JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study

Journal Information
ISSN / EISSN : 2442-9198 / 2442-9996
Published by: Universitas Medan Area (10.31289)
Total articles ≅ 80
Filter:

Latest articles in this journal

Heidy Arviani, Dyva Claretta, Kusnarto Kusnarto, Nisrina Delinda, Savira Izzaanti
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, Volume 7, pp 47-56; https://doi.org/10.31289/simbollika.v7i1.4356

Abstract:
Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh dalam perekonomian Indonesia pada tahun 2020 termasuk Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM). Untuk mensiasatinya, para pelaku UMKM melakukan pemasaran online menggunakan sosial media yang mampu menjangkau pasar yang lebih luas dengan biaya operasional yang minim. Tujuan dalam penelitian ini adalah Bagaimana respon dan pengalaman pelaku UMKM lokal dalam penerapan Sosial Media Marketing. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui wawancara. Hasil penelitian bahwa sebagian besar para pelaku UMKM merupakan generasi X dengan tahun kelahiran 1965-1980 berlatar belakang pendidikan yang rendah cenderung kesulitan menyesuaikan diri dengan teknologi khususnya pada masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan segala sesuatu serba online. Mereka tidak memiliki skill desain dan tidak mengerti bagaimana teknik foto produk yang menarik dan memiliki nilai jual. Kesimpulan penelitian ini para pelaku UMKM merupakan generasi X kesulitan untuk belajar menyesuaikan diri dengan teknologi khususnya pada masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan segala sesuatu serba online.
Budiman Purba, Aswand Hasoloan, Amru Yasir
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, Volume 7, pp 84-95; https://doi.org/10.31289/simbollika.v7i1.4444

Abstract:
Tujuan Penelitian untuk mengetahui bagaimana komunikasi organisasi dalam proses pembuatan keputusan (decision making process) di Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Tanaman Pangan dan Holtikura (UPT-PTPH) Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa .Komunikasi membantu proses penyampaian informasi yang diperlukan untuk mengambil keputusan. Proses pengambilan keputusan adalah proses pemilihan alternatif terbaik dari berbagai alternatif yang secara sistematis dipilih sebagai cara untuk menyelesaikan masalah. Penggalian data dan fakta melalui komunikasi internal dan eksternal adalah proses penting untuk menghasilkan keputusan yang dibutuhkan organisasi. Kesimpulan penelitian bahwa pengambil keputusan seyogyanya memiliki informasi lengkap mengenai persoalan yang dihadapi, memiliki alternatif solusi yang jelas, dan hasil yang akan dicapai melalui solusi tersebut dapat diperkirakan. Sebagai sebuah sistem, komunikasi organisasi melibatkan para pimpinan atau atasan dan para karyawan yang saling berinteraksi dan mengadakan komunikasi yang berjenjang yaitu komunikasi dari atasan ke bawah dan komunikasi dari bawahan ke atas atau komunikasi antar bawahan. Komunikasi antara pimpinan dan karyawan berlangsung dengan baik sehingga tercipta hubungan kerja yang harmonis.
Wilibrordus Megandika Wicaksono, Wiwik Novianti
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, Volume 7, pp 96-106; https://doi.org/10.31289/simbollika.v7i1.4656

Abstract:
Aneka komunikasi verbal dan non verbal terjalin dalam interaksi antar anggota panti. Tangisan, tawa, jeritan, kemarahan yang meluap lewat ungkapan membanting benda-benda sekitar, dan sejumlah ekspresi khas anak-anak menjadi komunikasi non verbal yang mewarnai interaksi mereka. Penulis bertujuan menganalisis bagaimana komunikasi verbal dan non verbal anggota panti ini dalam membentuk konsep diri. Penelitian secara deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam, serta mengkaji rangkuman kisah dalam buku “Di Tepi Serayu Aku Merindu” ini bertujuan memberikan gambaran seperti apa proses komunikasi verbal dan non verbal berkontribusi pada konsep diri serta cita-cita anak panti. Hasil yang diperoleh bahwa konsep diri dan gambaran cita-cita anak di panti ini dipengaruhi bagaimana mereka berkomunikasi, dengan siapa, dan dalam keadaan seperti apa. Interaksi dari pengasuhan dan kebersamaan di bawah satu atap yang sama bagi anak-anak yang berasal dari berbagai latar belakang asal dan budaya di Panti Asuhan Bunda Serayu Banyumas melahirkan makna kasih sayang sebuah keluarga. Kesimpulan yang diperoleh bahwa bahasa verbal, pikiran, perasaan, dan maksud anak-anak di Panti Asuhan Bunda Serayu Banyumas ini dinyatakan serta disempurnakan lewat komunikasi non verbal.
Ressi Dwiana
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, Volume 7, pp 66-75; https://doi.org/10.31289/simbollika.v7i1.4427

Abstract:
Penunjukkan kekhususan dari penyiaran darurat, artikel ini bertujuan untuk mengkaji model pemberitaan radio darurat saat bencana di Pulau Lombok. Studi ini mengikuti metode studi kasus intrinsik, fokus pada kinerja radio darurat yang beroperasi berlawanan dengan media arus utama. Hasil penelitian bahwa Artikel ini mengupas tentang pemberitaan di radio darurat yang didirikan oleh Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI) di Lombok, kota yang dilanda gempa bumi pada Agustus 2018. Pelaporan berita saat bencana menjadi masalah besar di Indonesia. Karena seringnya terjadi bencana di Indonesia, kritik terhadap pemberitaan media juga bermunculan. Dari persoalan teknis hingga ekonomi politik media, beroperasinya media massa berkali-kali menyebabkan disinformasi. Komunitas yang terkena dampak adalah yang paling menderita dari kondisi ini. Selain tidak mampu memperkuat masyarakat penyintas, pada gempa Lombok, para politisi memanfaatkan isu kemanusiaan ini dan menyeret media ke dalam debat politik yang tidak membawa manfaat bagi masyarakat penyintas. Kesimpulan mendapati bahwa meredupkan gaya pemberitaan bencana seperti mitos bencana dan sensasionalisme, radio komunitas memberikan perhatian pada hal-hal yang positif sembari menyiarkan diskusi tentang masalah-masalah nyata masyarakat seperti gangguan stres pasca trauma (PTSD). Selain itu, media sosial juga menjadi saluran penting bagi komunitas yang lebih luas, tim CR juga membuat konten dan tagar yang antusias.
Sri Hesti, Said Nuwrun Thasimmim, Wandira Rimayanti
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, Volume 7, pp 57-65; https://doi.org/10.31289/simbollika.v7i1.4417

Abstract:
Tujuan Traveloka beriklan adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan hadirnya Traveloka sebagai salah satu pelopor online travel agency di Indonesia, serta untuk meningkatkan jumlah pengguna. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas iklan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan paradigma positivistik. Pengukuran efektivitas iklan dilakukan dengan menggunakan model Customer Response Index (CRI). Hasil pengukuran di analisis disertai dengan penjelasan faktor-faktor yang menjadi alasan responden dalam memberikan respon mengacu pada indikator dari model Hierarchy of Effect. Hasil akhir penghitungan diperoleh nilai CRI sebesar 51,4% lebih besar dari unaware 1,4%, no comprehend 5,1%, no interest 12,9%, no intention 9,6% dan no action 19,6%. Hal tersebut menunjukkan bahwa iklan televisi Traveloka “Edisi Ramadhan–Trip Mudik” tahun 2017 efektif. Kesimpulan diperoleh melalui pengujian model CRI diketahui bahwa nilai CRI (tahap action) lebih besar dari unaware, no comprehend, no interest, no intention dan no action iklan televisi Traveloka “Edisi Ramadhan–Trip Mudik” tahun 2017 efektif.
Jahid Syaifullah, Markus Utomo Sukendar
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, Volume 7, pp 11-18; https://doi.org/10.31289/simbollika.v7i1.4171

Abstract:
Penggunaan youtube yang dikenal memerlukan data internet yang benar, menjadi tidak menjadi kendala dikarenakan masyarakat Kabupaten Karanganyar dapat mengakases wifi gratis, sehingga meningkatkan jumlah pengakses youtube. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan motif pemanfaatan youtube pada kalangan orang tua di Desa Gedongan, Gondangrejo, dan wilayah Bejen Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggambarkan fenomena yang terdapat dalam suatu masyarakat dengan menggunakan metode deduktif. Hasil analisis penelitian, maka disimpulkan bahwa konten channel youtube yang banyak ditonton oleh kalangan orang tua pengguna wifi gratis di wilayah pinggiran Karanganyar adalah konten agama, berita politik terkini, dan hiburan dan motif penggunaan youtube oleh kalangan orang tua pengguna wifi gratis di wilayah pinggiran Kabupaten Karanganyar adalah motif informasi dan motif hiburan. Kesimpulan dari penelitian medapati bahwa kalangan orang tua pengguna wifi gratis di Desa Gedongan, Gondangrejo, dan wilayah Bejen Karanganyar adalah untuk konten agama, berita politik terkini, dan hiburan adapu motif penggunaan youtube oleh kalangan orang tua pengguna wifi gratis di beberapa wilayah di Karanganyar terutama di wilayah desa Gedongan, Gondangrejo, dan Kadipiro adalah motif informasi dan motif hiburan.
Nadia Amelia Poluan
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, Volume 7, pp 27-34; https://doi.org/10.31289/simbollika.v7i1.4266

Abstract:
Penelitian ini berjudul pengaruh rebranding LinkAja terhadap peningkatan brand image produk dan loyalitas pelanggan Telkomsel di Grapari Graha Merah Putih Kota Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah setelah terjadi rebranding pada LinkAja terdapat pengaruh terhadap peningkatan brand image produk dan loyalitas pelanggan. Peneliti membagikan kuesioner kepada 363 orang pelanggan telkomsel yang menjadi sampel. Metode pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik analisis regresi untuk mengetahui pengaruh yang terdapat pada masing-masing variabel dan teknik analisis sobel untuk melihat variabel mediasi. Hasil penelitian terdapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan brand image produk, terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, dan Hasil pada sobel disimpulkan bahwa inderect effect signifikan pada taraf signifikansi sehingga variabel loyalitas dapat mediasi dari variabel brand image. Hasil yang di dapat variabel rebranding yang di mediasi oleh brand image dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel loyalitas. Kesimpulan pada penelitian ini terdapat berpengaruh positif signifikan terhadap peningkatan brand image produk, signifikan terhadap loyalitas pelanggan, dan Hasil pada sobel disimpulkan taraf signifikansi sehingga variabel loyalitas dapat mediasi dari variabel brand image. Hasil yang di dapat variabel rebranding yang di mediasi oleh brand image dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel loyalitas.
Genny Gustina Sari, Welly Wirman, Tutut Ismi Wahidar, Ikhma Zurani, Salwa Fahira, Gasela Hardianti
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, Volume 7, pp 76-83; https://doi.org/10.31289/simbollika.v7i1.4443

Abstract:
Penelitian ini memfokuskan pada upaya-upaya merumuskan kebijakan-kebijakan yang nantinya bisa diterapkan di Intansi-intansi yang ada tidak hanya dalam skala regional namun juga nasional mengenai apa dan bagaimana PR itu selayaknya di lapangan sehingga kita mampu mewujudkan kompetensi komunikasi yang excellent. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada 4 orang informan dari PERHUMAS Wilayah Riau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mewujudkan excellent PR tidak bisa hanya dari satu pihak saja, kerjasama dan integrasi yang solid antara perusahaan yang berkomitmen mewujudkan excellent PR dengan praktisi PR yang tidak berhenti memperbaiki kualitas mereka. Hambatan dalam mewujudkan excellent PR di Wilayah Riau sejauh ini adalah kurangnya pemahaman mengenai fungsi dan tugas humas, divisi humas masih dianggap sebagai pelengkap dan digabungkan dengan divisi lainnya, minimnya pelatihan kehumasan baik ditingkat akademisi maupun masyarakat serta penerapan excellent PR dianggap terlalu sulit dan rumit untuk diwujudkan. Kesimpulan penelitian ini bahwa Penyerapan kompetensi komunikasi PR di beberapa Intansi di Provinsi Riau dirasa masih belum maksimal.
Welly Wirman, Genny Gustina Sari, Indah Kus Pratiwi
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, Volume 7, pp 35-46; https://doi.org/10.31289/simbollika.v7i1.4279

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan-tahapan dalam pengelolaan program CSR Pertanian dan Perikanan Bukit Mekar Terpadu. Menggunakan metode penelitian kualitatif, dan penentuan informan menggunakan teknik purposive. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertamina RU II Dumai CSR melaksanakan empat tahapan pengelolaan program CSR Bukit Mekar diantaranya: tahap perencanaan program CSR Dumai RU II melakukan social mapping untuk mengetahui wilayah binaan yang membutuhkan program. pendampingan dan pengumpulan permasalahan sosial di wilayah binaan yang meliputi penyuluhan dan pendampingan tentang program yang akan dilaksanakan. Pemantauan program, termasuk pemantauan sistematis yang dilakukan oleh CSR Pertamina RU II Dumai dan pemangku kepentingan terkait. Evaluasi, yang dilakukan untuk kelangsungan program agar terus berjalan dan untuk meningkatkan kapasitas dan pendapatan masyarakat yang dikelola oleh Kelompok Tani. Untuk melihat upaya perusahaan dalam memberikan pendampingan dan penyuluhan kepada Grup Bukit Mekar atas pengelolaan program Pertanian dan Perikanan Bukit Mekar Terpadu, perusahaan berupaya mewujudkan program CSR ini menjadi Ikon Pariwisata Kota Dumai. Kesimpulan penelitian ini bahwa Pertamina RU II Dumai CSR melaksanakan empat tahapan pengelolaan program CSR Bukit Mekar diantaranya: tahap perencanaan program CSR Dumai RU II, pendampingan dan pengumpulan permasalahan sosial di wilayah binaan, Pemantauan program, Evaluasi, yang dilakukan untuk kelangsungan program agar terus berjalan dan untuk meningkatkan kapasitas dan pendapatan masyarakat yang dikelola oleh Kelompok Tani.
Sabarudin Siahaan, Hasrat Efendi Samosir, Anang Anas Azhar
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, Volume 7, pp 1-10; https://doi.org/10.31289/simbollika.v7i1.4170

Abstract:
Pasangan Affan Alfian Bintang dan Salmaza dalam Pilkada Kota Subulussalam pada 27 Juni 2018 unggul dengan perolehan suara 41,60. Meskipun bukan putra kelahiran Subulussalam dan bukan pula seorang orator yang baik, Affan Alfian Bintang mampu membendung isu etnis dan religiusitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi komunikasi politik Affan Alfian Bintang dalam memenangkan pilkada 2018. Metode penelitian ini berupa penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif yang dilakukan untuk mengungkap peristiwa yang sudah terjadi dengan cara merunut kebelakang. Hasil yang diperoleh bahwa kunci dalam memenangkan Pilkada Kota Subulussalam 2018 strategi komunikasi politik Affan Alfian Bintang, mendapati strategi mendekati ulama, mengadakan kampanye berbasis kegiatan keagamaan pada tempat tinggal masyarakat dapat dikunjungi oleh tim sukses Affan Alfian Bintang, dan pasangan Affan Alfian Bintang pada Pilkada Kota Subulussalam 2018 lebih memilih media konvensional seperti baliho dan spanduk. Kesimpulan bahwa Affan Alfian Bintang dalam memenangkan Pilkada Kota Subulussalam 2018 strategi komunikasi politik Affan Alfian Bintang, mendapati strategi dan upaya pemenangan yang dilakukan yaitu, strategi dalam mendekati ulama, mengadakan kampanye berbasis kegiatan keagamaan pada tempat tinggal masyarakat dapat dikunjungi oleh tim sukses Affan Alfian Bintang, dan pasangan Affan Alfian Bintang pada Pilkada Kota Subulussalam 2018 lebih memilih media konvensional seperti baliho dan spanduk.
Back to Top Top