Jurnal Pewarta Indonesia

Journal Information
ISSN / EISSN : 2620-7419 / 2656-6893
Published by: Indonesian Scientific Journal (10.25008)
Total articles ≅ 54
Filter:

Latest articles in this journal

Indah Yunita Sari Sihite, Retno Septaningtyas Wahyu Pangestu, Mathias Christopher Politon
Published: 17 April 2022
Jurnal Pewarta Indonesia, Volume 4, pp 93-102; https://doi.org/10.25008/jpi.v4i1.89

Abstract:
Dunia periklanan menjadi salah satu yang terdampak akibat Pandemi Covid-19. Banyak perusahaan menyesuaikan anggaran untuk pemasaran dan periklanan. Hal tersebut membuat penggunaan media periklanan luar ruang kurang dilirik oleh perusahaan karena terbatasnya mobilitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui trend periklanan di masa pandemi dan penggunaan media iklan luar ruang di tengah terbatasnya mobilitas masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan, dunia periklanan di masa pandemi memiliki tren baru. Pemasaran di media sosial menjadi salah satu yang dilirik karena penggunaannya di masyarakat terus meningkat. Selain itu, influencer juga menjadi salah satu yang diperhitungkan oleh perusahaan. Konten di media periklanan juga berubah, banyak muatan emosionalnya, untuk bisa membangun hubungan emosional antara brand dan penggunanya. Penggunaan media iklan luar ruang juga mengadopsi konsep hubungan periklanan tersebut. Banyak reklame dibuat untuk meningkatkan kepedulian dan himbauan kepada masyarakat. Masa depan media iklan luar ruang mulai terlihat karena vaksinasi yang meluas akan membuat masyarakat bisa beraktivitas kembali di luar ruangan.
Reza Karendha, Hafied Cangara, Umaimah Wahid
Published: 17 April 2022
Jurnal Pewarta Indonesia, Volume 4, pp 116-128; https://doi.org/10.25008/jpi.v4i1.93

Abstract:
Penelitian ini mengangkat tema program food estate di tengah masa pandemi Covid-19 yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat. Penelitian ini membahas bagaimana sebuah berita dikemas pada portal online Tempo.co dan Pikiran-Rakyat.com tentang pemberitaan program food estate di tengah situasi wabah Covid-19. Periode pemberitaan waktu yang dipilih adalah dari tanggal 22 Agustus 2021 hingga 25 Agustus 2021. Dalam penelitian ini digunakan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Hasil penelitian ini adalah, dua portal online mempunyai sisi pro kontra antara pihak penyelenggara program food estate yakni Kementerian Pertanian dan Kementrian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) serta pihak pengawas yakni DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) Republik Indonesia. Pemberitaan Tempo.co mengkonstruksi realitas dengan menonjolkan fakta pada jalannya program sesuai target yang dicanangkan hingga 2024, sedangkan pemberitaan Pikiran-Rakyat.com justru tidak berjalan efektif dan hanya memboroskan anggaran Negara.
Ririt Yuniar, Muhamad I.C Bintang, Diah Fitria Ningrum, Rajab Ritonga
Published: 17 April 2022
Jurnal Pewarta Indonesia, Volume 4, pp 28-40; https://doi.org/10.25008/jpi.v4i1.103

Abstract:
Implementasi nilai-nilai Pancasila yang tampak mulai luntur dalam etika berkomunikasi dan dinamikanya pada proses pembelajaran online maupun bermedia sosial diseluruh wilayah Indonesia perlu menjadi kewaspadaan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menguatkan nilai-nilai Pancasila dalam etika berkomunikasi, sebagai fondasi pendidikan cerdas berkarakter dengan sosialisasi nilai-nilai Pancasila untuk diterapkan dalam proses pembelajaran online agar capaian pembelajaran dapat optimal dan tepat sasaran. Mixedmethod digunakan dalam kajian ini selain analisis kualitatif dan perlu kuesioner yang dipakai untuk mengidentifikasi masalah potensial yang mungkin dialami oleh responden dalam memahami atau menafsirkan pertanyaan, dengan analisis deskriptif kualitatif. Data primer studi dokumentasi literatur penelitian terdahulu dan kuesioner sosialisasi berupa penyuluhan yang dilakukan untuk upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman melunturnya nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran daring perlu diangkat agar membawa dampak positif dalam proses edukasi. Teori Komunikasi dengan model komunikasi transaksional untuk mengupas pentingnya hubungan antara komunikator dengan komunikan saling bertanggung jawab atas efek dan efektivitas komunikasi yang berlangsung. Hasil dari penelitian ini adalah penguatan nilai-nilai Pancasila perlu dilakukan sebagai sebuah upaya kewaspadaan melalui sosialisasi yang secara masif harus terus dilaksanakan secara menyeluruh dan menjadi gerakan nasional.
Irving Rizky Ferdana, Tuti Widiastuti
Published: 17 April 2022
Jurnal Pewarta Indonesia, Volume 4, pp 84-92; https://doi.org/10.25008/jpi.v4i1.98

Abstract:
Agar pelaksanaan kampanye berjalan sukses, diperlukan strategi komunikasi politik yang harus direncanakan dan dikelola dengan baik serta didukung oleh tim sukses untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan pendekatan komunikasi politik dalam memenangkan Marsiaman Saragih dari PDIP pada Pemilihan Legislatif tahun 2019 di Daerah Pemilihan Riau-2. Konsep yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi politik, strategi komunikasi politik, pemilihan umum. Metode penelitian yang digunakan adalah fenomenologi dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan informan kunci dari para staf ahli dan tim sukses. Data sekunder diperoleh dari dokumen terkait penelitian, dan internet untuk memperoleh informasi penelitian. Reduksi data, penyajian, dan pembuktian digunakan untuk menganalisis data. Strategi komunikasi dilakukan melalui tahap mengamati masalah, merencanakan dan membuat program, dan mengambil tindakan untuk berkomunikasi, serta mengevaluasi program kerja. Temuan penelitian ini adalah: komunikasi interpersonal yang sifatnya langsung atau tatap muka ternyata lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan media massa dalam meraih perolehan suara.
Mayla Putri Andriani, Edy Prihantoro
Published: 17 April 2022
Jurnal Pewarta Indonesia, Volume 4, pp 41-59; https://doi.org/10.25008/jpi.v4i1.102

Abstract:
Business strategy is the main thinking base in determining information technology strategy because the strategy states the company's vision and mission as well as performance targets for each function and organizational structure.The purpose of this study was to determine the business communication strategy in the field of information technology in supporting sales at PT Lazada Indonesia. This study uses a qualitative approach and constructivism paradigm. The analysis technique used is data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions and verification. The results of the study state that through the media website, Lazada Indonesia can conduct business communication with consumers. Lazada Logistics Indonesia's Corporate IT in its business communication strategy uses Alibaba's baseline communication, only different cultures. The business communication strategy has been effective, as evidenced by the lack of complaints, as evidenced by user reduce complaints, issues that are handled so that they do not recur. In the face of increasingly fierce competition, Lazada Corporate IT needs to make improvements, make something different from other e-commerce, and carry out IT improve support for other teams to be able to compete. The solution in dealing with obstacles is that each leader has a special way, each is more flexible, makes the team like friends, raises awareness in working according to their respective personalities. Communicating with related teams, treating users when there is an issue down, the IT team always backing up, lips service – performance. Lazada Logistics Indonesia Corporate IT always conducts evaluations, internally weekly meetings, reports and evaluations are carried out. Externally it is always done, there is an “IT-Help Desk” asking users for complaints, identification and action.
Gustav Aulia, Grace Heidy Jane Amanda Wattimena, Deddy Irwandy, Siti Tania Purwanti, Pawanbir Kaur, Tiara Annisa
Published: 17 April 2022
Jurnal Pewarta Indonesia, Volume 4, pp 1-11; https://doi.org/10.25008/jpi.v4i1.101

Abstract:
Pasal 60A ayat 22 UU Cipta Kerja mengamanatkan, migrasi sistem televisi terestrial analog ke digital harus diselesaikan paling lambat dua tahun sejak UU itu berlaku. Oleh karena itu, pemerintah harus mensosialisasikan informasi kepada seluruh masyarakat tentang siaran televisi digital sehingga siap bermigrasi dari televisi analog. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya komunikasi publik yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam menyelesaikan migrasi sistem televisi terestrial analog ke digital. Dengan menggunakan teori Quadruple Helix yang mengkolaborasikan empat unsur: pemerintah, pengusaha, akademisi, dan masyarakat akan menggali keterlibatan antara semua komponen dalam konsep Quadruple Helix dalam mengkomunikasikan migrasi televisi analog ke digital. Dengan menggunakan metodologi kualitatif yang akan mengelaborasi dari keterlibatan narasumber yang mengacu pada empat komponen utama dalam Quadruple Helix, dan disesuaikan dengan kualifikasi dari masing-masing komponen. Hasil komunikasi publik yang dilaksanakan oleh pemerintah masih dominan disampaikan melalui ruang digital karena faktor situasi pandemi COVID-19. Pesan utama dari komunikasi publik masih menekankan pada aspek teknis. Upaya komunikasi publik yang tepat akan menjadikan proses migrasi sistem televisi terestrial analog ke digital ini berjalan lancar. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan keuntungan teknologi baru yang terlambat diterapkan di Indonesia ini.
Putri Erviyanti, Tengku Rayhan Makarim
Published: 17 April 2022
Jurnal Pewarta Indonesia, Volume 4, pp 72-83; https://doi.org/10.25008/jpi.v4i1.91

Abstract:
Krisis merupakan hal yang paling tidak diinginkan oleh semua organisasi atau perusahaan, tetapi krisis tidak dapat dihindari dan datang saat yang tidak terduga. Pada bulan Juli 2018, PT Pertamina (Persero) terkena krisis yang disebabkan adanya kebocoran surat internal mengenai kondisi keuangan PT Pertamina (Persero) dari BUMN di media online. Akibat dari kebocoran surat tersebut PT Pertamina (Persero) mendapatkan pemberitaan negatif dari berbagai media dan membuat media bertanya-tanya mengenai apa yang terjadi dengan kondisi keuangan Pertamina. Kondisi ini memperlihatkan bahwa persepsi menjadi lebih penting dibandingkan realita. Adanya berita dengan tone negatif akan mempengaruhi reputasi perusahan sehingga perlu ada strategi komunikasi yang baik untuk mengatasi hal tersebut. Penelitian ini secara khusus ditujukan untuk mengetahui bagaimana PT Pertamina (Persero) dalam penanganan pemberitaan “Pertamina Jual Aset”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan teknik wawancara semi-terstruktur kepada informan dimanajemen PT Pertamina (Persero). Fokus penelitiannya adalah komunikasi krisis dengan menggunakan Image Restoration Theory (IRT) dari Coombs. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Corporate Communication PT Pertamina (Persero) sudah melakukan strategi terbaik dalam menangani krisis terhadap pemberitaan negatif di media mengenai Pertamina, yang berjudul Pertamina Jual Aset.
Edy Prihantoro, Endah Purwitasari, Noviawan Rasyid Ohorella
Published: 17 April 2022
Jurnal Pewarta Indonesia, Volume 4, pp 103-115; https://doi.org/10.25008/jpi.v4i1.104

Abstract:
Balikpapan adalah satu wilayah yang akan berbatasan langsung dengan Ibu Kota Negara (IKN). Potensi wisata terus dikembangkan sebagai daya tarik masyarakat untuk mengunjungi Balikpapan dan IKN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terpaan media dan electronic word of mouth pada akun Instagram @fdwb_bpn terhadap minat berkunjung pada destinasi ekowisata di Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Teori yang digunakan adalah teori S – O – R yang bertujuan untuk mengetahui perubahan sikap pengikut/followers akun instagram @ fdwb_bpn. Hasil penelitian yang dilakukan pada 398 responden menunjukkan bahwakedua variabel independen yaitu terpaan media dan electronic – word of mouth secara bersama – sama memiliki pengaruh terhadap minat berkunjung. Pengikut akunInstagram @fdwb_bpnselalu mengikuti postingan terutama terkait destinasi wisata Balikpapan, khususnya ekowisata sehingga mereka selalu mendapatkan informasi-informasi yang dapat mempengaruhi mereka untuk tertarik berkunjung ke Balikpapan. Berkunjung ke Balikpapan saat ini menjadi daya tarik masyarakat, selain dapat berwisata juga dapat menjadi pengunjung dan saksi keberadaan Ibu Kota Negara yang berada di wilayah Kabupaten Panajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Irma Fika Dita, Poppy Ruliana
Published: 17 April 2022
Jurnal Pewarta Indonesia, Volume 4, pp 12-27; https://doi.org/10.25008/jpi.v4i1.96

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis proses komunikasi politik keluarga Ratu Atut dalam meningkatkan elektabilitas Benjamin-Pilar Saga dalam Pilkada Tangerang Selatan, Desember 2020. Konsep komunikasi politik digunakan untuk menjelaskan proses komunikasi yang dijalankan oleh dinasti keluarga dalam meningkatkan elektabilitas di pemilihan umum, sehingga teori dinasti politik dan konsep elektabilitas juga diperlukan. Penelitian ini didasarkan pada fenomenologi dan menggunakan metode penelitian studi kasus. Observasi, diskusi mendalam, tinjauan pustaka, dokumentasi, dan penelusuran internet digunakan untuk memperoleh data. Tahapan reduksi data, display, dan diversifikasi/kesimpulan digunakan untuk melakukan analisis data. Temuan penelitian adalah: Pertama, Benyamin-Pilar yang berasal dan/atau sudah menjadi kekuatan politik lokal yang mengakar di Tangerang Selatan, memiliki popularitas dan elektabilitas yang lebih kuat dibanding dengan figur yang baru muncul dengan rekam jejak yang belum banyak terlihat dan diketahui oleh konstituen. Kedua, Benyamin-Pilar dengan dukungan dinasti keluarga Ratu Atut, memiliki keunggulan berupa koneksi keluarga, sumber daya uang dan jaringan, serta hubungan simbiosis dengan partai politik, sehingga memiliki lebih banyak komunikator/pembawa pesan dalam komunikasi politik yang dijalankan. Ketiga, parakomunikator memanfaatkan media massa, media sosial, dan kampanye langsung (door to door) untuk menjalankan berbagai bentuk komunikasi politik selama pilkada. Keempat, faktor politik uang mendominasi kesediaan warga untuk memilih, bukan karena kesadaran yang terbangun oleh derajat literasi politik yang memadai.
Saepudin Saepudin, Megandaru Widhi Kawuryan
Published: 17 April 2022
Jurnal Pewarta Indonesia, Volume 4, pp 60-71; https://doi.org/10.25008/jpi.v4i1.97

Abstract:
Partisipasi perempuan dalam politik mencapai perkembangan yang signifikan dalam satu dekade ini. Semakin banyak perempuan menjadi pemimpin parlemen di Asia Pasifik, Afrika, Eropa, Amerika Serikat. Puan Maharani, Ketua DPR RI dapat disejajarkan dengan pemimpin wanita dalam parlemen dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan mendeskripsikan kominikasi politik kepemimpinan transformasional perempuan dalam parlemen. Paradigma penelitiannya, fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, dan wawancara mendalam terhadap sembilan anggota DPRRIsebagai informan yang berinteraksi dengan Puan Maharani, dan bisa memberikan informasi mengenai komunikasi politik kepemimpinan transformasional Puan Maharani. Langkah selanjutnya melakukan studi kepustakaan, dokumentasi, dan penelusuran melalui internet. Reduksi data, display, dan verifikasi/kesimpuan adalah tahapan analisis data yang digunakan dalam studi ini. Temuan penelitian ini adalah, sebagai komunikator politik, peran kepemimpinan transformasional Puan Maharani dipengaruhi oleh perjalanan panjang pengalaman berorganisasi sebelumnya. Media komunikasi yang digunakan adalah komunikasi interpersonal dan komunikasi kelompok yang sifatnya interaksional, baik secara langsung melalui pertemuan tatap muka dengan konstituen, serta memanfaatkan media massa, dan media sosial untuk menginformasikan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan parlemen. Sebagai pemimpim parlemen Puan Maharani telah berhasil membangun ruang komunikasi secara terbuka.
Back to Top Top