Musamus Journal of Primary Education

Journal Information
ISSN / EISSN : 26227819 / 26227800
Total articles ≅ 28
Filter:

Latest articles in this journal

Mhd Habibu Rahman, Rita Kencana
Musamus Journal of Primary Education pp 67-75; doi:10.35724/musjpe.v2i2.2177

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Diyas Age Larasati
Musamus Journal of Primary Education pp 130-139; doi:10.35724/musjpe.v2i2.2331

Abstract:
Treffinger merupakan pembelajaran konstruktivistik yang dapat melatih kemampuan berpikir kreatif. Model Treffinger dalam penelitian ini digunakan untuk melatih mahasiswa berpikir kreatif melalui tahapan-tahapan kreatif. Mulai dari tahapan yang sederhana pada tingkat pertama hingga yang majemuk melalui pemecahan masalah kreatif (PMK) pada tingkat ketiga. Kemampuan kreatif bagi mahasiswa sebagai salah satu sarana untuk aktualisasi diri. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Penelitian dilakukan di Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Bahasa dan Sains Universitas Wijaya Kusuma Surabaya tahun ajaran 2018/2019. Subjek penelitian merupakan ma-hasiswa angkatan 2018 kelas A sebagai kelas eksperimen Subjek penelitian ditentukan berdasarkan kemiripan nilai rata-rata ujian tengah semester. Penelitian dilakukan pada mata kuliah pendidikan IPS di SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain penelitian One Design. Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu berpikir kreatif dan variabel bebasnya adalah model pembelajaran Treffinger. Instrumen penelitian ini menggunakan tes essay. Hasil pengukuran berupa data yang selanjutnya dianalisis menggunakan t-test dengan bantuan program SPSS 22.0 for Windows. Berdasarkan selisih nilai pre test dan post test, gain score 29.26. Hasil perhitungan analisis uji t menggunakan independen sample t test diperoleh data p-level lebih kecil dari 0,05 (p
Rina Dyah Rahmawati, Maryadi Maryadi
Musamus Journal of Primary Education pp 119-129; doi:10.35724/musjpe.v2i2.2563

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan aktivitas siswa dalam pembelajaran tema Organ Gerak Hewan dan Manusia dan tema Udara Bersih Bagi Kesehatan pada siswa kelas V. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Objek penelitian adalah proses pembelajaran tema Organ Gerak Hewan dan tema Manusia dan Udara Bersih Bagi Kesehatan pada siswa kelas V dan subjek dari penelitian adalah semua siswa yang ada di kelas tersebut. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yakni siklus I terdiri dari empat kali pertemuan dan siklus II terdiri dari empat pertemuan juga. Sebelum memberikan tindakan (menggunakan model pembelajaran Read for Action), dilakukan tes dan observasi pra-tindakan terhadap siswa. Pada akhir tiap siklus, dilakukan tes dan observasi akhir siklus terhadap siswa. Temuan yang didapatkan adalah bahwa pembelajaran tema Organ Gerak Hewan dan Manusia dan tema Udara Bersih Bagi Kesehatan menggunakan model pembelajaran Read for Action dapat berjalan dengan lancar juga mampu meningkatkan kreatifitas dan aktivitas siswa.
Muhamad R Letasado, Julhidayat Muhsam
Musamus Journal of Primary Education pp 76-84; doi:10.35724/musjpe.v2i2.2559

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran saintifik berbasis keterampilan belajar dan berinovasi 4C terhadap percaya diri dan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SD Lab Undiksha Singaraja. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi (quasi experiment) dengan menggunakan rancangan penelitian Single Factor Independent Group Design. Populasi penelitian sebanyak 78 siswa. 39 siswa ditetapkan sebagai sampel, yang ditarik dengan teknik random sampling, pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes objektif. Data dianalisis menggunakan multivariate analysis of variance (MANOVA). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) terdapat pengaruh implementasi pembelajaran saintifik berbasis keterampilan belajar dan berinovasi 4C terhadap percaya diri siswa. (2) terdapat pengaruh implementasi pembelajaran saintifik berbasis keterampilan belajar dan berinovasi 4C terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa. (3) terdapat pengaruh implementasi pembelajaran saintifik berbasis keterampilan belajar dan berinovasi 4C secara simultan terhadap percaya diri dan kemampuan membaca pemahaman siswa.
Afif Khoirul Hidayat, Fatimah Fatimah
Musamus Journal of Primary Education pp 91-101; doi:10.35724/musjpe.v2i2.2287

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar permainan rounders dengan metode kooperatif tipe numbered head together (NHT) pada siswa kelas lima Sekolah Dasar Inpres Polder Merauke. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terbagi dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Tempat penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Inpres Polder Merauke, Jalan TMP Polder. Subyek penelitian ini adalah siswa siswa kelas lima Sekolah Dasar Inpres Polder Merauke dengan jumlah 20 siswa, yaitu terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi kolabolator dan dokumentasi dengan muatan tiga aspek yaitu: aspek kognitif, aspek afektif, dan aspek psikomotor. Instrumen peneletian yang digunakan adalah: format aspek penilaian aspek afektif, lembar kerja siswa, format penilaian aspek psikomotor. Dalam penelitian ini, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode kooperatif tipe number head together (NHT) yang ditambah dengan media bola anyam mampu meningkatkan hasil belajar permainan rounders pada siswa siswa kelas lima Sekolah Dasar Inpres Polder Merauke, yang ditandai dengan meningkatnya hasil belajar siswa pada tiap siklus. Pada siklus I diperoleh data hasil belajar rounders 0% dengan kategori sangat baik, 30% dengan kategori baik, 10% dengan kategori cukup baik, 25% dengan kategori kurang baik, dan 35% dengan kategori sangat kurang. Pada siklus II diperolah data 40% dengan kategori sangat baik, 50% dengan kategori baik, 5% dengan kategori cukup baik, 5% dengan kategori kurang baik, dan 0% dengan kategori sangat kurang. Peningkatan ketuntasan hasil belajar dari siklus I dan II adalah sebesar 60%.
Abdul Syahril Muh, Uslan Uslan
Musamus Journal of Primary Education pp 102-112; doi:10.35724/musjpe.v2i2.2536

Abstract:
Tujuan penelitian evaluasi ini adalah melakukan evaluasi yang komprehensif terhadap seluruh pelaksanaan kegiatan pendidikan inklusif di SD Abdi Kasih Bangsa. Hasil studi evaluasi ini berupa informasi tentang pelaksanaan model pendidikan inklusif di sekolah lain. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif evaluatif. Evaluasi ini menggunakan analisis countenance atau STAKE dengan tiga komponenya yaitu: Evaluasi antecedents, transaction dan outcomes Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data diverifikasi melalui proses trianggulasi. Hasil analisis informasi menunjukan pelaksanaan program pendidikan inklusi di SD Abdi Kasih Bangsa belum sepenuhnya dilakukan sesuai dengan kebijakan atau standar yang ditetapkan pemerintah, terlihat dari sistem perekrutan yang masih dibatasi, kurikulum yang masih reguler, sarana dan prasarana yang masih jauh dari standar kelas inklusi, guru khusus ABK dan guru kelas yang masih kurang dan belum efektif menangani ABK dan prestasi akademik yang belum mendukung terlaksanaya program pendidikan inklusi di SD Abdi Kasih Bangsa. Akan berdampak positif dan signifikan terhadap pelaksanaan program pendidikan inklusi di SD Abdi Kasih Bangsa Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur bilamana pemerintah menunjang sepenuhnya kebutuhan-kebutuhan SD Abdi Kasih Bangsa Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai sekolah penyelenggara pendidikan inklusi.
Ratna Purwanty, Fredy Fredy
Musamus Journal of Primary Education pp 113-118; doi:10.35724/musjpe.v2i2.2492

Abstract:
Penerapan media kahoot.it dalam kegiatan kelompok dapat tercapai jika diterapkan dalam model pembelajaran kooperatif. Salah satu model pembelajaran kooperatif adalah group investigation. Model ini memberikan pengalaman belajar siswa yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Group investigation berorientasi pada masalah, mendefinisi masalah dan mengorganisasi siswa dalam bekerja kelompok, mempresentasikan dan penilaian. Melalui pemanfaatan media kahoot.it dalam group investigation diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan kerjasama mahasiswa dalam menyelesaikan masalah yang diberikan. Penelitian ini dilaksanakan di jurusan PGSD Universitas Musamus dengan jumlah sampel mahasiswa sebayak 34 orang. Ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan cara melakukan observasi pada dalam proses pembelajaran baik pada saat kerjasama dalam diskusi mahasiswa maupun dalam menggunakan kahoot.it. Selain itu dilakukan pula wawancara untuk mengetahui tanggapan mahasiswa dalam kerjasama kelompok. Hasil analisis data diperoleh tiga indikator yang memperoleh nilai baik yaitu setiap anggota saling menghargai pendapat dengan memperoleh persentase sebesar 84,32%, memberi kesempatan memberi tanggapan dengan persentase 75,46% dan memberi solusi kepada kelompoknya dengan pesentase 76,20%. Dua indikator yaitu setiap anggota menyelesaikan masalah dengan diskusi dan pembagian tugas masing-masing anggota kelompok memperoleh penilaian yang sangat baik. Memberikan kesimpulan bahwa memanfaatkan media kahoot.it dalam pembelajaran group investigation dapat meningkatkan kerjasama mahasiswa. Mereka akan lebih aktif dalam diskusi kelompok, menghargai pendapat temannya, memberikan solusi dan memberikan tanggapan.
Andreas Au Hurit, Mei Lina Wati
Musamus Journal of Primary Education pp 85-90; doi:10.35724/musjpe.v2i2.2455

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Rikardus Kristian Sarang, Basilius Redan Werang, Okto Irianto
Musamus Journal of Primary Education pp 24-31; doi:10.35724/musjpe.v2i1.1586

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hubungan kepemimpinan kepala sekolah dengan kepuasan kerja guru sekolah dasar (SD) di kabupaten Merauke, Papua. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menerapkan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian survey. Data diperoleh melalui penyebaran dua angket kuantitatif kepada 258 guru yang diambil secara insidental dari 1300 guru sekolah dasar yang ada di kabupaten Merauke. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan kepuasan kerja guru SD di kabupaten Merauke, Papua. Hasil penelitian ini mendemonstrasikan pentingnya peningkatan kepuasan kerja guru melalui berbagai program perbaikan kepemimpinan kepala sekolah.
Fredy Fredy, Yonarlianto Tembang, Ratna Purwanty
Musamus Journal of Primary Education pp 59-66; doi:10.35724/musjpe.v2i1.1874

Abstract:
Analisis kualitas pelayanan pendidikan didasarkan pada tingkat kepuasan pengguna layanan pendidikan terhadap pelayanan yang diberikan oleh lembaga penyelenggara pendidikan yaitu sekolah. Melalui penelitian ini diharapkan dapat mengetahui persepsi masyarakat, yaitu siswa dan orangtua siswa terhadap kualitas pelayanan pendidikan dasar di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan survey. Lokasi penelitian ini adalah tujuh kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Tenggara yaitu kota Bau-bau, kabupaten Kolaka, kabupaten Kolaka Timur, kabupaten Konawe, kabupaten Muna, kabupaten Muna Barat dan kabupaten Wakatobi. Tingkat kepuasan siswa dan orangtua siswa terhadap pelayanan pendidikan ditetapkan melalui indeks kepuasan masyarakat (IKM). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pada masing-masing daerah yang dilihat dari indikator sebagai berikut: tangibles, reliability, competence, understanding the customer, communication, responsiveness, courtesy, security, dan access.
Back to Top Top