Jurnal ASIIMETRIK: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi

Journal Information
ISSN / EISSN : 26551861 / 27162923
Current Publisher: Universitas Pancasila (10.35814)
Total articles ≅ 22
Filter:

Latest articles in this journal

Endah Meila Sari, M. Muchtar Darmawan
Jurnal ASIIMETRIK: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi, Volume 2, pp 51-61; doi:10.35814/asiimetrik.v2i1.1253

Abstract:
PT. Gloria Origita Cosmetics adalah perusahaan yang bergerak dalam industri kecantikan dan perawatan tubuh (skin care). Salah satu produk yang diproduksi PT Gloria Origita Cosmetics adalah Lulur Mandi Purbasari kemasan 235 gr. Dalam proses produksinya tidak ada standar waktu yang diterapkan dalam proses produksinya sehingga pihak perusahaan belum dapat menentukan secara pasti berapa kebutuhan jumlah tenaga kerja seharusnya sesuai dengan beban kerja dari masing-masing stasiun kerja. Penelitian ini dilakukan untuk menetapkan waktu baku dan beban kerja pada produksi Lulur Mandi Purbasari kemasan 235 gr tersebut. Proses pengamatan dilakukan dibagian filling dan packing lulur mandi Purbasari dan pengambilan data waktu kerja dilakukan dengan menggunakan jam henti (Stopwatch) serta metode penyesuaian yang digunakan adalah westinghouse. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan menganalisis pekerjaan yang dilakukan oleh operator yang ada di ruang filling dan packing, menghitung waktu kerja operator, memperkirakan jumlah permintaan yang akan diterima, menentukan beban kerja dari masing-masing stasiun kerja, dan menentukan jumlah tenaga kerja yang sesuai dengan beban kerja. Hasil perhitungan diperoleh bahwa berdasarkan perhitungan waktu baku maka diperoleh beban kerja yang kurang dari 100% adalah pada proses menutup pot, memasang shrink label, dan memasang capseal, sehingga pada proses tersebut dilakukan pengurang masing-masing satu operator, sedangkan pada proses inspeksi hasil perekatan label (shrinking process) terdapat beban kerja yang berlebih yaitu 114% maka diperlukan penambahan overtime pada proses inspeksi ini.
Tri Mulyanto, Supriyono, Satya Parama Arta
Jurnal ASIIMETRIK: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi, Volume 2, pp 25-32; doi:10.35814/asiimetrik.v2i1.1186

Abstract:
Pengecatan serbuk adalah metode pelapisan logam yang merupakan proses akhir dilakukan untuk memperindah atau melindungi logam dari serangan korosi. Proses menggunakan bahan dari resin yang kering untuk mencapai daya rekat dan kekuatan serta ketahan korosi yang maksimal. Sebelum dilakukan pelapisan dilakukan proses pelakuan awal untuk proses pembersihaan permukaan material yang bertujuan untuk meningkatkan gaya adhesi antara serbuk pelapis dengan material logam yang dilapisi. Perlakuan awal memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan kualitas pelapisan yang dihasilkan. Peneliti meneliti pengaruh perlakuan awal terhadap daya rekat dan kekuatan lapisan pada proses pengecatan serbuk. Perlakuan awal yang dilakukan adalah amplas grit 150, penembakan pasir dan cairan kimia phosphating. Hasil pengujian adhesion / kelekatan didapatkan 0% terkelupas. Hasil pengujian ketahanan yang terbaik didapatkan dengan perlakuan awal penembakan pasir dan cairan kimia phosphating dengan tidak ada retak pada hasil lapisan. Hasil pengujian daya rekat yang terbaik didapat dengan perlakuan awal phosphating dengan nilai tarik rata-rata 4.3 MPa
Fauzhia Rahmasari
Jurnal ASIIMETRIK: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi, Volume 2, pp 9-17; doi:10.35814/asiimetrik.v2i1.1209

Abstract:
Upaya pengelolaan daur ulang sampah kertas menjadi kertas baru telah banyak dilakukan pada jaman sekarang. Dibutuhkan suatu alat atau mesin yang mampu secara efektif dan efisien dalam mendaur ulang kertas bekas menjadi kertas baru. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat efektifitas mesin daur ulang kertas diantaranya adalah ketebalan kertas. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketebalan kertas pada proses produksi kertas menggunakan mesin daur ulang kertas adalah analisis regresi. Analisis regresi merupakan teknik analisis data dalam statistika yang digunakan untuk mengkaji hubungan antara beberapa variabel bebas dengan variabel tidak bebas. Namun, jika ingin mengkaji hubungan atau pengaruh dua atau lebih variabel bebas terhadap satu variabel tidak bebas, maka model regresi yang digunakan adalah model regresi linier berganda. Tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketebalan kertas pada mesin daur ulang kertas menggunakan regresi linier berganda serta memberikan informasi pemodelan mengenai hal tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi keoptimalan ketebalan kertas adalah penghancuran dan pemadatan kertas. Kata Kunci: analisis regresi linier berganda, langkah pembuatan kertas, ketebalan kertas, mesin daur ulang kertas
Rudiansyah, A. Suwandi
Jurnal ASIIMETRIK: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi, Volume 2, pp 45-50; doi:10.35814/asiimetrik.v2i1.1226

Abstract:
Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan. Namun faktanya, masih banyak nelayan yang hidup dalam garis kemiskinan karena ketidak mampuan para nelayan untuk menangkap ikan semaksimal mungkin. Untuk memecah permasalahan tersebut, diperlukan sebuah alat bantu tangkap ikan, alat ini merupakan alat yang digunakan untuk membantu mempermudah para nelayan menangkap ikan. Berdasarkan 51 proses manufaktur alat bantu tangkap ikan, komponen penyusun alat terdiri atas base, support base, rangka bawah, rangka atas, rangka sliding, hidrolik, bracket, pin dan motor penggerak. Dari hasil analisis DFMA, total waktu yang dibutuhkan untuk membuat alat bantu tangkap ikan yaitu 1397 menit. Adapun total biaya yang dibutuhkan untuk membuat 1 set alat bantu tangkap ikan adalah sebesar Rp 9.950.000,-.
Kiki Maria
Jurnal ASIIMETRIK: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi, Volume 2, pp 19-23; doi:10.35814/asiimetrik.v2i1.1160

Abstract:
Practical work is one of the requirements for taking the final project (thesis) in the Architectural Engineering Study Program. Practical Work Performed by students majoring in Architecture for approximately four (4) months to carry out activities on certain construction projects that are related to the field of architecture such as planning, implementation and supervision of institutions outside the campus in this case the Contractor or Planning Consultant. This research is to find out whether students in carrying out the Final Project also apply the experience gained while carrying out practical work. Based on the above background, we are very interested in proposing and trying to do research with the title "The Role of Practical Work Subjects in Engineering Student Program Final Project". This research was conducted in several stages, namely the survey stage, the data processing stage, and the conclusion drawing stage. In the survey stage, primary data collection is carried out by making a comparison between the Job Training Report and the Final Task Report. Comparisons were made at several universities which according to the plan would be chosen as sampling locations, namely: Bung Karno University, Pancasila University, Indonesian Christian University and "YAI" University. The second stage, data processing is done using the method of raising the sample, the method of analysis, and testing the hypothesis. The last stage was drawing conclusions about the Role of Practical Work Subjects in the Final Project of the Architectural Engineering Study Program.
Erwin Suhandono, Arif Hidayat
Jurnal ASIIMETRIK: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi, Volume 2, pp 33-43; doi:10.35814/asiimetrik.v2i1.1210

Abstract:
The Educational Assessment Center is a Government Agency under the Ministry of Education and Culture's Research and Development Agency. To carry out office activities, it is necessary to be supported by the availability of supplies to support these activities. Therefore, it is necessary to improve the management of state owned goods. Where the data processing is still done manually, that is, the demand for goods is done by filling out the paper form, so that the process of processing requires more time. Based on these problems an information system is needed. This information system is designed based on Object Oriented by using the Unified Modeling Language (UML) as a system modeling language to facilitate employees in processing data of State owned goods..
Siti Rahma, Reza Asriandi Eka Putra
Jurnal ASIIMETRIK: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi, Volume 1, pp 97-104; doi:10.35814/asiimetrik.v1i2.818

Abstract:
Lalu lintas merupakan penyumbang terbesar polusi udara perkotaan. Oleh karena itu diperlukaan perencanaanlalu lintas yang baikdalam mengurangi polusi udara. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan efisiensi pergerakan simpang. Penelitian ini merencanakan pengelolaan simpang dengan optimasi pada cycle time. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi besarnyapengurangan polusi akibat optimasi cycle timepada sebuah simpang dengan studi kasus Simpang Way Halim, Bandar Lampung. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan penguranganbesaran emisi CO pada simpang bersinyal hasil Simulasi menggunakan PTV Vissim. Dari simulasi lalu lintas dihasilkan besar emisi CO pada 2019 sebesar 261.475gr CO dan 2024 adalah sebesar 349.453gr. Setelah optimasi, emisi CO tahun 2019 171.852gr sedangkan tahun 2024 sebesar 174.425gr CO. Kesimpulannya adalah pada dengan optimasi cycle time maka terjadi pengurangan emisi CO 2019 sebesar 34% dari sedangkan pada tahun 2024 terjadi pengurangan CO sebesar 50%.
Dimas Suryo Ajitomo
Jurnal ASIIMETRIK: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi, Volume 1, pp 89-96; doi:10.35814/asiimetrik.v1i2.817

Abstract:
Obat-obatan dalam kehidupan sehari-hari merupakan kebutuhan yang tidak dapat dianggap sebagai kebutuhan tersier dikarenakan dalam situasi dan kondisi tertentu obat dapat menjadi kebutuhan yang sangat penting. Perusahaan farmasi bersaing untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang optimal dan memasarkan produknya yang meliputi obat bebas (OTC, Over The Counter)dan obat resep (ETC, Ethical)untuk memenuhi permintaan konsumen di pasar lokal maupun internasional. Industri farmasi memiliki beberapa tahapan proses, yaitu proses penyimpanan material bahan, produksi, sampai pengemasan. Pada proses pengemasan yang terkait didalamnya adalah proses penyetripan kaplet yang dilakukan menggunakan mesin yang sesuai dengan jenis kapletnya. Walapun demikian, masalah-masalah pada mesin yang menghambat kelancaran proses produksi akan terjadi. Mencari solusi yang tepat untuk masalah yang timbul dan menghambat kelancaran proses produksi mampu dikurangi, dengan tujuan meningkatkan produktifitas mesin, mengurangi rejectpada mesin stripping, meningkatkan tingkat keselamatan kerja operator, dan meningkatkan efisiensi dalam proses produksi.
Tyas Eka Kurnia, Ande Tri Listanti
Jurnal ASIIMETRIK: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi, Volume 1, pp 113-123; doi:10.35814/asiimetrik.v1i2.820

Abstract:
Hasil pertanian jambu biji merah di Kabupaten Kendal bisa dikatakan cukup tinggi dan menjadi salah satu komoditas buah yang diunggulkan. Tingginya hasil produksi jambu biji merah tidak turut meningkatkan kesejahteraan para petani jambu biji merah, dikarenakan para petani menjualnya dalam keadaan segar, dimana tidak terdapat nilai tambah. Perlu adanya alternatif lain dalam menjual jambu biji merah agar dapat memberikan nilai tambah yaitu dengan mengolah jambu biji merah menjadi produk olahan.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keinginankonsumen terhadap kerupuk jambu biji merah, mengetahui atribut persyaratan teknis yang menjadi prioritas utama untuk dikembangkan dan mengetahui atribut keinginan konsumen yang paling mempengaruhi preferensi konsumen terhadap kerupuk jambu biji merah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quality Function Deployment (QFD).Dari analisa matriks House of Qualitydidapatkan sepuluh atribut keinginan konsumen dan lima belas atribut persyaratan teknis terhadap produk kerupuk jambu biji merah. Berdasarkan perhitungan nilai Improvement Ratio, terdapat sembilan atribut yang sudah sesuai dengan keinginan konsumen (IR=1) dan satu atribut yang belum sesuai dengan keinginan konsumen yaitu atribut tekstur renyah dan halus karena memiliki nilai IR sebesar 1,12 (IR>1) sehingga perlu dilakukan adanya tindakan perbaikan. Atribut persyaratan teknis (Technical Requirment)yang menjadi prioritas utama untuk dikembangkan adalah konsentrasi jambu biji merah dalam adonan karena memiliki nilai prioritas tertinggi (4,69). Atribut informasi tanggal produksi dan tanggal kadaluarsa pada label kemasan merupakan atribut yang paling mempengaruhi preferensi konsumen ketika membeli kerupuk jambu biji merah karena memiliki bobot kepentingan terbesar (TKK=4,69).
Tri Mulyanto, Supriyono
Jurnal ASIIMETRIK: Jurnal Ilmiah Rekayasa & Inovasi, Volume 1, pp 125-132; doi:10.35814/asiimetrik.v1i2.821

Abstract:
Kebutuhan akan suatu mesin tepat guna yang dapat dapat mengolah hasil pertanian sehingga meningkatkan pendapatan para petani. Salah satu komoditasnya adalah cabai yang harganya sangat tinggi saat pasokan kurang dan sangat rendah pada saat panen raya, hal ini karena perhitungan waktu tanam yang tidak tepat. Untuk itu diperlukan suatu mesin yang dapat mengolah kelebihan hasil panen menjadi bubuk cabai dengan mengeringkan terlebih dahulu. Mesin dioperasikan menggunakan sistem pengeringan tipe hibrida dengan memanfaatkan tenaga surya atau listrik sebagai sumber panas. Proses pengeringan dengan cara cabai dimasukkan kedalam tabung lalu dipanaskan dengan temperatur 60 C0, tabung diputar untuk mengaduk cabai dengan agar pengeringan merata. Waktu untuk mengeringkan cabai sekitar 4 jam dengan temperatur stabil. Kapasitas mesin pengering adalah 4 kg untuk sekali proses
Back to Top Top