Scientia: Jurnal Hasil Penelitian

Journal Information
EISSN : 2655-3716
Total articles ≅ 18
Filter:

Latest articles in this journal

Laila Eka Rahmawati, Linda Mayasari, Sulton Dedi Wijaya
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 5, pp 16-20; doi:10.32923/sci.v5i1.1334

Abstract:
This research analyzes the multiple intelligences in English Foreign Language (EFL), especially in 8A grade students. It identifies the multiple intelligences profile based on the frequency of multiple intelligence (MI) types, students’ high scores, and low scores. This research uses descriptive qualitative design. The subject of this research was 8A grade students in SMP Muhammadiyah 15 Surabaya. The instruments of the research were Multiple Intelligences Questionnaires, IQ results, and documentation of English mid-test scores in the second semester. From analysis and discussion, it was found that this class’s IQ score average is 86, and the most dominant intelligence type is musical. For the five highest score students’ there were four types of intelligence that they had. They were interpersonal, naturalist, logical-mathematical, and musical. Meanwhile, five low English achievers had four types of multiple intelligence namely were musical, interpersonal, naturalist, and visual-spatial. In conclusion, the class has diversity in multiple intelligence. Multiple Intelligence types cannot refer to a certain group, in this case, groups based on their English score, because some MI types can be found in the high and low English achiever groups.
Windy Puspitasari Suparto
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 5, pp 1-8; doi:10.32923/sci.v5i1.1333

Abstract:
This aimed to describe the use of speech acts in the form of locutionary acts, illocutionary acts, perlocutionary acts, and expressive speech acts used by corona virus topic as the hot news. This research used descriptive qualitative method. The subject of this research are Ir. H. Joko Widodo, Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. who had been joining KompasTV Program at Channel Youtube and H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo who had been joining Garuda Siaga RI Facebook Page channel. The technique of collecting data was using free listening comprehension, video, and writing. The researcher took three of them as the subject. There are two kinds of instruments used in this research are observation and recorded. Observation with the passive observer where the writer used video recorder to record of the speech and also transcribing. The instrument was an indirect observation. The results showed that there were types of locutionary acts, illocutionary acts, perlocutionary acts, and functions of expressive speech acts consisting of expressing thanksgiving, complaining, praising, apologized and motivate.
Herman Herman, Helty Sinaga, Bertaria Sohnata Hutauruk
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 5, pp 29-36; doi:10.32923/sci.v5i1.1341

Abstract:
This study is aimed to investigate the students’ difficulties in using personal pronouns in writing recount text at grade eight of SMP Negeri 8 Pematangsiantar”. In this research, the problem is as follows: “What are the students’ difficulties in using personal pronouns in writing recount text at grade eight of SMP Negeri 8 Pematangsiantar?”. The objective is to find out the students’ difficulties in using personal pronouns at grade eight of SMP Negeri 8 Pematangsintar. To answer the problem above, the researcher intends to use the theories of Collins (2014), Siahaan (2007), Derewinka (1990), William (2005), Frank (1972). The methodology used in this research is the Qualitative research. The subject of this research is grade Eight of SMP Negeri 8 Pematangsiantar. The data collected by observation. After analyzing the data, the researchers found that there were three kinds of students’ difficulties in using personal pronouns in writing text, namely: Personal pronoun as subject (34%), personal pronouns as the object (24%), and personal pronoun as a possessive adjective (42%). It can be concluded that the students at grade eight of SMP Negeri 8 Pematangsiantar still have difficulties in using personal pronouns when they write a recount text based on their experience. The researchers suggest the students’ should memorize the kinds of personal pronouns so they can use it well.
Ruzaipah Ruzaipah
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 5, pp 9-15; doi:10.32923/sci.v5i1.1343

Abstract:
Permasalahan penelitian ini berdasarkan pertimbangan mengenai khotbah Jumat berbahasa Arab yang masih terus dilaksanakan. Oleh karena itu, penelitian ini mengkajibagaimana persepsi masyarakat sebagai jamaah terhadap khotbah Jumat berbahasa Arab di Desa Puput Kecamatan Simpang Katis Kabupaten Bangka Tengah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif, di mana penulis melakukan penelitian dengan mengamati secara langsung pelaksanaan khotbah Jumat di Desa Puput. Penulis memperoleh data dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Setelah data terkumpul penulis melakukan analisis data, sehingga penulis menemukan kesimpulan yang merupakan jawaban dari rumusan masalah. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan khotbah Jumat di Desa Puput sesuai dengan syarat dan rukun khotbah, kemudian masyarakat Desa Puput mempunyai persepsi yang berbeda mengenai khotbah Jumat berbahasa Arab, yaitu secara mayoritas masyarakat setuju, dan sebagian kecil kurang setuju dengan khotbah Jumat berbahasa Arab dengan alasan yang berbeda pula. Persepsi masyarkat Desa Puput terhadap khotbah Jumat berbahasa Arab karena alasan pendidikan masyarakat Desa Puput, yaitu menyadarkan masyarakat untuk patuh kepada tokoh agama, menjaga warisan budaya yaitu melestarikan bahasa Arab dalam ritual ibadah, mendorong masyarakat untuk mempelajari bahasa Arab dan membentuk sikap toleransi.
Rahmat Ilyas, Alwan Sobari
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 5, pp 21-28; doi:10.32923/sci.v5i1.1342

Abstract:
Salah satu upaya menghadapi persaingan global adalah dengan menerbitkan instrumen baru dalam bidang pembiayaan perdagangan dan pengelolaan stok nasional, sehingga harga barang yang ditawarkan dapat bersaing di pasar global. Sistem pembiayaan perdagangan tersebut harus dapat diakses setiap waktu oleh setiap pelaku usaha, terutama pengusaha kecil dan petani kecil, yang selama ini masih terbentur masalah kesulitan permodalan dan keterbatasan jaminan kredit. SRG merupakan salah satu instrumen penting dan efektif dalam sistem pembiayaan perdagangan. SRG dapat memfasilitasi pemberian kredit bagi dunia usaha dengan agunan inventori atau barang yang disimpan di gudang. SRG juga bermanfaat dalam menstabilkan harga pasar dengan memfasilitasi cara penjualan yang dapat dilakukan sepanjang tahun. Penelitian ini mencoba melihat dan mengkaji sejauh mana tingkat pemahaman serta minat masyarakat khususnya petani lada di bangka belitung teradap SRG yang sudah berkembang saat ini. Dijadikannya masyarakat petani lada bangka Belitung sebagai salah objek penelitan karena petani Bangka Belitung merupakan petani dengan penghasilan komoditas lada yang cukup besar. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi yang dijadikan dalam penelitian ini adalah masyarakat petani lada yang berada di provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jumlah sampel dalam penelitian adalah sebesar 397 responden. Teknik atau cara pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dalam bentuk Kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat petani lada Bangka Belitung terhadap sistim resi gudang adalah tergolong rendah, hal ini dilihat dengan hasil jawaban responden 70,3 % (279 responden) responden tergolong rendah, 27,5 % (109 responden) tingkat pemahamannya sedang dan 2,3% (9 responden) responden yang masuk kategori tinggi. Begitu juga dengan minat petani lada Bangka belitung terhadap sistem resi gudang juga tergolong rendah, dari 397 responden sebanyak 58,7 % (233 responden) responden tergolong rendah, 34,5 % (137 responden) tingkat minatnya sedang dan 6,8 % (27 responden) responden yang masuk kategori minat yang tinggi. Kata Kunci : ,
Indrawati Indrawati, Ade Widiana, Indrawati Fr
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 4, pp 225-242; doi:10.32923/sci.v4i2.1016

Abstract:
The objectives of the research were; to describe the implementation of THIEVES strategy to the 10th grade students of MAN 1 Pangkalpinang; to figure out if there is any significant difference between the students who are taught by using THIEVES strategy and the students who are not taught by using non - THIEVES strategy to the 10th grade students of MAN 1 Pangkalpinang. In this research the researcher used quantitative approach with experimental research that was quasi-experimental design. The total samples was 78 students, consisted of X MIA 3 was 39 students as experimental group and X IIS 1 was 39 students as control group. The result of the test was analyzed by using SPSS 22.0 of Paired Sample t-test and Independent sample t-test. Based on the result of analysis there were two research findings. First, the implementation of THIEVES strategy usage could improve students’ reading comprehension in narrative text. It could be seen that the pre-test mean score in experimental group was 46.000 and control group was 45.179. Meanwhile, the post-test mean score in experimental group was 70.769 and control group was 68.461. Second, there was a significance difference between students who were taught by using THIEVES strategy and students who were not. It was known from the result of independent samples t-test. The t obtained was higher than t table (5.872 > 1.684) and the p output was lower than computation with level significant (0.000 < 0.05). It means that the null hypothesis (H0) was rejected and the alternative hypothesis (H1) was accepted. It could be concluded that THIEVES strategy was effective to improve students’ reading comprehension.
Ichsan Habibi
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 4, pp 181-204; doi:10.32923/sci.v4i2.1020

Abstract:
Perempuan merupakan subjek yang memiliki pengaruh dalam senarai lintasan sejarah kehidupan manusia, termasuk dalam sejarah Islam. Tulisan ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana dinamika “wajah” perempuan dalam thariqah Tijaniyah di Bangka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam sebagai penggalian data primer, kemudian didukung dengan kajian literatur mengenai keterlibatan perempuan dalam thariqah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: 1) Sosok tokoh perempuan dalam thariqah Tijaniyah yakni seorang perempuan yang mengamalkan thariqah syar’iyah yang memiliki lahir dan batin yang baik; 2) Tokoh perempuan dalam tariqah Tijaniyah berperan sebagai juru dakwah, tauladan yang baik, pembimbing, pemecah masalah keseharian para pengikut thariqah kaum perempuan dan perpanjangan lidah dari mukadam ikhwan yang berijazah; 3) kendala yang dihadapi adanya pertentangan pemahaman dan belum yakinnya masyarakat dengan tariqat Tijaniyah; 4) problem yang terjadi dalam thariqah tidak perlu ditakuti karena itu tidak perlu dirisaukan kaena itu bukanlah suatau ancaman; 5) dalam thariqah Tijaniyah di Bangka tidak ada kaderisasi secara khusus untuk membentuk muqaddam dari kalangan perempuan, namun perempuan yang terpilih itu murni langsung petunjuk dari sang mukaddam di atasnya.
Feri Ardiansah
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 4, pp 238-267; doi:10.32923/sci.v4i2.625

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan ada tidaknya pengaruh video terhadap minat dan hasil belajar, serta untuk mengetahui hubungan minat belajar terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental design dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Teknik pengambilan sampel dengan Cluster Random Sampling. Kelas eksperimen mendapat pembelajaran menggunakan media video, kelas kontrol tidak menggunakan media video. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket dan tes. Untuk mengetahui pengaruh video terhadap minat belajar dalam penelitian ini menggunakan uji t, karena itu hasil uji signifikan secara statistik, dengan demikian kita dapat menolak hipotesis nol dimana tidak ada perbedaan rata-rata pengaruh video terhadap minat belajar kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Untuk pengaruh video terhadap hasil belajar menggunakan uji t, karena itu hasil uji signifikan secara statistik, dengan demikian kita dapat menerima hipotesis alternatif dimana ada perbedaan rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil uji hipotesis ketiga terdapat hubungan positif antara minat dan hasil belajar. Berdasarkan pembahasan, penulis menyarankan pada pihak sekolah agar mengupayakan melengkapi peralatan atau media untuk kelancaran proses pembelajaran, memotivasi guru-guru untuk meningkatkan kreativitas dalam menciptakan pembelajaran dan menyenangkan, hasil penelitian ini dapat di jadikan bahan pertimbangan untuk penelitian dimasa akan datang dalam mengembangkan dan memperluas lingkup media pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Ihda Husnayaini
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 4, pp 205-224; doi:10.32923/sci.v4i2.1029

Abstract:
Learning a foreign language is generally one of the most challenging subjects in high school. This study discussed the beliefs of foreign language learning of high school students in Bangka Belitung, Indonesia, who planned on learning Arabic and Japanese, especially the prevalence of beliefs among different classes of learners (Arabic, Japanese and mix class) and between female and male students. The result of this study suggested that there were differences of the responses to the inventory among classes and gender but they were not significant. The students responded five aspects concerning the beliefs and they had the highest scores in Motivations and Expectations, especially the mix language class. Furthermore, female students had more positive opinion about foreign language learning, which matched some previous studies revealing that female learners were better than males in language learning.
Nurviyanti Cholid
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 4, pp 243-253; doi:10.32923/sci.v4i2.935

Abstract:
Penelitian ini mempergunakan metode eksploratif dengan pendekatan induktif. Penelitian eksploratif dilakukan untuk menggali nilai-nilai yang terdapat dalam kearifan lokal masyarakat Melayu Bangka yang dapat disinergikan ke dalam layanan bimbingan dan konseling masyaratat. Sedangkan pendekatan induktif dengan cara menarik kesimpulan secara umum dari fakta-fakta nyata di lapangan. Data digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh langsung dari sumber data pertama dan data sekunder yang diperoleh dari sumber kedua dari data yang dibutuhkan melalui studi kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Lokasi penelitian di empat daerah yaitu Pangkalpinang, Paya Benua, Tempilang dan Sungailiat. Hasil penelitian yang didapat bahwa nilai kearifan lokal budaya Melayu Bangka, meliputi semangat kebersamaan, gotong royong, qonaah, dan demokratif. Kesimpulan penelitian adalah nilai kearifan lokal yang terkandung dalam budaya dan adat istiadat masyarakat Melayu Bangka dapat diimplemantasikan ke dalam layanan Bimbingan dan Konseling di Masyarakat. Untuk itu disarankan, pemangku kepentingan merumuskan nilai berdasarkan kearifan lokal tersebut sehingga bisa diterapkan sebagai bahan atau materi dalam memberikan layanan dan konseling di masyarakat melalui instansi-instansi pemerintahan setempat.
Back to Top Top