Journal Information
ISSN / EISSN : 2623-0143 / 2657-2184
Published by: Universitas Muslim Maros (10.46918)
Total articles ≅ 18
Filter:

Latest articles in this journal

Wiwik Wiji Astuti
Published: 31 March 2021
Binomial, Volume 4, pp 53-65; https://doi.org/10.46918/bn.v4i1.845

Abstract:
Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasy experiment) yang bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Bittuang yang diajar menggunakan model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition (AIR), mengetahui hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Bittuang yang diajar menggunakan model pembelajaran Think Talk Write (TTW), mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition (AIR) dan model pembelajaran Think Talk Write (TTW). Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VIIIa dan Kelas VIIIb SMP Negeri 5 Bittuang Tana Toraja. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan tes hasil belajar biologi siswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa pada model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition (AIR) berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata yakni 76,40 sedangkan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata yakni 64,79. Selain itu data hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara model Pembelajaran Auditory Intelectually Repitition (AIR) dengan kelompok model pembelajaran Think Talk Write (TTW) pada materi sistem gerak pada manusia di kelas VIII SMPN 5 Bittuang Tana Toraja tahun ajaran 2017/2018.
Nur Anisa, Anisa Anisa, Irmawanty Irmawanty
Published: 31 March 2021
Binomial, Volume 4, pp 26-37; https://doi.org/10.46918/bn.v4i1.843

Abstract:
Penelitian ini merupakan eksperimen semu. Bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar biologi materi fungi pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Selayar. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X IPA sebanyak 3 kelas dengan jumlah 100 siswa. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X IPA sebanyak 33 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X IPA 2 sebanyak 33 siswa sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik Probability Sampling. Instrumen untuk pengumpulan data pada penelitian berupa tes pilihan ganda yang terdiri dari 30 butir soal pretest-posttest yang sudah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji Independent Sample T-Test. Dimana diperoleh nilai signifikan hasil belajar siswa diperoleh yaitu 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis diterima. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif terhadap penerapan model pembelajaran discovery learning pada hasil belajar biologi siswa materi fungi di kelas X SMA Negeri 2 Selayar.
Ardiana Arifin
Published: 31 March 2021
Binomial, Volume 4, pp 66-79; https://doi.org/10.46918/bn.v4i1.847

Abstract:
Penelitian Tindakan Pengawasan (PTP) ini bertujuan untuk mengetahui apakah kompetensi guru IPA Biologi dalam penyusuanan RPP Satu Lembar di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dapat ditingkatkan melalui Model Pembinaan CLCKM. RPP satu lembar. Pembinaan CLCKM (Contoh, Latihan, Kontrol, Kerja Mandiri) adalah pola usaha, tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara efesien dan efektif untuk memperoleh hasil yang lebih baik untuk latihan dalam pengawasan sehingga dalam melakukan kegiatan harus bergantung pada orang lain. Penelitian ini menggunakan model yang dikembangkan oleh Kemis dan Taggart. Setiap tindakan atau siklus selalu terdiri dari empat kegiatan: 1) Rencana Tindakan, 2) Pelaksanaan Tindakan, 3) Observasi dan 4) Refleksi. Dari kegiatan penelitian ini diketahui bahwa terjadi peningkatan kompetensi profesional guru IPA Biologi menyusun RPP satu lembar melalui model pembinaan CLCKM. Pada siklus I rata-rata skor yang diperoleh 81,20% dan pada siklus II ternyata rata-rata skor yang diperoleh oleh subjek penelitian naik 94,63%. Metode pembinaan CLCKM ini dipadukan dengan pelibatan tutor sebaya, dapat meningkatkan tingkat keaktifan guru secara signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan Model Pembinaan CLCKM dapat meningkatkan kompetensi guru IPA Biologi dalam menyusun RPP Satu Lembar.
Rahmatia Thahir, Nurul Magfirah, Anisa Anisa
Published: 31 March 2021
Binomial, Volume 4, pp 38-52; https://doi.org/10.46918/bn.v4i1.844

Abstract:
Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang merah terhadap persentasi setek hidup dan perakaran setek daun Sansevieria trifasciata. Metode penelitian yang diujikan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan desain Faktorial. Desain Faktorial ini merupakan modifikasi dari true experimental design, yaitu dengan memperhatikan kemungkinan adanya variabel moderator yang mempengaruhi perlakukan (variabel independen) terhadap terhasil (variabel dependen). Variabel independen yaitu ekstrak bawang merah, sedangkan variabel dependen yaitu setek daun Sansevieria trifasciata. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak bawang merah dengan berbagai konsentrasi berpengaruh terhadap persentase hasil setek dan jumlah akar setek daun Sansevieria trifasciata. Konsentrasi bawang merah 1% merupakan konsentrasi yang optimal untuk persentase setek hidup dan jumlah akar setek daun Sansevieria trifasciata.
Evi Purnama Sari, Syamsuriana Basri, Kasmawati Kasmawati
Published: 31 March 2021
Binomial, Volume 4, pp 1-14; https://doi.org/10.46918/bn.v4i1.835

Abstract:
Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh leaflet terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X di SMAS Angkasa Maros. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Teknik Pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan pertimbangan tertentu yakni kemampuan kognitif rata-rata yang sama sampel dalam penelitian ini adalah Kelas X MIA 3 terdiri dari 37 orang sebagai kelas eksperimen dan Kelas X MIA 4, terdiri dari 36 orang sebagai kelas kontrol. Data dianalisis menggunakan uji t independen untuk melihat pengaruh leaflet terhadap hasil belajar siswa Kelas X di SMAS Angkasa Maros pada materi perubahan lingkungan, limbah dan daur ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil belajar biologi siswa pada kelas eksperimen sebesar 90,15 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang hanya mendapatkan nilai rata-rata sebesar 85,91. Berdasarkan hasil analisis SPSS Versi 25 uji t diperoleh nilai sig 2(tailed) 0,000 < 0,05 maka H0 di tolak dan H1 diterima. Sementara thitung > ttabel atau 5,031 > 1,99773 maka H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada pengaruh yang signifikan penggunaan leaflet terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMAS Angkasa Maros pada materi perubahan lingkungan, limbah dan daur ulang
Mutiara Ara, Pertiwi Indah Lestari, Nurhidayah Nurhidayah
Published: 31 March 2021
Binomial, Volume 4, pp 15-25; https://doi.org/10.46918/bn.v4i1.836

Abstract:
Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik di kelas XI SMA Negeri 3 Maros. Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, pada kelas ekperimen diberi perlakuan dengan pemberian media pembelajaran Google Classroom sedangkan kelas kontrol diajar dengan menggunakaan model pembelajaran biasa (Whatshapp). Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pilihan ganda sebanyak 20 nomor yang telah divalidasi. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan SPSS versi 25 yang diajar dengan model Google Classroom pada kelas Eksperimen dengan nilai rata-rata = 81,97 dan standar deviasi 74,53 sedangkan kelas Kontrol yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Konvensional yang nilai rata- rata 85,564 dan standar deviasi = 10,029. Berdasarkan hasil analisis menggunakan SPSS Versi 23 uji t diperoleh diperoleh nilai sig sebesar 0,002 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa analisis hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar peserta didik antara kelas yang menggunakan model pembelajaran Google Classroom dan kelas yang menggunakan model pembelajaran biasa (whatsapp) di kelas XI SMA Negeri 3 Pangkep pada materi Sistem Ekskresi.
Moh. Mulyadi Prasetyo
Published: 25 September 2020
Binomial, Volume 3, pp 58-74; https://doi.org/10.46918/binomial.v3i2.666

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) aktivitas mahasiswa yang diajar dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dipadu strategi inkuiri terbimbing, (2) hasil belajar siswa yang diajar dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dipadu strategi inkuiri terbimbing, (3) pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dipadu strategi inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar mahasiswa dan (4) pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dipadu strategi inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa melalui aktivitas siswa. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa STKIP PI. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik random class. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi aktivitas mahasiswa dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas mahasiswa berada pada kategori sangat aktif; (2) hasil belajar berada pada kategori tinggi; (3) penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dipadu strategi inkuiri terbimbing berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa dan (4) penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dipadu strategi inkuiri terbimbing berpengaruh tidak langsung terhadap hasil belajar melalui aktivitas mahasiswa.
Abd. Rahman - Jarre
Published: 25 September 2020
Binomial, Volume 3, pp 1-14; https://doi.org/10.46918/binomial.v3i2.561

Abstract:
Dalam mencapai tujuan pendidikan di sekolah menengah pertama diperlukan pengajaran dari berbagai disiplin ilmu, salah satu disiplin ilmu adalah IPA. Metode Discovery merupakan suatu metode dimana dalam proses belajar mengajar guru menyuruh siswa-siswanya menemukan sendiri informasi yang secara tradisional yang biasa diberitahukan atau diceramahkan saja. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom action research). Adapun model PTK yang digunakan dalam penelitian ini mengadopsi model PTK Mc. Taggart, dimana siklus dilakukan secara berdaur terdiri dari: 1) Perencanaan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3). Observasi, dan 4) Refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Neg. 4 Bissappu Kec. Bissappu Kab. Bantaeng dengan jumlah 24 orang siswa sebagai objek penelitian yaitu 12 perempuan dan 12 laki-laki. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan selama dan sesudah pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil pengamatan, wawancara, catatan lapangan, angket dengan indikator-indikator pada tahap refleksi dari siklus penelitian. Hasil penelitian ini adalah terjadinya perubahan-perubahan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bissappu Kec. Bissappu Kab. Bantaeng selama diterapkannya Metode Discovery. Adapun perubahan-perubahan tersebut adalah: 1). Perhatian siswa dalam mengikuti proses pembelajaran mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II, 2). Adanya peningkatan penguasaan materi pelajaran IPA siswa dalam proses belajar mengajar dengan penerapan Metode Discovery, juga ditemukan hal-hal lain di antaranya: a). Semangat/antusias, b). Motivasi dan minat, c). Percaya diri, dan d). Interaksi siswa dengan siswa, siswa dengan guru. Kesimpulan penelitian ini bahwa pembelajaran dengan menggunakan Metode Discovery dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA Materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan di kelas VIII SMP Neg. 4 Biassappu Kec. Bissappu Kab. Bantaeng.
Ernawati Nur
Published: 23 September 2020
Binomial, Volume 3, pp 27-38; https://doi.org/10.46918/binomial.v3i2.668

Abstract:
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Group Investigation. Subjek penelitian ini adalah 36 siswa kelas XII MIPA 5 tahu pelajaran 2019/2020. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, data hasil belajar siswa diperoleh melalui tes di setiap akhir siklus. Hasil peneltian yang berupa hasil belajar siswa dianalisis secara analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII MIPA 5. Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh data penelitian yaitu rata-rata nilai hasil belajar siswa meningkat dari 62,06 pada siklus I menjadi 86,94 pada siklus II. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII MIPA 5 pada materi metabolism.
Nurdiana Diana
Published: 23 September 2020
Binomial, Volume 3, pp 49-57; https://doi.org/10.46918/binomial.v3i2.665

Abstract:
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Tipe Numbered Head Together (NHT) Terhadap Hasil Belajar Biologi Materi Kingdom Animalia Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 4 MAROS, (dibimbing oleh A. Muhajir Nasir dan Novalia Tanasy). Penelitian ini termasuk penelitian Pre-Experimental Designs. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar biologi materi kingdom animalia pada siswa kelas X SMA Negeri 4 Maros. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Cooperative Tipe Numbered Head Together (NHT) sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar biologi. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 4 sebagai kelas Eksperimen. Data dianalisis menggunakan Analisis Uji Deskriptive, Normalitas, dan Ngain dengan menggunakan SPSS versi 16. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan Model pembelajaran Cooperative Tipe Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar biologi. Hal ini juga dibuktikan dari hasil perolehan pengujian hipotesis Ngain dengan menggunakan Gain ternormalisasi One Sample t-test yang diperoleh nilai thitung = 2.919 dengan nilai-p = .008 < α =0,025 berarti terdapat perubahan yang signifikan. Pada posttest juga memperlihatkan bahwa 21 dari 24 peserta didik (87,5%.) telah mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada mata pelajaran biologi di SMA Negeri 4 Maros . hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa penggunaan model pembelajaran Cooperative Tipe Numbered Head Together (NHT) berpengaruh terhadap hasil belajar biologi materi Kingdom Animalia pada siswa kelas X SMA Negeri 4 Maros
Back to Top Top