Musamus Journal of Mathematics Education

Journal Information
ISSN / EISSN : 2622-7908 / 2622-7916
Total articles ≅ 21
Filter:

Latest articles in this journal

Anis Munfarikhatin, Markus Palobo, Dian Mayasari
Musamus Journal of Mathematics Education, Volume 2, pp 92-101; https://doi.org/10.35724/mjme.v2i2.2806

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon siswa setelah diberikan pengenalan literasi matematika menggunakan media kartu. Kartu literasi bermuatan konteks literasi dalam kehidupan sehari-hari yang dikaitkan dengan permasalahan yang biasa dihadapi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan instrumen berupa angket respon siswa. Angket disusun dan diuji validitasnya oleh validator ahli. Terdapat tiga dimensi yang dikembangkan pada angket ini diantaranya tampilan media kartu, kemanfaatan kartu literasi, dan kesesuaian penggunaan kartu literasi. Pada tiap-tiap dimensi kemudian dikembangkan menjadi indikator dan dijabarkan pada beberapa poin angket. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 18 siswa. Hasil kemudian dianalisis menggunakan microsoft excel untuk mengetahui tingkat respon siswa. Deskripsi hasil dilakukan untuk memberikan gambaran secara jelas pada tiap- tiap indikator. Berdasarkan hasil didapatkan pada indikator tampilan dan konten kartu literasi sebanyak 68% setuju, kemudahan penggunaan kartu literasi sebanyak 70% dan kemanfaatan kartu literasi sebesar 71% yang menunjukkan bahwa interpretasi pengenalan literasi melalui permainan kartu memberikan respon baik oleh responden.
Markus Palobo, Nurhayati Nurhayati, Via Rhamadani
Musamus Journal of Mathematics Education, Volume 2, pp 82-91; https://doi.org/10.35724/mjme.v2i2.2783

Abstract:
This research is a classroom action research that aims to increase interest and achievement of learning mathematics using Advance Organizer model. This research was conducted in two cycles with 4 meetings in each cycle. Subjects in the study consisted of 28 students, 17 male students and 11 female students of grade IX SMP Negeri 2 Merauke. Data collection techniques used are test techniques for achievement tests and non-test techniques for interest questionnaires and observation sheets. The result of the research is the interest of learning mathematics of students in cycle I was 64,29% which is in good category and very good and in cycle II student learning interest increased to 78,58% which is in good category and very good. Student learning achievement in pre cycle with the value above 61 was 35,71% complete. In the first cycle student achievement increased by 53.57% of students value above 61 and on the second cycle student achievement increased to78.57% of students who reached Minimum Mastery Criteria (KKM). Based on the result, it can be concluded that Advance Organizer model can increase interest and achievement of mathematics learning of grade IX students of SMP Negeri 2 Merauke.
Nur Fitriyah Indraswari, Maulidatul Hikmah, Fitriana Minggani
Musamus Journal of Mathematics Education, Volume 2, pp 59-66; https://doi.org/10.35724/mjme.v2i2.2648

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar matematika yang menggunakan model pembelajaran TAI dengan TS-TS pada materi turunan fungsi. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan True-Experimental Design dengan bentuk Posttest-Only Control Design. Populasi yang diambil adalah seluruh siswa kelas XI-MIPA MAN Sumenep dengan sampel kelas XI-MIPA 2 sebagai kelas eksperimen I dan kelas XI-MIPA 4 sebagai kelas eksperimen II. Instrumen yang digunakan berupa soal TKAkh(Tes Kemampuan Akhir). Analisis data dilakukan menggunakan uji-t dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari artinya terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang menggunakan model pembelajaran TAI dengan model pembelajaran TS-TS pada materi turunan fungsi.
Suri Toding Lembang, Irmawaty Natsir
Musamus Journal of Mathematics Education, Volume 2, pp 74-81; https://doi.org/10.35724/mjme.v2i2.2674

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Software Geogebra terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Makale. Software geogebra adalah program dinamis yang memiliki fasilitas untuk memvisualisasikan dan sebagai alat bantu untuk menkontruksi konsep-konsep matematika. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Makale tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 214 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dengan jumlah sampel yang dipilih yakni 2 kelas yang terdiri dari 28 siswa untuk kelas ekperimen dan 27 siswa untuk kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes hasil belajar dalam bentuk uraian. Sebelum dan setelah pembelajaran kedua kelas diberikan tes yang sama. Pengelolan data hasil penelitian menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik deskriptif dimaksudkan untuk mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa berupa skor rata-rata dan presentase, sedangkan statistik inferensial digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian diperoleh; (1) peningkatan hasil belajar kelas eksperimen dengan skor rata-rata awal 18,79 meningkat menjadi 73,37 dengan besar peningkatan 54,58 mengalami peningkatan jika dibadingkan dengan kelas kontrol dengan skor rata-rata awal 15,86 meningkat menjadi 43,31 besar peningkatan 27,45. Peningkatan skor rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih besar dibandingkan dengan skor rata-rata hasil belajar kelas kontrol. (2) hasil uji hipotesis Mann Whitney U Test menujukkan bahwa nilai amymp.sig (2-tiled) 0.000 < 0.05, maka H1 diterima. Hal ini menujukkan bahwa ada pengaruh penggunaan media software geogebra terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Makale.
Wiwik Andriani, Irmawaty Natsir
Musamus Journal of Mathematics Education, Volume 2, pp 67-73; https://doi.org/10.35724/mjme.v2i2.2690

Abstract:
This research is a Classroom Action Research which aims to improve mathematics learning outcomes of students of class VIII B of PGRI 1 Tamalate Makassar. The subjects of this study consisted of 35 students. Data collection techniques used are observation sheets and tests at the end of each cycle in accordance with the material being taught. From the results of the analysis in the first cycle obtained mathematical learning outcomes of students with an average score of 55.43 and a standard deviation of 18.95 of the ideal score achieved is 100. In the second cycle, improvements and additional actions from the previous cycle were held so that an increase student mathematics learning outcomes with an average score of 73.71 with a standard deviation of 14.71 of the ideal score achieved is 100. Based on the results of the analysis it can be concluded that the mathematics learning outcomes of students of class VIII B SMP PGRI 1 Tamalate Makassar experienced an increase after it was implemented teaching and learning process by applying cooperative learning type Student Team Achievement Division (STAD).
Irmawaty Natsir
Musamus Journal of Mathematics Education, Volume 2, pp 50-58; https://doi.org/10.35724/mjme.v2i1.2020

Abstract:
Intelegensi interpersonal dan emosional termasuk dalam faktor internal yang berkaitan dengan hasil belajar matematika. Penelitian ex-post facto diterapkan dalam riset ini. Sebanyak 2818 siswa dari 9 sekolah yang terdapat di Kecamatan Biringkanaya kota Makassar digunakan sebagai populasi. Dari populasi tersebut 236 siswa kelas VII dari 4 sekolah digunakan sebagai sampel riset. Angket intelegensi interpersonal dan emosional serta tes hasil belajar matematika dibagikan kepada siswa tersebut. Selanjutnya, data dianalisis memakai statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian diperoleh intelegensi interpersonal terletak pada kategori tinggi dan intelegensi emosional serta hasil belajar matematika terletak pada kategori sedang; intelegensi interpersonal memiliki pengaruh yang positif pada hasil belajar matematika dengan besar pengaruh 25%; serta intelegensi interpersonal memiliki pengaruh positif pada hasil belajar matematika melalui intelegensi emosional dengan besar pengaruh 4%.
Anis Munfarikhatin
Musamus Journal of Mathematics Education, Volume 2, pp 32-42; https://doi.org/10.35724/mjme.v2i1.1965

Abstract:
Model pembelajaran PBL dengan strategi pembelajaran MURDER terhadap kemampuan literasi matematika siswa terbukti efektif diterapkan dalam penelitian ini. Sampel yang digunakan berjumlah 30 siswa dari keseluruhan populasi . Pengambilan data menggunakan metode tes yang terdiri dari pretes dan postest kemampuan literasi. Uji kevalidan perangkat pembelajaran dilakukan oleh validator ahli. Perangkat berupa tes kemampuan literasi siswa dilakukan uji validitas, reliabilitas dan tingkat kesukaran. Hasil didapatkan nilai zhitung lebih besar dibandingkan ztabel yaitu 0,17 dengan dan taraf kesalahan 0,05 berdasarka uji ini dapat disimpulkan bahwa telah tercapai ketuntasan belajar secara klasikal pada nilai rata-rata tes kemampuan literasi matematika. Uji statistik beda rata-rata hasil TKLM diperoleh thitung = 5,18. Taraf nyata 0,05 dan dk = 58 dhasilnya ttabel = 1,67. Karena thitung>ttabel maka kemampuan literasi matematika siswa pada kelas ekperimen lebih tinggi daripada siswa pada kelas kontrol. Berdasarkan hasil perhitungan uji beda rata-rata skor gain diperoleh thitung = 4,70.Taraf nyata 0,05 dan = 58 diperoleh ttabel = 1,67. Dari hasil uji gain siswa kelas ekperimen lebih unggul daripada kelas kontrol. Sehingga penerapan pembelajaran model PBL strategi MURDER dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa dapat dikatakan efektif.
Heryati Heryati, Oswaldus Dadi
Musamus Journal of Mathematics Education, Volume 2, pp 43-49; https://doi.org/10.35724/mjme.v2i1.2083

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar matematika melalui metode pemberian tugas pada siswa kelas XI TPH SMK negeri 1 Tanah Miring. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dan penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dengan setiap siklus terdapat 4 kali pertemuan. Subyek dalam penelitian ini terdiri dari 10 siswa dimana 4 siswa dan 6 siswi di kelas XI TPH SMK Negeri 1 Tanah Miring. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa dan nontes yaitu observasi keterlaksanaan pembelajaran dan observasi keaktifan belajar. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu tes hasil belajar siswa pada siklus I adalah 60 % ketuntasan belajar klasikal dan siklus 2 menjadi 70 % ketuntasan belajar klasikan, pada siklus I keaktifan belajar siswa adalah 65 % berada pada kategori aktif, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 84% berada pada kategori aktif dan sangat aktif. Berdasarkan hasil tersebut dapat dikatakan bahwa metode pemberian tugas dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XI TPH SMK Negeri 1 Tanah Miring.
Dian Mayasari
Musamus Journal of Mathematics Education, Volume 2, pp 12-21; https://doi.org/10.35724/mjme.v2i1.1812

Abstract:
Penelitian ini memaparkan hasil penelitian yang bertujuan untuk menganalisis: apakah terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dan minat siswa kelas VII SMP Negeri 1 Serui yang diajarkan dengan matematika realistik melalui media pembelajaran autograph berbasis generasi mileneal 4.0: serta untuk melihat apakah terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap pemecahan masalah matematis dan minat belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment. Popuasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri Seui. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakn ANAVA dua jalur. Hasil penelirian diperoleh: 1) Peningkatan kemampuan pemechan masalah matematika dan minat siswa yang diajarkan dengan matematika realistik melalui media pembelajaran autograph berbasis generasi mileneal 4.0 lebih tingi daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional: 2) tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika terhadap peningkatan kemampuan pemechan masalah dan minat siswa.
Abdul Rachman Taufik
Musamus Journal of Mathematics Education, Volume 2, pp 22-31; https://doi.org/10.35724/mjme.v2i1.2021

Abstract:
Penelitian ini adalah penelitian pengembangan perangkat model pengajaran berbasis masalah. Produk yang dikembangkan peneliti diharapkan dapat digunakan sebagai bahan ajar pada materi statistika. Sampel yang digunakan dipenelitian ini adalah kelas XI yang dilaksanakan di sekolah menengah atas. Metode peneliti dalam mengumpulkan data berupa lembar validasi, observasi, angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan yaitu RPP, LKPD dan THB masuk dalam kategori valid, praktis, dan efektif sehingga layak untuk digunakan dalam pembelajaran matematika; Peserta didik yang ikut dalam pengajaran berbasis masalah memiliki kemampuan lebih baik daripada yang ikut pengajaran konvensional.
Back to Top Top