BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan

Journal Information
ISSN / EISSN : 2684-9062 / 2714-9803
Total articles ≅ 58
Filter:

Latest articles in this journal

Nurul Hikmah, Dharmono Dharmono, Atiek Winarti
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, Volume 3, pp 131-137; https://doi.org/10.20527/bino.v3i2.9932

Abstract:
The evaluation of students' creative thinking has not been optimal, the use of books in the Higher Plant Botany course at the Biology Education Faculty of ULM in the Poaceae family sub-material based on creative thinking is still limited, so enrichment teaching materials are needed by utilizing local potential and using aspects of thinking creative. The scientific book development model adapted Tessmer's formative evaluation which was limited to self-evaluation, expert review of 3 ULM Master of Biology Education lecturers which included material experts, linguists and media experts, one-to-one evaluation and small group evaluation which included 8 undergraduate students of Biology Education FKIP ULM who have passed the Higher Plant Botany course. The assessment given by experts to scientific books obtained valid criteria (3.59). Respondents' assessment of the practicality of the content obtained very good criteria (88.89%). Respondents' assessment of the practicality of expectations obtained very good criteria (83%). The observer's assessment on the fulfillment of expectations obtained very good criteria (82%). Assessment of the effectiveness of expectations obtained high criteria (80.80) and increased creative thinking skills at three meetings obtained moderate N-gain criteria. Scientific books are declared valid, practical and effective.Abstrak Belum optimalnya evaluasi berpikir kreatif mahasiswa, penggunaan buku pada mata kuliah Botani Tumbuhan Tinggi di S1 Pendidikan Biologi FKIP ULM pada sub-materi Famili Poaceae berbasis berpikir kreatif yang masih terbatas, sehingga diperlukan bahan ajar pengayaan dengan memanfaatkan potensi lokal dan menggunakan aspek-aspek berpikir kreatif. Model pengembangan buku ilmiah mengadaptasi evaluasi formatif Tessmer yang dibatasi hanya pada self evaluation, expert review dari 3 dosen Magister Pendidikan Biologi ULM yang meliputi ahli materi, ahli bahasa dan ahli media, one-to-one evaluation dan small group evaluation yang meliputi 8 mahasiswa S1 Pendidikan Biologi FKIP ULM yang telah lulus mata kuliah Botani Tumbuhan Tinggi. Penilaian yang diberikan ahli terhadap buku ilmiah memperoleh kriteria valid (3,59). Penilaian responden pada kepraktisan isi memperoleh kriteria yang sangat baik (88,89%). Penilaian responden pada kepraktisan harapan memperoleh kriteria sangat baik (83%). Penilaian observer pada keterlaksanaan harapan memperoleh kriteria sangat baik (82%). Penilaian keefektifan harapan memperoleh kriteria tinggi (80,80) serta peningkatan kemampuan berpikir kreatif pada tiga pertemuan memperoleh kriteria N-gain sedang. Buku ilmiah dinyatakan valid, praktis dan efektif.
Putri Pratami Rahmiati, Yudi Firmanul Arifin, Atiek Winarti
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, Volume 3, pp 103-107; https://doi.org/10.20527/bino.v3i2.10293

Abstract:
Learning resources can be developed by utilizing the surrounding environment or based on local potential. Individual intelligence will grow and develop through a process of interaction with their environment, so it is necessary to use the environment in contextual learning. One of the sources of learning based on local potential that can be developed is popular scientific books. The development of learning resources in the form of popular scientific books in this study aims to overcome the problem of limited learning resources in low plant botanical subjects, especially on the topic of fungi with macroscopic materials and examples of fungi from the environment. This development research aims to test the practicality of a popular scientific book entitled "Forest Fungi Tabanio Beach". This development method uses Tessmer's formative evaluation. The practicality of popular scientific books was carried out by 3 students as small group test subjects to obtain expected practicality data and 17 students as field test subjects to obtain actual practicality data using student response questionnaires. In addition, data on the implementation of popular scientific books which were assessed by 3 observers were also obtained. The results showed that the developed popular scientific books were practical to be used as enrichment for Low Plant Botany courses.Abstrak Sumber belajar dapat dikembangkan dengan memanfaatkan lingkungan sekitar atau berbasis potensi lokal. Intelegensi individu akan tumbuh dan berkembang melalui proses interaksi dengan lingkungannya, sehingga perlu adanya pemanfaatan lingkungan dalam pembelajaran kontekstual. Sumber belajar berbasis potensi lokal yang dapat dikembangkan salah satunya yaitu buku ilmiah populer. Pengembangan sumber belajar berbentuk buku ilmiah populer dalam penelitian ini dilakukan untuk mengatasi masalah keterbatasan sumber belajar pada mata kuliah botani tumbuhan rendah khususnya pada topik jamur dengan materi dan contoh-contoh jamur makroskopis dari lingkungan. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menguji kepraktisan buku ilmiah populer yang berjudul "Jamur Hutan Pantai Tabanio". Metode pengembangan ini menggunakan evaluasi formatif dari Tessmer. Kepraktisan buku ilmiah populer dilakukan oleh 3 orang mahasiswa sebagai subjek uji small group untuk memperoleh data kepraktisan harapan dan 17 orang mahasiswa sebagai subjek uji field test untuk memperoleh data kepraktisan aktual dengan menggunakan angket respon mahasiswa. Selain itu juga diperoleh data keterlaksanaan buku ilmiah populer yang dinilai oleh 3 observer. Hasil penelitian menunjukkan buku ilmiah populer yang dikembangkan praktis digunakan sebagai pengayaan mata kuliah Botani Tumbuhan Rendah.
Nanda Maisyura, Aulia Ajizah, Sri Amintarti
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, Volume 3, pp 66-71; https://doi.org/10.20527/bino.v3i2.9968

Abstract:
Media in biology learning is one of the means so that students understand the concept of biology in a broad sense. Most students still find it difficult to understand the concept of biology, especially in the Bryophytes sub-concept because of the lack of local potential-based references that are directly related to student life. This encourages researchers to develop learning media in the form of booklets on the Bryophytes sub-concept Plantae. The purpose of this study was to describe the results of the validity of the Bryophytes booklet on the banks of the wisata alam Sungai Kembang as a high school learning medium for Grade X. This study used descriptive research methods and 4D model development methods. The validation test was carried out by experts consisting of 2 validators with an overall validity value of 84.21% with very valid criteria and suitable for use as a learning medium.Abstrak Media dalam pembelajaran Biologi merupakan salah satu sarana agar peserta didik memahami konsep pada Biologi secara luas. Kebanyakan peserta didik masih sulit untuk memahami konsep Biologi terutama pada sub konsep Bryophyta karena kurangnya referensi berbasis potensi lokal yang berkaitan langsung dengan kehidupan siswa. Hal tersebut mendorong peneliti untuk mengembangkan media pembelajaran berupa booklet materi Plantae sub konsep Bryophyta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil validitas booklet Bryophyta di bantaran sungai wisata alam Sungai Kembang sebagai media pembelajaran SMA untuk Kelas X. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dan metode pengembangan model 4D. Uji validitas dilakukan oleh para ahli yang terdiri dari 2 validator dengan nilai validitas keseluruhan yaitu 84,21% dengan kriteria sangat valid dan layak digunakan sebagai salah satu media belajar.
Muhammad Zaini, Muhammad Arsyad
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, Volume 3, pp 138-142; https://doi.org/10.20527/bino.v3i2.10139

Abstract:
The introduction of the potential of coastal biology as a local treasure is important for the general public and students. This study aims to describe the critical thinking skills of high school students through the development of a popular book on coastal biology. This study focuses on small group testing of the Tessmer development research design. The popular book on coastal biology was implemented at Abdul Kadir High School Penyipatan District Tanah Laut Regency, South Kalimantan Province. The research subjects were three students of grade XII. Critical thinking skills are divided into several aspects according to Facione. The instrument used is student worksheet based on popular books on coastal biology. Data is calculated based on weight, then expressed as percent (%) according to the terms of 76-100% (very good), 51-75% (good), 26-50% (quite), <25% (less). The results showed that five aspects of students' critical thinking skills including interpretation, analysis, evaluation, inference, and self-regulation were in good category, and the skills of doing analysis had increased. On the other hand, the skill of explaining has not shown any improvement.Abstrak Pengenalan potensi biologi pesisir sebagai kekayaan lokal penting bagi masyarakat umum dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeSkripsikan keterampilan berpikir kritis siswa SMA melalui pengembangan buku popular biologi pesisir. Penelitian ini fokus pada uji kelompok kecil dari desain penelitian pengembangan Tessmer. Buku populer biologi pesisir diimplementasikan di SMA Abdul Kadir Kecamatan Penyipatan Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Subjek penelitian adalah tiga orang siswa kelas XII. Keterampilan berpikir kritis dibagi dalam beberapa aspek menurut Facione. Instrumen yang digunakan berupa LKPD berdasarkan buku popular biologi pesisir. Data dihitung berdasarkan bobot, kemudian dinyatakan dengan persen (%) sesuai dengan ketentuan 76-100% (baik sekali), 51-75% (baik), 26-50% (cukup), <25% (kurang). Hasil penelitian menunjukkan lima aspek keterampilan berpikir kritis siswa meliputi interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, dan pengaturan diri memperoleh kategori baik, dan keterampilan melakukan analisis mengalami peningkatan. Sebaliknya, keterampilan melakukan eksplanasi belum menunjukkan perbaikan.
Fahmi Fahmi, Hery Fajeriadi, Yudha Irhasyuarna
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, Volume 3, pp 113-118; https://doi.org/10.20527/bino.v3i2.10322

Abstract:
Competition in the field of education globally is increasingly competitive, but it has not been directly proportional to the development of education in several regions in Indonesia. Students still have difficulty in critical thinking, including the concept of classification of living things, because the teaching materials used are not fully related to the experience and environment of students. This study aims to develop teaching materials for the concept of classification of living things based on local potential. The development is carried out using Tessmer's formative model which includes five stages; 1) self-evaluation (self-evaluation); 2) expert opinion (expert review); 3) Individual trial (one to one); 4) small group trial; and 5) field test. The results showed that by developing a prototype of contextual teaching materials based on local advantages, it was able to increase students' interest, activity, and thinking skills which could be measured by increasing their learning outcomes.Abstrak Persaingan di bidang pendidikan secara global semakin kompetitif, namun belum berbanding lurus dengan perkembangan pendidikan di beberapa daerah di Indonesia. Peserta didik masih mengalami kesulitan dalam berpikir kritis, diantaranya pada konsep klasifikasi makhluk hidup, karena bahan ajar yang digunakan belum sepenuhnya berkaitan dengan pengalaman dan lingkungan hidup peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengambangan bahan ajar konsep klasifikasi makhluk hidup berbasis potensi lokal. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model formatif Tessmer yang meliputi lima tahapan; 1) evaluasi diri (self-evaluation); 2) pendapat pakar (expert review); 3) Uji coba perorangan (one to one); 4) uji coba kelompok kecil (small group); dan 5) uji lapangan (field test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan dilakukan pengembangan prototype bahan ajar kontekstual berbasis keunggulan lokal mampu meningkatkan minat, aktivitas, dan kemampuan berpikir siswa yang dapat diukur diantaranya dengan meningkatnya hasil belajarnya.
Nanik Lestariningsih, Ridha Nirmalasari, Zatun Qamariah
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, Volume 3, pp 78-85; https://doi.org/10.20527/bino.v3i2.10598

Abstract:
Learning outcomes have not achieved, there is no textbook that fits the distinction of the study program under the term medicinal herbs and integrated learning of Islamic values. So it is necessary to develop textbooks that are valid, effective, and practically used in learning. The research method used is Research & Development, in its development using the ADDIE model.The results derived from experts’ validation has shown that the validity of the textbook materials is in excellent or highly valid category (96.32%), the design is in authentic category (87.62%) and from the aspect of Islamic integration is in excellent or highly valid category (98.14%). The control class effectiveness was 52.3 which is classified into considerably success category and the experimental class effectiveness was 81.6 with an excellent category. The gain control class was 0.21 with low criteria and the experimental gain class value 0.71 with high criteria. The practicality of the textbook developed received a positive response from students on the large scale of the experimental class was 98.75% with very practical criteria. The textbooks developed are valid, effective and practical so that they are appropriate to be used in botanical course learning.AbstrakHasil pembelajaran belum tercapai, belum ada buku ajar yang sesuai distingsi program studi yaitu tentang tumbuhan obat dan pembelajaran terintegrasi nilai keislaman. Sehingga perlu adanya pengembangan buku ajar yang valid, efektif, dan praktis digunakan dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Research & Development, dalam pengembangannya menggunakan model ADDIE. Hasil penelitian diperoleh nilai kevalidan ahli materi 96,32% dengan kriteria sangat valid, ahli desain diperoleh 87,62% dengan kriteria valid, ahli integrasi keislaman diperoleh 98,14% dengan kriteria sangat valid. Efektivitas kelas kontrol sebesar 52,3 dengan kategori cukup baik dan kelas eksperimen sebesar 81,6 dengan kategori sangat baik. Nilai Gain kelas kontrol sebesar 0,21 dengan kriteria rendah dan N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,71 dengan kriteria tinggi. Kepraktisan buku ajar yang dikembangkan mendapatkan respon positif dari mahasiswa pada skala besar kelas eksperimen 98,75% dengan kriteria sangat praktis. Buku ajar yang dikembangkan valid, efektif dan praktis sehingga layak digunakan dalam pembelajaran botani tumbuhan.
Isra Melliyanti Putri, Aminuddin Prahatama Putra, Muhammad Zaini
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, Volume 3, pp 86-91; https://doi.org/10.20527/bino.v3i2.10299

Abstract:
Currently, the success rate of students in schools is still lacking in learning the subject matter. Therefore, the authors conducted research on the use of 3D Pageflip Professional electronic student worksheets on the concept of protists on the learning outcomes of students in grade X high school. The purpose of this study is to describe the effect of using the 3D Pageflip Professional electronic student worksheet on the Protists concept on (1) product cognitive learning outcomes (2) cognitive learning outcomes of students in grade X high school. The design of this research is quasi-experimental and the design is The Nonequivalent control group design. The research sample is grade X-PMIA 1 and X-PMIA 2 as the experimental group, grade X-PMIA 3 as the control group. The research instrument uses multiple choice tests to measure product cognitive learning outcomes and process cognitive. The hypothesis data analysis technique is the Independent Samples Test from the pre-posttest. From the research, the results showed that there was an effect on the use of 3D Pageflip Professional electronic student worksheets on (1) cognitive learning outcomes of students' products with sig. (2-tailed) 0.017 (2) cognitive learning outcomes of students with sig. (2-tailed) 0.041. From the results of the study, it is suggested that the evaluation tool needs to be improved to make it look more effective in improving product cognitive and student learning outcomes.AbstrakSekarang ini tingkat keberhasilan dari peserta didik di sekolah masih dinyatakan kurang dalam mempelajari materi pelajaran. Maka dari itu penulis melakukan penelitian penggunaan e-LKPD 3D Pageflip Professional pada konsep protista terhadap hasil belajar peserta didik kelas X SMA. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan e-LKPD 3D Pageflip Professional pada konsep Protista terhadap (1) hasil belajar kognitif produk (2) hasil belajar kognitif proses peserta didik kelas X SMA. Rancangan penelitian ini yaitu quasi experiment dan desainnya yaitu The Nonequivalent control group design. Sampel penelitian yaitu kelas X PMIA 1 dan X PMIA 2 sebagai kelompok eksperimen, kelas X PMIA 3 sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitiannya menggunakan tes pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar kognitif produk dan kognitif proses. Teknik analisis data hipotesisnya dengan uji Independent Samples Test dari pre-posttest. Dari penelitian didapatkan hasil yaitu terdapat pengaruh penggunaan e-LKPD 3D Pageflip Professional terhadap (1) hasil belajar kognitif produk peserta didik dengan sig. (2-tailed) 0.017 (2) hasil belajar kognitif proses peserta didik dengan sig. (2-tailed) 0.041. Dari hasil penelitian, disarankan perlu penyempurnaan terhadap alat evaluasi agar terlihat lebih efektif pengaruhnya dalam meningkatkan kognitif produk dan kognitif produk hasil belajar peserta didik.
Noorhidayati Noorhidayati, Ina Apriliana, Hardiansyah Hardiansyah
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, Volume 3, pp 119-125; https://doi.org/10.20527/bino.v3i2.10376

Abstract:
The concept of plant growth and development is important to learn, through a conceptual, contextual and scientific approach. The results of the analysis of the needs of Biology teachers and grade XII students of SMAN 2 Kintap show that there are still problems in making student worksheet on certain materials. As many as 91% of students are interested in student worksheet which is accompanied by lots of illustrations, concrete pictures, and easy to understand subject matter. Then, as many as 83% who like worksheet which looks colorful and attractive. This development research uses a 4D model which is limited to the Develop stage. This study aims to describe the validity and practicality of the student worksheet subconcept of Inquiry-Based Plant Growth and Development. The research was carried out in grade XII MIA SMAN 2 Kintap and Biology Education Study Program FKIP ULM. The results showed that the student worksheet of the Plant Growth and Development subconcept obtained an average validity score of 97% from 4 aspects of the assessment that were assessed by 3 (three) validators and included very valid criteria (can be used without revision), while practicality obtained a value of 3.8 from the assessment. by 12 (twelve) students, included in the very good criteria, so it is practical to use.Abstrak Konsep pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan penting untuk dipelajari, melalui pendekatan konseptual, kontekstual dan ilmiah. Hasil analisis kebutuhan guru Biologi dan peserta didik kelas XII SMAN 2 Kintap menunjukkan bahwa pembuatan LKPD pada materi tertentu masih terkendala. Sebanyak 91% peserta didik tertarik dengan LKPD yang disertai banyak ilustrasi, gambar-gambar yang konkrit, dan mudah memahami materi pelajaran. Lalu, sebanyak 83% yang menyukai LKPD yang tampilannya warna-warni dan menarik. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4D yang dibatasi pada tahap Develop. Penelitian ini bertujuan bertujuan untuk mendeskripsikan validitas dan kepraktisan LKPD subkonsep Pertumbuhan dan perkembangan Tumbuhan Berbasis Inkuiri. Penelitian dilaksanakan di kelas XII MIA SMAN 2 Kintap dan Program Studi Pendidikan Biologi FKIP ULM. Hasil penelitian menunjukkan LKPD subkonsep Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan memperoleh skor validitas rata-rata 97% dari 4 aspek penilaian yang dinilai oleh 3 (tiga) validator dan termasuk kriteria sangat valid (dapat digunakan tanpa revisi), sedangkan kepraktisan diperoleh nilai 3,8 dari penilaian oleh 12 (dua belas) peserta didik, termasuk dalam kriteria sangat baik, sehingga praktis untuk digunakan.
Khairun Nisa, Aulia Ajizah, Sri Amintarti
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, Volume 3, pp 92-97; https://doi.org/10.20527/bino.v3i2.9978

Abstract:
Pteridophyta is a sub-concept on Plant (Plantae) material in the Biology subject for Grade X Senior High School. In this competency, students are expected to apply classification principles to classify plants into divisions based on observations of plant morphology and metagenesis and linking their role in the continuity of life on earth. However, most students still find it difficult to understand the concept. This Pteridophyta is due to the lack of local potential-based references that are directly related to student life, one of which is learning media. Learning media is one of the means to help teachers and students learn concepts in Biology more broadly. This encourages researchers to develop learning media in the form of a booklet on the Plantae material sub-concept of ferns (Pteridophyta). This study aims to describe the validity of the booklet developed on the types of ferns (Pteridophyta) on the riverbanks of the Wisata Alam Sungai Kembang. This research uses RandD method with 4D development model to develop learning media in the form of booklets. The results of the validity test of the developed booklet showed very valid results.AbstrakPteridophyta merupakan subkonsep pada materi Tumbuhan (Plantae) di mata pelajaran Biologi SMA Kelas X. Pada kompetensi tersebut siswa diharapkan dapat menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan tumbuhan ke dalam divisio berdasarkan pengamatan morfologi dan metagenesis tumbuhan serta mengaitkan peranannya dalam kelangsungan kehidupan di bumi. Namun kebanyakan siswa masih sulit untuk memahami konsep Pteridophyta tersebut karena masih kurangnya referensi berbasis potensi lokal yang berkaitan langsung dengan kehidupan siswa, salah satunya yaitu media pembelajaran. Media pembelajaran merupakan salah satu sarana untuk membantu guru maupun siswa dalam mempelajari konsep pada Biologi secara lebih luas. Hal tersebut mendorong peneliti untuk mengembangkan media pembelajaran berupa booklet subkonsep tumbuhan paku (Pteridophyta). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas booklet yang dikembangkan tentang jenis tumbuhan paku (Pteridophyta) di bantaran sungai Wisata Alam Sungai Kembang. Penelitian ini menggunakan metode RandD dengan model pengembangan 4D untuk mengembangkan media pembelajaran berupa booklet. Hasil uji validitas terhadap booklet yang dikembangkan menunjukkan hasil sangat valid.
Anjeli Anjeli, Dharmono Dharmono, Hardiansyah Hardiansyah
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, Volume 3, pp 72-77; https://doi.org/10.20527/bino.v3i2.9977

Abstract:
Learning tools are instruments or equipment to carry out the learning process, worksheets, media, methods, and assessment rubric that will be used by the educators and students in their learning activities. This research aims to describe the validity of Model Learning Device Development Guided Inquiry on Animalia Concepts in Class X High School. The method that used in this research is Evaluation Development Research (EDR) through Tessmer Formative Evaluation which is limited only to expert validation. This type of research is a research development to produce products in the form of Syllabus, Lesson plan, worksheet, and valid Teaching Materials. The results showed that: 1) The validity of the syllabus developed based on expert tests has a very valid category, namely 100%, 2) The validity of the lesson plans that are developed based on expert test has a very valid category, namely: 92.19%, 3) Validity of worksheet developed based on test experts have a very valid category, namely 92.5%, and 4) validity on teaching materials developed based on expert tests have very valid category that is 92.56%.AbstrakPerangkat pembelajaran adalah alat atau perlengkapan untuk melaksanakan proses pembelajaran, lembar kerja, media, metode, dan rubrik penilaian yang akan digunakan pendidik dan peserta didik melakukan kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Inkuiri Terbimbing pada Konsep Animalia pada SMA Kelas X. Metode penelitian yang digunakan yaitu Evaluation Development Research (EDR) melalui Evaluasi Formatif Tessmer yang dibatasi hanya sampai validasi ahli (Expert Validation). Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan untuk menghasilkan produk berupa Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Peserta Didik (LKDP), dan Bahan Ajar yang valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Validitas terhadap silabus yang dikembangkan berdasarkan uji pakar memiliki kategori sangat valid yaitu 100%, 2) Validitas RPP yang dikembangkan berdasarkan uji pakar memiliki kategori sangat valid yaitu 92.19%, 3) Validitas terhadap LKPD yang dikembangkan berdasarkan uji pakar memiliki kategori sangat valid yaitu 92.5%, dan 4) validitas terhadap bahan ajar yang dikembangkan berdasarkan uji pakar memiliki kategori sangat valid yaitu 92.56%.
Back to Top Top