Scripta: Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Journal Information
EISSN : 2656-9809
Total articles ≅ 35
Filter:

Latest articles in this journal

Sabarmalumma Berutu
Scripta: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Volume 2, pp 258-271; https://doi.org/10.33019/scripta.v2i2.59

Abstract:
Etnis Batak merupakan penduduk asli Provinsi Sumatra Utara, yang masih memegang teguh tradisi dan adat istiadatnya, seperti, upacara perkawinan, upacara kematian, tarian, lagu daerah, logat, bahasa daerah, makanan khas dan berbagai macam tradisi lainya. Etnis Batak adalah salah satu etnis di Indonesia yang bersifat geneologis-patrilinear menarik garis keturunan dari pihak laki-laki atau pihak ayah ditandai dengan pemberian marga. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan preferensi politik etnis Batak di Gereja HKBP Kota Pangkalpinang pada pemilihan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2019 dan menggambarkan bentuk polarisasi dukungan jemaat gereja. Penelitian ini menggunakan teori Ferdinand Tonnies tentang paguyuban (Gemeinschaft) dan patembayan (Gesellschaft). Teori ini menjelaskan pada dasarnya kelompok masyarakat terdiri dari Paguyuban dan Patembayan. Patembayan mempunyai ciri-ciri Intimate, Private dan Exclusive yang mempengaruhi preferensi politik dan membentuk polarisasi dukungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun data primernya diproleh dari hasil wawancara dengan informan yang berjumlah 20 orang yang terdiri dari Jemaat Gereja HKBP Kota Pangkalpinang di antaranya, perwakilan dari Ibu, Batak, pemuda, dan pemudi dan calon DPRD keturunan Batak memeluk agama Kristen. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang preferensi politik Etnis Batak pada pemilihan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2019 studi pada Jemaat Gereja HKBP Kota Pangkalpinang dipengaruhi beberapa hal, yaitu: etnis, marga, agama, asal daerah dan sumber daya manusia. Dalam perspektif Paguyuban (Gemeinshaft) dan Patembayan (Gesellschaft), polarisasi dukungan etnis Batak (jemaat gereja) terbagi menjadi tiga bentuk. Ketiga bentuk tersebut yaitu, memilih calon etnis Batak yang menganut agama Kristen, memilih calon non-Batak menganut agama Kristen dan memilih calon non-Batak dan non-Kristen.
Novela Sumalia
Scripta: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Volume 2, pp 219-232; https://doi.org/10.33019/scripta.v2i2.48

Abstract:
Hutan merupakan paru-paru dunia dengan berbagai macam potensi sumber daya alam yang ada didalamnya. Tidak hanya dari segi ekonomi, hutan juga berperan dalam menopang kehidupan masyarakat dari segi sosial dan ekologi. Salah satu masyarakat di Bangka Belitung yang sangat bergantung pada sumber daya hutan yaitu masyarakat Desa Pangkal Niur, Kabupaten Bangka. Dimana masyarakat Desa Pangkal Niur memiliki hutan adat Tukak yang dijaga dan dilestarikan keberadaanya agar potensi sumber daya yang ada didalamnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor pendorong pelestarian dan pemanfaatan hutan adat Tukak dan menganalisis upaya pelestarian dan pemanfaatan hutan adat Tukak oleh masyarakat Desa Pangkal Niur, Kabupaten Bangka. Penelitian ini menggunakan teori The Land Etic atau Etika Bumi dari Aldo Leopold. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ditemukan faktor yang mendorong masyarakat dalam melestarikan dan memanfaatkan hutan adat Tukak berupa sumber daya alam, kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, kepercayaan masyarakat terhadap warisan leluhur, pengetahuan masyarakat tentang hutan adat, dan orientasi ekonomi. Selain itu juga ditemukan upaya pelestarian hutan adat Tukak yaitu melalui penetapan dan pemetaan kawasan hutan, reboisasi dan sistem tebang pilih, mematuhi Peraturan Desa, serta kepatuhan masyarakat terhadap Ketua Adat. Sedangkan pemanfaatan hutan adat Tukak dapat bermanfaat secara sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Kesimpulan dalam penelitian ini ialah adanya etika atau nilai moral yang dimiliki oleh masyarakat Desa Pangkal Niur dalam mempertahankan hutan adat Tukak dalam segi pelestarian maupun pemanfaatan hutan oleh masyarakat. Kata Kunci: Pelestarian, Pemanfaatan, Hutan Adat
Raden Ayu Indah Tamara
Scripta: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Volume 2, pp 129-143; https://doi.org/10.33019/scripta.v2i2.78

Abstract:
Difabel merupakan seseorang yang memiliki kekurangan yang menyebabkan nilai atau mutunya kurang baik atau kurang sempurna, akibatnya difabel memiliki keterbatasan dalam memperoleh pendidikan di sekolah umum bersama anak-anak normal lainnya. Pemerintah telah berupaya untuk menghilangkan diskriminasi di dunia pendidikan bagi difabel dengan menyelenggarakan Pendidikan Inklusif. Di Kota Pangkalpinang, terdapat Peraturan Daerah Kota Pangkalpinang No. 15 Tahun 2015 mengenai pendidikan inklusif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan implementasi kebijakan pendidikan ramah difabel pada Peraturan Daerah Kota Pangkalpinang Nomor 15 Tahun 2015, mengidentifikasi variabel berpengaruh terhadap dan mengidentifikasi tantangan dari implementasi dari peraturan tersebut terhadap sekolah-sekolah di Pangkalpinang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peraturan Daerah Kota Pangkalpinang No. 15 Tahun 2015 belum terimplementasi secara maksimal di sekolah yang ada di Kota Pangkalpinang karena masih terdapat tantangan dari implementasi tersebut. Variabel yang berpengaruh terhadap implementasi peraturan tersebut adalah variabel lingkungan.
Abdul Rohman
Scripta: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Volume 2, pp 284-298; https://doi.org/10.33019/scripta.v2i2.83

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengangkat sejarah konsep politik Melayu berdasarkan hukum adat masyarakat etnis Melayu yang ada di Pulau Bangka. Dilihat dari berlakunya hukum adat di Pulau Bangka dipersatukan oleh kesatuan wilayah masyarakat hukum adat terestrial, yaitu hukum adat berdasarkan pertalian tempat tinggal yang kental sekali dengan etnis Melayu dalam kehidupan masyarakatnya. Konsep Politik etnis Melayu dalam bahasan ini akan lebih ditonjolkan mengenai kekuatan reputasi politik dalam mengatur wilayah Bangka serta menjaga kestabilan sosial, ekonomi dan politik pada masa itu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dokumentasi historis. Hasil penelitian ini akan dibahas mulai dari masa Kesultanan Palembang sebagai periode lahirnya struktur kekuasaan yang membentuk Undang Undang Sindang Mardika sehingga muncul kebijakan ekonomi politik, ekologi politik, sosial budaya dan politik Islam dalam eksistensinya. Di dalam konsep politik Melayu ini akan melihat perkembangan dari awal abad ke-18, sehingga dapat dibedakan perubahan yang terjadi dari masa pra kolonial hingga masa kini (kemerdekaan). Penelitian ini menggunakan teori rekonstruksi hukum menurut Lawrence M. Friedman berdasarkan pembangunan masyarakat Melayu menuju kedaulatan kearifan lokal, yaitu: substansi hukum, struktur hukum dan budaya hukum. Hal tersebut penting untuk meninjau kembali sebagai literasi dan direalisasikan.Kata kunci: Konsep, Politik Melayu, Rekonstruksi Politik hukum
Putri Aisyah, Bustami Rahman, Ibrahim Ibrahim
Scripta: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Volume 2, pp 144-158; https://doi.org/10.33019/scripta.v2i2.88

Abstract:
The Partnership and Community Development Program (PKBL) is one of the implications ofpublic policy which aims to realize the three main pillars of development that have been announcedby the government and constitute a political promise to the community to reduce the number ofunemployed (pro-jobs), reduce the number of poor people (pro-poor), and increase economicgrowth (pro-growth) around the area of mining operations. The purpose of this research is todescribe the implementation and identify the results of the evaluation of the implementation of thePartnership and Community Development Program (PKBL) of PT Timah Tbk in Bangka Regencyin 2019. The Theory used in this field is Merilee S. Grindle's Public Policy Implementation Theory,which initiates the implementation of public policies that can be measured from the process ofachieving outcomes, namely whether or not the policy objectives to be achieved. Beside usingGrindle's Theory of Public Policy Implementation, this study also uses William Dunn's Theory ofPublic Policy Evaluation. Dunn illustrates that evaluation is concerned with the production ofinformation about the benefits of the results of wisdom. This research uses a descriptivequalitative approach, whose primary data sources are from unstructured interviews withinformants. The number of informants in this study was 18 people consisting of 10 people asrecipients of partnership program assistance or fostered partners and 6 recipients of communitydevelopment program assistance and 2 members of the unit CSR of the PKBL in PT Timah Tbk.The main findings that of the research are unequal distribution of guidance to fostered partners,the weakness of the monitoring mechanisms and dysfunction of laws and regulation.
Riza Fazriani
Scripta: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Volume 2, pp 200-206; https://doi.org/10.33019/scripta.v2i2.69

Abstract:
This research is about code mixing used by Indonesian Influencers on Instagram. This researchaims to find out the types of code mixing used by Indonesian Influencers on Instagram. Thisresearch focuses on types of code mixing used by Indonesian Influncers by Musyken (2000) theory.The data then were analyzed using qualitative method. The research used observation anddocumentation to find out the data. The finding showed that there were 25 data of code mixingfrom 5 Indonesian Influencers and the research used 5 data to analyzed. The research concludedthat there are three types of code mixing used by Indonesian Influencers. They are insertion,alternation, and congruent lexicalization.
Dita Nur Umami, Asrul Munazar, Dini Wulansari
Scripta: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Volume 2, pp 173-187; https://doi.org/10.33019/scripta.v2i2.80

Abstract:
This research aims to identify the ways of conveying the types of preference performed by the characters in Calibre movie. This research used a descriptive qualitative method. 70 utterances transcribed and then identified as many as 31 data. The utterances from the characters in Calibre movie were specified as data. They were taken from the transcript of the movie and used as an interpretation of the context. The main instrument was the researcher assisted with the movie and its transcript. In analyzing the data, the theory of Yule’s conversation analysis was used. This theory clarified the forms of the preferred and dispreferred acts including the types and ways of performing. The results showed that there are nine ways to convince the types of preference: (1) delaying/hesitating, (2) prefacing, (3) expressing doubt, (4) using token yes, (5) mentioning obligation, (6) making a non-personal reason, (7) giving an account, (8) direct agreement and direct declination, and (9) arguing.
Yulan Merdialika Tri Saputri, Herland Franley Manalu, Diana Anggraeni
Scripta: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Volume 2, pp 233-244; https://doi.org/10.33019/scripta.v2i2.82

Abstract:
This study focuses on deixis in pragmatics. This study aims to determine the types of deixis in theAvengers: End Game film and to explain the function of each type of deixis based on the deixistheory of Levinson (1983). The object of this research is utterances containing deixis in the movieAvengers: End Game. In this research, the method used in analyzing the data is a qualitativedescriptive method, so that the results of this study are described descriptively and in detail, not inthe form of numbers. This study resulted in findings in the form of five types of deixis in Avengers:End Game based on Levinson's (1983) theory, namely person deixis, time deixis, place deixis,discourse deixis, and social deixis, besides this research shows the function of each deixis, namelydesignates an object.
Desty Anggraini
Scripta: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Volume 2, pp 104-114; https://doi.org/10.33019/scripta.v2i2.39

Abstract:
Karakter merupakan salah satu elemen penting dalam cerita dan pada setiap karakter memiliki psikologis yang berbeda. Penelitian ini tertarik untuk mengemukakan teori dari Abraham Maslow kepada karakter Will dengan teori psikologi yang dinamakan hierarki kebutuhan manusia dari Abraham Maslow. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hierarki kebutuhan dan karakter manusia yang terdapat pada tokoh utama bernama Will Traynor dalam film Me Before You yang disutradarai oleh Thea Sharrock. Mengenai metodologi, penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif untuk memberikan penjelasan tentang analisis yang dijumpai dalam satu karakter. Penelitian ini menemukan karakter kesebelas, yaitu: berhati dingin, temperamental, sensitif, individual, berpikiran terbuka,sabar, ramah, baik hati, percaya diri, rendah hati, dan keras kepala. Penelitian ini menemukan hierarki yang terdapat pada karakteristik Will hanya memiliki tiga hierarki. Pertama adalah kebutuhan rasa aman, kebutuhan ini muncul karena kondisi keinginan yang cacat, yang membuatnya sangat tidak nyaman dan takut akan gangguan yang akan dihadapinya jika tidak melindungi dirinya dengan baik dan benar. Kebutuhan kedua adalah kebutuhan cinta dan kepemilikan , kebutuhan ini banyak terjadi karena sudah paling dekat dengan Louisa dan juga karena genre yang romantis, oleh karena itu kebutuhan ini muncul sangat banyak. Kebutuhan dominan terakhir adalah harga diri, kebutuhan ini muncul karena kasta atau status yang sangat terlihat dalam film ini dan juga karena peran utamanya.karakter Will sebagai tuan dan Louisa yang hanya seorang pelayan dan tidak memiliki hak atau keunggulan dalam hidupnya untuk Will. Kata Kunci: Will Traynor, Karakter, Hierarki Kebutuhan Manusia, Film
Asri Syawalia, Dini Wulansari, Asrul Munazar
Scripta: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Volume 2, pp 272-283; https://doi.org/10.33019/scripta.v2i2.60

Abstract:
A cooperative and polite language is required to achieve the goal of conversation, either to deliver an idea or express feelings. In spite of that, the rule of cooperative principle proposed by Paul Grice is different from the rule of politeness principle proposed by Geoffrey Leech. Therefore, this study aims to find out the application of both principles and the relation between the two of them in utterances. To conduct this study, an American movie titled Isn't It Romantic was chosen as the subject. The method used in this research was descriptive qualitative. The findings show that there are 53 data of the application of cooperative and politeness principles. Therefore, there is a correlation between the cooperative and politeness principles in the conversations of this movie. The result of this study is expected to be a guideline to create an ideal conversation in society.
Back to Top Top