Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab

Journal Information
ISSN / EISSN : 2721155X / 27215121
Current Publisher: Universitas Djuanda (10.30997)
Total articles ≅ 6
Filter:

Articles in this journal

Gungun Gunadi, Fachrur Razi Amir, Agus Mulyana
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Volume 1, pp 19-27; doi:10.30997/tjpba.v1i1.2571

Abstract:
Upaya menginovasi dan mengkreasi pembelajaran secara berkelanjutan menjadi penting seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa masih terdapat beberapa tema materi yang memerlukan bantuan media pembelajaran yang mengakomodir 4 kemampuan bahasa, yaitu menulis, membaca, menyimak, dan berbicara. Penelitian ini bertujuan guna membantu guru dalam proses pembelajaran perlu adanya pengembangan Media Pembelajaran bahasa arab berbasis android untuk kelas IV Madrasah Ibitdaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development menggunakan model empat tahap pengembangan, yaitu Tahap Pendefinisian (Define), Perancangan (Design), Pengembangan (Development) dan Penyebaran (Deseminate). Hasil penelitian ini menyatakan 1) aplikasi LUGHO sebagai media pembelajaran bahasa arab pada tema Afrodul Usrah merupakan media pengembangan yang sesuai dengan perkembangan zaman; 2) Kelayakan Lugho dalam mendukung pembelajaran ditunjukkan melalui hasil penilaian sejumlah ahli materi dan media (sangat baik) 3) penilaian kualitas oleh guru berkategori Baik; dan 4) hasil uji coba dengan kategori sangat baik. Selanjutnya, diperlukan penelitian lebih lanjut terkait efektifitas Aplikasi LUGHO pada pembelajaran bahasa arab tema 5 tentang Afrodul Usrah.
Desky Halim Sudjani, Gungun Gunadi
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Volume 1, pp 39-46; doi:10.30997/tjpba.v1i1.2573

Abstract:
Pendidikan Bahasa Arab menjadi bagian dari program pengembangan sekolah-sekolah yang beratributkan agama Islam di Indonesia. Keberhasilan suatu kegiatan pembelajaran bergantung dari metode yang akan dipakai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana thariqah mubasyarah dapat dipergunakan pada pembelajaran di perguruan tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan studi pustaka dengan mengumpulkan sejumlah dokumen empiris. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa thariqah mubasyarah merupakan metode pembelajaran bahasa Arab yang meniadakan penggunaan bahasa ibu. Thariqah mubasyarah diindikasikan dengan dominasi pembelajaran bahasa melalui tutur kata dengan penekanan pada penguasaan mufrodat dalam kehidupan sehari-hari. Juga, pembelajaran kaidah bahasa dilaksanakan dengan peragaan yang menuntut mahasiswa untuk menarik kesimpulannya masing-masing. Partisipasi aktif dosen dan mahasiswa ikut serta menjadi acuan keberhasilan proses pembelajaran. Penelitian berikutnya diharapkan meneliti implementasi thariqah mubasyarah pada mata kuliah tertentu.
Arif Hidayat, Salwa Nur Rahmah
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Volume 1, pp 47-55; doi:10.30997/tjpba.v1i1.2575

Abstract:
Keberterimaan ilmu pengetahuan oleh santri menjadi daya ukur keberhasilan lembaga pendidikan melalui metode-metode yang diselenggarakan selama proses pembelajaran berlangsung. Keberagaman latar belakang mahasiswa dan kepakaran dosen menjadi pertimbangan dalam pemilihan thariqah pembelajaran bahasa Arab yang dapat berterima dan mampu mendorong pemercepatan pemahaman dan penggunaan bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan mengungkap sejauh mana thariqah qawaid tarjamah dipergunakan sebagai metode pembelajaran yang relevan di Indonesia. Hasil penelitian ini mengungkap orientasi akademik memosisikan bahasa Arab selaku obyek studi kajian ilmiah yang diawali dengan thariqah qawaid tarjamah. Thariqah qawaid tarjamah erat kaitannya dengan analisis tata bahasa (qawaid), penghafalan kosakata (mufrodat), penerjemahan wacana dan latihan menulis (kitabah). Thariqah qawaid tarjamah diindikasikan melalui proses pembelajaran sebagai berikut: 1) fokus belajar berupa pendalaman dan pengasahan keterampilan membaca, menulis dan menerjemah; 2) penggunaan bahasa ibu; 3) kaidah nahwu tetap diperhatikan; 4) pengutamaan pembelajaran pada keberhasilan penguasaan mufrodat; 5) pengajar lebih mendominasi proses pembelajaran; 6) pembelajar difokuskan memelajari teks bacaan dengan rinci; 7) sumber belajar umumnya berupa teks literatur; dan, 8) gramatika lebih banyak dihafal. Penelitian ini merekomendasikan penelitian lanjutan yang memfokuskan pada implementasi thariqah qawaid tarjamah secara mendalam.
Fikni Mutiara Rachma
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Volume 1, pp 1-9; doi:10.30997/tjpba.v1i1.2569

Abstract:
Banyak sekolah atau lembaga pendidikan khususnya yang bernuansa Islam menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa asing yang diprioritaskan untuk dikuasai oleh para peserta didiknya. Tugas pengajar selanjutnya, bagaimana Bahasa Arab yang dipelajari tersebut dapat diterima dan dikuasai namun juga serasi dengan budaya para penutur asli bahasa Arab itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena historis pembelajaran bahasa Arab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa studi pustaka. Studi pustaka berupaya mengumpulkan sejumlah informasi dari sumber pustaka berbentuk dokumem. Hasil penelitian ini mengungkap sosiolinguistik dapat mempelajari ragam bahasa dari sudut pandang pengguna. Penelitian ini dibatasi oleh analisis historis dokumen pembelajaran bahasa Arab di Indonesia. Penelitian ini memungkinkan adanya penelitian lanjutan yang mendalami penggunaan sosiolinguistik sebagai kajian proses pembelajaran bahasa Arab.
Fachri Helmanto, Arif Hidayat
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Volume 1, pp 11-18; doi:10.30997/tjpba.v1i1.2570

Abstract:
Pembelajaran dan pemerolehan bahasa Arab dapat mendorong meningkatkan perkembangan intelektualitas. Namun, mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Universitas Djuanda yang berasal dari sekolah umum merasa asing dengan tipikal pembelajaran bahasa arab di kelas. Penelitian ini bertujuan mengetahui selera mahasiswa dalam menuliskan cerpen berbahasa arab, khususnya dalam menuliskan pembukaan cerita. Studi kasus ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis deskriptif. Data penelitian ini berupa dokumen manuskrip teks narasi. Manuskrip hasil tugas cerita bahasa Arab pada mata kuliah Al Kitabah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan ditelaah untuk menemukan tenor penulisan. Teknik triangulasi dilakukan untuk menguji validitas dan reliabilitas data dengan mengelompokan temuan dokumen dalam kategori jenis pembukaan dan dikonfirmasi melalui wawancara ke beberapa mahasiswa (responden) secara acak. Penelitian ini mengungkap 48% mahasiswa tetap menggunakan pembukaan berjenis deskripsi karakter. Mayoritas mahasiswa masih menggunakan teknik penulisan yang bersifat kultural yang didasari pada pemerolehan bahasa semenjak menjalani proses pembelajaran di sekolah hingga perguruan tinggi. Penelitian berikutnya disarankan untuk pembahasan struktur naratif dengan variasi lainnya (konflik, klimaks, penyelesaian, dan/atau penutup) ataupun dari sudut pandang lainnya yang menghasilkan kebaruan khususnya dalam dunia penulisan naratif
Badriati Zahroun Nabila, Fachrur Razi Amir, Awaludin Abdul Ghaffar
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Volume 1, pp 29-38; doi:10.30997/tjpba.v1i1.2572

Abstract:
Pembelajaran bahasa Arab pada tingkat Madrasah Aliyah atau SMA telah mencapai pada tahap penguasaan empat kemahiaran bahasa. Berdasarkan hasil pengamatan di sekolah, pembelajaran bahasa Arab tidak hanya fokus pada muhadasah saja melainkan juga fokus pada tata kaidah penulisannya. Berdasarkan obervasi yang dilakukan, masih terdapat beberapa siswa yang masih merasa kesulitan dalam memahami kaidah nahwa serta masih merasa kesulitan dalam menentukan dan menempatkan kaidah nahwu pada kolom paragraf yang kosong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penguasaan jumlah ismiyyah dan jumlah fi’liyyah terhadap kemahiran menyusun paragraf bahasa Arab. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri 4 Bogor Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor, khususnya di kelas XI Keagamaan. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Keagamaan yang berjumlah 39 siswa sesuai dengan jumlah satu kelas. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, tes penguasaan jumlah ismiyyah, jumlah fi’liyyah dan menyusun paragraf bahasa Arab serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) terdapat pengaruh yang signifikan penguasaan jumlah ismiyah terhadap kemahiran menyusun paragraf bahasa arab (sig 0,03 < 0,05; t hitung=3,293); 2) terdapat pengaruh yang signifikan penguasaan jumlah fi’liyah terhadap kemahiran menyusun paragraf bahasa arab (sig 0,03 < 0,05; t hitung=3,293), dan; 3) terdapat pengaruh yang signifikan penguasaan jumlah ismiyah dan jumlah fi’liyah secara simultan terhadap kemahiran menyusun paragraf bahasa arab (sig 0,00 < 0,05; F hitung=162,976). Penelitian selanjutnya, direkomendasikan perlu diadakan penelitian lanjutan tentang ilmu nahwu atau yang lainnya serta pengaruhnya terhadap kemampuan menyusun paragraf bahasa Arab.
Back to Top Top