Jurnal Cakrawala Pendas

Journal Information
ISSN / EISSN : 2442-7470 / 2579-4442
Published by: Universitas Majalengka (10.31949)
Total articles ≅ 170
Current Coverage
DOAJ
Filter:

Latest articles in this journal

Tri Susilawati, Rusdinal
Jurnal Cakrawala Pendas, Volume 8, pp 378-387; https://doi.org/10.31949/jcp.v8i2.2285

Abstract:
Di masa ini pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran masih kurang maksimal yang dimana guru masih kurang menerapkan teknologi dalam pembelajaran, salah satunya penggunaan media pembelajaran, guru cenderung hanya menggunakan media gambar yang terdapat dalam buku siswa, sehingga akan menyebabkan pembelajaran menjadi kurang maksimal, dan siswa akan merasa bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran e-book berbasis blended learning tematik terpadu untuk siswa kelas 4 SD dengan metode R&D menggunakan model ADDIE. Tahap Analyze mengungkapkan permasalahan dasar pada pengembangan e-book. Tahap Design membuat desain draf untuk e-book. Tahap Develop, penilaian e-book dilakukan oleh pakar, dengan aspek materi memperoleh skor 91% dengan kategori sangat valid, aspek media memperoleh skor 90% dalam kategori sangat valid, dan aspek bahasa memperoleh skor 97% dengan kategori sangat valid. Tahap Implementation dilakukan uji praktikalitas dan uji efektifitas. Uji praktikalitas oleh guru memperoleh skor 95% kategori sangat praktis, dan hasil uji praktikalitas siswa memperoleh skor 99,5% kategori sangat praktis. Uji efektifitas dilakukan dalam hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan pada Sekolah Dasar Negeri 05 Padang Pasir dan Sekolah Dasar Negeri Percobaan Kota Padang memperoleh skor 82,89 dan 85,86 dengan predikat Baik. aspek keterampilan memperoleh nilai 3,72 dan 3,63 dengan perolehan predikat Amat Baik, dan aspek sikap memperoleh nilai 88 dan 82 dengan predikat Baik. Tahap Evaluation, dilakukan dengan analisis yang dilakukan dan menilai saran dan kontribusi pakar selama tahap validasi e-book yang dikembangkan. Dari penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa e-book berbasis pembelajaran tematik terpadu kelas 4 valid, praktis dan efektif untuk digunakan di kelas 4 SD.
Siti Restu Fauziah, Astri Sutisnawati, Irna Khaleda Nurmeta, Ai Hilma
Jurnal Cakrawala Pendas, Volume 8, pp 457-467; https://doi.org/10.31949/jcp.v8i2.2283

Abstract:
Kemampuan literasi sains harus ditunjang oleh rasa ingin tahu siswa terhadap materi pembelajaran IPA di sekolah dasar. Mengkonstruksi rasa ingin tahu yang sempat terhambat oleh pandemi Covid yang dimulai sekitar tahun 2020 menjadi tantangan bagi seorang guru. Penelitian ini bertujuan mengetahuai pengaruh media KIT IPA terhadap kemampuan literasi sains dan karakter rasa ingin tahu siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen. Subjek penelitian kelas III SD Negeri 3 Sagaranten dengan 16 siswa di kelas eksperimen dan 15 siswa di kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesnioner untuk mengukur rasa ingin tahu siswa dan soal evaluasi untuk mengukur kemampuan literasi sains. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan soal tes kemampuan literasi sains. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif untuk mengukur rasa ingin tahu siswa dan uji-t untuk menguji hipotesis penelitian ini terkait kemampuan literasi sains siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains pada materi perubahan energi pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Selain itu, rasa ingin tahu siswa menunjukkan bahwa kelas eksperimen lebih tinggi dengan kategori kemampuan sudah terbiasa, sedangkan di kelas control dengan kemampuan mulai berkembang. Dengan demikian, Media KIT IPA memiliki pengaruh terhadap kemampuan literasi sains dan rasa ingin tahu siswa.
Kustiarini
Jurnal Cakrawala Pendas, Volume 8, pp 468-479; https://doi.org/10.31949/jcp.v8i2.2103

Abstract:
Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana implementasi POAC pada penerimaan peserta didik baru masa pandemi covid 19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di SDIT Ar Risalah Surakarta tahun pelajaran 2021/2022. Adapun yang menjadi subjek penelitian ialah Ketua PPDB dengan informan Kepala Sekolah dan Wali Calon Peserta Didik Baru. Hasil dari penelitian ini ialah: 1) Planning meliputi kegiatan penetapan kuota peserta didik baru tahun pelajaran 2021/2022, penetapan persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta didik baru, persiapan media sosialisasi PPBD secara online dan offline, persiapan sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan PPDB, dan penyusunan rencana anggaran belanja kegiatan PPDB; 2) Organizing meliputi kegiatan pembentukan panitia PPDB, pembagian tugas masing-masing anggota panitia secara spesifik, pengaturan jadwal pendaftaran PPDB, penentuan waktu seleksi dan mengatur jadwal kerja masing-masing anggota panitia, dan penentuan waktu pengumunan hasil seleksi PPDB; 3) Actuating meliputi kegiatan sosialisasi PPDB secara online dan offline, pelaksanaan pendaftaran, proses seleksi, dan penyampaian hasil seleksi PPDB, datar ulang calon peserta didik baru, pengumuman penetapan peserta didik baru; 4) Controlling meliputi kegiatan pengawasan aktif (dekat) dan pasif. Pengawasan aktif dilakukan pada waktu dan tempat dilaksanakannya PPDB, sedangkan pengawasan pasif dilakukan dengan menganalisis laporan pertanggungjawaban (LPJ) pelaksanaan PPDB dari awal sampai akhir.
Indri Puji Agustin
Jurnal Cakrawala Pendas, Volume 8, pp 409-419; https://doi.org/10.31949/jcp.v8i2.2119

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan google form untuk membuat absensi dan bertujuan lebih lanjut agar guru bisa menggunakan google form untuk membuat dan memberikan latihan soal atau evaluasi kepada siswa. Tidak bisa dipungkiri bahwa pendidikan di beberapa daerah masih tertinggal mengenai penggunaan aplikasi, bahkan di sekolah yang sedang diteliti oleh peneliti saja masih ada beberapa guru yang belum mengenal dan belum bisa menggunakan aplikasi google form. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif kemudian menggunakan metode studi kasus kualitatif. Responden untuk penelitian ini adalah guru kelas, siswa dan orang tua siswa SDN Kujang Nagreg. Metode pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan angket. Wawancara yang dilakukan kepada guru, siswa dan orang tua siswa. Terdiri dari 6 guru kelas dan 12 orang tua. Pengisian angket diberikan kepada guru di sekolah tersebut untuk mengetahui apakah guru sekolah tersebut sudah bisa menggunakan google form dengan baik. Uji keabsahan data menggunakan teknik trigulasi. Trigulasi yang digunakan merupakan trigulasi teknik dan trigulasi sumber. Hasil dari penelitian ini setelah melakukan pendampingan sebanyak 12 pertemuan, menunjukan bahwa penerapan google form dalam pembuatan absensi di SDN Kujang Nagreg ditinjau dari beberapa persepsi, penerapan google form sudah membantu guru dari yang awalnya tidak bisa membuat absen di google form menjadi bisa, beberapa guru pun sudah ada yang menerapkan google form ini untuk membuat latihan soal dan evaluasi. Beberapa kendala yang ditemui adalah kesulitan sinyal dan gawai yang kurang mendukung dalam membuat google form ini. Penerapan google form dalam siswa sendiri pun masih perlu pendampingan dari orang tua, bahkan ada beberapa orang tua yang masih kebingungan untuk mengisi. Namun sudah teratasi karena sudah diarahkan.
Adisti Rizma Wihartanti
Jurnal Cakrawala Pendas, Volume 8, pp 367-377; https://doi.org/10.31949/jcp.v8i2.2130

Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya partisipasi peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar pada masa blendedlearning. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui partisipasi peserta didik saat menjalankan proses pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar pada masa blended learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus untuk mengetahui secara mendalam. Subjek dalam penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas IV – A SDN Jatiwarna III Kota Bekasi. Berdasarkan hasil pembahasan, tingkat partisipasi peserta didik dalam mata pelajaran bahasa Inggris pada masa blended learning dilihat dari 3 aspek diantaranya partisipasi siswa dalam bertanya, partisipasi siswa dalam menjawab pertanyaan, dan partisipasi siswa dalam mengerjakan tugas. Partisipan menyadari bahwa berpartisipasi dalam proses pembelajaran merupakan hal yang penting dikarenakan hal tersebut merupakan kunci dari tercapainya tujuan pembelajaran. Hasil ditunjukan dari hasil wawancara yang diberikan kepada peserta didik bahwa peserta didik berpartisipasi aktif selama proses pembelajaran meskipun belum sepenuhnya. Demikian dapat disimpulkan bahwa peserta didik aktif dalam berpartisipasi selama proses pembelajaran bahasa Inggris meskipun proses pembelajaran diadakan secara blended (daring dan tatap muka).
Davi Sofyan, Riza Sukam Fauzi, Udi Sahudi, Endi Rustandi, Ali Priyono, Indrayogi Indrayogi
Jurnal Cakrawala Pendas, Volume 8, pp 438-448; https://doi.org/10.31949/jcp.v8i2.2260

Abstract:
Kemampuan fundamental motorik siswa sekolah dasar yang masih rendah menjadi masalah utama dalam penelitian ini. Kemampuan motorik dasar berdampak pada adaptasi penguasaan skill pada setiap tugas gerak dalam cabang olahraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pendekatan bermain mempengaruhi kemampuan motorik dasar siswa sekolah dasar. Penelitian eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest digunakan dalam penelitian ini. Waktu penelitian selama 1 bulan terhitung mulai tanggal 8 Februari 2020 sampai dengan 8 Maret 2020 di SDN Singkup, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan. 30 siswa sekolah dasar antara usia 10 dan 11 digunakan sebagai subyek penelitian. Untuk mengetahui perbedaannya, parameter kemampuan motorik seperti lari 25 meter, melempar dan menangkap bola bisbol selama 20 detik, berdiri dengan satu kaki selama 20 detik, dan melompat dengan satu kaki diukur sebelum dan sesudah penelitian. Fundamental Movement Assessment Test (FMAT) digunakan sebagai instrumen penelitian dalam penelitian ini. Uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t sampel berpasangan digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan bermain berpengaruh signifikan terhadap keterampilan motorik dasar pada siswa sekolah dasar. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguji kompatibilitas pendekatan bermain untuk anak-anak dengan berbagai kemampuan. Pendekatan bermain memiliki unsur kesenangan yang menciptakan suasana yang membuat siswa antusias dan aktif dalam belajar, sehingga terjadi peningkatan pembelajaran keterampilan gerak dasar.
Syahdan Nugroho Widya Iswara, Wahyudi,
Jurnal Cakrawala Pendas, Volume 8, pp 388-396; https://doi.org/10.31949/jcp.v8i2.2268

Abstract:
Capaian hasil belajar siswa kelas IV dalam pembelajaran IPA sangat rendah, yang ditunjukkan dengan banyaknya siswa yang belum mampu mencapai batas minimal (KKM). Rendahnya hasil belajar tersebut disebabkan oleh proses pembelajaran yang belum mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPA melalui penerapan model pembelajaran problem-based learning siswa kelas IV SDN 6 Sindurejo semester I Tahun 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Model PTK yang digunakan adalah odel spiral dari Kemmis, S dan Mc Taggart, R dengan menggunakan 2 siklus masing-masing siklus terdiri dari 3 tahap yakni (1) Perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan dan pengamatan dan (3) refleksi. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas IV SDN 6 Sindurejo Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan Semester I Tahun Pelajaran 2019/2020 sebanyak 22 siswa. Teknik pengumpulan data dengan teknik tes (tes formatif) dan non tes (observasi). Adapun Instrumen penelitian menggunakan butir-butir soal dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif komparatif yaitu perbandingan antar siklus menggunakan persentase ketuntasan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 6 Sindurejo Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan dengan materi Keragaman Lingkungan Hidup setelah menggunakan model Problem Based Learning. hal ini nampak pada perbandingan ketuntasan hasil belajar siswa pada kondisi pra-siklus sebesar 31,82%, pada siklus I meningkat menjadi 63,64% dan pada siklus II meningkat menjadi 90,90% dengan Kriteria Ketuntasan (KKM=75). Hasil penelitian ini disarankan untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA di SD terutama dalam menggunakan model Problem Based Learning.
Dwi Noerbella
Jurnal Cakrawala Pendas, Volume 8, pp 480-489; https://doi.org/10.31949/jcp.v8i2.2087

Abstract:
Literasi dan numerasi merupakan kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk menganalisis suatu bacaan maupun angka dalam berbagai konteks. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kompetensi literasi dan numerasi peserta didik di Indonesia masih sangat kurang. Oleh sebab itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mengadakan sebuah program bernama Kampus Mengajar, yang mana mengajak mahasiswa untuk berkontribusi dalam menguatkan pembelajaran literasi dan numerasi peserta didik, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar. Mahasiswa terjun langsung untuk membantu sekolah, guru, dan peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah dan kebutuhan yang ada. Sejalan dengan hal tersebut, maka mahasiswa Kampus Mengajar melakukan kegiatan bimbingan AKM kepada peserta didik kelas V untuk meningkatkan kompetensi literasi dan numerasi serta mempersiapkan mereka menghadapi Asesmen Nasional yang akan diselenggarakan. Adapun tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana implementasi program kampus mengajar angkatan 2 di SDN Pasirangin 01 dengan merujuk pada model implementasi David C. Korten dalam kaitannya dengan peningkatan kompetensi literasi dan numerasi melalui bimbingan AKM (Asesmen Kompetensi Minimum). Jenis penelitian yang dilakukan ialah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi selama kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Kampus Mengajar angkatan 2 di SDN Pasirangin 01 berjalan dengan baik dan lancar serta memperlihatkan adanya peningkatan kompetensi literasi dan numerasi peserta didik kelas V.
Firmansyah, Irfan Irnandi, Purwati Purwati, Haryanto Haryanto
Jurnal Cakrawala Pendas, Volume 8, pp 420-427; https://doi.org/10.31949/jcp.v8i2.2132

Abstract:
Kemampuan pemecahan masalah matematika sangat penting dikuasai sejak dini khususnya pada jenjang sekolah dasar. Hasil observasi awal, Kemampuan pemecahan masalah di masa pandemi tergolong rendah dikarenankan pembelajaran selama masa pandemi dianggap sangat menyulitkan bagi siswa, guru dan orang tua siswa. Sehingga diperlukan data kemampuan pemecahan masalah siswa SD baik negeri maupun swasta agar pembealjaran matematika selama masa pandemic dapat dievaluasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VI SD Negeri dan Swasta Kabupaten Manokwari pada masa pandemi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini yaitu siswa SD kelas VI kabupaten manokwari. Sampel penelitian terdiri dari 3 SD negeri dan 3 SD swasta. Tehnik pengumpulan data terdiri dari Tes tertulis, Wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif meliputi Uji perbedaan rata-rata tes kemampuan pemecahan masalah matematika SD negeri dan swasta menggunakaan Uji t berbantuan SPSS. Hasil Penelitian a) Instrument Tes Kemampuan Pemecahan Masalah (TKPM) memperoleh rata-rata 3,78 dari validator. Rata-rata skor validasi lembar observasi karakter rasa ingin tahu berada pada kategori sangat baik. Sedangkan pedoman wawancara memperoleh rata-rata 3,67 dari validator. Rata-rata pedoman wawancara berada pada kategori sangat baik. Beradasarkan hasil validasi tersebut dapat disimpulkan bahwa kedua instrument penelitian yang akan digunakan valid. Berdasarkan analisis uji perbedaan rata-tata hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SD Negeri dan SD Swasta diperoleh nilai signifikansi 0,014 < daripada 0,05 sehingga H0 ditolak Artinya kemampuan pemecahan maslaah siswa SD Negeri lebih baik dari kemampuan pemecahan masalah siswa SD Swasta.
Suryaman Suryaman, Yayuk Ratna Indah Sari
Jurnal Cakrawala Pendas, Volume 8, pp 397-408; https://doi.org/10.31949/jcp.v8i2.2231

Abstract:
Keterbatasan media pembelajaran yang sebagian besar materi yang ditransformasikan melalui buku pegangan siswa membuat sebagian siswa merasa jenuh terhadap kegiatan pembelajaran serta media pembelajaran yang belum mengintegrasikan konten kearifan lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media infografis digital yang mengintegrasikan potensi kearifan lokal Malang untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (RnD) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Produk yang dikembangkan yaitu media INDIGO SI RIKAL (Infografis Digital Go Smart Berbasis Potensi Kearifan Lokal Malang). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Pringgodani 03 yang berjumlah 22 siswa. Teknik dan instrumen yang digunakan adalah wawancara, observasi, angket, tes, unjuk kerja dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media INDIGO SI RIKAL layak digunakan sebagai media pembelajaran dengan validasi ahli media sebesar 100% dengan kriteria sangat layak, validasi ahli materi sebesar 98% dengan kriteria sangat layak, respon guru sebesar 96% dengan kriteria sangat layak, respon siswa kelompok kecil dan kelompok besar mendapat presentase sebesar 96% dan 92% dengan kriteria sangat layak. Media INDIGO SI RIKAL dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini dapat dilihat dari hasil pretest dan postest. Persentase peningkatan hasil belajar siswa menggunakan perhitungan klasikal pada kelompok kecil sebesar 71%, pada kelompok besar sebesar 70%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media INDIGO SI RIKAL efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar. Media pembelajaran ini diharapkan mampu mengakomodir media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan konten kearifan lokal malang sehingga menambah kaya sumber materi pembelajarna bagi siswa.
Back to Top Top