Journal of Integrated Agribusiness

Journal Information
ISSN / EISSN : 2656-3835 / 2686-2956
Total articles ≅ 16
Filter:

Latest articles in this journal

Yansah Yansah, Iwan Setiawan, Yudi Sapta Pranoto
Journal of Integrated Agribusiness, Volume 2, pp 91-104; https://doi.org/10.33019/jia.v2i2.1516

Abstract:
This study aims to describe the implementation of the partnership farming Cassava Village Pudding Besar District of pudding Big Bangka, analyze the differences in average income that is obtained by farmers from various partnership schemes cassava in the village Pudding Besar District of pudding Big Bangka, analyzed the factors - factors that influence farmers' decision in choosing partners and not partner with partnership cassava farm in the village of Great pudding pudding Large District of Bangka. This study was conducted in January 2019 until January 2020 in the village of Great Pudding Pudding Large District of Bangka. The method used is survey method. Penrikan method used example is a method of quota sampling with a sample of two groups of 40 people and the partnering farmers do not partner 40 people. Methods of data analysis using descriptive qualitative, quantitative analsisis (independent sample t-test, binary logistic regression). The results showed the implementation of partnership farming patterns occurring in the village of Great Pudding is a partnership with the name intiplasma KSR Program (Cassava People's Gardens). There is a real difference but not significant, the average income of Rp 32,384,718 partner farmers, while the non- partner farmers Rp 36,751,056 with the difference in the average income of farmers partner and non- partner Rp 4,366,388 per year. Factors that significantly affect farmers' decisions in partnering and partnering as age and availability of capital.
Sela Oktia, Iwan Setiawan, Fournita Agustina
Journal of Integrated Agribusiness, Volume 2, pp 76-90; https://doi.org/10.33019/jia.v2i2.1507

Abstract:
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola penjualan hasil komoditi padi sawah di Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, menganalisis faktor- faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam memilih pola penjualan hasil komoditi padi sawah dalam bentuk gabah dan beras di Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, menganalisis perbedaan pendapatan petani yang memilih pola penjualan dalam bentuk gabah dan beras di Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2019 sampai dengan Januari 2020 di Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Metode penarikan contoh yang digunakan adalah sampling insidental dengan sampel dua kelompok petani yang melakukan pola penjualan yang berbeda (gabah dan beras). Jumlah sampel petani yang menjual dalam bentuk gabah sebanyak 35 orang dan jumlah sampel petani yang menjual dalam bentuk beras sebanyak 35 orang. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif, analisis kuantitatif (regresi binary logistik, compare independent samples t-test). Hasil penelitian menunjukkan pola penjualan yang dilakukan petani di Desa Rias yaitu pola penjualan dalam bentuk gabah dan pola penjualan dalam bentuk beras . Variabel yang berpengaruh terhadap keputusan petani dalam memilih pola penjualan gabah dan beras yaitu usia, harga ditingkat produsen dan modal yang dimiliki dengan nilai pada Nalgelkerke R Square sebesar 84,2%. Terdapat perbedaan pendapatan rata-rata gabah sebesar Rp.4.725.751,43 dan pendapatan petani beras sebesar Rp.13.040.380,00 dengan rentang selisih pendapatan penjualan gabah dan beras yaitu sebesar Rp8.314.629.
Fera Santika, Iwan Setiawan, Evahelda Evahelda
Journal of Integrated Agribusiness, Volume 2, pp 106-121; https://doi.org/10.33019/jia.v2i2.1519

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serapan tenaga kerja pada perusahaan perkebunan kelapa sawit di Desa Mangka Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka, menganalisis faktor-faktor apakah yang mempengaruhi tingkat serapan tenaga kerja pada pekebunan kelapa sawit di Desa Mangka Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2018 sampai dengan bulan Agustus 2019 di Desa Mangka Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Metode penarikan contoh yang digunakan adalah metode quota sampling dengan sampel 76 orang. Serapan tenaga kerja pada perusahaan perkebunan kelapa sawit dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi srapan tenaga kerja dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa serapan tenaga kerja pada perusahaan perkebunan kelapa sawit di Desa Mangka Kecamatan Bakam Kabupaten Bangka sebesar selama kurun waktu 21 tahun mengalami kenaikan sebesar 1%. Faktor yang mempengaruhi tingkat serapan tenaga kerja pada perusahaan perkebunan kelapa sawit adalah serapan tenaga kerja dulu dan pendidikan
Priyono Priyono, Burhanuddin Burhanuddin
Journal of Integrated Agribusiness, Volume 2, pp 62-76; https://doi.org/10.33019/jia.v2i1.1765

Abstract:
Pengembangan ayam lokal dewasa ini semakin prospektif seiring dengan adanya diversifikasi produk yang semakin diminati masyarakat dengan segmen pasar tersendiri. Namun, usaha ayam lokal yang lebih banyak dikembangkan secara back yard farming menyebabkan daya tawar peternak ayam lokal belum kompetitif. Hal ini salah satunya disebabkan belum diterapkannya entrepreneurial skills dengan baik. Dalam sistem agribisnis, efektifitas dan efisiensi kinerja usaha ayam lokal tidak hanya ditentukan oleh modal fisik tapi juga modal sosial berupa keahlian berwirausaha terutama perilaku kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penumbuhkembangan perilaku kewirausahaan dalam sistem agribisnis ayam lokal. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menggunakan data sekunder dan jurnal hasil penelitian, tesis/disertasi, buku teks, dan laporan pemerintah. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bibit ayam lokal pada subsistem agribisnis hulu merupakan titik krusial yang menentukan kontinyuitas pasokan DOC ayam lokal di subsistem on farm. Dukungan kelembagaan, pemerintah pusat dan daerah, asosiasi dan jaringan pemasaran menjadi komponen yang perlu dikuatkan. Pada subsistem on farm, perilaku dari peternak yang belum menjadikan ayam lokal sebagai usaha pokok merupakan esensi yang penting untuk dilakukan perubahan menjadi perilaku seorang wirausaha. Perilaku kewirausahaan yang terdiri dari pengetahuan, sikap mental, dan keterampilan adalah faktor penentu kinerja usaha. Perilaku wirausaha dipengaruhi oleh faktor internal (karakter wirausaha) dan faktor eksternal (lingkungan usaha). Karakter wirausaha yang dominan perlu diperhatikan dalam menumbuhkembangkan perilaku kewirausahaan yaitu motivasi, inovasi, dan berani mengambil resiko. Sementara itu, faktor eksternal yang perlu diperhatikan yaitu dukungan penyuluhan atau pelatihan, ketersediaan sarana produksi, dan dukungan kebijakan pemerintah.
Fitri Yunda Sari, Yudi Sapta Pranoto, Rati Purwasih
Journal of Integrated Agribusiness, Volume 2, pp 20-36; https://doi.org/10.33019/jia.v2i1.1489

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usaha pengolahan ikan segar menjadi ikan asin. Tempat dan waktu penelitian dilaksanakan di Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka dan pada bulan September hingga Desember 2019. Metode penelitian menggunakan metode studi kasus. Metode penarikan contoh menggunakan metode sensus. Metode pengolahan dan analisis data deskriptif kuantitatif dengan metode analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua kelompok skala usaha berdasarkan modal. Skala usaha besar memiliki modal lebih dari 100 juta rupiah sedangkan skala usaha kecil dibawah 100 juta rupiah. Masing-masing usaha skala kecil dan skala besar layak untuk diusahakan berdasarkan indikator BEP produksi, BEP harga, BEP penerimaan dan R/C ratio.
, Fournita Agustina, Evahelda Evahelda
Journal of Integrated Agribusiness, Volume 2, pp 1-19; https://doi.org/10.33019/jia.v2i1.1121

Abstract:
Program Kebun Kelapa Sawit Rakyat (KKSR) adalah salah satu upaya mensinergikan tiga pilar pembangunan yakni swasta, masyarakat dan pemerintah dalam suatu jalinan kerjasama yang saling menguntungkan. Pemberdayaan petani melalui Program KKSR dilaksanakan melalui sistem kebersamaan ekonomi berdasarkan manajemen kemitraan, yaitu suatu proses untuk merubah pola pikir yang ditandai dengan tumbuhnya kesadaran anggota masyarakat perkebunan, untuk memperbaiki kehidupannya dengan menggunakan potensi yang dimilikinya. Pemberdayaan melalui Program KKSR pada Kelompok Tani Sukses Bersama memerlukan bentuk pemberdayaan untuk membuat kelompok tani lebih berdaya. Adapun Tujuan dalam penelitian ini, yaitu 1) Mendeskripsikan bentuk pemberdayaan sosial ekonomi pada Kelompok Tani Sukses Bersama 2) Mendeskripsikan dampak sosial ekonomi pada Kelompok Tani Sukses Bersama. Metode pengambilan sampeldalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Pengolahan dan analisis data menggunakan satu cara yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Bentuk pemberdayaan sosial ekonomi petani meliputi: pengembangan pengetahuan dalam bentuk sosialisasi calon petani pemilik lahan, pembinaan teknis perkebunan sawit dan pembinaan Sistem Kebersamaan Ekonomi Berdasarkan Manajemen Kemitraan (SKEBMK) serta Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT). 2) Dampak sosial ekonomi yang dirasakan Kelompok Tani Sukses Bersama memberikan perubahan positif bagi kelompok tani.
, Evahelda Evahelda, Fournita Agustina
Journal of Integrated Agribusiness, Volume 1, pp 115-129; https://doi.org/10.33019/jia.v1i2.1080

Abstract:
UMKM Toko Pelawan merupakan salah satu UMKM penghasil madu yang telah memiliki brand image. Meskipun usaha ini telah beriri cukup lama, akan tetapi masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki terutama pada inovasi serta permasalahan yang dialami berkaitan dengan banyaknya pesaing yang membuat produk serupa dan strategi yang diterapkan kurang efektif. Tujuan dalam penelitian ini, yaitu 1) mengidentifikasi model bisnis yang diterapkan di UMKM Toko Pelawan dengan pendekatan sembilan elemen business model canvas, yaitu customer segments, value propositions, channels, customer relationship, revenue streams, key resources, key activities, key partnership, cost structure. 2) Merumuskan alternatif strategi yang paling tepat di UMKM Toko Pelawan untuk mengembangkan usahanya dengan pendekatan business model canvas. Metode penelitian ini adalah analisis kualitatif yang terdiri analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini bahwa UMKM Toko Pelawan telah memenuhi kesembilan elemen dari business model canva. Namun, model bisnis di UMKM Toko Pelawan saat ini masih memiliki kelemahan, sehingga menciptakan strategi yang dihasilkan dari perbaikan business model canvas seperti menambah agen, perlu menambah jenis lebah madu dan menambah rumah sarang lebah madu, membuat gerai yang lebih menarik dan nyaman, membuat kartu member, penambahan modal usaha, perlu memodifikasi bentuk dan ukuran kemasan yang bervariasi, melakukan pelatihan bagi anggota atau karyawan, perlu adanya kerja sama tertulis yang sah secara hukum.
, Fournita Agustina, Haryono Moelyo
Journal of Integrated Agribusiness, Volume 1, pp 107-114; https://doi.org/10.33019/jia.v1i2.1070

Abstract:
Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan sistem pemeliharaan ternak ayam lokal di Kelurahan Sinar Jaya Jelutung Kecamatan Sungailiat. (2) Menghitung besar kontribusi usaha ternak ayam lokal terhadap pendapatan rumah tangga peternak ayam lokal di Kelurahan Sinar Jaya Jelutung Kecamatan Sungailiat. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Sinar Jaya Jelutung Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka dan pada Bulan Februari sampai bulan Oktober 2018. Metode penelitian menggunakan metode survei, sedangkan metode penarikan contoh menggunakan metode purposive sampling. Metode Pengolahan dan analisis data menjelaskan secara deskriptif kualitatif dan deskripsi kuantitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1)Dalam penelitian ini sistem pemeliharaan semi intensif lebih dominan dibandingkan dengan sistem pemeliharaan intensif. Dengan perbandingan 34 orang atau 94.44 persen pada pemeliharaan semi intensif sedangkan pada pemeliharaan intensif sebanyak 2 orang atau 5,56 persen. (2) Kontribusi pendapatan ayam kampung di Kelurahan Sinar Jaya Jelutung, pada sistem pemeliharaan semi intensif sebesar (8,24%/tahun) sedangkan pada sistem pemeliharaan inensif yaitu sebesar (7,16%/tahun). Kontribusi pendapatan dari usaha ayam kampung di Kelurahan Sinar Jaya Jelutug ini belum memenuhi kesejahteraan peternak, hal ini disebabkan para peternak di Kelurahan Sinar Jaya Jelutung masih relatif kecil dalam memelihara ayam kampung yaitu berkisar 15 ekor/peternak sehingga kontribusi dan pendapatan ternak tidak tinggi.
, Fournita Agustina, Yulia Yulia
Journal of Integrated Agribusiness, Volume 1, pp 92-106; https://doi.org/10.33019/jia.v1i2.1118

Abstract:
Kegiatan penambangan berdampak secara nyata terhadap lingkungan, sehingga perlu dilakukan reklamasi. Menurut bagian K3LH PT TIMAH Tbk Reklamasi Kebun Percontohan Air Nyatoh ialah salah satu reklamasi terbaik yang telah dilakukan PT TIMAH Tbk. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan persepsi masyarakat terhadap program reklamasi lahan bekas tambang kebun percontohan Air Nyatoh PT TIMAH Tbk di Desa Gunung Muda Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka (2) menganalisis hubungan faktor sosial ekonomi dengan persepsi masyarakat terhadap program reklamasi lahan bekas tambang kebun percontohan Air Nyatoh PT TIMAH Tbk di Desa Gunung Muda Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka. Metode penelitian menggunakan adalah metode studi kasus. Alat analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif atau deskriptif kuantitatif dengan skala likert dan analisis korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat sangat setuju dengan program reklamasi dengan persentase nilai 83,7 persen sehingga program ini dinilai berhasil oleh masyarakat. Hasil analisis rank spearman diketahui bahwa hubungan faktor sosisal ekonomi dengan persepsi sangat lemah. Hubungan antara umur dengan persepsi dengan nilai -183. Hubungan antara pendidikan dengan persepsi dengan nilai 0,181. Hubungan antara pendapatan dengan persepsi dengan nilai -0,010. Hubungan antara lama bermukim dengan persepsi dengan nilai -0,182. Hubungan sangat lemah karena jawaban masyarakat yang homogen.
, Evahelda Helda, Endang Bidayani
Journal of Integrated Agribusiness, Volume 1, pp 67-81; https://doi.org/10.33019/jia.v1i2.1017

Abstract:
Penelitian ini bertujuan: (1) Menghitung pendapatan usaha budidaya kerang darah (Anadara Granosa) (2) Menganalisis faktor-faktor sosial ekonomi dalam usaha budidaya kerang darah (anadara Granosa) di Dusun Sukal Desa Belo Laut Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Alat analisis yang digunakan adalah perhitungan sederhana menggunkan rumus pendapatan dan analisis regresi binari logistik menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solutions). Hasil penelitian menunjukan bahwa total rata-rata pendapatan dari usaha budidaya kerang darah (Anadara Granosa) dengan luas lahan rata-rata 0,58 hektar adalah sebesar Rp. 20.642.336. Berdasarkan variabel-variabel faktor-faktor sosial ekonomi yang diduga mempengaruhi usaha budidaya kerang darah (Anadara Granosa) ada 2 variabel yang mempengaruhinya (1) pendidikan dengan nilai signifikasi 0,007 (2) tingkat kesulitan dengan nilai signifikasi 0,012.
Back to Top Top