KONVERGENSI

Journal Information
ISSN / EISSN : 1858-0688 / 2721-0936
Published by: Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (10.30996)
Total articles ≅ 76
Filter:

Latest articles in this journal

Agus Darwanto, Mohammad Alfin Khoiri
Published: 10 February 2022
KONVERGENSI, Volume 17, pp 89-101; https://doi.org/10.30996/konv.v17i2.5478

Abstract:
There are no shared storage that is centralized in the server requires students to store their files into extended storage such as a flash drive. Primary Domain Controller as centralized storage for each client with a login system for each user provides an alternative centralized personal storage with the resources provided by the server. With a centralized server, the user makes it easy to store files without fear of being swapped by other users. While the absence of website limitations that cannot be accessed at certain hours such as productive learning hours can reduce student learning focus because the bandwidth management manages the distribution of internet connection speeds evenly on each client. By using layer 7 protocol method and Address List as a means of limiting access to certain websites as well as Ubuntu Linux as a centralized server facility with the addition of hotspot management as a means of wireless internet connection for students with a personal authentication system without using a conventional password results in a local server domain controller which cannot be accessed by parties outside the network itself. The distribution of internet bandwidth for students is a maximum of 1024kbps and has an average speed of 700-1024kbps. While blocking certain websites such as YouTube, Facebook, Instagram, etc., will be limited by the layer 7 protocol method which results in blocked sites. The logging of IP addresses from online games is done automatically and dynamically by the Address List method with the result of all games that are disabled cannot be accessed from either a wired or wireless connection. Keywords: samba, domain controller, mikrotik, bandwidth management ABSTRAK Tidak adanya sharing storage yang terpusat pada server mengharuskan siswa untuk menyimpan semua file,seperti tugas ataupun referensi pembelajaran yang telah dikerjakan ke dalam extend storage seperti flashdisk. Primary Domain Controller sebagai penyimpanan terpusat setiap client dengan sistem login pada masing-masing pengguna memberikan alternatif penyimpanan pribadi secara terpusat dengan sumberdaya yang telah disediakan oleh server, dengan adanya server terpusat user dimudahkan dalam hal menyimpan file, baik itu tugas ataupun file project tanpa takut file tertukar dengan user lain, sedangkan tidak adanya limitasi website yang tidak boleh diakses pada jam-jam tertentu seperti jam produktif belajar dapat membuat fokus belajar siswa berkurang,dengan adanya management bandwidth melakukan manajemen pembagian kecepatan koneksi internet secara merata pada masing-masing client. dengan menggunakan metode layer7 protocol, dan Address List sebagai sarana limitasi akses ke website tertentu serta linux Ubuntu sebagai sarana server terpusat dan juga ditambahkannya manajemen hotspot sebagai sarana koneksi internet wireless untuk siswa dengan sistem autentikasi pribadi tanpa menggunakan password konvensional didapatkan hasil server domain controller bersifat lokal dan tidak bisa diakses oleh pihak diluar jaringan,pembagian bandwidth internet untuk siswa sebesar maksimal 1024Kbps mempunyai kecepatan rata-rata 700-1024Kbps, sedangkan untuk pemblokiran website tertentu seperti youtube,facebook,instagram,dan lain-lain dibatasi pada metode layer7 protocol dengan hasil semua situs yang diblokir tidak dapat dibuka, untuk pencatatan alamat ip dari game online dilakukan secara otomatis dan secara dinamis dengan metode Address List dengan hasil semua game yang tercacat tidak dapat diakses baik dari koneksi kabel ataupun non-kabel. Kata Kunci: Samba, Domain Controller, Mikrotik, Bandwidth Management
Marindo Andriansyah, Hartarto Junaedi
Published: 10 February 2022
KONVERGENSI, Volume 17, pp 56-63; https://doi.org/10.30996/konv.v17i2.5420

Abstract:
Braille is a character designed for the blind. Braille letters consist of six raised dots arranged in three rows and two columns. Braille is read by touch, so finger sensitivity is very important. Braille combinations need to be memorized, making them very difficult to learn. This study discusses the introduction of braille characters using the Convolutional Neural Network (CNN) method. CNN will process 3 data sets, 60, 100, and 150 data with each data using 5, 10, 25, and 50 epochs. The highest accuracy value in the training process is 99.87% with a loss value of 0.232. In the recognition process, the highest accuracy is 99.62% with a recognition error of 1 image out of 260 images. Keywords: Braille, CNN, Character, Recognition. ABSTRAK Huruf braille merupakan karakter yang dirancang untuk orang buta. Huruf braille terdiri dari enam titik timbul yang tersusun dalam tiga baris dan dua kolom. Huruf braille dibaca dengan menggunakan sentuhan, oleh sebab itu sensifitas jari sangat penting. Kombinasi huruf braille perlu dihafalkan, sehingga sangat sulit untuk dipelajari. Penelitian ini membahas pengenalan karakter braille dengan menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN). CNN akan memproses 3 kelompok data, 60, 100, dan 150 data dengan masing-masing data menggunakan 5, 10, 25, dan 50 epoch. Nilai akurasi tertinggi pada proses traning sebesar 99.87% dengan nilai loss sebesar 0.232. Dalam proses pengenalan akurasi tertinggi sebesar 99.62% dengan kesalahan pengenalan 1 gambar dari 260 gambar. Kata Kunci: Braille, CNN, Karakter, Pengenalan.
Fajar Yulianto, Hartarto Junaedi, Suhatati Tjandra, Amanda Pascarini
Published: 10 February 2022
KONVERGENSI, Volume 17, pp 75-88; https://doi.org/10.30996/konv.v17i2.5470

Abstract:
Radicalism in Indonesia is still an issue that is often discussed considering that there are still many acts of radicalism in Indonesia. The relatively rapid spread of radicalism requires special handling to stop the spread. This study aims to identify radicalism by grouping it into 3 (three) groups or levels which are later expected to facilitate the search for solutions to stop the spread of radicalism. The analysis system will use sentiment analysis using the method of machine learning, namely Naive Bayes. The data used were collected through surveys to students and religious leaders. The Naive Bayes method will later serve to determine the survey results of each individual based on his group. The total data collected for this study amounted to 250 respondents who have filled out survey questions, the data will be divided into 2 types, there are 165 data used for the training phase and 85 data for testing. After processing the data, the results were obtained using classification report calculations and obtained an accuracy of 85% from 3 radical groups. Keywords: sentiment analysis; machine learning; naïve Bayes; radicalism ABSTRAK Radikalisme di Indonesia, hingga saat ini masih menjadi suatu isu yang diperbincangkan mengingat masih banyaknya aksi-aksi radikalisme di Indonesia. Penyebaran paham radikalisme yang relative cepat memerlukan adanya penanganan khusus untuk menghentikan penyebaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi radikalisme dengan mengelompokannya menjadi 3 (tiga) kelompok atau tingkatan yang nantinya diharapkan dapat memudahkan pencarian solusi penghentian penyebaran paham radikalisme tersebut. Sistem analisis akan menggunakan analisis sentiment dengan menggunakan metode dari machine learning yaitu naive bayes. Data yang digunakan sendiri dikumpulkan melalui survey kepada santri dan pemuka agama. Metode naive bayes nantinya akan berfungsi untuk menentukan hasil survey tiap individu tersebut berdasarkan kelompoknya. Total data yang terkumpul untuk penelitian ini berjumlah 250 responden yang sudah mengisi pertanyaan survey, data tersebut nantinya akan dibagi 2 jenis, terdapat 165 data digunakan untuk tahap training dan 85 data untuk testing. Setelah melakukan proses olah data hasil yang didapat menggunakan perhitungan classification report dan didapat akurasi sebesar 85% dari 3 kelompok radikal. Kata Kunci: sentiment analysis; machine learning; naïve bayes; radikalisme
Bara Alpa Yoga Kartika, Endang Setyati
Published: 10 February 2022
KONVERGENSI, Volume 17, pp 64-74; https://doi.org/10.30996/konv.v17i2.5463

Abstract:
Job vacancies are information that is needed by all job seekers, especially students and alumni of a college, many universities already have a career center system, but most of the systems are just information without any processing in it. In this paper, we will discuss how job recommendations are made and presented back to job seekers by combining the Cosine Similarity and Alternating Least Squares algorithms. Based on the experiments conducted, the average Precision value is 0.75. Keywords: Vacancies, Jobs, Hybrid Recommendation, Alternating Least Squares ABSTRAK Lowongan pekerjaan merupakan suatu informasi yang sangat diperlukan oleh semua para pencari kerja terlebih lagi para mahasiswa maupun alumni suatu perguruan tinggi, banyak perguruan tinggi yang sudah mempunyai suatu sistem career center namun kebanyakan dari sistem hanya sebagai informasi saja tanpa ada suatu pemrosesan didalamnya. Dalam paper ini akan membahas tentang bagaimana rekomendasi pekerjaan dibuat dan ditampilkan kembali kepada para pencari kerja dengan menggabungkan algoritma Cosine Similarity dan Alternating Least Squares. Berdasarkan percobaan yang dilakukan dihasilkan rata – rata nilai Precesion sebesar 0.75 Kata Kunci: Lowongan, Pekerjaan, Hybrid Recommendation, Alternating Least Squares
Rosiana Dwi Yunita
Published: 10 February 2022
KONVERGENSI, Volume 17, pp 102-110; https://doi.org/10.30996/konv.v17i2.5501

Abstract:
To measure the factors that influence the acceptance of technology, then the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT 2) model is used where there is a change in the moderate variable, namely the student variable previous education and gender. Testing the model in this study using software SmartPLS. The results in this study are the factors that influence user intentions in using e-learning. It was found that the influencing factors were Performance expectancy is also referred to as performance expectations which have an influence on positive and significant on behavior intention in the behavior of using e-learning by student. This factor is proven to be the influence of students' intentions in using technology at SMK Negeri 7 Jember. Keywords: User Acceptance, E-learning, Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT 2), Gender, Previous education Students ABSTRAK Untuk mengukur faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan terhadap teknologi, maka digunakan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT 2) yang dimana terdapat perubahan pada variabel moderat yakni variabel student previous education dan gender. Pengujian model dalam penelitian ini menggunakan software SmartPLS. Hasil dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi niat pengguna dalam menggunakan e-learning. Diperoleh bahwa faktor yang berpengaruh adalah performance expectancy disebut juga sebagai ekspektasi kinerja dimana memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap behavior intention dalam perilaku penggunaan e-learning oleh siswa. Faktor inilah yang terbukti sebagai pengaruh niat siswa dalam menggunakan teknologi di SMK Negeri 7 Jember. Kata Kunci: Penerimaan Pengguna, E-learning, Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT 2), Jenis Kelamin, Pendidikan Sebelumnya Siswa
Elsen Ronando, Muhammad Yasa, Enny Indasyah
Abstract:
Currently, social media is a forum for exchanging information widely used by the public, such as Facebook and Twitter. Social media users exchange information to find out the condition of one another. Some companies use social media to explore the personality potential of prospective employees to be recruited. However, to dig up this information takes a very long time because the company has to open prospective employees' social media one by one. To dig up information automatically, a personality detection system is needed from social media users. This study develops a person's personality prediction system based on social media status using the support vector machine. The data sets evaluated in this study were 300 Facebook social media status data and 2067 Twitter social media status data. Based on the evaluation results, we obtained a high level of accuracy in detecting a person's personality based on social media status, namely 100% for Facebook user status and 99.3% for Twitter user status.Keywords: Personality, Social Media, Support Vector Machine, Facebook, Twitter Saat ini, media sosial merupakan salah suatu wadah pertukaran informasi yang banyak digunakan oleh masyarakat, seperti Facebookmaupun Twitter. Pengguna media sosial saling bertukar informasi untuk mengetahui kondisi satu dengan lainnya. Beberapa perusahaan memanfaatkan media sosial untuk menggali potensi kepribadian dari calon pegawai yang akan direkrut. Namun, untuk menggali informasi tersebut memerlukan waktu yang sangat lama karena perusahan harus membuka media sosial dari calon pegawai satu per satu. Agar dapat menggali informasi secara otomatis, maka diperlukan sistem deteksi kepribadian dari pengguna media sosial. Penelitian ini mengembangkan sistem prediksi kepribadian seseorang berdasarkan status media sosial menggunakan metode Support Vector Machine. Set data yang dievaluasi dalam penelitian ini yaitu 300 data status media sosial Facebookdan 2067 data status media sosial Twitter. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan diperoleh tingkat akurasi yang tinggi dalam mendeteksi kepribadian seseorang berdasarkan status media sosial, yaitu 100% untuk status pengguna Facebookdan 99,3% untuk status pengguna Twitter. Kata Kunci: Kepribadian, Media Sosial, Support VectorMachine, Facebook, Twitter.
Bambang Dwi Sulo, Yanis Fajar Dermawan, Agus Darwanto
Abstract:
A motorcycle safety system is a tool integrated with a design that functions to secure motorized vehicles from all criminal acts such as robbery and motorcycle theft by breaking. The need for this security system is to maintain motorcycle security when not under the owner's supervision. The number of motorcycle theft cases or robberies today coupled with the current Covid-19 pandemic has made the crime rate high, thus making the author take the initiative to design a motorcycle safety system. We developed the tool with several features. Firstly, opening and locking the steering wheel. Secondly, ON/OFF contacts. Thirdly, a starter to turn on the motorcycle via the Bluetooth module, and an additional terrific feature is that in this application, what can use it to track the whereabouts of a bike with a GPS module installed which coordinates will be sent via SMS with the SIM800L module.Keywords: Security Device, Motorcycle, Android, Arduino, GPS, Bluetooth, SMS
Sistem pengaman sepeda motor adalah suatu alat yang terintegrasi dengan sistem yang berfungsi untuk mengamankan kendaraan bermotor dari segala tindak kriminal seperti halnya begal, pencurian sepeda motor dengan cara membobol yang mana perlunya sistem pengaman ini untuk menjaga keamanan sepeda motor ketika tidak dalam pengawasan pemilik. Banyaknya kasus pencurian atau begal sepeda motor di masa kini ditambah dengan pandemi Covid-19 yang sedang melanda membuat tingginya angka kriminalitas, sehingga membuat penulis berinisiatif untuk merancang alat sistem pengaman sepeda motor. Penulis merancang alat tersebut dengan beberapa fitur antara lain membuka dan mengunci setir, Kontak ON/OFF, starter untuk menyalakan sepeda motor melalui modul Bluetooth, dan fitur keren tambahannya adalah dalam aplikasi ini bisa digunakan untuk melacak keberadaan sepeda motor yang terpasang modul GPS yang mana koordinatnya akan dikirim melalui SMS dengan module SIM800L. Kata Kunci: Alat Pengaman, Sepeda Motor, Android, Arduino, GPS, Bluetooth, SMS
Krisna Puji Lestari,
Abstract:
Keywords: Information System, Official Travel, Official Form, Report, PIECES Method PT Dua Kelinci merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang food industry atau penyedia makanan ringan yang terkemuka di Indonesia. PT Dua Kelinci untuk saat ini memiliki kantor pusat yang berada di daerah Pati, Jakarta, dan Surabaya dan memiliki distributor yang tersebar di seluruh titik Indonesia dan mulai memasuki pasar internasional. Untuk memenuhi kebutuhan manajemen dan kinerja yang lebih baik karyawan tidak lepas dengan adanya perjalanan dinas. Proses penyelesaian perjalanan dinas pada perusahaan ini yang masih menggunakan metode secara manual dengan menggunakan form yang tersedia untuk perjalanan dinas lalu berkas di kirim ke kantor pusat dan diproses oleh bagian keuangan untuk mengganti biaya perjalanan dinas sesuai dengan form tersebut. Oleh karena itu, di perlunya sistem informasi perjalanan dinas yang dapat mencatat secara real time perencanaan dan penyelesaian biaya perjalanan dinas di PT Dua Kelinci. Output yang diusulkan adalah rancang bangun sistem informasi manajemen perjalanan dinas dengan metode PIECES (Studi kasus pada PT Dua Kelinci). Harapan aplikasi ini dapat membantu proses perencanaan dan penyelesaian perjalanan dinas di PT Dua Kelinci dengan menerapkan metode PIECES (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency. Service). Kata Kunci: Sistem Informasi, Perjalanan Dinas, Form Dinas, Laporan, Metode PIECES
Ardy Januantoro, Abdullah Faqih Septiyanto, Andrey Kartika Widhy Hapantenda
Abstract:
The distribution of goods is an important thing that must consider in the continuity of a business. The better the distribution of goods will have an impact on increasing customer satisfaction. UD XYZ is a distributor of motorcycle masks in Surabaya. The distribution route, which is carried out every day, does not have a fixed route selection reference and is constantly changing without a clear basis. The distribution process often experiences delays in the delivery of goods. For this reason, optimization is needed in determining the optimal distribution route to save time, costs, and other operations. A greedy algorithm is one of the algorithms used to determine the optimal solution. The greedy algorithm is an algorithm that follows a problem-solving heuristic making a locally optimal choice at each stage in the hope of finding a global optimal. With the implementation of the greedy algorithm, this research produces an optimal distance and can provide benefits to UD XYZ.Keywords: Distribution of goods, optimization, distribution routes, greedy algorithm Distribusi barang merupakan hal penting yang harus diperhatikan pada keberlangsungan sebuah bisnis. Semakin baik distribusi barang maka akan berdampak terhadap meningkatnya kepuasan pelanggan. UD XYZ merupakan salah satu distributor masker motor di Surabaya. Rute distribusi yang setiap hari dilakukan tidak memiliki acuan pemilihan rute yang tetap dan selalu berubah – ubah tanpa ada dasar yang jelas, sehingga proses distribusi sering mengalami kendala keterlambatan pengiriman barang. Untuk itu diperlukan optimasi dalam menentukan rute distribusi yang optimal agar lebih menghemat waktu, biaya dan operasional lainnya. Algoritma greedy merupakan salah satu algoritma yang digunakan untuk menentukan solusi optimal. Algoritma greedy adalah algoritma yang mengikuti heuristik pemecahan masalah membuat pilihan optimal lokal pada setiap tahap dengan harapan menemukan optimal global Pada penelitian ini, pemilihan lokal digambarkan dengan node – node yang diterapkan sebagai lokasi distribusi barang kemudian memilih jalur terbaik antar lokasi distribusi. Dengan implementasi algoritma greedy, penelitian ini mengasilkan jarak yang optimal dan mampu memeberikan keuntungan pada UD XYZ Kata Kunci: Distribusi barang, optimasi, rute distribusi, algoritma greedy
Andhis Yoga Prasetya, Ubaidi Ubaidi
Abstract:
The internet is one of the media needed in the Madura University Office, whether to find information or download and upload research files. The Peer Connection Queue (HTB) method used for bandwidth distribution in the Madura University Office LAN network is weak. It is not optimal in using the network when traffic is heavy, and there is a bandwidth leak, and the divided bandwidth is not following the rules. Hierarchical Token Bucket (HTB) is a method that can maximize bandwidth and manage bandwidth on the network hierarchically with a priority system based on the class on the network. This study aims to compare the previous method, namely PCQ, with HTB, which is implemented on a Linux CentOS server. The method will be compared using the calculation of QoS (Quality Of Service), which is a method of calculating network quality, in this study will calculate delay, jitter, throughput on the PCQ and HTB methods. In this study, the authors use the open-source HTB-Tools application to implement the HTB method, which is expected to maximize bandwidth usage and comfort users in the Madura University environment.Keywords: Bandwidth, Hierarchical Token Bucket, CentOS, HTB-Tools  Internet merupakan salah satu media yang dibutuhkan di lingkungan Kantor Universitas Madura, baik itu untuk mencari informasi, ataupun mengunduh dan mengupload berkas penelitian. Metode Peer Connection Queue (HTB) yang digunakan untuk pembagian bandwidth di jaringan LAN Kantor Universitas Madura memiliki kelemahan sehingga tidak optimal dalam penggunaan jaringan saat traffic sedang padat dan terjadi kebocoran bandwidth sehingga bandwidth yang terbagi tidak sesuai dengan aturan. Hierarchical Token Bucket (HTB) merupakan metode yang mampu memaksimalkan bandwidth dan mengatur bandwidth pada jaringan secara hierarki dengan sistem prioritas berdasarkan kelas yang berada pada jaringan. Tujuan dari penelitian membandingkan metode sebelumnya yaitu PCQ dengan HTB yang diimplementasikan di server Linux CentOS. Metode tersebut akan dibandingkan menggunakan perhitungan QoS (Quality Of Service) yang merupakan metode perhitungan kualitas jaringan, pada penelitian ini akan menghitung delay, jitter, througrput pada metode PCQ dan HTB. Pada Penelitian ini penulis menggunakan aplikasi open source HTB-Tools untuk menerapkan metode HTB yang diharapkan dapat memaksimalkan penggunaan bandwidth serta memberi kenyamanan bagi pengguna di lingkungan Universitas Madura.
Back to Top Top