir
Karst : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN TERAPANNYA, Volume 4; https://doi.org/10.46918/karst.v4i1.981

Abstract:
Analisis Kebutuhan Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Problem Based Learning Pada Materi Elastisitas Dan Hukum Hooke Kelas XI Di SMA Negeri 1 Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi media pembelajaran yang digunakan guru dalam mengajarkan materi pembelajaran fisika; 2) mengidentifikasi bahan ajar yang perlu dikembangkan untuk mempelajari materi elastisitas dan hukum Hooke; 3) mendeskripsikan kebutuhan pengembangan lembar kerja siswa (LKS) berbasis problem based learning di kelas XI materi elastisitas dan hukum Hooke. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dan kualitatif (gabungan). Jenis pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif. Metode pengembangan yang digunakan untuk mengembangkan produk adalah metode research and development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa; 1) media pembelajaran yang digunakan oleh guru untuk mengajarkan materi pembelajaran fisika antara lain: Buku paket, LKS, modul, dan aplikasi pembelajaran online lainnya; 2) bahan ajar berupa LKS berbasis pemecahan masalah khususnya pada materi elastisitas dan hukum Hooke perlu dikembangkan guna melatih keterapilan berpikir kritis siswa;. 3) sebanyak 55% siswa mengatakan tidak menggunakan LKS untuk melakukan kegiatan praktikum, sebanyak 78% siswa mengatakan membutuhkan LKS yang menarik, dan sebanyak 92% siswa mengatakan memerlukan pengembangan LKS berbasis pemecahan masalah.
Feti Ardiyanti, Harto Nuroso
Karst : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN TERAPANNYA, Volume 4, pp 21-26; https://doi.org/10.46918/karst.v4i1.945

Abstract:
Abstrak: Analisis Tingkat Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI MIPA dalam Pembelajaran Fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keterampilan berpikir kritis siswa SMA dalam pembelajaran fisika. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian keterampilan berpikir kritis ini menggunakan tes tertulis dengan bentuk soal uraian. Instrumen keterampilan berpikir kritis mengandung aspek keterampilan berpikir kritis yang dikembangkan oleh Ennis (2011) meliputi beberapa aspek: memberikan penjelasan secara sederhana, menentukan dasar pengambilan keputusan, menyimpulkan, memberikan penjelasan lanjut, memperkirakan dan menggabungkan. Berdasarkan hasl analisis data yang diperoleh, 30,6% siswa memiliki keterampilan berpikir kritis sangat rendah, 55,6% siswa memiliki keterampilan berpikir kritis rendah, dan 13,8% siswa memiliki keterampilan berpikir kritis cukup. Sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa kelas XI MIPA 6 SMA Negeri 2 Kudus masih memiliki tingkat keterampilan berpikir krits rendah.
Duden Saepuzaman, Edi Istiyono, Haryanto -, Heri Retnawati, Yustiandi -
Karst : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN TERAPANNYA, Volume 4, pp 8-13; https://doi.org/10.46918/karst.v4i1.948

Abstract:
This study compares students' abilities using the Item Response Theory (IRT) approach to dichotomous and polytomous scoring. This research is quantitative descriptive. The research subjects were 1175 high school students in class XI spread across West Java and Banten provinces, consisting of 450 male students and 725 female students. Response data with dichotomous scoring were analyzed using the item response theory approach with the BILOG-MG program, while the polytomous scoring was analyzed using the GPCM approach using the R program. The results of the model fit test showed that the items most fit with the 2PL model. The instrument used is a work and energy material test instrument tested for validity d, reliability, distinguishing power, and difficulty level. The results showed that the average ability with a polytomous score was greater than that of a dichotomous, even though compared to having almost the same ability but with a relatively different distribution. The distribution of students' abilities with polytomous scoring is closer to the normal curve than the dichotomous scoring. The relationship between students' ability scores with these two scoring approaches is shown by a correlation coefficient score of 0.990 and a determination index of 0.9808 with a prediction line y= 0.9735 x +0.0036.
Nur Amaliah Akhmad
Karst : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN TERAPANNYA, Volume 3, pp 62-65; https://doi.org/10.46918/karst.v3i2.781

Abstract:
Analisis Respon Mahasiswa Terhadap Perkuliahan Daring di Prodi Biologi STKIP PI Makassar. Penelitian ini terfokus pada matakuliah Fisika Dasar dan Biofisika yang dilakukan secara Daring dengan menggunakan beberapa aplikasi yaitu google classroom, Whatsaap, ZOOM, Google meet dan Telegram.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui respon mahasisswa selama proses pembelajaran Online dilaksanakan di semester ganjil tahun 2020/2021. Pelaksanaan perkuliahan secara Daring telah dilaknasakan sebanyak 12 Kali pertemuan dengan menggunkan zoom sebagai media tatap muka dan google classroom sebgai sarana pembagian materi dan tugas individu. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket google form dan dilakukan nalisis data deskriptif kuantitatif. Berdasarkan analisa yang dilakukan berdasarkan respon mahasiswa prodi Biologi STKIP PI Makassar , bahwa pembelajaran daring kurang efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam belajar.
Yusdarina Yusdarina
Karst : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN TERAPANNYA, Volume 3, pp 66-70; https://doi.org/10.46918/karst.v3i2.770

Abstract:
Abstrak : Penelitian ini merupakan penelitan tindakan kelas yang dilakukan pada kelas X SMK Muhammadiyah Bungoro. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa Penerapan pendekatan kontestual berbantuan media pembelajaran dapat meningkatkan minat belajar dan pemahaman konsep fisika siswa. Analisis minat belajar yang dilakukan diperoleh hasil bahwa sebelum dilakukan tindakan kategori minat siswa cukup berminat dan setelah dilakukan tindakan pada siklus I dan Siklus II minat belajar siswa naik menjadi kategori Berminat . Pemahaman konsep siswa sebelum dilakukan tindakan masih tergolong rendah, setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai daya serap klasikal siswa menjadi mengalami peningkatan. Penilitian ini berhasil meningkatkan minat belajar dan pemahaman konsep fisika siswa kelas X. Hasil respon siswa terhadap pembelajaran pada siklus I dan II siswa merasa senang dengan diterapkannya pendekatan kontekstual berbantuan media pembelajaran.
Jusman Manjeng, Hajeriati Jail
Karst : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN TERAPANNYA, Volume 3, pp 54-61; https://doi.org/10.46918/karst.v3i2.698

Abstract:
The purpose of this study was to determine the comparison of extrapolation understanding between students taught by using Modified Free Inquiry Learning and Guided Inquiry Motodes at Physics Education Department, UIN Alauddin Makassar. The sample was selected by simple random sampling technique. The instrument of data collection used was an extrapolation understanding test, with descriptive data analysis and inferential statistics techniques namely independent sample T-2 test. Based on these using descriptive statistics was obtained the extrapolation understanding test results through Modified Free Inquiry Learning and Guided Inquiry Motodes on Students’ Physics Education that was categorized in average. Furthermore, the inferential statistics stated that t count > t table was 3,12 > 1,98 in which H0 was rejected. These showed that there was the difference in the understanding of extrapolation between Modified Free Inquiry Learning and Guided Inquiry Motodes on Students’ Physics Education, UIN Alauddin Makassar.
Imam Permana, Ansarullah Ansarullah, Fitriani Kadir
Karst : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN TERAPANNYA, Volume 3, pp 46-53; https://doi.org/10.46918/karst.v3i2.730

Abstract:
Abstrak: Efektivitas Pembelajaran dengan Menggunakan Media Animasi terhadap Pemahaman Konsep Fisika Siswa Kelas X SMAN 3 Pinrang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh penggunaan media animasi Macromedia Flash terhadap peningkatan pemahaman konsep peserta didik kelas X SMAN 3 Pinrang. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan desain The Matching Postest Only Control Group Design. Populasi dari penelitian tersebut sebanyak 4 kelas dan diambil 2 kelas sebagai kelas kontrol dan eksperimen dengan tehnik Matching Sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes pemahaman konsep dan angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan inferensial serta setiap instrumen dianalisis setelah divalidasi oleh pakar. Hasil penilitian menunjukkan adanya perbedaan pemahaman konsep kelas eksperimen dan kelas kontrol di mana skor rata-rata post test kelas Eksperimen sebesar 62,38 sedangkan pada kelas kontrol 45,43. Analisis inferensial menunjukkan nilai thitung = 3,87 dan ttabel = 2,04. Berdasarkan ketentuan, thitung lebih besar dari pada ttabel ( thitung>ttabel ) yaitu (3,87>2,04). Dari data tersebut dapat dikatakan H0 ditolak dan H1 diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika siswa yang diajar dengan menggunakan media animasi dengan siswa yang tidak diajar dengan menggunakan media animasi pada kelas X SMAN 3 Pinrang.
Back to Top Top