J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika

Journal Information
EISSN : 2684-7981
Published by: LPPM STKIP Persada Khatulistiwa Sintang (10.31932)
Total articles ≅ 47
Filter:

Latest articles in this journal

Annisa Ranti Syafira, Ellis Salsabila, Swida Purwanto
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 407-416; https://doi.org/10.31932/j-pimat.v3i2.1406

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi apakah terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis antara peserta didik yang belajar menggunakan LKPD berbasis discovery dalam PJJ dengan Google Classroom dan peserta didik yang belajar PJJ konvensional dengan Google Classroom. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan populasi seluruh peserta didik SMA Negeri 98 Jakarta pada tahun ajaran 2019/2020 dengan sampel yang terdiri dari 72 peserta didik di kelas XI. Data yang digunakan diperoleh dari hasil posttest kemampuan berpikir kritis matematis. Analisis hasil posttest kemampuan berpikir kritis matematis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik yang belajar menggunakan LKPD berbasis discovery dalam PJJ dengan Google Classroom lebih tinggi dari pada peserta didik yang belajar PJJ konvensional dengan Google Classroom. Oleh karena itu, penggunaan LKPD berbasis discovery dalam PJJ dengan Google Classroom cukup berpengaruh pada kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik sebesar 77,63%.
Lilis Komariah, Ellis Salsabila, Eti Dwi Wiraningsih
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 385-394; https://doi.org/10.31932/j-pimat.v3i2.1407

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kemampuan representasi matematis antara siswa yang belajar menggunakan model antara model pembelajaran learning cycle 7E berbantuan media pembelajaran power point, GeoGebra, dan LKS terbimbing. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan pengambilan sampel cluster random sampling. Sampel penelitian dipilih tiga kelas dari kelas VIII di SMPN 2 Pamijahan Bogor tahun ajaran 2019/2020 yang berdistribusi normal dan homogen. Kelas ekperimen I yaitu kelas VIII-7 mendapatkan perlakuan model pembelajaran learning cycle 7E berbantuan media pembelajaran Power Point, kelas eksperimen II yaitu kelas VIII-6 mendapatkan perlakuan model pembelajaran learning cycle 7E berbantuan media pembelajaran GeoGebra, sedangkan kelas eksperimen III yaitu kelas VIII-1 mendapatkan perlakuan model pembelajaran learning cycle 7E berbantuan media pembelajaran LKS terbimbing. Masing-masing kelas eksperimen memiliki jumlah siswa yang sama yaitu 37 siswa. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa kemampuan representasi matematis siswa yang belajar menggunakan model learning cycle 7E berbantuan media pembelajaran power point lebih tinggi dibanding kelas berbantuan media pembelajaran GeoGebra dan LKS terbimbing, serta kemampuan representasi matematis siswa yang belajar menggunakan model learning cycle 7E berbantuan media pembelajaran GeoGebra lebih tinggi disbanding berbantuan media pembelajaran GeoGebra dan LKS terbimbing
Melinda Rismawati, Regina Erni
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 367-376; https://doi.org/10.31932/j-pimat.v3i2.1410

Abstract:
Permasalahan dalam penelitian ini adalah hasil belajar kognitif siswa kurang memuaskan. Dilihat dari hasil wawancara dengan guru wali kelas III mengatakan ketika pembelajaran berlangsung kebanyakan siswa tidak mau bersunguh-sunguh mendengarkan penjelasan guru, sehingga ketika ditanya berkaitan dengan materi yang telah disampaikan siswa tidak bisa menjawab malah sebaliknya hanya diam.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan alat peraga dekak-dekak mata Pelajaran Matematika materi penjumlahan dan pengurangan kelas III SD 01 Binjai Hulu. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IIIB berjumlah 23 orang siswa. Untuk mengumpulkan data adalah lembar observasi, soal tes, dan lembar angket respon siswa. Aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 86,8% dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 94,7%. Hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 65,2% dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 95,6%. Respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dekak-dekak pada siklus I sebesar 62,6% dan respon siswa siklus II mengalami peningkatan sebesar 71%. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, disimpulkan secara umum bahwa penggunaan alat peraga dekak-dekak dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika kelas IIIB Sekolah Dasar Negeri 01Binjai Hulu.
Hadidi Hadidi, Beni Setiawan
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 377-384; https://doi.org/10.31932/j-pimat.v3i2.1395

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penerapan media pembelajaran e-learning berbasis google sites ditinjau dari hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 4 Sintang kelas VIII pada materi bangun ruang sisi datar. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, yang dilakukan pada siswa kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen menggunakan media web berbasis google sites dan VIIIB sebagai kelas kontrol menggunakan group whatsapp di SMP Negeri 4 sintang, semester 2 tahun ajaran 2020/2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperiment. Adapun teknik pengumpulan data penelitian dengan menggunakan tes. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dengan menggunakan soal sebanyak 15 soal pilihan ganda dan angket respon untuk melihat respon siswa terhadap media web berbasis google sites. Hasil penelitian ini ditinjau dari perhitungan pretest dan posttest dari kedua kelas yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil pretest menunjukkan bahwa kedua kelas memiliki kemampuan awal yang tidak jauh berbeda dilihat dari nilai rata yakni 57,26 dan 54,60. Sedangkan pada posttest hasil belajar menunjukkan bahwa kedua kelas memiliki kemampuan tes akhir dimana nilai rata kelas eksperimen sebesar 54,18 sedangkan kelas kontrol sebesar 29,13
Rafiqa Nabila Wisnu Kartika, Pinta Deniyanti Sampoerna, Eti Dwi Wiraningsih
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 395-406; https://doi.org/10.31932/j-pimat.v3i2.1408

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan modul elektronik matematika pada pokok bahasan eksponensial dan logaritma dengan menggunakan pendekatan saintifik pada kelas X SMA. Metode penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development) dan menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang melibatkan lima Langkah, yaitu (1) melakukan analisis produk yang akan dikembangkan, (2) mengembangkan produk awal, (3) validasi ahli dan revisi, (4) uji coba lapangan skala kecil dan revisi produk, dan (5) uji coba lapangan skala besar dan produk akhir. Penelitian dilakukan pada Desember 2020 di SMA IT Al-Halimiyah. Berdasarkan hasil validasi modul elektronik matematika oleh ahli materi dan bahasa diperoleh persentase secara keseluruhan aspek sebesar 84,19% serta validasi ahli media 81,30%. Kemudian, menurut hasil evaluasi guru diperoleh persentase keseluruhan aspek sebesar 89,57%. Pada uji coba lapangan skala kecil diperoleh hasil 94,90% untuk persentase secara keseluruhan. Serta ketika uji coba lapangan skala besar diperoleh persentase sebesar 88,31%.
Damianus Sopian, Olenggius Jiran Dores, Andri Andri
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 357-366; https://doi.org/10.31932/j-pimat.v3i2.1409

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil belajar siswa kelas VII A SMP N 1 Tempunak tahun ajaran 2020/2021 berdasarkan Taksonomi Bloom. SMP N 1 Tempunak sebagai salah satu sekolah yang terdampak pandemi yang terpaksa melaksanakan kegiatan pembelajaran secara daring (dalam jaringan). Adapun penelitian ini ditinjau dari ranah kognitif C1-C4 pada Taksonomi Bloom. C1 yaitu ranah kognitif pengetahuan, C2 yaitu ranah kognitif pemahaman, C3 yaitu ranah kognitif pengaplikasikan, dan C4 yakni ranah kognitif menganalisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian diberikan soal-soal dengan indikator C1-C4, dengan persentasi jumlah soal C1 berjumlah 20%, C2 berjumlah 20%, sedangkan C3 berjumlah 40%, dan C4 berjumlah 20%, lalu hasil pekerjaan diri subjek dianalisis dan dideskripsikan pada masing-masing ranah kognitifnya.Dari hasil penelitian diperoleh bahwa hasil belajar siswa kelas VII A SMP N 1 Tempunak tahun ajaran 2020/2021 pada ranah C1 pada kategori Cukup, C2 pada kategori Baik, C3 pada kategori cukup dan C4 pada kategori baik.a
Muhammad Rian Subekti, Agusta Kurniati, Teodora Firda
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 417-426; https://doi.org/10.31932/j-pimat.v3i2.1376

Abstract:
Kurangnya minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika yang ditandai dengan 82% siswa tidak menyukai mata pelajaran matematika, siswa mengatakan bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan sehingga berakibat pada rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika dan untuk mengungkapkan faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 11 siswa, wali kelas dan orang tua siswa yang berjumlah 11 orang.Teknik dan alat pengumpulan data menggunakan soal tes, pertanyaan tertulis, wawancara dan studi dokumen. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil perolehan siswa menjawab pertanyaan tertulis masuk dalam kriteria interpretasi dengan kategori cukup. Artinya berdasarkan perolehan hasil siswa menjawab pertanyaan tertulis dan didukung dengan nilai hasil tes siswa, dapat disimpulkan bahwa minat belajar matematika siswa kelas IV SDN 25 Gurung Peningkah Kayan Hilir Tahun 2020/2021 termasuk pada kategori cukup. (2) Faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika terdapat dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi aspek jasmaniah dan psikologi.Faktor eksternal meliputi faktor keluarga, faktor sekolah dan faktor lingkungan masyarakat.
Yolanda Agustini, Nurmaningsih Nurmaningsih, Hodiyanto Hodiyanto
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 427-436; https://doi.org/10.31932/j-pimat.v3i2.1417

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Pop Up Book berbasis Problem Solving dalam materi teorema pythagoras untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Sanggau yang mencapai tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan yang digunakan adalah 4D. Subjek penelitian ini terdiri dari validator ahli, guru, dan siswa kelas VIII B SMP Negeri 12 Sanggau yang terdiri dari 18 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi, angket, soal pretest dan soal posttest.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil validasi Pop Up Book dengan kriteria sangat valid sebesar 93,77%, tingkat kepraktisan Pop Up Book memiliki kriteria sangat praktis sebesar 92,53%,tingkat keefektifan dilihat dari hasil pengerjaan soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan kriteria sangat efektif sebesar 77,78%. Artinya, terdapat peningkatan nilai hasil belajar siswa dalam kemampuan pemecahan masalah, sehingga dikategorikan efektif.
Mawaddatuz Zakiyah, Putri Nur Malasari
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 287-294; https://doi.org/10.31932/j-pimat.v3i1.1123

Abstract:
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi konsep geometri transformasi yang terdapat dalam motif batik bakaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti sendiri, dimana selain peneliti berhubungan langsung dengan narasumber, peneliti juga yang mengumpulkan data melalui observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam motif batik bakaran terdapat konsep matematika geometri transformasi diantaranya yaitu rotasi, refleksi, translasi, dan dilatasi. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran geomeri transformasi. The purpose of this study is to explore the concept of transformation geometry contained in the batik bakaran motif. This study uses a qualitative method with an ethnographic approach. The main instrument of this research is the researcher himself, where in addition to the researcher dealing directly with the sources, the researcher also collects data through observation, interviews and literature study. The results of this study indicate that in the batik bakaran motif, there are mathematical concepts of transformation geometry including rotation, reflection, translation, and dilation. The results of this study can be used as a source of learning in transformational geomery learning.
Masni Masni, Yonathan S Pasinggi, Zaid Zainal
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 307-316; https://doi.org/10.31932/j-pimat.v3i1.1131

Abstract:
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif jenis korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar, yakni hubungan minat belajar dengan hasil belajar matematika di masa pandemi siswa kelas V SD di kelurahan Cappa Galung kota Parepare. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah minat belajar, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di kelurahan Cappa Galung kota Parepare berjumlah 70 orang, sedangkan sampelnya sebanyak 60 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu proporsional random sampling. Data hasil penelitian diperoleh dengan membagikan angket minat belajar melalui google form dan angket yang dibagikan kepada siswa, serta hasil belajar yang diperoleh melalui guru kelas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji korelasi linear product moment. Berdasarkan hasil analisis deskriptif minat belajar dan hasil belajar siswa diperoleh minat belajar matematika siswa di masa pandemi Covid-19 berada pada kategori cukup dengan persentase 61,7 %, sedangkan hasil belajar matematika siswa berada pada kategori baik dengan persentase 61,67%. Hasil analisis data koefisien korelasi linear diperoleh (rxy) = 0,603 dan Fhitung= 1,84, serta p-value = 0,00 atau H0 ditolak, yang berarti bahwa terdapat hubungan yang positif antara minat belajar dengan hasil belajar siswa dengan kategori sedang.
Back to Top Top