Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab

Journal Information
ISSN / EISSN : 2721-155X / 2721-5121
Published by: Universitas Djuanda (10.30997)
Total articles ≅ 18
Filter:

Latest articles in this journal

Muhammad Jundi, Najamudin Petta Solong
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Volume 2, pp 61-70; doi:10.30997/tjpba.v2i1.3642

Abstract:
Munculnya KMA 183 dan penerapannya pada tahun ajaran 2020/2021 membawa banyak hal yang baru dan berbeda. Maka, madrasah yang dalam hal ini guru harus melakukan penyesuaian dalam hal perangkat pembelajaran PAI dan bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dokumentasi. Dokumen-dokumen berupa RPP dan perangkat pembelajaran lainnya ditelaah dan bandingkan dengan isi KMA 183. Ditemukan bahwa guru bahasa Arab dalam mengembangkan indikator dari kompetensi dasar yang ada belum maksimal. Terlihat dari belum sesuainya indikator dengan kompetensi dasar yang berada pada tingkat berpikir C4. Guru masih menggunakan kata kerja operasional yang tidak relevan dengan kompetensi dasar yang ada. Diharapkan kedepannya lebih banyak lagi sosialisasi kepada guru dalam hal penyusunan perangkat pembelajaran khususnya dalam pengembangan indikator pembelajaran.
Muhammad Mu'Min
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Volume 2, pp 1-23; doi:10.30997/tjpba.v2i1.3630

Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengalaman dan pengamatan peneliti akan minimnya penggunaan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai bahan ajar pada pembelajaran nahwu di Madrasah Tsanawiyah, selain itu masih banyak pelajar muslim pada khususnya yang masih kesulitan dalam mengi’rab kalimat-kalimat bahasa Arab, sehingga penelitian mengenai ikhtilaf i’rab ini sangat penting karena berguna untuk menghindarkan kita dari kesalahan dalam memahami Al-Qur’an maupun teks-teks Arab lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek-aspek ikhtilaf i’rab dalam surah Al-Insan, sehingga dapat diketahui faktor-faktor penyebab perbedaannya dan pengaruhnya terhadap makna. Dalam melakukan penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu suatu penelitian yang dilakukan berdasarkan paradigma, strategi, dan implementasi model secara kualitatif, adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik, yaitu suatu metode yang digunakan untuk menemukan dan mengungkapkan permasalahan sistematis, dengan cara mendeskripsikan data-data yang kemudian disusul dengan analisis. Dalam penelitian ini, peneliti berusaha menganalisa objek penelitian untuk digambarkan sebagaimana adanya. Berdasarkan hasil analisis pada penelitian ini bahwa dalam surah Al-Insan ini terdapat 10 kata yang mengandung ikhtilaf i’rab didalamnya, 8 kata disebabkan karena aspek bahasa dan 2 kata disebabkan karena aspek qiraat al-qur’an.
Siti Mariyam
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Volume 2, pp 71-81; doi:10.30997/tjpba.v2i1.2828

Abstract:
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan penguasaan nahwu dan sharaf di pesantren Riyadhul Huda dan kemampuan membaca kitab kuning dan untuk memberikan masukan baru kepada semua pihak yang berkecimpung didalam dunia pengajaran dan pembelajaran bahasa Arab umumnya dan khususnya siswa kelas Alfiyah di pesantren Riyadhul Huda sendiri sebagai tempat dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kuantitatif menggunakan tes. Pengumpulan sampel dilakukan melalui teknik total sampling. Analisis data dilakukan dengan korelasioner terhadap data yang telah dikumpulkan. Data tersebut terdiri atas variabel bebas, yakni penguasaan teori nahwu dan sharaf, dan variabel terikat yakni kemampuan membaca kitab kuning siswa kelas alfiyah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan penguasaan teori nahwu sharaf siswa berpengaruh 76,1% terhadap kemampuan membaca kitab. Diperkirakan masih ada 23,9% dipengaruhi faktor lain yang mempengaruhinya. Misalnya motivasi, metode dan model pembelajaran yang dibawakan oleh guru dalam mengajar, intensitas siswa dalam belajar dan pengaruh yang lainnya. Selain itu, data tersebut dinyatakan ada korelasi karena diketahui bahwa nilai p = 0,000 < 0,05
Silma Anjani Sisil, Radif Khotami Rusli, Tb. Bay Amri Hakim
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Volume 2, pp 45-60; doi:10.30997/tjpba.v2i1.3623

Abstract:
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan pentingnya pembelajaran dalam peningkatan penguasaan pada kosakata bahasa Arab menggunakan teknik flashcard. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan desain posttest only. Data yang dikumpulkan memakai teknik observasi, dokumentasi, serta soal posttest. Hasil akhir penelitian ini disimpulkan bahwa pada uji normalitas hasil post-test peningkatan kemampuan kosakata bahasa Arab berdistribusi normal. Sesudah diketahui bahwa tingkat kenormalan data, selanjutnya adalah dilaksanakan uji homogenitas. Hasil post-test peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa dapat disimpulkan bahwa varian kelas eksperimen dan kelas kontrol homogen. Dan yang terakhir adalah penilaian hasil analisis uji-t terhadap meningkatnya penguasaan kosakata siswa dapat diartikan bahwa ???????? diterima karena terdapat peningkatan penguasaan kosakata dengan memakai pembelajaran bahasa Arab lewat teknik flashcard. Maka dapat dinyatakan bahwa data hasil posttest berdistribusi normal dan hasil posttest bisa disimpulkan dengan memakai teknik flashcard pada pembelajaran bahasa arab dapat menaikkan kemampuan kosakata siswa dan siswi kelas VII MTs Al-Muchtari Cimande-Bogor.
Muhammad Farhan
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Volume 2, pp 37-44; doi:10.30997/tjpba.v2i1.3624

Abstract:
Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab, dengan bahasa inilah kita dapat membaca Al-Qur’an dan mempelajarinya. Berbicara mengenai bahasa Arab, tidak terlepas dari empat keterampilan: keterampilan membaca, keterampilan menulis, keterampilan menyimak, dan keterampilan berbicara. Pada masa sekarang di Indonesia, bahasa Arab bukan hanya dianggap sebagai bahasa asing, tetapi sudah menjadi salah satu pelajaran yang pokok di lembaga-lembaga sekolah. Adapun tujuan penelitian ini bermaksud mengetahui hubungan kemampuan bahasa Arab dengan prestasi menghafal Al-Qur’an. Kemampuan dalam bahasa Arab memiliki beberapa kata yang memiliki kemiripan makna, di antaranya kata al-Isti’dad, al-Qudroh dan al-Maharah. Adapun kemampuan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah lebih spesifik pada al-Maharah dengan objek atau populasi yang diteliti bertempat di Madrasah Aliyyah Sirojul Athfal 2 pada seluruh kelas sebelas. Objek penelitian ini meliputi semua siswa kelas sebelas yang berjumlah 44 siswa sebagai fokus pemusatannya, sedangkan data diperoleh melalui metode wawancara dan metode dokumentasi yang berupa data-data sekunder. Adapun jenis penelitiannya menggunakan analisis korelasi antara variabel X & variabel Y untuk diketahuinya hubungan diantara keduanya. Dan Hasil penelitian berdasarkan analisis data menghasilkan nilai hubungan sebesar 0,728 yang menunjukkan hubungan dalam interval yang kuat, maka hipotesis dapat diterima.
Weni Sainur Mulyani, Fachrur Razi, Agus Mulyana
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Volume 2, pp 25-36; doi:10.30997/tjpba.v2i1.3621

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mengidentifikasi pengaruh penggunaan metode belajar menggunakan Thariqah Mubasyarah terhadap peningkatan minat belajar bahasa Arab peserta didik kelas VII di Sekolah Qur’an Megamendung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen menggunakan desain posttest only. Data yang dikumpulkan yaitu dengan melalui teknik observasi, wawancara dengan guru pengampu mata pelajaran bahasa Arab dan juga kepada siswa-siswi kelas VII Sekolah Qur’an Indonesia, angket penilain berupa kuesioner yang diujikan kepada kelas kontrol dan kelas eksperimen, dan yang terakhir Dokumentasi berdasarkan fenomena langsung yang ada di lapangan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kegiatan belajar bahasa Arab dengan menggunakan metode pembelajaran Thariqah Mubasyarah secara simultan maupun secara parsial berpengaruh terhadap minat belajar bahasa Arab pada peserta didik kelas VII di Sekolah Qur’an Indonesia Megamendung.
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Volume 1, pp 101-111; doi:10.30997/tjpba.v1i2.2803

Abstract:
Matrikulasi merupakan program untuk memberikan materi dasar dalam pembelajaran bahasa. Program ini mengakomodasi upaya penyetaraan kemampuan siswa baru dengan kemampuan dasar yang bervariasi dalam suatu pembelajaran, tetapi program ini masih jarang diimplementasikan dalam kurikulum Pendidikan Bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keikutsertaan mahasiswa baru dalam program matrikulasi bahasa Arab terhadap kemampuan berbahasa arab. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif menggunakan kuesioner. Pengumpulan sampel dilakukan melalui metode convenience sampling. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk mengelompokan data penelitian dan selanjutnya diuji menggunakan analisis regresi sederhana. Penelitian ini menunjukan bahwa keikutsertaan terhadap program matrikulasi bahasa Arab berkontribusi sebanyak 50,6% terhadap kemampuan berbahasa arab mahasiswa baru Pendidikan Bahasa Arab. Penelitian selanjutnya diharapkan membahas desain materi dan metode yang digunakan dalam program matrikulasi bahasa Arab.
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Volume 1, pp 113-125; doi:10.30997/tjpba.v1i2.2796

Abstract:
Bahasa Arab merupakan bahasa asing yang belakangan ini banyak ditekuni oleh masyarakat untuk dipelajari dan ditelaah. Salah satunya Universitas Djuanda Bogor yang menerapkan adanya pembelajaran program studi (prodi) bahasa Arab. Adanya prodi bahasa Arab di Universitas Djuanda Bogor. Para mahasiswa tersebut, memliki persepsi masing-masing terhadap pemilihan prodi bahasa Arab. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi pemilihan prodi bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi naratif. Data yang dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian berupa wawancara dan kertas tes. Melalui penelitian ini diungkap bahwa mahasiswa menunjukkan persepsi yang berbeda dalam pemilihan prodi bahasa Arab. Persepsi mahasiswa terhadap pemilihan prodi bahasa Arab cukup positif disertai dengan minat dan kemampuan dalam pembelajaran bahasa Arab secara aktif.
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Volume 1, pp 141-151; doi:10.30997/tjpba.v1i2.3091

Abstract:
Flashcard mendorong peserta didik untuk meningkatkan penguasaan kosakata (mufrodat). Na-mun, pembelajaran menggunakan Flashcard sejauh ini masih dinilai membosankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap sejauh mana Flashcard diproduksi dan digunakan dalam proses pembelajaran bahasa a-sing di Indonesia (bahasa Inggris dan bahasa Arab). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengumpulkan sejumlah doku-men artikel 10 tahun terakhir atas penelitian Flashcard berbahasa Inggris dan berbahasa Arab. Selain artikel, kepustakaan berupa buku dan Flashcard multibahasa juga turut menjadi data penelitian sekaligus dipergu-nakan sebagai alat validasi dengan menggunakan teknik triangulasi sumber data. Hasil penelitian ini mengungkap produksi Flashcard berbahasa Arab be-lum banyak menggunakan ragam tema sebagai-mana Flashcard bahasa Inggris. Selain itu, pemanfaatan Flash-card dalam ragam metode pembelajaran dapat mem-buat peserta didik merasakan pembelajaran yang me-nantang. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya dire-komendasikan untuk mengembangkan produk Flash-card dengan berdasarkan tema.
Balkis Aminallah Nurul Mivtakh
Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Volume 1, pp 87-99; doi:10.30997/tjpba.v1i2.2782

Abstract:
Ilmu dalalah adalah ilmu yang mengkaji makna, ia merupakan ilmu yang tua karena telah dibahas sejak zaman Aristoteles. Ilmu dalalah mencapai kemapanannya saat era modern, yaitu sejak abad ke-19 Masehi. Perjalanan Ilmu Dalalah yang Panjang tidak lepas dari sumbangsih para ilmuwan Arab. Ulama Arab telah membahas ilmu Dalalah jauh sebelum ilmwuan barat mengkajinya. Namun pada faktanya, ilmwuan barat tampak mengabaikan kiprah ulama Arab kuno. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan sejarah ilmu dalalah yang sesungguhnya serta mengemukakan perkembangan ilmu dalalah dari awal kemunculannya sampai era modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa studi pustaka. Studi pustaka berupaya mengumpulkan sejumlah informasi dari sumber pustaka dalam bentuk dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sejarah ilmu dalalah dimulai masa Aristoteles, kemudian era Arab kuno, lalu mengalami kemapanan oleh ilmuwan Barat. Selain itu tahap perkembangan ilmu dalalah adalah Pertama) perkembangan sistem kata, susunan kalimat dan pembentukan ideomatik. Kedua) perkembangan gaya bahasa. Ketiga) perkembangan pada makna kata itu sendiri.
Back to Top Top