Jurnal Anugerah

Journal Information
EISSN : 2715-8179
Published by: Jurnal Akuatiklestari (10.31629)
Total articles ≅ 36
Filter:

Latest articles in this journal

Hermina Disnawati, Yohanis Ndapa Deda
Published: 30 November 2021
Jurnal Anugerah, Volume 3, pp 99-109; https://doi.org/10.31629/anugerah.v3i2.3895

Abstract:
Penerapan sistem belajar dari rumah selama masa pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia telah memunculkan berbagai masalah. Siswa yang tinggal di daerah terpencil mengalami kendala terkait fasilitas pendukung pembelajaran BDR antara lain tidak memiliki smartphone dan lemahnya pendampingan orang tua. Gerakan Kampung Literasi (GKL) ini bertujuan untuk membantu siswa untuk tetap aktif belajar dan meningkatkan kemampuan literasi dasar yang mencakup literasi baca, tulis, dan hitung. GKL ini melibatkan 56 orang siswa sekolah dasar yang ada di Desa Subun Tualele Kecamatan Insana Barat Kabupaten Timor Tengah Utara. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan GKL menunjukkan bahwa siswa terbantu dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar membaca menulis dan berhitung selama masa BDR. Sebanyak 21 dari 25 orang siswa kelas rendah sudah mampu mengenal huruf dan angka dengan baik, menghitung jumlah objek dan menuliskan simbolnya dan 18 dari 25 siswa sudah mampu menyebut huruf A-Z dan menuliskannya dengan baik. Bagi siswa kelas tinggi, melalui media tangram yang digunakan, siswa sudah mampu memberi nama dan menyebut nama bangun datar dengan benar, membedakan jenis-jenis bangun datar dan membentuk karakter tertentu seperti rumah, lilin dan manusia. Efektivitas pelaksanaan proses kegiatan literasi termasuk dalam kategori tinggi, mendapat skor 24.2 dari skor total 28.
Indaryati, M Yusup, Zuli Nuraeni, Novita Sari, Meryansumayeka
Published: 30 November 2021
Jurnal Anugerah, Volume 3, pp 77-85; https://doi.org/10.31629/anugerah.v3i2.3907

Abstract:
Hal paling dasar dalam penyusunan RPP salah satunya adalah penyusunan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK). Mengingat hal itu sangat fundamental, maka dari itu perlu adanya pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru Matematika untuk dapat menyusun IPK sendiri sesuai kemampuan kognitif dan kebutuhan siswa berbasis KIkuduko (Kompetensi, Indikator kunci, pendukung dan kompleks). Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru dalam penyusunan IPK berbasis KIkuduko dalam upaya meningkatkan kompetensi para guru. Metode yang digunakan adalah presentasi, workshop, diskusi dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan secara daring dan diikuti 50 orang dari wilayah Kota Lubuklinggau dan sekitarnya. Hasil dari kegiatan pelatihan dan pendampingan penyusunan IPK berbasis KIkuduko ini adalah peserta pelatihan sudah mampu menyusun IPK berbasis KIkuduko. Pengabdian ini juga mendapat respon kepuasan dari peserta dengan rata-rata 95,17% memberikan respons sangat baik, dengan penjabaran aspek pertama tentang relevansi kegiatan dengan bidang pekerjaan responnya sangat baik sebesar 99%, aspek kedua terkait daya tarik materi paparan respons sangat baik sebesar 95%, aspek ketiga tentang kepraktisan/kemudahan dalam memahami materi respons sangat baik sebesar 92%, aspek keempat mengenai Desain Program respons sangat baik sebesar 93%, aspek kelima yang memuat umpan balik respons sangat baik sebesar 96%, dan aspek keenam tentang rekomendasi respons sebesar 96%.
Bony Irawan, Elfa Oprasmani, Adam Fernando
Published: 30 November 2021
Jurnal Anugerah, Volume 3, pp 69-75; https://doi.org/10.31629/anugerah.v3i2.3881

Abstract:
STEAM merupakan suatu pendekatan modern yang mampu menghasilkan pembelajaran yang menarik dan memberikan kerangka untuk penerapan konsep sains dalam memecahkan masalah sehari-hari dengan sistematika dan seni yang sesuai. Pendekatan STEAM dianjurkan untuk diterapkan di sekolah sebagai penyempurna dari pendekatan STEM yang sudah ada sebelumnya. Namun, dinamika dan perubahan pendekatan pembelajaran ini dirasakan sangat memberatkan bagi guru. Mitra pengabdian di MGMP Biologi Kota Tanjungpinang mengeluhkan cepatnya pergantian strategi pembelajaran yang dianut. Anggota MGMP belum tuntas berkenalan dengan pendekatan STEM, saat ini sudah muncul lagi pembaharuannya dalam bentuk pendekatan STEAM. Kesulitan yang dialami mitra ini membuat mereka tidak mampu untuk menerapkan pendekatan STEAM dalam pembelajaran biologi. Berdasarkan permintaan MGMP Biologi Kota Tanjungpinang, maka kami merumuskan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk mengatasi permasalahan mitra tersebut. Bentuk pengabdian yang dilakukan berupa kegitan pelatihan dan pendampingan penerapan pendekatan STEAM bagi MGMP Biologi Kota Tanjungpinang. Kegiatan PKM ini dilakukan melalui rangkaian pelatihan tatap muka dengan guru-guru, dilanjutkan dengan penerapan dan uji coba pembelajaran dari hasil pelatihan yang sudah dilakukan. Pada bagian akhir dilakukan evaluasi untuk mengetahui keberhasilan program pengabdian dan respons peserta.
Rindu Alriavindra Funny
Published: 30 November 2021
Jurnal Anugerah, Volume 3, pp 57-68; https://doi.org/10.31629/anugerah.v3i2.3512

Abstract:
SMK Penerbangan yang berlatar belakang teknik, tidak dapat dilepaskan dengan matematika dan aplikasinya. Pembelajaran matematika saat ini berorientasi pada penggunaan teknologi supaya menjadi problem solver, kolaborator, komunikator, dan kreator yang efektif. Seperti pada masa pandemi COVID-19 dimana siswa belajar online, maka kemampuan siswa menggunakan program atau software sangat diperlukan. Generasi Z saat ini dipercaya lebih mahir dalam menggunakan komputer, namun kenyataannya masih banyak siswa, bahkan sampai jenjang mahasiswa, yang belum mengetahui hal – hal sederhana dalam teknologi matematika seperti penulisan equation atau plotting grafik di Microsoft office. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan motivasi dan penguatan paradigma melalui penanaman peran matematika dan pelatihan kompetensi matematika pada siswa SMK Penerbangan AAG Adisutjipto. Hasil dari kegiatan ini, siswa mengalami penguatan paradigma kearah positif tentang peranan matematika secara instan. Siswa juga menyadari bahwa peranan matematika dalam kehidupan tidak bisa dipandang sebelah mata, karena semua lini kehidupan bergantung kepada Ilmu Matematika. Selain itu, siswa juga mendapatkan ilmu baru tentang kompetensi – kompetensi matematika di era teknologi yang cenderung diabaikan seperti penulisan rumus matematika menggunakan equation di MS. Word, menggambar grafik di MS. Excel dan lainnya. Pemberian motivasi dan penanaman peran matematika seperti ini dapat menjadi sarana untuk mendorong siswa mencintai matematika.
Rita Fitriani, Inelda Yulita, Fitriah Khoirunnisa, Ardi Widhia Sabekti
Published: 30 November 2021
Jurnal Anugerah, Volume 3, pp 87-98; https://doi.org/10.31629/anugerah.v3i2.3868

Abstract:
Dunia Pendidikan harus beradaptasi dengan kehidupan saat New Normal. Sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka harus mempersiapkan diri dengan baik. Jika pembelajaran tatap muka dilaksanakan maka protokol kesehatan 5M (Mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan) yang ketat harus dilaksanakan. Demi menyikapi hal ini perlu diadakan program edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan penggunaan masker yang baik dan benar melalui Video Learning. Kegiatan Edukasi New Normal ini dilakukan di Lingkungan Sekolah SD Negeri 001 Teluk Sebong Kabupaten Bintan dengan peserta, berasal dari siswa, guru, kepala sekolah, dan penjaga sekolah. Kegiatan edukasi berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan serta respons civitas sekolah yang antusias. Setelah kegiatan edukasi dilakukan, diperoleh hasil bahwa tingkat pemahaman tertinggi peserta kegiatan edukasi yaitu tentang protokol kesehatan 5M sebesar 94,95%.
Tety Kurmalasari
Published: 30 November 2021
Jurnal Anugerah, Volume 3, pp 111-117; https://doi.org/10.31629/anugerah.v3i2.3813

Abstract:
Kegiatan pengabdian ini bertujuan adalah untuk memberikan pemahaman tentang bentuk-bentuk soal-soal AKM dengan menggunakan media quizizz kepada peserta didik atau warga belajar kelas XII paket C pada PKBM Harapan Bangsa untuk memudahkan dalam menyelesaikan ujian Pendidikan kesetaraan yang berbasis online. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini dengan tiga tahap yaitu pertama, pengenalan tentang Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan bentuk-bentuk soal AKM, tahap kedua latihan pengenalan soal AKM dengan menggunakan Aplikasi quizizz, peserta atau warga belajar memperaktikkan setiap langkah-langkah dan menyelesaikan soal-soal AKM didalam aplikasi quizizz tersebut. Tahap selanjutnya, pembahasan materi soal AKM pada mata pelajaran sejarah. Hasil dari pengabdian ini, warga belajar tampak menguasai empat kompetensi AKM yaitu intervensi khusus, dasar, cakap dan mahir sehingga hal ini terlihat dari hasil ujian simulasi tersebut 75% memenuhi standar KKM. Serta dapat disimpulkan peserta didik atau warga belajar telah menguasai soal-soal literasi pada uji coba Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Pendidikan kesetaraan Paket C kelas XII.
Rina Dwi Setyawati Rina, Ali Shodiqin, Agnita Siska Pramasdyahsari, Dhian Endahwuri
Published: 30 May 2021
Jurnal Anugerah, Volume 3, pp 37-47; https://doi.org/10.31629/anugerah.v3i1.3284

Abstract:
Kegiatan pengabdian ini bertujuan melatih guru Sekolah Dasar (SD) membuat media pembelajaran menggunakan aplikasi Comic Life 3. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan demonstrasi melalui pelatihan daring secara synchronous dan asynchronous. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 56 peserta yang merupakan guru-guru SD se-Candisari kota Semarang. Adapun instrumen yang digunakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan keterserapan pelatihan adalah angket yang diisi oleh peserta seusai mengikuti program pelatihan. Tingkat keberhasilan dan keterserapan pelatihan diukur dalam beberapa indikator sebagai berikut kegiatan pelatihan menjadi satu solusi permasalahan pembelajaran daring bagi guru SD di era pendemi sebesar 66,1 % peserta menyatakan setuju dan 33,9 % peserta menyatakan sangat setuju; materi dalam kegiatan pelatihan dapat diimplimentasikan dengan mudah untuk pembelajaran sebesar 28,6% peserta menyatakan sangat setuju dan 67,9% peserta menyatakan setuju; penyampaian materi kegiatan pelatihan dapat dipahami dengan baik sebesar 30,4% peserta menyatakan sangat setuju dan 69,6% peserta menyatakan setuju; kegiatan pelatihan bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan guru dalam menjalankan kegiatan pembelajaran daring sebesar 30,4 % peserta menyatakan sangat setuju dan 69,6% peserta menyatakan setuju; pembuatan story line dan comic life mudah dikerjakan sebagai bentuk pelatihan dari materi yang telah di sampaikan sebelumnya sebesar 28,6% peserta menyatakan sangat setuju dan 67,9% peserta menyatakan setuju.
Zuli Nuraeni, Ruth Helen Simarmata, Novika Sukmaningthias, Novita Sari
Published: 30 May 2021
Jurnal Anugerah, Volume 3, pp 15-23; https://doi.org/10.31629/anugerah.v3i1.3383

Abstract:
Kegiatan ini bertujuan untuk melatih calon guru di wilayah Palembang untuk dapat menghitung validitas, reliabilitas dan analisis butir soal menggunakan software SPSS serta untuk mengetahui respons kepuasan mahasiswa calon guru di wilayah Palembang terhadap kegiatan pelatihan perhitungan validitas, reliabilitas dan analisis butir soal menggunakan software SPSS ini. Kegiatan ini dilakukan dengan metode presentasi dan demonstrasi. Kegiatan ini diikuti oleh 40 mahasiswa calon guru di wilayah Palembang. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta pelatihan sudah memahami software SPSS dengan baik untuk menghitung validitas, reliabilitas dan analisis butir soal dilihat dari persentase hasil tugas yaitu 81,58% tugas sangat tepat, 13,16% tugas kurang tepat, dan 5,26% tugas tidak tepat. Kegiatan pengabdian ini juga mendapat respon kepuasan 47,5% sangat baik, 42,92% baik, 8,33% cukup dan 1,25% kurang. Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah: (1) perlunya menyiapkan bahan dan video tutorial dengan penjelasan yang lebih pelan dan mendetail agar masing-masing peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik, (2) setiap peserta harus sudah menginstall software SPSS ini di komputernya masing-masing, sehingga langsung bisa mempraktikkan sendiri dengan mengikuti instruksi dari narasumber, (3) kegiatan serupa perlu dilaksanakan dengan waktu yang lebih panjang sehingga pelatihan menjadi lebih mendalam.
Ferdi Chahyadi, Martaleli Bettiza, Nola Ritha, Muhamad Radzi Rathomi, Nurul Hayaty
Published: 30 May 2021
Jurnal Anugerah, Volume 3, pp 25-36; https://doi.org/10.31629/anugerah.v3i1.3344

Abstract:
Persaingan global yang dihadapi saat ini, menuntut adanya perubahan di dalam pembelajaran agar kecakapan dan keterampilan anak didik semakin berkembang. Kemampuan literasi matematika menjadi salah satu yang harus dimiliki para siswa dalam menghadapi tantangan global tersebut. Kegiatan pelatihan dan pendampingan Computational Thinking dengan menerapkan High Order Thinking Skill (HOTS) yang dilakukan diharapkan dapat menambah wawasan siswa terhadap pemahaman dalam melakukan problem solving. Serta, menumbuhkan kreativitas siswa, budaya informasi, algoritma dan berpikir komputasional dalam menyelesaikan suatu permasalahan dalam bentuk tantangan yang dikenal dengan nama Bebras Challenge. Dalam tahapan pelaksanaannya dilakukan tahapan-tahapan yakni pre-test, pelatihan & pendampingan, serta post-test. Pre-test terhadap 15 siswa menunjukkan rerata siswa dalam menjawab soal secara benar adalah sebanyak 60%. Pelatihan-dan pendampingan dilakukan melalui aplikasi daring. Pertemuan dilaksanakan sebanyak 5 kali pertemuan. Sedangkan hasil dari post-test mengalami peningkatan yakni menjadi 78%. Hal ini menunjukkan tingkat keberhasilan siswa dalam memecahkan persoalan mengalami peningkatan yang baik.
Dios Sarkity, Adam Fernando, Azza Nuzullah Putri
Published: 30 May 2021
Jurnal Anugerah, Volume 3, pp 1-14; https://doi.org/10.31629/anugerah.v3i1.2944

Abstract:
Berbagai permasalahan yang dialami oleh guru dalam mengembangkan media pembelajaran, khususnya pada masa pandemi Covid-19 menjadi hal yang perlu diselesaikan. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan pembuatan video pembelajaran. Namun masih banyak guru yang terkendala dalam melakukan pembuatan video pembelajaran terutama dalam penguasaan pengoperasian komputer. Oleh karena itu, tim Pengabdian kepada Masyarakat Pendidikan Biologi UMRAH mengadakan Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Menggunakan Open Broadcaster Software (OBS) Studio. Kegiatan ini diikuti oleh guru SMAN 1 Bintan Timur yang mengampu berbagai mata pelajaran. Kegiatan pelatihan diawali dengan pemberian pre-test kemudian pemberian materi pelatihan serta praktik pembuatan video pembelajaran. Kegiatan pelatihan diakhiri dengan pemberian post-test dan angket responss kepada guru. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dalam pembuatan video pembelajaran mengenai teknik pembuatan video pembelajaran, aplikasi yang digunakan untuk membuat video pembelajaran, pentingnya kemampuan membuat video pembelajaran bagi guru, serta pengetahuan mengenai OBS Studio. Melalui tugas pembuatan video dapat dilihat bahwa guru telah bisa membuat video pembelajaran sederhana dengan memanfaatkan fitur-fitur pada OBS Studio. Responss peserta juga menunjukkan adanya kepuasan terhadap pelaksanaan serta pelaksana kegiatan.
Back to Top Top