Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal

Journal Information
ISSN / EISSN : 2407-8018 / 2721-7310
Published by: Universitas Negeri Gorontalo (10.37905)
Total articles ≅ 169
Filter:

Latest articles in this journal

Aulia Diana Devi, Na’Imah Na’Imah, Aqimi Dinana
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, Volume 7, pp 283-292; doi:10.37905/aksara.7.2.283-292.2021

Abstract:
Extracurricular activities are one of the containers in coaching and developing students' potential. This study aims to find out the management of extracurricular activities in improving the non-academic achievement of students in Madrasah Aliah Negeri 1 Tulang Bawang Barat. The method used is descriptive analysis using qualitative approach. This research conducts data collection techniques by observation, interviews, literature studies, and internet media. This study used primary data sources obtained through interviews and secondary data sources obtained through online media. The results showed that several steps in the management of extracurricular activities, such as planning, organizing, direction / implementation and evaluation as well as evaluation. Planning is carried out by investigating the number of extracurricular activities. Organizing is carried out by coordinating all components involved in the management of extracurricular activities. The implementation is carried out by arranging and arranging in writing so that the activities carried out can be directed and run smoothly in accordance with the guidelines. And the evaluation is done through member meetings and final assessments.
Froilan D Mobo, Abdul Rahmat
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, Volume 7, pp 367-370; doi:10.37905/aksara.7.2.367-370.2021

Abstract:
During the full Implementation of flexible learning in both basic and higher education, the majority of the schools opted to choose to use a modular approach rather than online learning. There are a lot of struggles encountered by both teachers and students. Part of the Struggle is the development of modular instructional materials. There are teachers that accidentally didn’t cite credible sources which reflected in their modules. Book Authors also suffered from copywriting and plagiarism issues because there are teachers that don’t know how to cite or give credit to the authors of the book or in some published research. This study will help both teachers and administrators of both basic and higher education on how to formalize a standard method on how to cite credible sources just like in a refereed research journal.
Putri Indi Rahayu, Pardomuan Robinson Sihombing
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, Volume 7, pp 225-232; doi:10.37905/aksara.7.2.225-232.2021

Abstract:
Fasilitas kesehatan merupakan hal yang paling dasar dari kesehtan untuk membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan. Berdasarkan data dari kementrian kesehatan di tahun 2017, fasilitas kesehatan di provinsi indonesia, terdapat 34 provinsi yang menjadi objek penelitian. Two Step Cluster (TSC) adalah metode yang dirancang untuk mengatasi masalah skala pengukuran yang berbeda dalam hal ini bertipe kontinu dan kategorik. Dalam penelitian ini TSC digunakan untuk mengelompokkan provinsi di indonesia berdasarkan fasilitas kesehatan. Hasil dari TSC didapatkan 3 pengelompokkan yaitu Kelompok 1 memiliki 4 provinsi dengan frekuensi jumlah klinik, jumlah dokter umum, jumlah bidan, keberadaan tenaga terapi fisik dan keberadaan teknisi medis. Kelompok 2 memiliki 12 provinsi, dimana untuk frekuensi terapi fisik tidak ada provinsi yang tidak mempunyai tenaga terapi fisik, dan 12 provinsi yang mempunyai tenaga terapi fisik sedangkan untuk frekuensi teknisi medis tidak ada provinsi yang tidak mempunyai tenaga teknisi medis dan 12 provinsi yang mempunyai tenaga teknisi medis. Sedangkan Kelompok 3 memiliki 18 provinsi dengan frekuensi jumlah puskesmas, jumlah klinik, jumlah dokter umum, jumlah tenaga kefarmasian, keberadaan tenaga terapi fisik dan keberadaan teknisi medis.
Nurrahmi Utami Tamping, Rita N. Taroreh, Arrazi Hasan Jan
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, Volume 7, pp 619-632; doi:10.37905/aksara.7.2.619-632.2021

Abstract:
Jenis penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metodeanalisis jalur untuk menjelaskan hubungan langsung dan tidak langsung terhadapbeban kerja, kompensasi dan rotasi kerja melalui stres kerja. Objek penelitian yangdipilih adalah PT Bank Sulteng Luwuk Cabang Banggai dengan jumlah sampelsebanyak 34 responden dengan menggunakan teknik analisis sampel jenuh. Teknikanalisis data dengan bantuan software SPSS v.22.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap stres kerja karyawan (Y1). Kompensasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap stres kerja karyawan (Y1). Rotasi kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap stres kerja karyawan (Y2). Beban kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan (Y2). Kompensasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan (Y2). Rotasi Kerja (X3) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan (Y2). Stres kerja (Y1) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan (Y2).
Alce Mada
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, Volume 7, pp 475-490; doi:10.37905/aksara.7.2.475-490.2021

Abstract:
Dalam pelaksanaan pembelajaran seringkali guru dihadapkan dengan berbagaipermasalahan. Masalah yang paling utama adalah masalah pembelajaran,dimana perolehan hasil belajar siswa di akhir pembelajaran tidak sesuai dengantujuan pembelajaran yang telah direncanakan di awal pembelajaran. Ttujuanpenelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran peningkatan kompetensiguru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) di SD Negeri05 Popayato Barat melalui pelaksanaan bimbingan berkelanjutan. Penelitianini berbentuk Penelitian Tindakan Sekolah (School Action Research), yaitusebuah penelitian yang merupakan kerjasama antara peneliti dan guru, dalammeningkatkan kemampuan guru agar menjadi lebih baik dalam menyusunrencana pelaksanaan pembelajaran. Yang menjadi subjek penelitian tindakansekolah ini adalah guru-guru di SDN 05 Popayato Barat yang berjumlah 5Guru. Pada data awal rata – rata komponen RPP hanya mencapai 55,36%(kurang baik), pada siklus I terjadi peningkatan 21,43% sehingga nilai rata-ratakomponen RPP telah mencapai 76,79% (Baik). Sedangkan pada siklus II nilairata-rata komponen RPP menjadi 91,07% (sangat baik), hal ini berarti telahterjadi peningkatan sebesar 14,28% dari siklus I. Hal ini dirasa sudah cukupmemuaskan karena kriteria keberhasilan yang telah ditentukan sudah tercapaiyaitu persentase kenaikan skor kompetensi guru dalam merancang RPP danmelaksanakan pembelajaran mencapai 80%
Ghazi Mohammad Takal, Thilashiny Planisamay, Nur Anisa Binti Ibrahim Gani, Clara Vellangani Peter, Abdul Rahmat
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, Volume 7, pp 727-746; doi:10.37905/aksara.7.2.727-746.2021

Abstract:
This study aimed to evaluate Get Smart year three ELT textbook. A mixed methoddesign of quantitative questionnaires and qualitative interviews was used. Thirtyeight ESL lecturers from primary schools in Malaysia have been studied for their perspectives on Get Smart textbook. The quantitative questionnaires were analyzed for descriptive statistics and interviews were analyzed thematically. The findings from both questionnaire and interviews showed that Get Smart is one of the most useful books for ELT in primary schools in Malaysia. However, there were someparts which need to be improved such as the lack of creativity in illustrations,challenging vocabulary, the social and cultural mismatch, use of difficult words ingrammar explanations, lack of sentence and paragraph structures in the writing part. These findings show that Get Smart textbook is suitable but still there are some parts that need improvement.
Budi Nurgianto, Fredrik G. Worang, Bode Lumanauw
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, Volume 7, pp 537-550; doi:10.37905/aksara.7.2.537-550.2021

Abstract:
Jenis penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metodeRegresi Linier Berganda untuk menjelaskan hubungan langsung dan tidak langsungserta faktor psikologis secara simultan dan parsial dari variabel Motivasi, Persepsi,Pembelajaran, Keyakinan, dan Sikap Terhadap Keputusan Konsumen untukmembeli Tribun Manado. koran di Kota Manado, Sulawesi Utara. Objek penelitianyang dipilih adalah Koran Harian Tribun Manado dengan jumlah sampel 120responden. Teknik analisis data dengan bantuan software SPSS v.22.0 untukWindows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi (X1) berpengaruhterhadap Keputusan Pembelian (Y). Persepsi (X2) berpengaruh signifikan terhadapKeputusan Pembelian (Y), Pembelajaran (X3) berpengaruh signifikan terhadapKeputusan Pembelian (Y), Keyakinan (X4) tidak berpengaruh signifikan terhadapKeputusan Pembelian (Y)), dan Sikap (X5) berpengaruh positif dan signifikanterhadap Keputusan Pembelian (Y). Secara simultan semua variabel X berpengaruhsignifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y).
Petrus Yakobus Bapa, Efrizal Hs, Hedwig Adianto Mau, Ramlani Lina Sinaulan
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, Volume 7, pp 667-680; doi:10.37905/aksara.7.2.667-680.2021

Abstract:
Problem hukum termuat dalam proses pembentukan Pembentukan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja. Kritikdari masyarakat bermunculan pasca draft rencana undang-undang itu diusulkan keDewan Perwakilan Rakyat dan telah diundangkan, karena ada beberapakekeliruan didalam proses pembentukan. Penelitian ini akan mengkaji prosespembentukan Undang-Undang Cipta Kerja dilihat dari Asas-Asas PembentukanPeraturan Perundang-undangan Yang Baik sebagaimana dimaksud dalamUndang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2011 tentang PembentukanPeraturan Perundang-undangan. Adapun metode yang digunakan adalah normatifdan pendekatan kasus. Hasil penelitian ditemukan dalam proses pembentukanUndang-Undang Cipta Kerja tidak sesuai dengan asas-asas sebagaimana diaturdalam undang-undang Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.
Muhammad Ichsan
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, Volume 7, pp 215-224; doi:10.37905/aksara.7.2.215-224.2021

Abstract:
Masyarakat Aceh memiliki sosial budaya yang diakui global. Pasca tsunami, masyarakat Aceh telah merepresentasikan karakter yang dinamis dengan adaptasi baru yang sangat cepat. Sejak tahun 2015 hingga 2020 banyak masyarakat global yang datang melihat rekonsiliasi perdamaian serta pembangunan di Aceh. Tahun 2015 awal bagi Aceh dikenal dengan wilayah transnasional di Asia Tenggara yang menerima pengungsi etnis rohingya. Peneliti melihat perubahan dalam sosial masyarakat Aceh dalam melayani pengungsi rohingya serta berperan dalam adaptasi baru dikawasan tersibuk yaitu selat malaka. Maka peneliti akan menggunakan metode Etnografi dan Netnografi dalam mendapatkan kesimpulan bagaimana sikap masyarakat Aceh dalam menerima pengungsi etnis rohingya tersebut.
Ariesa Pandanwangi, Belinda Sukapura Dewi, Ida Ida, Doro Edi, Olga Pattipawaej
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, Volume 7, pp 439-448; doi:10.37905/aksara.7.2.439-448.2021

Abstract:
Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini berdasarkan permintaan dari pihak SMP Terbuka Maleo Tangerang Selatan untuk melatih guru dan siswanya. Mereka dipersiapkan agar lulusannya dapat meningkatkan daya saing masyarakat. Berdasarkan fakta tersebut, penting dilakukan pengabdian dengan cara memberikan pelatihan dasar membatik kreatif dengan empat teknik yaituwet on wet, wet on dry, teknik colet, dan teknik penggaraman untuk mengatasai masalah yang dihadapi mitra. Kegiatan ini dilakukan dalam satu hari dengan 2 sesi kegiatan. Sesi pertama, peserta diberikan materi tentang cara mengolah material biji klungsu. Peserta diberikan lembar pretest dan post-test untuk menilai adanya peningkatan alih pengetahuan peserta setelah penyampaian materi tersebut. Sesi kedua peserta melakukan praktik cara membuat batik kreatif dengan menggunakan olahan biji klungsu dan 4 teknik pewarnaan. Berdasarkan nilai pretest-post-test peserta diketahui dengan hasil pengujian Wilcoxon menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta sesudah kegiatan pelatihan membuat batik kreatif.The implementation of this community service is based on a request from the Maleo South Tangerang Open Middle School to train teachers and students. They are prepared so that their graduates can increase the competitiveness of society. Based on these facts, it is important to do dedication by providing basic training in creative batik with four techniques, namely wet on wet, wet on dry, dabbing technique, and salting technique to overcome problems faced by partners. This activity is carried out in one day with 2 activity sessions. In the first session, participants were given material on how to process the Klungsu seed material. Participants are given pretest and post-test sheets to assess an increase in participants' knowledge transfer after delivering the material. In the second session the participants practiced how to make creative batik using processed klungsu seeds and 4 coloring techniques. Based on the participants' pretest-post-test scores, The Wilcoxon test results showed that there was an increase in participants' knowledge after practice how to make creative batik.
Back to Top Top