Scientia: Jurnal Hasil Penelitian

Journal Information
EISSN : 2655-3716
Total articles ≅ 23
Filter:

Latest articles in this journal

Siswoyo Aris Munandar
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 5, pp 68-86; doi:10.32923/sci.v5i2.1421

Abstract:
This research aims that the authors can obtain as follows: First, knowing the history, teachings, practices, and descriptions of al-Fatihah's dhikr activities in majlis taklim at-Taqwadi Wonokromo Pleret Bantul. Second, knowing the influence of zikir al-Fatihah on the improvement of the followers' work ethic of dhikr and practice in majlis taklim at-Taqwa Wonokromo Pleret Bantul. Dhikr is a way to get closer to Allah and is an attempt by someone to apologize or ask for Allah's pleasure, grace, and protection. When a person performs dhikr, he will feel very small in his presence and of course, need his help. Such as the influence of zikir fatihah on the work ethic of followers of the congregation in majlis taklim at-taqwa wonokromo Bantul. With the existence of this fatihah remembrance, it was able to attract the congregation to join the assembly. Because the dhikr fatihah assembly has been able to influence the congregation in increasing the work ethic of the congregation who follow the various professions they do. From the results of research conducted in majlis taklim at-Taqwa and zikir fatihah have been proven to bring an increase in the work ethic of the followers of this majlis. Evidence obtained through direct interviews with the congregation, and they have shown the positive impact of fatihah dhikr which can increase through the dhikr that is done. The impact obtained from them has become motivated and enthusiastic in working since Istiqomah joined the assembly. Make them responsible for the work they do. Keywords: Work Ethic, Zikir al-Fatihah, majlis taklim at-Taqwa Abstrak: Penelitian ini bertujuan yang hendak diperoleh penulis yakni sebagai berikut: Pertama, Mengetahui sejarah, ajaran, amalan dan gambaran kegiatan zikir al-Fatihah di majlis taklim at-Taqwadi Wonokromo Pleret Bantul. Kedua, Mengetahui pengaruh zikir al-Fatihah terhadap peningkatan etos kerja para pengikut dari zikir dan amalan di majlis taklim at-Taqwa Wonokromo Pleret Bantul. Zikir adalah sebagai salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan merupakan upaya seseorang untuk mencari atau meminta rida, rahmat, dan lindungan Allah. Ketika seseorang melakukan zikir, dia akan merasa sangat kecil di hadapan-Nya dan tentu saja membutuhkan bantuannya. Seperti halnya pengaruh zikir fatihah terhadap etos kerja para pengikut jamaah di majlis taklim at-taqwa wonokromo bantul. Dengan adanya zikir fatihah tersebut mampu menarik para jamaah untuk mengikuti majlis tersebut. Karena majlis zikir fatihah tersebut sudah mampu memberi pengaruh para jamaah dalam peningkatan etos kerja para jamaah yang mengikuti dengan berbagai profesi yang mereka lakukan. Dari hasil penelitian yang peneliti lakukan di majlis taklim at-Taqwa dan zikir fatihah telah terbukti membawa peningkatan dalam etos kerja para pengikut majlis tersebut. Bukti yang diperoleh yaitu melalu wawancara langsung kepada jamaah, dan mereka telah menyatakan beberapa dampak positif dari zikir fatihah yang sudah dapat meningkat malalui zikir yang dilakukan. Dampak yang diperoleh yaitu mereka menjadi termotivasi dan semangat dalam bekerja semenjak istiqomah mengikuti majlis tersebut. Menjadikan mereka bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang mereka lakukan. Ikhlas dalam bekerja karena bekerja hanya diniatkan untuk beribadah, sehingga benar-benar dapat merasakan dampak positifnya dari amalan yag dilakukan dalam majlis tersebut. Kata Kunci : Etos Kerja, Zikir al-Fatihah, majlis taklim at-Taqwa
Faridhatun Nikmah
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 5, pp 87-93; doi:10.32923/sci.v5i2.1458

Abstract:
The phenomenon of women with claws often gets negative views. This is because people think that the veil is identical to fanatics and radicals against religion. Therefore, many communities reject the existence of women with claws. Not only the community refused, but some campuses also strictly prohibited students from wearing veils. This is so as not to happen unwanted things. Therefore, this research needs to be done. This study aims to find out the motivations of students of the State Islamic Institute of Surakarta in a review of Islamic sociology. This research uses a qualitative method with data retrieval technique in the form of observation, interview, and literature study. The results of this study showed that students with claws at IAIN Surakarta were influenced by two motivations, namely intrinsic motivation and extrinsic motivation. Both motivations are more influenced by eccentric motivations, namely motivations that arise from outside parties such as close friends, family, environment, teachers, brothers, organizations, and fashion trends While in the review of Islamic sociology due to beliefs against the objectivity bias of religious dogma as part of the truth.
Neni Nurkhamidah, Hormah Hidayatun Itsnaini
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 5, pp 37-44; doi:10.32923/sci.v5i2.1398

Abstract:
Sejak pandemi COVID-19 menyebar hampir ke seluruh wilayah Indonesia, proses belajar mengajar berubah dari tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh dengan teknologi dalam bentuk pembelajaran online dan E-learning. Karena sebagian besar sekolah di Indonesia berbasis tradisional, meski sebenarnya sudah banyak yang melaksanakan blended learning, namun mereka masih menghadapi banyak kendala dalam menerapkan pembelajaran jarak jauh menggunakan teknologi. Perbedaan jenis dan tingkat tantangan dalam pendidikan jarak jauh yang dialami sekolah dipengaruhi oleh perbedaan kesiapan yang dimiliki mereka . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapan SMA N 1 Bawang dalam menyelenggarakan pendidikan jarak jauh dengan teknologi. Kesiapan diukur dengan menilai kesiapan siswa, guru dan institusi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang melibatkan 220 (dua ratus dua puluh) siswa, 4 (empat) guru Bahasa Inggris, dan seorang Kepala Sekolah SMA N 1 Bandar. Kuesioner online digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil keseluruhan menunjukkan skor kesiapan siswa 3,44 dan skor kesiapan guru 3,84. Keduanya menujukan bahwa mereka siap menerapkan pendidikan jarak jauh dengan teknologi. Skor kesiapan institusi adalah 3,21 yang menunjukkan bahwa institusi belum siap dan perlu perbaikan untuk penerapan pembelajaran jarak jauh dengan teknologi. Karena kesiapan adalah faktor krusial yang berperan penting dalam keberhasilan pembelajaran jarak jauh dengan teknologi, maka diperlukan penilaian kesiapan di setiap elemen di sekolah. Diharapkan sekolah dapat memanfaatkan hasil penelitian ini untuk meningkatkan kesiapan mereka dalam menempuh pendidikan jarak jauh selama pandemi COVID-19.
Indrawati Fr, Rofi Inayaturrohmah
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 5, pp 56-67; doi:10.32923/sci.v5i2.1448

Abstract:
The purposes of this study are to unveil the application of Mingle Model to enhance students’ speaking skill at tenth grade of Vocational High School Number 1 Simpangkatis, Bangka and to clarify whether there was or not a significance difference of student mastery of speaking skills between two classes; experimental class where Mingle Model was implemented and non-experimental class where there was no new model given by teacher. This study used quantitative approach with quasi experimental design. There were 72 students from two classes taken as the sample purposively; TKI 1 and TKI 2. This research applied Mingle Model as the treatment given to the experimental class. This study considers some aspects in speaking; comprehension, pronunciation, vocabulary, grammar, and fluency. From the finding, it showed that the students who were given Mingle Model treatment reached better or higher score in the post test than the students who were taught by Non-Mingle Model. In this case, the alternative hypothesis (Ha) was accepted as t-obtained, 3.56, was higher than the critical value of t-table, 2.00. Based on the evidence above, the research concluded that between the experimental and control group there was a considerable difference of students’ speaking performances. Therefore, the findings of this study confirmed that M
Aswar Aswar, Nashruddin Nashruddin
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 5, pp 45-55; doi:10.32923/sci.v5i2.1391

Abstract:
Sepak terjang gerakan Muhammadiyah di Indonesia telah berlangsung sebelum masa kemerdekaan bangsa Indonesia. Hingga hari ini telah berkontribusi banyak dalam memajukan bangsa ini dengan dakwah di berbagai lini kehidupan, salah satunya di bidang pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan rambu-rambu bimbingan dan konseling Islami dalam buku Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe riset analisis hermeneutika bersusun dan teknik triangulasi sumber data, metode dan peer review. Hasil penelitian ditemukan sejumlah rambu-rambu dalam penyelengaraan bimbingan dan konseling Islami di antaranya: berawal dari wold view konselor muslim; grooming konselor muslim; dan rambu-rambu layanan bimbingan dan konseling Islami. Wold view konselor muslim ditemukan pada kitab masalah lima yang menyoal tentang agama, dunia, sabilillah, ibadah, dan qiyas. Grooming konselor muslim ditemukan batasan pada berpakaian, batasan aurat dan larangan memakai cincin emas. Adapun rambu-rambu layanan bimbingan dan konseling Islami perlu memperhatikan batasan pemajangan gambar dalam ruang BK, penggunaan musik, tidak berkhalwat dengan lawan jenis, penggunaan hijab, hingga batasan penerapan teknik sandiwara (sosio-psiko drama) dalam layanan BK.
Ruzaipah Ruzaipah
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 5, pp 9-15; doi:10.32923/sci.v5i1.1343

Abstract:
Permasalahan penelitian ini berdasarkan pertimbangan mengenai khotbah Jumat berbahasa Arab yang masih terus dilaksanakan. Oleh karena itu, penelitian ini mengkajibagaimana persepsi masyarakat sebagai jamaah terhadap khotbah Jumat berbahasa Arab di Desa Puput Kecamatan Simpang Katis Kabupaten Bangka Tengah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif, di mana penulis melakukan penelitian dengan mengamati secara langsung pelaksanaan khotbah Jumat di Desa Puput. Penulis memperoleh data dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Setelah data terkumpul penulis melakukan analisis data, sehingga penulis menemukan kesimpulan yang merupakan jawaban dari rumusan masalah. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan khotbah Jumat di Desa Puput sesuai dengan syarat dan rukun khotbah, kemudian masyarakat Desa Puput mempunyai persepsi yang berbeda mengenai khotbah Jumat berbahasa Arab, yaitu secara mayoritas masyarakat setuju, dan sebagian kecil kurang setuju dengan khotbah Jumat berbahasa Arab dengan alasan yang berbeda pula. Persepsi masyarkat Desa Puput terhadap khotbah Jumat berbahasa Arab karena alasan pendidikan masyarakat Desa Puput, yaitu menyadarkan masyarakat untuk patuh kepada tokoh agama, menjaga warisan budaya yaitu melestarikan bahasa Arab dalam ritual ibadah, mendorong masyarakat untuk mempelajari bahasa Arab dan membentuk sikap toleransi.
Rahmat Ilyas, Alwan Sobari
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 5, pp 21-28; doi:10.32923/sci.v5i1.1342

Abstract:
Salah satu upaya menghadapi persaingan global adalah dengan menerbitkan instrumen baru dalam bidang pembiayaan perdagangan dan pengelolaan stok nasional, sehingga harga barang yang ditawarkan dapat bersaing di pasar global. Sistem pembiayaan perdagangan tersebut harus dapat diakses setiap waktu oleh setiap pelaku usaha, terutama pengusaha kecil dan petani kecil, yang selama ini masih terbentur masalah kesulitan permodalan dan keterbatasan jaminan kredit. SRG merupakan salah satu instrumen penting dan efektif dalam sistem pembiayaan perdagangan. SRG dapat memfasilitasi pemberian kredit bagi dunia usaha dengan agunan inventori atau barang yang disimpan di gudang. SRG juga bermanfaat dalam menstabilkan harga pasar dengan memfasilitasi cara penjualan yang dapat dilakukan sepanjang tahun. Penelitian ini mencoba melihat dan mengkaji sejauh mana tingkat pemahaman serta minat masyarakat khususnya petani lada di bangka belitung teradap SRG yang sudah berkembang saat ini. Dijadikannya masyarakat petani lada bangka Belitung sebagai salah objek penelitan karena petani Bangka Belitung merupakan petani dengan penghasilan komoditas lada yang cukup besar. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi yang dijadikan dalam penelitian ini adalah masyarakat petani lada yang berada di provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jumlah sampel dalam penelitian adalah sebesar 397 responden. Teknik atau cara pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dalam bentuk Kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat petani lada Bangka Belitung terhadap sistim resi gudang adalah tergolong rendah, hal ini dilihat dengan hasil jawaban responden 70,3 % (279 responden) responden tergolong rendah, 27,5 % (109 responden) tingkat pemahamannya sedang dan 2,3% (9 responden) responden yang masuk kategori tinggi. Begitu juga dengan minat petani lada Bangka belitung terhadap sistem resi gudang juga tergolong rendah, dari 397 responden sebanyak 58,7 % (233 responden) responden tergolong rendah, 34,5 % (137 responden) tingkat minatnya sedang dan 6,8 % (27 responden) responden yang masuk kategori minat yang tinggi. Kata Kunci : ,
Laila Eka Rahmawati, Linda Mayasari, Sulton Dedi Wijaya
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 5, pp 16-20; doi:10.32923/sci.v5i1.1334

Abstract:
This research analyzes the multiple intelligences in English Foreign Language (EFL), especially in 8A grade students. It identifies the multiple intelligences profile based on the frequency of multiple intelligence (MI) types, students’ high scores, and low scores. This research uses descriptive qualitative design. The subject of this research was 8A grade students in SMP Muhammadiyah 15 Surabaya. The instruments of the research were Multiple Intelligences Questionnaires, IQ results, and documentation of English mid-test scores in the second semester. From analysis and discussion, it was found that this class’s IQ score average is 86, and the most dominant intelligence type is musical. For the five highest score students’ there were four types of intelligence that they had. They were interpersonal, naturalist, logical-mathematical, and musical. Meanwhile, five low English achievers had four types of multiple intelligence namely were musical, interpersonal, naturalist, and visual-spatial. In conclusion, the class has diversity in multiple intelligence. Multiple Intelligence types cannot refer to a certain group, in this case, groups based on their English score, because some MI types can be found in the high and low English achiever groups.
Windy Puspitasari Suparto
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 5, pp 1-8; doi:10.32923/sci.v5i1.1333

Abstract:
This aimed to describe the use of speech acts in the form of locutionary acts, illocutionary acts, perlocutionary acts, and expressive speech acts used by corona virus topic as the hot news. This research used descriptive qualitative method. The subject of this research are Ir. H. Joko Widodo, Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. who had been joining KompasTV Program at Channel Youtube and H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo who had been joining Garuda Siaga RI Facebook Page channel. The technique of collecting data was using free listening comprehension, video, and writing. The researcher took three of them as the subject. There are two kinds of instruments used in this research are observation and recorded. Observation with the passive observer where the writer used video recorder to record of the speech and also transcribing. The instrument was an indirect observation. The results showed that there were types of locutionary acts, illocutionary acts, perlocutionary acts, and functions of expressive speech acts consisting of expressing thanksgiving, complaining, praising, apologized and motivate.
Herman Herman, Helty Sinaga, Bertaria Sohnata Hutauruk
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, Volume 5, pp 29-36; doi:10.32923/sci.v5i1.1341

Abstract:
This study is aimed to investigate the students’ difficulties in using personal pronouns in writing recount text at grade eight of SMP Negeri 8 Pematangsiantar”. In this research, the problem is as follows: “What are the students’ difficulties in using personal pronouns in writing recount text at grade eight of SMP Negeri 8 Pematangsiantar?”. The objective is to find out the students’ difficulties in using personal pronouns at grade eight of SMP Negeri 8 Pematangsintar. To answer the problem above, the researcher intends to use the theories of Collins (2014), Siahaan (2007), Derewinka (1990), William (2005), Frank (1972). The methodology used in this research is the Qualitative research. The subject of this research is grade Eight of SMP Negeri 8 Pematangsiantar. The data collected by observation. After analyzing the data, the researchers found that there were three kinds of students’ difficulties in using personal pronouns in writing text, namely: Personal pronoun as subject (34%), personal pronouns as the object (24%), and personal pronoun as a possessive adjective (42%). It can be concluded that the students at grade eight of SMP Negeri 8 Pematangsiantar still have difficulties in using personal pronouns when they write a recount text based on their experience. The researchers suggest the students’ should memorize the kinds of personal pronouns so they can use it well.
Back to Top Top