Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial

Journal Information
ISSN / EISSN : 2597-3657 / 2581-2424
Published by: Universitas Pendidikan Nasional (10.38043)
Total articles ≅ 60
Filter:

Latest articles in this journal

Muhammad Ali Akbar, Irvan Relyesh Situmorang
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, Volume 5, pp 22-30; https://doi.org/10.38043/jids.v5i2.3167

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis pengaruh langsung variabel perceived value terhadap loyalitas; 2) Menganalisis pengaruh langsung variabel kepuasan konsumen terhadap loyalitas; 3) Menganalisis moderasi variabel kepuasan konsumen antara perceived value dan loyalitas. Penelitian ini menggunakan 211 individu pelaku UMKM yang tersebar di wilayah Sumatera Utara. Setelah data dianalisis dengan menggunakan SEM-PLS, hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel variabel perceived value berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel loyalitas (? = 0.476, p = 0.000). Variabel kepuasan konsumen juga memiliki pengaruh yang signifikan dengan arah yang positif terhadap variabel loyalitas (? = 0.288, p = 0.000). Dari sisi moderasi, diketahui juga ternyata variabel kepuasan konsumen memoderasi variabel perceived value dalam pengaruhnya terhadap loyalitas konsumen (? = 0.443, p = 0.000). Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan pelaku usaha, khususnya UMKM untuk memperhatikan dan meningkatkan perceived value agar kepuasan konsumen dapat meningkat, yang nantinya akan berdampak pada peningkatan loyalitas konsumen sehingga pembelian ulang terus terjadi. Kata Kunci: Perceived Value, Kepuasan Konsumen, Loyalitas
Nadia Abdul Rodhi, Arie Kusuma Paksi
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, Volume 5, pp 45-58; https://doi.org/10.38043/jids.v5i2.3079

Abstract:
This journal examines the role of the 18th Asia Game as a diplomatic tool in the Korean peninsula conflict in 2018, specifically in promoting peace on the Korean Peninsula. This journal aims to describe and analyze the effectiveness of sports or Olympics affiliated with the Olympic Council of Asia (OCA) as a unifying tool in pushing for reunification opportunities on the Korean Peninsula. The 18th Asian Games, on the other hand, has played an essential role in uniting North and South Korea into one unit under the same flag in a variety of ways that have had a positive impact on peace between the two countries. This study employs qualitative research methods, such as literature review and triangulation, to collect data. A descriptive-analytical approach was used to collect and analyze data. This study's analysis employs sports diplomacy theory to examine the effectiveness of sports in resolving conflicts on the Korean Peninsula. Because the current state of the Korean peninsula has not entirely resulted in the ideals of the two countries' reunification, the theory of sports diplomacy can identify the factors that support the reduced intensity of the Korean Peninsula's cold war. One of the factors is the role of sport as a tool of sports diplomacy, which has increased opportunities for promoting peace and conflict resolution to reach a peace agreement between the two parties and eventually lead to reunification.
Yonson Pane, Asianna Martini Simarmata, Sri Rezeki, Muhammad Rinaldi, Fitri Yani Panggabean
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, Volume 5, pp 31-44; https://doi.org/10.38043/jids.v5i2.3182

Abstract:
Tujuan makalah ini untuk menganalisis pendapatan asli daerah (PAD) dan dana perimbangan yang terdiri dari dana bagi hasil (DBH), dana alokasi umum (DAU), dan dana alokasi khusus (DAK) terhadap belanja modal. Penelitian dilakukan pada kabupaten/kota di Sumatera Utara dengan menggunakan data skunder berupa data realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari 2015 sampai 2019. Teknik analisis data menggunakan regresi berganda yang digunakan untuk menguji kelima hipotesis yaitu untuk menganalisis: 1) pengaruh PAD dan dana perimbangan yang terdiri dari DBH, DAUK, dan DAK terhadap belanja modal secara simlutan; 2) pengaruh PAD terhadap belanja modal; 3) pengaruh DBH terhadap belanja modal; 4) pengaruh DAU terhadap belanja modal; dan 5) pengaruh DAK terhadap belanja modal. Pengujian normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas menunjukkan dukungan data yang diperoleh, sehingga dapat dilanjutkan untuk pengujian hipotesis. Hasil penelitian membuktikan pengujian hipotesis bahwa PAD dan dana perimbangan berpengaruh terhadap belanja modal secara simultan. Akan tetapi, pengujian secara parsial menunjukkan bahwa DAU tidak memiliki pengaruh terhadap belanja modal, sedangkan variabel independen lainnya seperti PAD, DBH, dan DAK berpengaruh terhadap belanja modal. Kesenjangan DAU yang diterima antar pemerintah daerah menjadi perhatian yang serius bagi pemerintah pusat dalam memberikan dana perimbangan. Kata Kunci: Belanja Modal, DAK, DAU, DBH, PAD.
Dini Eka Putri
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, Volume 5, pp 85-95; https://doi.org/10.38043/jids.v5i2.3201

Abstract:
The culture of consumerism is almost a pathology for people all over the world. Consumerism culture according to Jean Baudrillard is the fulfillment of the human need for signs. Therefore, it is also necessary to identify a consumerist culture in a minimalist community that has thoughts or principles that are contrary to consumerism. The Lyfe With Less minimalist community or can be shortened to the LWL community is an Indonesian minimalist community. This community is a place for people to learn to be minimalist. Minimalism is closely related to reducing consumption in life, in order to get more happiness. Based on the many programs owned by the LWL community, there is one program that is the hallmark of this community. The programs are cross-linked. The research objective is to answer major and minor questions. The major question is how the interrelationships of consumer culture and processes in the LWL community are interrelated. While the minor question is how the involvement of consumerism culture when the process crosses over. This research method uses a virtual ethnographic qualitative method. The results show that the LWL minimalist community has anti-consumerism thoughts, including cross-linking programs to extend the functionality of goods.
Fitria Dayanti, Martinus Legowo
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, Volume 5, pp 96-110; https://doi.org/10.38043/jids.v5i2.3202

Abstract:
Adanya tindak kriminal begal di sebuah daerah membawa pengaruh buruk pada daerah tersebut. Kasus kriminal begal yang terjadi di Dusun Candih membawa permasalahan baru pada nama baik dan citra Dusun. Stigma dan pelabelan buruk mulai bermunculan pada dusun tersebut. Studi ini memfokuskan pada bentuk-bentuk stigma yang diterima oleh Masyarakat Dusun Candih, serta respon dari masyarakat atas stigma yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yakni tetuah dusun dan masyarakat asli Dusun Candih. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori stigma dari Erving Goffman. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dengan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yakni bentuk-bentuk stigma yang diterima oleh masyarakat Dusun Candih. Stigma yang ada bersifat verbal dan non verbal. Stigma verbal berupa julukan atau pelabelan pada dusun yakni julukan “Dusun Begal”. Sedangkan stigma non verbal berupa anggapan bahwa semua masyarakat Dusun Candih merupakan pelaku begal yang identik dengan kejahatan dan tindak kriminal. Selain itu stigma non verbal juga mengarah pada pandangan yang merendahkan atau bahkan menjelek-jelekkan masyarakat Dusun Candih.
Umar Yahya, Adnan Adnan Achiruddin Saleh
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, Volume 5, pp 59-71; https://doi.org/10.38043/jids.v5i2.3136

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi risiko masyarakat atas pandemi Covid-19 dan imbauan social distancing di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Temuan penelitian diharapkan memberi rekomendasi gagasan kepada pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan data berupa data primer dengan menyebarkan kuesioner secara online. Jumlah sampel mempertimbangkan jumlah perumahan sebagai populasi yaitu 5.989. Jumlah responden penelitian adalah 105. Teknik sampling adalah purposive sampling. Teknik analisis data adalah deskriptif kuantitatif, menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan dari keenam tipe persepsi risiko menunjukkan bahwa psychological risk (risiko psikologis) termasuk kategori sangat tinggi yakni 82.34%, Physical risk (risiko fisik) termasuk kategori tinggi yakni 71.45%, dan performance risk (risiko realitas informasi), finance risk (risiko keuangan), time-losss risk (risiko kehilangan waktu), social risk (risiko sosial) berada pada kategori sedang dengan masing-masing persentasi yakni 49.63%, 57.29%, 55.94%, 44.46%. Data ini bisa dipahami bahwa semakin tinggi persentase berarti semakin tinggi persepsi risiko masyarakat dan begitupun sebaliknya.
Asianna Martini Simarmata, Fitri Yani Panggabean, Yonson Pane, Elisabeth Nainggolan
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, Volume 5, pp 9-21; https://doi.org/10.38043/jids.v5i2.3165

Abstract:
Pulau Samosir merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di kawasan Geopark Kaldera Toba. Begitu banyak faktor terkait minat wisatawan berkunjung kembali ke Pulau Samosir. Sehingga penelitian bertujuan untuk membuktikan: 1) pengaruh daya tarik wisata dan kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung kembali ke Pulau Samosir; dan 2) pengaruhnya melalui kepuasan pengunjung sebagai intervening. Sebanyak 274 wisatawan lokal memberikan respon pada kuesioner yang disebarkan secara langsung melalui dukungan Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir dan mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah valid dan reliabel. Secara berkala tim peneliti mengumpulkan informasi dari para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Samosir yang membutuhkan waktu sekitar 2 bulan. Teknik analisis data menggunakan analisis jalur dengan bantuan aplikasi SPSS. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa daya tarik wisata, kualitas pelayanan, dan kepuasan pengunjung berpengaruh terhadap minat wisatawan berkunjung kembali ke Pulau Samosir. Kualitas pelayanan merupakan prediktor yang dominan pada model regresi. Namun, kepuasan pengunjung tidak efektif sebagai intervening yang memperkuat minat wisatawan berkunjung kembali. Implikasi makalah ini mengungkapkan bahwa kepuasan pengunjung perlu ditingkatkan dengan menyediakan berbagai fasilitas dan infrastruktur yang mendukung optimasi kualitas pelayanan di Pulau Samosir. Sehingga memberikan efek domino yang positif terhadap peningkatan kunjungan wisawatan ke Pulau Samosir. Kata Kunci: Minat berkunjung kembali, daya tarik, kepuasan, kualitas pelayanan.
Dwi Putranto Priyono, Wati Nilamsari
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, Volume 5, pp 72-88; https://doi.org/10.38043/jids.v5i2.3181

Abstract:
Organisasi Masyarakat pada awalnya terbentuk guna menampung aspirasi dari setiap masyarakat di setiap daerah di Indonesia. Organisasi Masyarakat atau biasa disebut Ormas, merupakan salah satu wadah utama dalam proses kemerdekaan. Organisasi Masyarakat adalah kumpulan dari individu yang membentuk suatu kelompok yang diakuisisi oleh negara, baik formal mauoun informal. Namun di satu sisi, seiring dengan perkembangannya, fungsi Ormas sebagai wadah pergerakan bagi masyarakat beralih fungsi menjadi bentuk gerakan yang condong negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa permasalahan sosial yang diakibatkan oleh adanya penyalahgunaan hak wewenag Ormas di kelurahan Kedaung. Adapun latar belakang permasalahan yang sudah dirumuskan kedalam beberapa pertanyaan, antara lain apa yang melatar belakangi terjadinya bentrokan antar Organisasi Masyarakat bisa terjadi, Apa kebijakan yang sudah ditetapkan pemerintah untuk menyikapi permasalahan ini serta apa pengaruh bagi warga yang tidak terlibat dengan konflik antar Ormas. Pengamatan ini merujuk pada analisis paradigma mobilisasi sumber untuk menjawab rumusan masalah terkait konflik antar Ormas yang terjadi di kelurahan Kedaung bisa terjadi sehingga perebutan sumber daya berupa lahan bisa menyebabkan permasalahan sosial yang mengganggu warga sekitar Kedaung. Penelitian pada jurnal ini menerapkan metode kualitatif berupa wawancara, observasi dan beberapa studi literatur. Penelitian ini menilai bahwa Ormas yang ada di kelurahan kedaung saling memperebutkan sumber daya yang berupa lahan. Lahan yang disebut adalah lahan parkir yang ada di beberapa minimarket dimana mereka melakukan pungli kepada pengunjung minimarket.
Osi Oktaviani, Irwan Irwan, Zusmelia Zusmelia
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, Volume 5, pp 111-118; https://doi.org/10.38043/jids.v5i2.3284

Abstract:
Perkembangan makro ekonomi Indonesia saat ini mengalami penurunan hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada April 2020. Penurunan pertumbuhan ekonomi tersebut berada sektor informal. Kegiatan sektor informal ini adalah salah satunya pedagang sayur keliling. Dengan memanfaatkan modal sosial yang ia miliki pedagang sayur keliling mampu bertahan dalam ketahanan sosial rumah tangganya dengan pendapatan dibawah UMR. Tujuan Penelitian adalah menganalisis manfaat modal sosial dan ketahanan rumah tangga pedagang sayur keliling. Penelitian ini menggunkan pendekatan kualitaif, dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara mendalam dan pengumpulan data dokumen. Analisis data menggunkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa manfaat modal sosial pedagang sayur keliling yaitu: 1) terbangunya kepercayaan anatar pedagang sayaur keliling dan pelangan untuk memberikan pinjaman serta memperkuatkan hubungan sosial antara pedagang dan pembeli. 2). Mampu memperlus jaringan, sebagai jembatan mendapatkan pelanggan baru dan terbentuknay kelompok arisan sesama pedagang. 3) terbangunya kesepakatan antara pedagang dan pembeli dalam tindakan ekonomi serta pedagang mampu bertahan dalam ketahanan rumah tangga dengan tidak membiarkan modal mereka berhenti karena pelanggan telat berhutang.
Rizki Maharani
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, Volume 5, pp 1-8; https://doi.org/10.38043/jids.v5i2.3151

Abstract:
Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pengelolaan Tambahan Penghasilan Pegawai di Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, sedangkan untuk teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi. Pembahasannya diarahkan untuk mengetahui fakta yang sebenarnya bagaimana pengelolaan tersebut dilaksanakan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pengelolaan Tambahan Penghasilan Pegawai di Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan kurang baik. Hal tersebut dikarenakan hanya dua aspek pengelolaan oleh Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan yang dalam teorinya sudah baik, tetapi seluruh aspek tidak diterapkan dengan baik. Empat aspek pengelolaan yakni: Perencanaan, Pengorganisasian, Pengarahan, dan Pengawasan, hanya aspek Perencanaan dan Pengorganisasian yang dilaksanakan dengan cukup baik tetapi belum maksimal oleh Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan. Kata kunci: Pengelolaan, Tambahan Penghasilan Pegawai.
Back to Top Top