JRK (Jurnal Riset Komunikasi)

Journal Information
ISSN : 2087-7463
Current Publisher: FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (10.31506)
Total articles ≅ 24
Filter:

Latest articles in this journal

Virgia Aida Handini, Wahyuni Choiriyati
JRK (Jurnal Riset Komunikasi), Volume 11; doi:10.31506/jrk.v11i2.9682

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebaran inovasi sosial yang dilakukan oleh komunitas Sahabat UMKM dalam memberdayakan UMKM Indonesia ditengah pandemi COVID-19. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan Model Inovasi Sosial karya N. Choi dan S. Majumdar. Hasilnya, untuk membantu UMKM bertahan dalam menghadapi Pandemi COVID-19, Sahabat UMKM mengubah gaya komunikasi pemasaran UMKM Indonesia melalui penerapan inovasi sosial. Dalam pembentukan digitalisasi, pelaku UMKM harus mengikuti beberapa tahap diantaranya, 1) Melakukan pendaftaran member melalui website; 2) bergabung ke dalam grup WhatsApp Sahabat UMKM sebagai wadah berdiskusi dan mendapatkan informasi mengenai kegiatan-kegiatan yang publikasikan melalui website sahabatUMKM dan M-News.co.id; 3) mengikuti kelas komunitas untuk mengkomunikasikan produk yang dimiliki melalui Brand Story Telling dan Copywriting; 4) melakukan Preview Produk Partner yaitu kerja sama dengan Startup dan e-commerce Sahabat UMKM; 5) Menyediakan Sahabat UMKM Store. Adapun setelah mengikuti tahap-tahap tersebut, pelaku UMKM mendapatkan legalitas bisnis, melakukan periklanan secara online, bergabung bersama Bekraf, e-commerce dan Startup. Terakhir, terkait masa pandemi COVID-19, diharapkan setiap UMKM dapat bertahan dengan cepat beradaptasi dan melakukan perubahan komunikasi pemasaran kearah digital.
Bambang --- Arianto
JRK (Jurnal Riset Komunikasi), Volume 11; doi:10.31506/jrk.v11i2.9915

Abstract:
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran akun media sosial yang dikategorikan sebagai akun buzzer dalam memperkuat kampanye petani milenial. Akun buzzer media sosial ini bertugas untuk memperkuat akun resmi (official) Kementerian Pertanian. Sehingga akun official Kementerian Pertanian bisa menjadi akun influencer yang dapat mempengaruhi warganet dan mengajak akun buzzer dan follower lainnya untuk bisa ikut memperkuat kampanye pertanian dengan menyediakan berbagai konten kreatif. Pemilihan konten kreatif digunakan agar pesan dari kampanye petani milenial ini dapat menarik perhatian dan atensi generasi milenial. Dengan begitu, minat generasi milenial untuk menjadi petani akan semakin meningkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data Social Network Analytic (SNA) dari Drone Emprit Academic dalam menganalisis percakapan perihal petani milenial di media sosial. Artikel ini menemukan bahwa peran akun buzzer media sosial telah berkontribusi dalam upaya memperkuat kampanye petani milenial di media sosial. Artikel ini juga mengungkapkan bahwa buzzer media sosial turut memperkuat setiap konten kampanye di media sosial.
Nadya Valerie Shanaz
JRK (Jurnal Riset Komunikasi), Volume 11; doi:10.31506/jrk.v11i2.10071

Abstract:
Perbedaan pandangan mengenai orientasi seksual dan normal yang diadopsi di Indonesia telah mempengaruhi keputusan kaum homoseksual dalam mengungkapkan jati dirinya kepada lingkungannya, terutama keluarga. Perilaku homoseksual tidak dianggap normal dan oleh karena itu tidak dapat diterima di masyarakat karena dianggap sebagai perilaku menyimpang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana proses keterbukaan diri kaum homoseksual terhadap keluarganya dan faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan dalam pengungkapan jati diri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur terhadap 10 jurnal yang telah dikumpulkan berdasarkan ketersesuaian dengan topik yang dibahas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini antara lain komunikasi interpersonal, keterbukaan diri, dan teori penetrasi sosial. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa proses keterbukaan diri berlangsung secara berbeda antar tiap partisipan homoseksual. Proses komunikasi yang terjadi dalam pengungkapan orientasi seksual tidak terjadi secara verbal saja, namun secara non verbal melalui perubahan penampilan menjadi feminin. Hambatan juga ditemukan dalam proses pengungkapan diri kepada keluarga, yang paling utama didasari oleh ketakutan akan mengecewakan keluarga. Meski demikian, homoseksual tetap memilih untuk mengungkapkan jati dirinya kepada keluarga karena berbagai alasan, baik secara internal melalui keinginan pribadi maupun dorongan pihak eksternal.
Syifa Mutiara Ummah, Ail Muldi, Rahmi Winangsih
JRK (Jurnal Riset Komunikasi), Volume 11; doi:10.31506/jrk.v11i2.10058

Abstract:
Bale Sandi maya merupakan ruang pengawasan yang memanfaatkan teknologi digital berupa layar yang menampilkan segala bentuk informasi pada proses kegiatan pembangunan Kota Serang. Pemerintah Kota Serang mengimplemantasikan Bale Sandi Maya sebagai upaya pembangunan menuju smart city. Penelitian ini bertujuan mengetahui proses komunikasi pembangunan yang dilakukan oleh Diskominfo Kota Serang dalam mewujudkan pembangunan kota cerdas dengan memanfaatkan Bale Sandi Maya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan observasi wawancara, dokumemntasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan Komunikasi terintegrasi yang terdapat di Bale Sandi Maya Kota Serang terlaksana melalui penyaluran jaringan internet melalui OPD hingga kelurahan dengan pedekatan top down planning. Konvergensi media yang dikelola pemerintah Kota Serang terpusat pada Bale Sandi Maya. Media komunikasi pemerintah Kota Serang melalui Bale Sandi Maya merupakan penerapan sistem pemerintahan elektronic government. Umpan balik Masyarakat Kota Serang terjadi dalam bentuk aduan, laporan, saran, dan pendapat yang diberikan pada aplikasi Rabeg, website PPID, media sosial, dan siaga 112. Kata Kunci: Bale Sandi Maya, Komunikasi Pembangunan, Smart City
Halimatus Zahro Yananingtyas
JRK (Jurnal Riset Komunikasi), Volume 11; doi:10.31506/jrk.v11i2.9556

Abstract:
Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi Jannata Daily Hijab Dalam Menambah Followers Sebagai Upaya Meningkatkan Penjualan Melalui Instagram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran Dalam Menambah Followers Sebagai Upaya Meningkatkan Penjualan di Instagram, serta untuk mengetahui bagaimana kelebihan dan kekurangan dari strategi komunikasi pemasaran Jannata Daily Hijab. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara secara daring dan studi literatur melalui akun Instagram @jannatadailyhijab. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa strategi pemasaran @jannatadailyhijab dalam ranah positioning cenderung perlu diperbaiki, sedangkan dalam strategi komunikasi pemasaran yang digunakan hanya Advertising, Direct Marketing dan WOM, sedangkan dalam ranah peningkatan followers instagram hanya beberapa komponen yang terpenuhi yaitu publish new content frequently, share the instagram account, dan stay consistent. Perlu adanya tambahan beberapa komponen lain dalam strategi komunikasi pemasaran akan terciptanya followers yang lebih tinggi untuk peningkatan penjualan produk @jannatadailyhijab.
Fathiya Nur Rahmi
JRK (Jurnal Riset Komunikasi), Volume 11; doi:10.31506/jrk.v11i2.9483

Abstract:
Perkembangan teknologi komunikasi dapat menjadi solusi di tengah permasalahan sosial. Salah satu permasalahan sosial adalah minimnya penerapan nilai inklusi bagi penyandang disabilitas. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model penggunaan teknologi komunikasi dalam implementasi nilai inklusi bagi penyandang disabilitas. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis lembaga yang fokus dalam memperjuangkan hak bagi penyandang disabilitas. Dimana lembaga tersebut membuat platform digital yang dapat membangun lingkungan sosial yang aksesibel dan mengurangi hambatan bagi penyandang disabilitas khususnya di bidang kerja. Melalui penelitian ini juga diketahui jika upaya lembaga dalam menggunakan platform digital sudah tepat dalam mengimplementasikan nilai inklusi bagi penyandang disabilitas. Sehingga kedepannya diharapkan semakin banyak elemen masyarakat yang dapat mengoptimalkan perkembangan teknologi komunikasi menjadi solusi dari permasalahan sosial. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui hasil wawancara, observasi dan studi dokumentasi.
Nadya Winefadila, Reni Nuraeni
JRK (Jurnal Riset Komunikasi), Volume 11; doi:10.31506/jrk.v11i1.8524

Abstract:
Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas jurnalistik jurnalis disabilitas dalam pencarian, pengumpulan, pengolahan dan penyebaran pada media online newsdifabel.com. Newsifabel.com adalah suatu media online yang memuat analisis & opini, karya difabel, kisah, olahraga, hukum, pendidikan, reportase, seni & budaya serta tokoh yang diolah serta dilakukan oleh jurnalis disabilitas. Meskipun memiliki keterbatasan namun mereka memiliki semangat dan tekad kuat dalam membangun media online ini. Hal ini dikarenakan diskriminasi yang dirasakan oleh mereka khususnya dalam hal pemberitaan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan menghasilkan data deskriptif yang berupa ucapan, tulisan serta perilaku orang yang diamati sehingga dapat mengenali subjek dan merasakan pengalaman mereka dalam kehidupan sosialnya. Maka didapatkan hasil mengenai gambaran utuh aktivitas jurnalistik yang dilakukan oleh jurnalis disabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pencarian, pengumpulan, pengolahan dan penyebaran informasi media online newsdifabel.com yang dilakukan oleh jurnalis disabilitas memiliki cara dan proses yang berbeda dengan jurnalis pada umumnya. Namun tanpa mengubah atau mengganti konsep aktivitas jurnalistik itu sendiri. Kata Kunci: Jurnalistik, Media online, Disabilitas
Monica Carolina, Gayes Mahestu
JRK (Jurnal Riset Komunikasi), Volume 11; doi:10.31506/jrk.v11i1.8065

Abstract:
Semakin berkembangnya teknologi selalu beriringan dengan dampak negatif yang muncul FoMo adalah salah satu sindrom ketakutan atas ketinggalan berita, sindrom ini berkembang seiring dengan adanya kecanduan dalam penggunaan internet. Kecanduan internet sendiri dapat diidentifikasi dengan berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk menggunakan internet dan juga ketidakmampuan individu dalam mengontrol diri dalam menggunakan internet. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana prilaku komunikasi pada remaja dengan kecenderungan FoMo. Menggunakan metodologi kualitatif studikasus. Hasil temuan menunjukan sosial media, merupakan platform dimana mereka dapat memamerkan kehidupannya sehingga mereka dapat memiliki kepuasan sendiri dan merasa dianggap oleh lingkungannya, menjadi unik dengan melakukan sosmed editing, thematic dan lainnya. Disamping itu adanya FoMo ini memperluas relasi pengguna.
Nur Azizah
JRK (Jurnal Riset Komunikasi), Volume 11; doi:10.31506/jrk.v11i1.8434

Abstract:
Persaingan dalam dunia usaha kuliner semakin ketat. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyak usaha sejenis yang saling menyerupai satu sama lain. Waroeng SS berdiri sebagai rumah makan yang menyajikan menu berupa sambal yang beraneka ragam. Seiring perkembangan, banyak usaha kuliner serupa yang sengaja dibuat untuk menyaingi Waroeng SS. Maka, Waroeng SS perlu melakukan strategi komunikasi pemasaran agar masyarakat tetap menjadikan Waroeng SS sebagai top of mind. Penelitian ini akan fokus pada akun Instagram @waroengss. Melalui akun @waroengss peneliti ingin mengamati strategi komunikasi pemasaran Waroeng SS dalam meningkatkan brand awareness konsumen melalui Instagram. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan informasi dan referensi untuk penelitian selanjutnya, serta masukan bagi tim Waroeng SS dalam melakukan strategi komunikasi pemasaran melalui Instagram. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan perolehan data melalui observasi. Waroeng SS menggunakan Instagram untuk menyebarkan segala informasi terkait operasional dan kegiatan sosialnya kepada masyarakat. Hal ini berimbas positif pada brand awareness dan terbukti dari masih bertahannya Waroeng SS hingga saat ini. serta makin banyak mempunyai cabang di beberapa daerah di Indonesia dan Malaysia. Kata Kunci: Strategi komunikasi, instagram, brand awareness
Anton Bahtiar Rifa'i
JRK (Jurnal Riset Komunikasi), Volume 11; doi:10.31506/jrk.v11i1.8392

Abstract:
Program talkshow Mata Najwa mengangkat tema kasus suap dan pengaturan skor di PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia), dalam tayangan tanggal 28 November 2018 dan 19 Desember 2018 di Trans 7. Kedua episode itu secara diberi tajuk PSSI Bisa Apa dan PSSI Bisa Apa Jilid 2. Dalam tayangan tersebut, Mata Najwa menyajikan informasi tentang praktik suap dan pengaturan skor, serta mengungkap tokoh-tokoh yang diduga terlibat. Ternyata, tayangan ini berdampak pada kebijakan penegakan hukum. Polisian langsung merespon dengan membentuk Satgas Antimafia Bola. Para pengurus PSSI yang terlibat kemudian ditangkap. Tayangan Mata Najwa yang mengangkat kasus korupsi PSSI merupakan pengejewantahan dari suatu kebijakan redaksi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, guna mengetahui faktor-faktor yang menunjang efektivitas kebijakan redaksi Mata Najwa dalam membongkar kasus korupsi di PSSI. Kemudian diketahui bahwa faktor-faktor tersebut adalah: independensi, kredibilitas program, serta profesionalitas tim redaksi redaksi yang di dalamnya mencakup profesionalitas kerja jurnalisme, kedalaman riset dan eksklusivitas narasumber.
Back to Top Top