Jurnal Informasi dan Teknologi

Journal Information
EISSN : 2714-9730
Total articles ≅ 122
Filter:

Latest articles in this journal

Idauli Simbolon, Albinur Limbong
Jurnal Informasi Dan Teknologi pp 230-235; https://doi.org/10.37034/jidt.v4i4.239

Abstract:
Artikel ini adalah sebuah studi tentang tingkat stres mahasiswa pada pembelajaran offline (luring) pada permulaan semester Ganjil 2022/2023. Sejak awal pandemic COVID-19 model pembelajaran di UNAI berubah dari luring, sebelum pandemik, menjadi daring, pada awal pandemik, kemudian berubah menjadi pembelajaran hybrid (daring dan luring) setelah 1 tahun pandemik, kemudian kembali menjadi luring mulai semester ganjil 2022/2023. Perubahan model pembelajaran ini perlu diteliti dampaknya terhadap tingkat stres mahasiswa UNAI. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa yang mengikuti pembelajaran luring pada bulan pertama semester ganjil 2022/2023, berjumlah 1411 orang. Dari populasi kemudian ditentukan sampel berjumlah 97 orang, yang diambil secara acak, yang mewakili semua fakultas, tahun masuk dan jenis kelamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres mahasiswa UNAI termasuk dalam kategori rendah. Tidak ada perbedaan yang signifikan tingkat stres antara 6 fakultas yang ada di UNAI. Tingkat stres juga tidak berbeda signifikan antara mahasiswa baru dengan mahasiswa lama, antara laki-laki dan perempuan, dan antara mahasiswa yang mengambil sedikit mata kuliah (SKS) dengan mereka yang mengambil banyak SKS. Program-program akademik dan ekstrakurikuler yang dilakukan di kampus UNAI, sebagai kampus berasrama, berkontribusi terhadap rendahnya tingkat stress yang dialami oleh mahasiswa pada awal semester pembelajaran luring.
Tugiono, Afdal Alhafiz, Hafizah
Jurnal Informasi Dan Teknologi; https://doi.org/10.37034/jidt.v4i4.237

Abstract:
Stunting is an unresolved nutritional problem in Indonesia. Stunting is a physical growth disorder characterized by a decrease in growth speed and is the impact of nutritional imbalances. Stunting will cause long-term impacts, namely disruption of physical, mental, intellectual, and cognitive development. Children who are stunted until the age of 5 years will be difficult to repair so that it will continue into adulthood and can increase the risk of offspring with low birth weight. Low economic factors cause people to think twice about consulting on stunting with doctors or nutritionists. In addition, the reluctance to come to the Puskesmas is an indicator of the low level of public awareness of children's health. Whereas the Puskesmas is a place that provides information about the problem of stunting. This is one of the causes of the delay in reducing the prevalence of stunting. An expert system is a system that seeks to adopt human abilities or knowledge into computers, so that computers can work in solving a problem like an expert or someone who has knowledge in a particular field. Utilization of expert systems with certainty factor methods and forward chaining inference engines will greatly help facilitate the community in making an early diagnosis of stunting in children, so that people can take initial treatment if their child is diagnosed with stunting. With this facility, of course, the risk of increasing stunting in children can be reduced and even prevention is carried out.
Ichsan Octama Riandhanu
Jurnal Informasi Dan Teknologi pp 160-165; https://doi.org/10.37034/jidt.v4i3.236

Abstract:
Penggunaan teknologi dalam berbagai bidang meningkatkan mobilitas, salah satunya dengan pembuatan website untuk berbagi dan mengelola informasi. Keamanan sistem informasi yang tidak baik dapat mengganggu infrastruktur suatu organisasi atau perusahaan. Masalah kerentanan atau gangguan keamanan sistem banyak terjadi di internet. Masalah tersebut dapat berjenis serangan Malware, Eksploitasi dan Injeksi database. Masalah tersebut dapat diminimalisir dengan menerapkan pengamanan web dari gangguan atau serangan hacker dengan cara penetration testing (Pentest) yaitu pengujian yang dilakukan terhadap web secara legal dengan aktifitas menyerupai hacker. Untuk mendeteksi keamanan web dibutuhkan sebuah analisis terhadap kerentanan sebuah web yang sesuai dengan standarisasi kemanan Open Web Application Security Project (OWASP) dengan menggunakan tools security. Analisis kerentanan aplikasi berbasis web dengan metode OWASP dengan menggunakan tools security mampu mengetahui tingkat keamanan suatu aplikasi, berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan dimana hasil dari penelitian memberikan beberapa saran atau rekomendasi tentang kerentanan situs web, yang dapat digunakan oleh tim developer situs web untuk meningkatkan keamanan situs web tersebut.
Fadhiyah Noor Anisa, Laurensia Yunita, Ahmad Hidayat
Jurnal Informasi Dan Teknologi pp 166-171; https://doi.org/10.37034/jidt.v4i3.238

Abstract:
Breastmilk is exclusively an important activity in preparing a quality generation in the future. Nutrients in the form of breast milk that are sufficiently consumed by babies can affect the growth and development of babies. Sumber energy in the form of protein, vitamins and minerals in breast milk is the main source for babies. SDKI in 2017 showed that the coverage of ASIX administration for infants aged < 6 months in Indonesia has generally increased in recent years, reaching 52%. this percentage decreases along with the increase in children's age, for children aged < 1 month the percentage is 67%, this figure is reduced to 55% in children aged 2-3 months and decreases to 38% in children aged 4-5 months. One of the obstacles to the administration of ASIX is working mothers. The purpose of the study was to determine the Determinants ofBreastfeeding X in the New Normal Period by Breastfeeding Mothers Who Work with the ID3 Algorithm with Methods and Types of research conducted in this study using a quantitative approach. Quantitative data analysis was carried out in this study using the ID3 Algorithm. The results of the study with the ID3 algorithm obtained determinants of breastfeedingX from 6 variables: age, education, knowledge, facilities, income and family support, it was found that the knowledge variable is the variable that most affects the achievement of ASIX in working mothers. As for the variables of income, support facilities and education become accompanying variables. The conclusion of this study is that if knowledge is good, the variable that is the main inclusion is income. The income of families with the middle category will be seen facilities at their place of work, if there are facilities in their place of work, the possibility of breastfeedingX is achieved, but if there are no facilities in their place of work, family support and the last education of the mother will be seen.
Yofhanda Septi Eirlangga, Aldo Eko Syaputra
Jurnal Informasi Dan Teknologi pp 160-165; https://doi.org/10.37034/jidt.v4i3.235

Abstract:
Menteri Pendidikan indonesia telah menetapkan wajib belajar 12 tahun namun hanya pada saat Sekolah Menengah Atas (SMA) saja peserta didik baru bisa menentukan jurusan yang diminatinya. Disetiap tahun ajaran baru panitia PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) mengalami kesulitan dalam menentukan jurusan dikarenakan penentuan jurusan masih dilakukan manual sehingga adanya ketidakcocokan dengan minat bakat peserta didik yang diakibatkan oleh human erorr. Maka perlu dilakukan sebuah penelitian dengan tujuan untuk membantu panitia PPDB dalam menentukan jurusan secara akurat dan efektif agar minat dan bakat peserta didik dapat tersalurkan dengan tepat. Oleh karena itu digunakanlah metode algoritma C4.5 yang merupakan salah satu algoritma data mining yang menghasilkan pohon keputusan (decision tree) yang cocok dalam pengklasifikasian data yang banyak. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini diambil dari nilai rapor peserta didik kelas IX tahun 2022 sebanyak 44 data rapor yang memiliki 11 variabel nilai mata pelajaran yaitu IPA, IPS, Bahasa Indonesia, PKN, Pendidikan Agama Islam, MTK, bahasa inggris, BAM Seni Budaya, TIK dan Penjas. Hasil dari penelitian ini didapatkan pohon keputusan (decision tree) dengan 17 rule (knowledge) yang telah di cocokkan dengan data real dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi. Sehingga menjadikan penelitian ini dapat membantu serta menjadi patokan bagi panitia PPDB dalam menentukan jurusan peserta didik baru setiap dimulainya ajaran baru di SMA pertiwi 2 Padang
Andre Yuberta
Jurnal Informasi Dan Teknologi pp 200-205; https://doi.org/10.37034/jidt.v4i4.234

Abstract:
The National Computer-Based Assessment for SMP level is a quality assessment program for all SMP level schools. This has only been simulated in 2019 and in 2021 this is the first stage of testing. Adaptation to ANBK needs to be done quickly so that the School Quality Score becomes good from time to time and the main goal of the education unit, namely the development of student competence and character, is achieved. Finding a solution to improve the quality of SMP in Sawahlunto City based on ANBK using ANN with Backpropagation Algorithm. The data used in this study was sourced from the Education Office of Sawahlunto City where as many as 11 schools participated in ANBK at the junior high school level. Based on the 2021 ANBK simulation data, the results obtained are above the minimum competency of 11 schools. Furthermore, the data is processed using Matlab software. The processing implementation involves four input variables (reading literacy, numeracy, character survey and learning environment survey). Of the 33 data tested using variations of test data and training data, which are then processed using variations in the learning rate and number of epoch parameters. From the test results obtained the level of accuracy of pattern recognition on the backpropagation method with a learning rate variation of 0.2 and the number of epochs 1000. The results of testing this method are as many as 11 junior high schools that have passed. So that the level of accuracy is 99,9987%. The prediction results of ANBK SMP in Sawahlunto City can already describe the quality of education in SMP in Sawahlunto City. With an achievement level above the district/city average of 36.36%, it can become accurate information to improve the quality of teaching and learning and improve student achievement. Keywords: Artificial Neural Networks; Backpropagation; ANBK; Computer-Based National Assessment; Student; Education.
Andi Saputra
Jurnal Informasi Dan Teknologi pp 195-199; https://doi.org/10.37034/jidt.v4i4.232

Abstract:
Kementerian Pekerjaan Umum khususnya Dinas Bina Marga merupakan bagian yang bertanggung jawab atas pembangunan jalan di seluruh Indonesia. Namun, beberapa jalan yang dibangun oleh Dinas Pekerjaan kurang mendapat perawatan dan perbaikan. Perbaikan yang dilakukan seringkali tidak tepat sasaran atau kurangnya informasi tentang jalan yang rusak, dengan begitu maka penggunaan metode SAW untuk mengambil keputusan yang tepat saat memilih prioritas perbaikan. Kondisi jalan merupakan faktor yang mempengaruhi kenyamanan pengguna jalan dan juga merupakan faktor yang menjadi alasan banyaknya kecekalaan lalu lintas. Banyaknya masalah kondisi jalan menjadi suatu kendala yang tidak dapat dipungkiri dari setiap wilayah di Indonesia begitu juga di Provinsi Riau. Terdapat beberapa faktor yang mengakibatkan suatu jalan mengalami kerusakan diantaranya adalah jalan yang dilewati oleh kendaraan dengan bobot yang tidak seharusnya seperti bus dan truk besar. Data yang akan di pakai dalam penentuan prioritas perbaikan adalah daya yang telah di kumpulkan dengan bagian yang bertanggung jawab dalam kegiatan pemeliharaan jalan Provinsi Riau. Metode Simple Additive Weighting (SAW) sering juga dikenal istilah metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut. Metode SAW membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan (X) ke suatu skala yang dapat diperbandingkan dengan semua rating alternatif yang adakata kunci dari makalah tersebut dalam daftar kata kunci. Kemudian dilanjutkan dengan teks utama makalah.
Rahmad Ashar
Jurnal Informasi Dan Teknologi pp 187-194; https://doi.org/10.37034/jidt.v4i4.233

Abstract:
Diskominfo Kerinci merupakan sebuah instansi yang bertanggung jawab atas pengelolaan media informasi di lingkup Pemerintahan Kabupaten Kerinci. Keberadaan website sebagai media informasi menjadi kebutuhan yang sangat penting untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Website yang dikelola ini bersifat publik (open website) sehingga prinsip keamanan informasi harus diterapkan agar tidak mendapat serangan cyber. Penelitian ini melakukan analisis keamanan pada open website milik Diskominfo Kerinci dengan menggunakan dua metode yaitu metode Open Web Application Security Project (OWASP) dan metode Information Systems Security Assessment Framework (ISSAF). Penelitian terkait penggunaan metode OWASP dan ISSAF dalam pengujian keamanan sistem telah banyak dilakukan, beberapa pengujian menyebutkan bahwa metode ini sangat berpengaruh terhadap langkah dan hasil dari pengujian keamanan system. Hasil analisis keamanan dari dua metode ini akan dibandingkan untuk dijadikan rekomendasi perbaikan pada website.
Sefri Yansyah
Jurnal Informasi Dan Teknologi pp 38-44; https://doi.org/10.37034/jidt.v5i2.231

Abstract:
E-Government adalah bentuk upaya layanan pemerintah menyajikan data dengan lengkap, mudah diakses, update dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi kepada masyarakat, Good Governance merupakan cita-cita Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan agar layanan tersebut menjadi sebuah penyelenggaraan Pemerintahan yang mengedepankan aspek akuntabilitas, transparan dan parsitipatif, Membantu dalam upaya pengidentifikasian kemudian menjadi solusi pemecahan masalah dimana selama ini program Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan sering tidak tepat sasaran, kesenjangan data serta sifat data yang dinamis antar waktu ke waktu. hal tersebut diakibatkan oleh banyaknya sistem informasi yang difasilitasi oleh Kementerian, Badan dan Lembaga lainnya untuk digunakan oleh Organisasi Perangkat Daerah tidak relefan dengan variabel dan kriteria data yang cocok untuk diterapkan pada kabupaten pelalawan, mengingat data yang diolah selama ini sangat banyak dan besar. Solusi Metode C4.5 dapat membantu dalam upaya pengidentifikasian kemudian menjadi solusi pemecahan masalah dimana selama ini program Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan sering tidak tepat sasaran, kesenjangan data serta sifat data yang dinamis antar waktu ke waktu, Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 3 sistem informasi yang difasilitasi oleh Kementerian Sosial, Visualisasi dan Analisa, sekumpulan data dengan format berbeda dan berkembang kemudian diklasterisasi menggunakan metode C.45 dengan mengusung prinsip Big Data yaitu volume, velocity, variety, varicity dan value. Penilitan ini nantinya menjadi masukan kepada Pemerintah Daerah dalam penentuan keputusan pada pelaksanaan bantuan masyarakat miskin yang mengacu pada indikator dari penggalian data ini.
Jeki Armentaria
Jurnal Informasi Dan Teknologi pp 19-24; https://doi.org/10.37034/jidt.v5i2.226

Abstract:
Era Society 5.0 is the development of technology-based human activities. Rapid technological developments have an impact on human life, one of which can eliminate jobs and can also create new jobs. The Business and Industrial World (DUDI) is one sector that has an impact on technological developments with the hope that the human resources who will work later are superior human resources so that they can innovate well. This study aims to measure the entrepreneurial personality of SMK students using an expert system application. The methodology used in this research is Research and Development (R&D). There are four stages to do: Definition, Design, Development and Dissemination. The instrument used to measure entrepreneurial personality is inventory (non-test) with four indicators of entrepreneurial personality, namely Extroverted, Leader, Moderate Risk Taker, Ambisious, which have undergone a fit test using Confirmatory Factor Analysis. The result of this research is an expert system application that can recommend jobs based on six career-oriented personality types. Based on the results of data analysis, the Entrepreneurship Personality-based career development application was declared valid, practical and effective in measuring the entrepreneurial personality of vocational students in percentage (0.89) and very practical (91.11) and the results of product effectiveness were 82.47 (effective).
Back to Top Top