Buletin Pembangunan Berkelanjutan

Journal Information
ISSN / EISSN : 2528-3588 / 2714-9692
Current Publisher: UIR Law Review (10.25299)
Total articles ≅ 7
Filter:

Articles in this journal

Septina Elida , Sri Ayu Kurniati, Sisca Vaulina, Darus
Buletin Pembangunan Berkelanjutan, Volume 4, pp 32-36; doi:10.25299/bpb.2020.5034

Abstract:
Kabupaten Kepulauan Meranti sebagian besar masyarakatnya bermatapencaharian sebagai petani yang mengusahakan berbagai jenis tanaman, khususnya tanaman pangan. Selain melakukan kegiatan produksi atau usahatani bahan pangan, usaha yang banyak dilakukan masyarakat adalah pengolahan atau agroindustri sagu. Produk olahan sagu yang banyak dihasilkan adalah bermacam-macam produk makanan seperti mie sagu, sagu rendang, sagu lemak, kerupuk sagu, dan lainnya. Namun masih banyak usaha agroindustri sagu yang manajemen atau pengelolaan usahanya masih tradisional sehingga produktivitas usaha menjadi rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh tim Dosen Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau di Desa Gogok Darussalam Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kebupaten Kepulauan Meranti pada tanggal 25 Agustus 2018. Tema Kegiatan adalah penyuluhan manajemen dan pengembangan usaha agroindustri pengolahan sagu. Sehingga pengusaha agroindustri sagu memiliki kemampuan dan dapat membaca peluang usaha yang memiliki potensi untuk memproduksi produk unggulan yang berkualitas dan mampu memberikan nilai tambah produk sekaligus peningkatan pendapatan masyarakat.
Yuniarti Yuskar , Fitri Mairizki, Dewandra Bagus Eka Putra, Budi Prayitno, Catur Cahyaningsih
Buletin Pembangunan Berkelanjutan, Volume 4, pp 14-17; doi:10.25299/bpb.2020.5027

Abstract:
Polusi udara yang semakin hari semakin parah menyebabkan permasalahan kesehatan masyarakat sekitar lahan yang dibakar, bahkan merambah ke wilayah yang lebih jauh. Selain itu harga bahan pangan yang semakin meningkat akibat dari semakin berkurangnya produksi bahan pertanian dan perkebunan juga menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat. Oleh karena itu, perlu adanya suatu solusi yang ramah lingkungan dalam merubah fungsi lahan dan bahkan bisa disesuaikan dengan jenis tanaman yang ingin di tanam di suatu lahan. Agrogeologi, satu bidang ilmu yang baru dikembangkan, dimana ilmu geologi diaplikasikan ke dalam bidang pertanian dan perkebunan. Modifikasi komposisi tanah dengan menambahkan material-material geologi, seperti batuan, merupakan salah satu solusi yang dapat dengan mudah diaplikasikan oleh masyarakat tanpa harus mencemari lingkungan. Diketahui masyarakat Desa masih kesulitan dalam mengatasi masalah kondisi lahan pertanian mereka, selain itu masih ada warga membuka lahan dengan cara yang kurang ramah lingkungan.
Syawaldi , Kurnia Hastuti
Buletin Pembangunan Berkelanjutan, Volume 4, pp 22-27; doi:10.25299/bpb.2020.5029

Abstract:
Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul Ilmu Pengetahuaan dan Teknologi Tepat Guna (TTG) telah dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan target yang dirapkan. Dimana kegiatan pengabdiaan kepada masyarakat dilaksanakan 18 – 20 Oktober 2019. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah kerjasama dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Dimana Universitas Islam Riau melalui Fakultas merasa terpanggil dalam rangka mencerdaskan masyarakat tentang ilmu pengetahuan teknologi tepat guna (TTG). Ilmu pengetahuan teknologi tepat guna merupakan hal yang sangat penting dalam pembangunan dan ekonomi pedesaan. Salah satu desa Bina Maju Kecamatan rangsang barat Kabupaten Kepulauan Meranti, dimana potensi sumber daya alam dan sumber sangat baik. Maka dari itu perlu membangun kreativitas dalam upaya untuk bisa bertahan dimasa yang akan dating. Salah satunya ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna salah satu alternatif untuk menyelesaian masyarakat di Desa saat ini. Selain itu, pembangunan dan ekonomi pedesaan yang berdasarkan usaha masyarakat perlu dimotivasi dan dikembangkan melalui teknologi berupa teknologi tepat guna. Untuk pengembangan teknologi tepat guna perlu upaya dan kerja masyarakat membuat teknologi tepat guna yang sesuai dengan potensi yang ada dimasyarakat itu sendiri. Maka dosen teknik mesin Fakultas teknik universitas islam riau bekerjasama dengan badan pemberdayaan masyarakat dan desa (PMD) kepulauan meranti memberikan pengajaran tentang ilmu pengetahuan teknologi tepat guna. Dengan tujuan kedepannya dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dalam pembuatan teknologi tepat guna untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan desa.
Tengku Rosmawaty , Sri Mulyani, Zulkifli, Ernita
Buletin Pembangunan Berkelanjutan, Volume 4, pp 18-21; doi:10.25299/bpb.2020.5028

Abstract:
Pelatihan pasca panen tanaman buah dan umbi mahasiswa UiTM di Universitas Islam Riau bertujuan untuk mengenalkan teknik pengolahan pasca panen tanaman buah dan umbi yang tepat pada mahasiswa UiTM. Selain itu bertujuan untuk mengenalkan cara pengolahan buah dan tepung yang berasal dari umbi menjadi sebuah produk yang memiliki nilai jual tinggi. Kegiatan ini berisi ceramah dengan beberapa materi yang telah disiapkan oleh tim pelaksana kemudian diikuti dengan kegiatan diskusi. Setelah penyampaian materi terselesaikan, dilanjutkan dengan kegiatan pembuatan sop buah dan cendol dari bahan baku. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 6 Agustus 2018. Pengabdian ini dilaksanakan di Fakultas Pertanian, Universitas Islam Riau. Tim dosen memberikan materi sesuai dengan bidang ilmunya masing-masing. Secara keseluruhan, kegiatan pelatihan pasca panen tanaman hortikultura dan umbi pada mahasiswa/I UiTM di UIR dapat diselenggarakan dengan baik dan berjalan lancar sesuai dengan rencana yang telah disusun. Mahasiswa UiTM juga memberikan pandangan tentang teknik pasca panen produk hortikultura dan umbi yang ada di Malaysia. Kegiatan ini mendapat sambutan sangat baik terlihat dari keaktifan peserta dalam mengikuti pelatihan.
Abdul Syukur, Akmar Efendi, Apri Siswanto, Yudhi Arta
Buletin Pembangunan Berkelanjutan, Volume 4, pp 28-31; doi:10.25299/bpb.2020.5030

Abstract:
Di era digital seperti saaat ini lulusan Sekolah Menengah Pertama cenderung lebih memilih Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) daripada Sekolah Menengah Umum (SMU) atau Madrasah Aliyah (MA) untuk melanjutkan pendidikannya. SMK menjadi lebih populer karena banyak faktor. Salah satu faktor tersebut adalah lulusan SMK dianggap lebih siap menghadapi dunia kerja. Salah satu SMK di Riau adalah SMK Negeri 1 Kuala Kampar. Sekolah yang berstatus kepemilikan pemerintah daerah ini berdiri pada tahun 2015 dengan tanggal SK pendirian 20 Desember 2015. Teknik Komputer Jaringan (TKJ) menjadi salah satu jurusan yang diandalkan di sekolah ini karena jurusan ini memiliki peserta didik lebih banyak daripada jurusan lainnya. Akan tetapi sangat disayangkan jumlah gu ru produktif jurusan TKJ di sekolah ini sangat minim. Hal itu terjadi karena banyak guru PNS yang SK pengangkatannya ditempatkan di sekolah ini meminta mutasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Riau ke daerah perkotaan. Letak sekolah yang agak terisolasi dan jauh dari kota menjadi salah satu alasan mereka enggan mengajar di sekolah tersebut dan kemudian melakukan mutasi. Setiap tahunnya Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) jurusan TKJ terdiri atas tiga paket dan ketiga paket tersebut menggunakan router mikrotik untuk dikerjakan oleh siswa secara praktek
Tri Arie Bowo, Maya Kurnia Dewi, Budiati Budiati
Buletin Pembangunan Berkelanjutan, Volume 4, pp 6-13; doi:10.25299/bpb.2020.5014

Abstract:
Program Pengabdian Kepada Masyarakat dengan judul pelatihan English for Educator Bagi Guru Tingkat SMK di Kota Semarang merupakan pelatihan Bahasa Inggris yang dikhususkan untuk pengajaran di kelas. Mitra dalam pengabdian masyarakat ini adalah institusi pendidikan vokasi yakni Sekolah Menengah Kejuruan Persatuan Guru Republik Indonesia 01 yang terletak di kota Semarang. Permasalahan yang dialami mitra yakni kurangnya kemampuan guru SMK PGRI 01 Semarang untuk mengajar dengan menggunakan Bahasa Inggris. Hal tersebut karena kurangnya pelatihan bahasa Inggris yang dikhususkan untuk guru-guru di sekolah tersebut. Secara spesifik, kurangnya kemampuan guru dalam bahasa Inggris yakni dalam keterampilan speaking (berbicara). Solusi permasalahan mitra yang ditawarkan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan English for Educator yakni pelatihan untuk guru-guru/pengajar yang merupakan gabungan dari metode classroom language dan bahasa Inggris dasar. Pada pelaksanaan pelatihan ditemukan bahwa penguasaan vocabulary peserta kurang memadai. Oleh karena itu, efektivitas pelatihan berbasis speaking kurang terlihat efektivitasnya. Pelatihan berbasis vocabulary perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam ketrampilan speaking.
Sisca Vaulina , Saripah Ulpah, Septina Elida, Sri Ayu Kurniati
Buletin Pembangunan Berkelanjutan, Volume 4, pp 1-5; doi:10.25299/bpb.2020.5008

Abstract:
Kegiatan pengembangan ternak lebah madu khususnya madu hutan skala rakyat sudah dilakukan di Desa Sungai Pagar Kecamatan Kampar Kiri Hilir Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Daerah ini sangat baik bagi pengembangan lebah madu hutan yang ditandai dengan 85 % dari luas lahan merupakan perkebunan yang menghasilkan tanaman bunga sebagai sumber pakan lebah madu, adanya sumber air yang dibutuhkan lebah madu dan adanya bahan pembuatan sarang yang mudah untuk didapatkan. Peternak madu hutan telah mengenal madu kelulut karena harga jual relative lebih mahal, namun masih minim pengetahuan tentang madu kelulut ini, baik dalam aspek budidaya maupun dalam aspek ekonominya. Oleh sebab itu, perlu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kepada peternak madu terhadap peran budidaya madu kelulut dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Berdasarkan pada analisis situasi yang dikemukakan diatas, maka dapat diidentifikasi bahwa peternak madu hutan di Desa Sungai Pagar masih perlu pengerahuan dan keterampilan dalam teknik budidaya madu kelulut, karena kegiatannya baru dimulai serta pengetahuan bahwa madu kelulut lebih menjanjikan kedepannya. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan oleh tim dosen Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau pada Tanggal 22 Juli 2019. Tema kegiatan adalah sosialiasi mengenai peran madu kelulut dalam meningkatkan pendapatan keluarga di Desa Sungai Pagar Kecamatan Kampar Kiri Hilir Kabupaten Kampar Propinsi Riau. Manfaat pengabdian ini: (1) Dapat membekali peternak madu untuk lebih memiliki pengetahuan tentang madu kelulut sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan pendapatannya sebagai peternak madu.; (2) Sumbangan pemikiran untuk lebih mengembangkan budidaya madu kelulut sesuai dengan standar umum budidaya madu, sehingga produksi dapat lebih ditingkatkan.
Back to Top Top