Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen

Journal Information
ISSN / EISSN : 2088-219X / 2088-219X
Published by: STIE Muhammadiyah Jakarta (10.37932)
Total articles ≅ 78
Filter:

Latest articles in this journal

Yohanes Purwantoadi, Saino Saino
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen, Volume 12, pp 197-210; https://doi.org/10.37932/j.e.v12i2.565

Abstract:
Adanya virus covid-19 mengubah segala perilaku kehidupan masyarakat yang ada, serta adanya pesan dari pemerintah untuk melakukan kegiatan dari rumah (Work From Home) membuat sebagian masyarakat memiliki hobi baru yaitu melakukan kegiatan budidaya tanaman hias untuk menambah kegiatan serta mengurangi stress. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan pembelian tanaman hias pada warga di Kota Mojokerto. Populasi dalam riset ini yakni warga Kota Mojokerto pecinta tanaman hias. Riset ini menggunakan teknik analisis faktor dengan metode penelitian kuantitatif. Teknik penghimpunan data melalui penyebaran angket atau pertanyaan secara offline kepada pengunjung stand tanaman hias dengan total 100 responden. Selanjutnya dilakukan analisis dan melalui proses rotasi faktor dengan SPSS26. Dari 14 variabel akhirnya terbentuk tiga faktor baru yang mempengaruhi keputusan pembelian tanaman hias. Faktor pertama adalah Kemampuan Ekonomi, faktor Kepribadian, Faktor Harga. Dari 3 faktor tersebut faktor yang paling dominan ialah faktor Kemampuan Ekonomi dengan nilai of variance sebesar 42,614%. Jadi berdasarkan penelitian yang telah dilakukan nantinya dapat berguna untuk marketing sehingga dapat mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi masyarakat dalam melakukan keputusan pembelian terhadap tanaman hias. The existence of the covid-19 virus has changed all the behavior of existing people's lives, as well as a message from the government to carry out activities from home (Work From Home) has made some people have a new hobby, namely cultivating ornamental plants to increase activities and reduce stress. The purpose of this study was to determine what factors influence the decision to purchase ornamental plants for residents in Mojokerto City. The population in this research are residents of Mojokerto City who love ornamental plants. This research uses factor analysis techniques with quantitative research methods. The technique of collecting data is through the distribution of offline questionnaires or questions to visitors to the ornamental plant stand with a total of 100 respondents. Further analysis and through the process of factor rotation with SPSS26. Of the 14 variables finally formed three new factors that influence the purchase decision of ornamental plants. The first factor is Economic Ability, Personality factor, Price Factor. Of these 3 factors, the most dominant factor is the Economic Ability factor with a value of variance of 42.614%. So based on the research that has been done later it can be useful for marketing so that it can find out what factors influence people in making purchasing decisions on ornamental plants.
Supriyadi Muhammad Noor, Christiawan Hendratmoko
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen, Volume 12, pp 291-301; https://doi.org/10.37932/j.e.v12i2.608

Abstract:
Penelitian ini mengkaji hasil pemesanan Honda Beat Solo Raya dipengaruhi bagi inovasi produk, harga, word of mouth dan promosi. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode kuantitatif. konsumen Honda Beat di wilayah Solo Raya (Surakarta, Karanganyar, Sragen, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri) menjadi subjek penelitian ini, kriteria pemakaian minimal satu tahun, jumlah responden berisi penelitian ini 100, digunakan kuesioner yang 20 pernyataan dijawab memakai skala likert. Data dioleh menggunakan aplikasi SPSS dan menggunakan regresi linier untuk menganalisis faktor pengali. Hasil dari riset ini yaitu variabel inovasi produk dan promosi tidak berpengaruh signifikan kepada hasil pemesanan Honda Beat, sedangkan variabel harga dan word of mouth berpengaruh signifikan kepada hasil pemesanan honda beat. This study examines the results of ordering Honda Beat Solo Raya influenced for product innovation, price, word of mouth and promotion. The research method used is a quantitative method. Honda Beat consumers in the Solo Raya area (Surakarta, Karanganyar, Sragen, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri) became the subject of this study, the minimum usage criteria was one year, the number of respondents in this study was 100, a questionnaire was used which 20 statements were answered using a Likert scale. The data was collected using the SPSS application and used linear regression to analyze the multiplier. The results of this research are that product innovation and promotion variables have no significant effect on the results of ordering Honda Beats, while price and word of mouth variables have a significant effect on the results of ordering Honda Beats.
Agnes Dwita Susilawati, Setyowati Subroto
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen, Volume 12, pp 272-279; https://doi.org/10.37932/j.e.v12i2.598

Abstract:
Penelitian ini bertujuan mengindentifikasi penerapan aplikasi sistem informasi akademik pancasakti (SIAP) dan kualitas pelayanan di dalam meningkatkan kepuasan mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasakti Tegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan objek penelitian mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasakti Tegal. Pendekatan menggunakan purposive sampling method dan rumus Yamane. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 mahasiswa. Dengan menggunakan analisis data regresi linear berganda, Uji T, Uji F dan Koefisien Determinasi. Penelitian ini menemukan bahwa Sistem Informasi Akademik Pancasakti (SIAP) dan Kualitas Pelayanan Administrasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa. Dan secara parsial sistem informasi akademik pancasakti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa, Kualitas Pelayanan Administrasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa. Hasil penelitian juga menkorfimasi atas penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. This study aims to identify the application of the Pancasakti Academic Information System (SIAP) application and service quality in increasing student satisfaction at the Faculty of Economics and Business, Pancasakti University, Tegal. This study uses a quantitative approach with the object of research is students of the Faculty of Economics and Business, Pancasakti University, Tegal. The approach uses a purposive sampling method and the Yamane formula. The sample in this study were 100 students. By using multiple linear regression data analysis, T test, F test and the coefficient of determination. This study found that the Pancasakti Academic Information System (SIAP) and the Quality of Administrative Services simultaneously had a significant effect on student satisfaction. And partia`lly Pancasakti academic information system has a significant effect on student satisfaction, Administrative Service Quality has a significant effect on student satisfaction. The results of the study also confirm the previous studies.
Cindi Laraswati, Harti Harti
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen, Volume 12, pp 185-196; https://doi.org/10.37932/j.e.v12i2.564

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara persepsi kualitas, citra merek, dan etnosentrisme konsumen terhadap minat pembelian produk Somethinc. Riset ini memakai pendekatan kuantitatif metode asosiatif kausal. Terdapat 97 responden diambil dalam penelitian ini, dengan populasi pembeli yang tertarik dan minat membeli produk Somethinc dan berusia berusia minimal 17 tahun. Teknik dalam menentukan dan menarik sampel sebagai data peneliti memanfaatkan probability sampling dan purposive sampling. Dalam menyebarkan angket serta mengumpulkan data, dari penyebaran tersebut peneliti menggunakan kuesioner dengan skala likert dimulai dari 1 hingga 5 yang menyatakan sangat tidak setuju hingga sangat setuju. Data yang telah dianalisis dengan software SPSS menggunakan metode regresi linier berganda. Dalam temuan riset menyatakan bahwa variabel persepsi kualitas dan citra merek keduanya signifikan dan memiliki pengaruh terhadap niat beli, sedangkan variabel etnosentrisme konsumen (signifikan negatif) tidak signifikan pada minat pembelian. Hasil penelitian ini digunakan sebagai masukan bagi marketing dengan memperhatikan kualitas, merek, dan etnosentrisme konsumen untuk meningkatkan penjualan. This study aims to determine the effect of perceived quality, brand image, and consumer ethnocentrism on interest in purchasing Somethinc products. This research uses a quantitative approach to the causal associative method. There are 97 respondents taken in this study, with a population of buyers who are interested and interested in buying Somethinc products and are at least 17 years old. Techniques in determining and drawing samples as research data utilize probability sampling and purposive sampling. In distributing questionnaires and collecting data, from the distribution the researchers used a questionnaire with a Likert scale starting from 1 to 5 which stated strongly disagree to strongly agree. Data that has been analyzed with SPSS software using multiple linear regression method. The research findings state that the perceived quality and brand image variables are both significant and have an influence on purchase intention, while the consumer ethnocentrism variable (significantly negative) is not significant on purchase intention. The results of this study are used as input for marketing by paying attention to quality, brand, and consumer ethnocentrism to increase sales.
Wahyu Eko Prasetyo
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen, Volume 12, pp 280-290; https://doi.org/10.37932/j.e.v12i2.600

Abstract:
Berkembangnya teknologi yang berimplikasi pada berubahnya customer style dalam melakukan transaksi belanja harus di respon secara intens oleh para pelaku bisnis khususnya pebisnis yang menggunakan platform digital dalam proses pemasaran produknya. Saat ini belanja online sudah menjadi pola dan kebiasaan baru para konsumen pemakai suatu produk. Sehingga para pelaku bisnis harus bisa mengikuti trend sekaligus mengkomodasi strategi penjualan melalui platform digital. Tantangan utama yang harus dihadapi para pemilik bisnis adalah bagaimana bisa menarik perhatian calon konsumen untuk mengunjungi toko online yang mereka miliki. Salah satu cara yang trend saat ini banyak dilakukan adalah dengan memperbanyak followers agar probability value produk yang dijual semakin tinggi diterima oleh calon konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beberapa metode pengolahan data followers beserta efektivitasnya dengan menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi laporan data marketplace pemilik bisnis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setidaknya ada dua kategori jenis followers yaitu followers organik (aktif) dan unorganik (pasif). Perusahaan model sejenis jasa lebih tepat menggunakan metode pengelolahan database followers dengan membeli followers unorganik untuk meningkatkan nilai trust. Kemudian perusahaan bertipe produk musiman bisa menggunakan metode pengelolahan database organik melalui jalur giveaway, dan untuk perusahaan sejenis retail dengan budget pemasaran yang besar lebih tepat menggunakan metode pengelolahan database followers melalui jalur iklan dan promo mandiri. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi rekomendasi bagi pelaku bisnis online ketika memutuskan untuk menggunakan strategi pengelolahan database followers sesuai dengan segmentasi produk yang menjadi lini bisnisnya. The development of technology that has implications for changing customer style in conducting shopping transactions must be responded intensely by business people, especially business people who use digital platforms in the process of marketing their products. Nowadays, online shopping has become a new pattern and habit for consumers who use a product. So that business people must be able to follow trends while accommodating sales strategies through digital platforms. The main challenge that business owners have to face is how to attract the attention of potential consumers to visit the online store they have. One way that the current trend is widely done is to increase followers so that the probability value of the products sold is higher and received by potential consumers.  The results of this study show that there are at least two categories of followers, namely organic (active) and unorganic (passive) followers. A service-like model company is more appropriate to use the follower database management method by buying unorganic followers to increase the value of trust.  Then companies with seasonal product types can use the method of managing organic databases through the giveaway channel, and for similar retail companies with large marketing budgets, it is more appropriate to use the follower database management method through independent advertising and promo channels. The results of this study are expected to be a recommendation for online business people when deciding to use a follower database management strategy in accordance with the product segmentation that is their business line.
Abu Bakar
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen, Volume 12, pp 254-271; https://doi.org/10.37932/j.e.v12i2.562

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sumber pendapatan daerah di dua kabupaten berbasis wisata dan berbasis industri dalam waktu lima tahun dengan mengambil sampel Pemda Bandung dan Pemda Surabaya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis performa pendapatan daerah masing-masing, mengetahui dan meneliti perbedaan pendapatan daerah masing-masing dari sisis pertumbuhan dan mengetahui dan menganalisis perbandinggan pendpatan daerah dari sisi perkembangan indek pendaptan daerah. Penelitian ini mengunakan teknik analisis laporan keuangan. Hasil penelitian ini menujukan bahwa performa pertumbuhan pendapatan secara nominal Pemda Surabaya jauh lebih besar, tetapi secara rasio pertumbuhan yang lebih kecil dari dari pada Pemda Bandung sebesar 124,5% berbanding 117,3%. Berdasarkan bobot dan penilaian menujukan sumber pendapatan Pemda Bandung memiliki bobot penilaian yang lebih baik dari pada Pemda Surabaya secara parsial tetapi secara agregat Pemda Surabaya lebih baik dari pada Pemda bandung dengan skor masing masing sebesar 10,5 dan 11,5. Dan berdasarkan indek menunjukan pertumbuhan Pemda Surabaya lebih baik dari pada Pemda Bandung dengan hasil indek menunjukan 13 dan 7. This study aims to compare the sources of regional income in two tourism-based and industry-based districts within five years by taking samples from the Bandung Regional Government and the Surabaya Regional Government. The purpose of this study is to find out and analyze the performance of each regional income, to find out and examine the differences in regional income from the perspective of the organization and to find out and analyze the comparison of regional income in terms of the development of the regional income index. This study uses financial statement analysis techniques. The results of this study indicate that the nominal revenue growth performance of the Surabaya Regional Government is much larger, but the growth ratio is smaller than that of the Bandung Regional Government of 124.5% compared to 117.3%. Based on the weights and assessments, the Bandung Regional Government has a better assessment weight than the Surabaya Regional Government as a party but in aggregate the Surabaya Regional Government is better than the Bandung Regional Government with scores of 10.5 and 11.5, respectively. And based on the index shows the growth of the Surabaya local government is better than the Bandung local government with the index results showing 13 and 7.
Wirawan Adhie Pamungkas, Rita Yuni Mulyanti, Tiara Puspa
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen, Volume 12, pp 211-231; https://doi.org/10.37932/j.e.v12i2.586

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperoleh bukti empiris tentang hubungan antara iklim organisasi, disiplin kerja, motivasi kerja, dan kinerja pegawai. Jenis penelitian ini adalah ekplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Responden penelitian ini adalah pegawai Inspektorat Utama Kemenristek/BRIN yang berada di tingkat middle management. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh 121 responden. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan pendekatan Structural Equation Model(SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Temuan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara langsung iklim organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dan motivasi kerja sedangkan disiplin kerja berpengaruh signifikan hanya kepada motivasi kerja, motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai namun tidak kepada kinerja pegawai. Pengaruh tidak langsung dapat terlihat bahwa iklim organisasi mampu dimediasi sebagian oleh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai dan disiplin kerja berhasil dimediasi secara penuh oleh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil temuan dalam penelitian ini, kebijakan pimpinan pada Inspektorat Utama Kemenristek/BRIN agar bisa lebih menekankan disiplin kerja pegawai dengan melakukan inspeksi kedisiplinan secara periodik serta dapat memberikan apresiasi atas kinerja baik yang telah diraih oleh pegawai di Inspektorat Utama Kemenristek/BRIN sesuai dengan peraturan yang berlaku. This study aims to analyze and obtain empirical evidence about the relationship between organizational climate, work discipline, work motivation, and employee performance. This type of research is explanatory with a quantitative approach. Respondents of this study were employees of the Main Inspectorate of the Ministry of Research and Technology/BRIN who were at the middle management level. Data were collected using a questionnaire filled out by 121 respondents. Testing the research hypothesis using a Structural Equation Model (SEM) approach based on Partial Least Square (PLS). The findings of this study indicate that the organizational climate has a significant effect on employee performance and work motivation, while work discipline has a significant effect only on work motivation, work motivation has a significant effect on employee performance but not on employee performance. The indirect effect can be seen that the organizational climate can be mediated in part by work motivation on employee performance and work discipline is successfully mediated fully by work motivation on employee performance. Based on the findings in this study, the leadership policy at the Main Inspectorate of the Ministry of Research and Technology / BRIN is to emphasize employee work discipline by conducting periodic disciplinary inspections and being able to give appreciation for the good performance that has been achieved by employees at the Main Inspectorate of the Ministry of Research and Technology / BRIN in accordance with regulations.
Muhammad Natsir
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen, Volume 12, pp 244-253; https://doi.org/10.37932/j.e.v12i2.601

Abstract:
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi terhadap kinerja pelayanan Kantor Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Studi ini mengkaji Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Panakkukang Kota Makassar dari dimensi Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif, yaitu jenis penelitian yang menghasilkan gambaran subjek dan objek penelitian berdasarkan fakta. Para informan ditentukan dalam penelitian ini adalah aparatur sipil negara Kantor Kecamatan Panakkukang Kota Makassar dan masyarakat pengguna layanan publik. Data yang disajikan dalam penelitian diperoleh langsung dari objek penelitian, yaitu wawancara, observasi, dan data dokumentasi. Hasilnya menunjukkan dari (a) dimensi Tangibles dan (b) dimensi Reliability, dan (e) dimensi Empathy, pelayanan publik tidak sesuai dengan yang diharapkan, sedangkan dari (c) Responsiveness, dan (d) Assurance, dapat dikatakan baik. Berdasarkan hasil tersebut, pelayanan publik di Kantor Kecamatan Panakkukang Kota Makassar tidak optimal dalam memberikan kepuasan kepada masyarakat karena masih terdapat urusan masyarakat yang tidak bisa terselesaikan pada koordinasi instansi lain. The purpose of this study was to determine perceptions of services provided by the Panakkukang district office in Makassar city.  This study examines the quality of public services in the Panakkukang district office of Makassar city in terms of tangibles, reliability, responsiveness, assurance and empathy.  This type of research is a descriptive qualitative research. That is, the type of research that creates a description of the subject and research object based on facts.   The whistleblowers identified in this investigation were government officials and public service users from the Panakkang district office in Makassar city.  The data presented in the  study were derived directly from the subject of the study: interviews, observations and recorded data.  The results show that public services do not perform as expected based on (a) tangible aspects, (b) reliability aspects, (e) empathy aspects, but (c) responsiveness and (d) assurance well based on security; It is said. Based on these results, the public service of the Makassar City Panakkukang District Office is not optimal to satisfy the community as there are still community issues that cannot be resolved through the coordination of other agencies.
Maristiana Ayu, Meilinda Safitri, Rio Pambudi
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen, Volume 12, pp 302-327; https://doi.org/10.37932/j.e.v12i2.616

Abstract:
Renang adalah salah satu olahraga dengan konsep yang menarik. Hal ini mendorong para pelaku usaha kolam renang berlomaba mengembangkan usahanya untuk meningkatkan pendapatannya agar usahanya bisa bertahan.Permasalahan yang ada pada kolam renang di kabupaten Tulang Bawang barat yaitu belum optimalnya promosi yang dilaksanakan sehingga jumlah pengunjung masih ada yang belum maksimaldan belum melaksanakan perencanaan yang strategis dalam pemasaran kolam renangnya. Tujuan dalam penelitian ini melihat bagaimana analisis strategi pemasaran yang dilakukan untuk dapat meningkatkan pendapatan usaha. Objek yang diteliti meliputi 4 kolam renang di Kabupaten Tulang Bawang Barat yaitu Kolam Renang Wahana Banyu Biru, Waterboom Pelangi, Kolam Renang Bang Ari dan Waterpark Kali Miring dengan menganalisa indikator strategi pemasaran dan analisis SWOT. Hasil yang diperoleh dari analisis bauran pemasaran yang terdiri dari price, place, promotion, product, process, customer servicedan people yang telah dilakukan oleh Kolam Renang Wahana Banyu Biru, Waterboom Pelangi, Kolam Renang Bang Ari, Waterpark Kali Miring menunjukan bahwa Waterboom Pelangi paling baik. Dilihat dari segi pendapatan dalam kurun waktu 4 bulan terakhir Waterboom Pelangi memperoleh pendapatan yang paling tinggi. Berdasarkan hasil SWOT diperoleh diagram SWOT Kolam Renang Wahana Banyu Biru Berada pada titik (1.38 : 1.00), Waterboom Pelangi berada pada titik (1.14 : 1.04), Kolam Renang Bang Ari berada pada titik (0.46 : 1.39) dan Waterpark Kali Miring berada pada titik (0.33 : 1.39). Diagram SWOT tersebut menunjukan keempat objek penelitian berada di kuadran I, menandakan bahwa posisi tersebut ialah posisi yang tepat dan menguntungkan. Dengan terus melakukan strategi pengembangan yang “agresif (Growth)” dan meminimalisir ancaman serta kelemahan yang ada sehingga dapat meningkatakan kinerja usaha kolam renang, dan mampu bersaing dalam dunia bisnis serta dalam jangka panjang akan meningkatkan pendapatan perusahaan secara berkesinambungan Swimming is a sport with an interesting concept. This encourages Berlomaba swimming pool businesses to develop their business to increase their income so that their business can survive. The problems in the swimming pool in Tulang Bawang Barat Regency are not yet optimal promotion so the number of visitors is still not optimal and has not carried out strategic planning in the pool marketing. The purpose of this study is to see how the analysis of marketing strategies is carried out to increase business income. The object under study includes 4 swimming pools in Tulang Bawang Barat Regency, namely the Banyu Biru Wahana Swimming Pool, Waterboom Pelangi, Bang Ari Swimming Pool and Kali Waterpark Tilted by analyzing the indicators of the SWOT marketing and analysis strategy. The results obtained from the marketing mix analysis consisting of Price, Place, Promotion, Product, Process, and Customer Service and People that have been carried out by the Banyu Biru Wahana Swimming Pool, Waterboom Pelangi, Bang Ari Swimming Pool, Waterpark Kali Milling shows that the most Waterboom Rainbow Waterboom good. In terms of income, in the last 4 months, Waterboom Pelangi got the highest income.   Based on the SWOT results obtained SWOT diagrams of the Banyu Biru Wahana Swimming Pool are at the point (1.38: 1.00), Waterboom Pelangi is at the point (1.14: 1.04), Bang Ari's swimming pool is at the point (0.46: 1,39) and Waterpark Kali Milling is at the point (0.33: 1.39). The SWOT diagram shows that the four research objects are in quadrant I, indicating that the position is the right and profitable position. development strategy (growth threats and weaknesses that exist so that they can increase the performance of the pool business, and be able to compete in the business world and in the long run will increase the company's revenue on a continuous
Asri Winanti Madyoningrum, Rahmawati Azizah
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen, Volume 12, pp 328-342; https://doi.org/10.37932/j.e.v12i2.614

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dukungan kerja, lingkungan kerja, dan disiplin terhadap kinerja pegawai, dan mengetahui bagaimana yang berbeda. Penelitian ini menggunakan beberapa metode. Survei dilakukan terhadap seluruh pegawai kantor Bapelkes Provinsi Lampung, sebagai alat penelitian dengan menyebarkan kuesioner, pengumpulan atau pengumpulan data secara langsung, atau survei online menggunakan Google Forms. Untuk sampel menggunakan metode non-probabilitas dan sampel lengkap menggunakan seluruh penduduk kantor Bapelkes Provinsi Lampung. Uji layar dengan garis horizontal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan kerja tidak berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, dan disiplin berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Perubahan motivasi kerja, lingkungan kerja, dan disiplin kerja kolektif mempengaruhi kinerja pegawai.
Back to Top Top