Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)

Journal Information
ISSN / EISSN : 2622-7827 / 2622-7835
Total articles ≅ 20
Filter:

Latest articles in this journal

Muhammad Ismail, Hendra Jondry Hiskya
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 54-60; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i02.2732

Abstract:
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran tolak peluru gaya menyamping melalui penerapan metode kooperatif tipe STAD. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII A Mts Al Munawaroh Merauke yang berjulah 21 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar tolak peluru gaya menyamping dengan metode kooperatif tipe STAD berdampak positif hal ini terlihat pada siklus I rata-rata ketuntasan belajar yaitu sebesar 56 dengan ketuntasan 43% yang berada pada kategori cukup baik, sedangkan pada siklus II rata-rata ketuntasan belajar yaitu sebesar 74 dengan ketuntasan 90% yang berada pada kategori baik.
Alexander Ohoiwutun
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 77-89; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i02.2830

Abstract:
Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh latihan lari dengan karet beban terhadap kecepatan lari 100-meter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah One-Group Pretest-Posttes design, dengan jumlah sampel sebanyak 15. Hasil penelitian nilai sig hitung data pretest dan posttest adalah 0.000 artinya kecil daripada 0,05 maka, disimpulkan ada pengaruhnya latihan dengan berlari menggunakan karet beban terhadap kecepatan berlari jarak pendek 100-meter yaitu nilai t hitung sebesar -15. 965 sedangkan t tabel sebesar 1.761 dan perhitungan yang dilakukan nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (-15.965 < 1.761).
Deni Mudian, Aris Risyanto
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 68-76; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i02.2821

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Latihan Satu Sentuhan Diam Dan Bergerak Terhadap Peningkatan Passing Bawah Permainan Futsal. Metode yang digunakan eksperimen dengan membandingkan dua jenis latihan. Populasi dan sampel penelitian ini berjumlah 30 orang.Berdasarkan hasil penghitungan dengan menggunakan Uji t didapatkan hasil kelompok A diperoleh nilai t: thitung = 2,50 dan ttabe1 = 1,70, pada taraf nyata α = 0,05 dengan dk =14 ini berarti thitung lebih besar dari ttabe1 dapat disimpulkan Ho ditolak dan menerima Ha, yang berarti Latihan satu sentuhan diam memberikan pengaruh yang signifikan terhadap passing pada klub Futsal ‘Alamy Subang.Sedangkan kelompok B diperoleh thitung = 2,10 dan ttabe1 = 1,70, pada taraf nyata α = 0,05 dengan dk =14 ini berarti thitung lebih besar dari ttabe1 dapat disimpulkan Ho ditolak dan menerima Ha, yang berarti Latihan satu bergerak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap passing pada klub Futsal ‘Alamy Subang.Berdasakan penghitungan data dan analisis data, penulis mengambil kesimpulan latihan satu sentuhan diam dan latihan satu sentuhan bergerak sama-sam memberikan pengaruh yang signifikan terhadap passing dalam permainan futsal klub Futsal ‘Alamy Subang, tetapi latihan satu sentuhan diam memberikan pengaruh yang lebih berarti dibandingkan dengan latihan satu sentuhan bergerak.
Taufik Hidayat
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 43-53; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i02.2520

Abstract:
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran tolak peluru gaya menyamping melalui penerapan metode kooperatif tipe STAD. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan masing-masing siklus terdapat dua pertemuan. Pelaksanaan penelitian dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada mata pelajaran PJOK ini meliputi: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Pengamatan, dan (4) Refleksi. Dengan subyek siswa kelas VII A Mts Al Munawwarh Merauke yang berjulah 21 siswa, yang terdiri dari 8 siswa putra dan 13 siswa putri. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar tolak peluru gaya menyamping dengan metode kooperatif tipe STAD berdampak positif hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa pada tiap siklus mengalami peningkatan, yaitu pada siklus I rata-rata ketuntasan belajar yaitu sebesar 56 dengan ketuntasan 43% yang berada pada kategori cukup baik, sedangkan pada siklus II rata-rata ketuntasan belajar yaitu sebesar 74 dengan ketuntasan 90% yang berada pada kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD dapat digunakan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PJOK.
Alchonity Koni Harika Fitri
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 61-67; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i02.2705

Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya bahan ajar berupa alat peraga pada mata kuliah Anatomi materi sistem pencernaan pada manusia, untuk itu perlu dikembangkannya alat peraga khususnya alat peraga sistem pencernaan pada manusia guna memperlancar berlangsungnya proses perkuliahan. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan alat peraga system pencernaan pada manusia dengan kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian reseach and development (penelitian dan pengembangan) dengan menggunakan model pengembangan 4-D (four D), yang terdiri dari 4 tahap yaitu: define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan desseminate (penyebaran). Dari 4 tahap tersebut penulis hanya mengembangkan sampai pada tahap pengembangan. Penilaian alat peraga menggunakan lembar validasi yang diberikan kepada tenaga validator, lembar praktikalitas yang diberikan kepada praktisi, dan soal pretest yang diberikan kepada mahasiswa Penjaskesrek, guna melihat efektifitas alat peraga.Hasil pengembangan alat peraga sistem pencernaan pada manusia menggunakan model 4-D pada tahap validasi mendapatkan hasil 78,3% yang berarti valid, artinya alat peraga mempunyai ketepatan sehingga layak digunakan dalam pembelajaran. Pada tahap praktikalitas mendapatkan hasil 82,6% yang berarti sangat praktis, artinya alat peraga tersebut dapat digunakan dengan mudah oleh dosen dan mahasiswa. Tahap efektifitas mendapatkan persentase peningkatan hasil belajar siswa 84.73% yang berarti sangat efektif, artinya alat peraga tersebut dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Berdasarkan data hasil pengembangan alat peraga tersebut maka dapat disimpulkan bahwa alat peraga ini valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran dan dengan menggunakan alat peraga tersebut dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa
Arifin Ika Nugroho
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 77-85; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i01.2074

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Sumber belajar berbasis adobe flas CS 6 terkait materi permainan softball bagi mahasiswa PJKR UNMUS. Metode yang di terapkan dalam penelitian ini adalah quasi experiment. Total subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 15 mahasiswa PJKR UNMUS semester 4. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t dependent, yaitu sebuah Teknik analisis yang berusaha membandingkan data nilai ujian materi Softball sebelum dan sesudah subjek diberi materi multimedia dan dijelaskan. Dalam paired samples t test, t tabel dapat diketahui dengan melihat tabel t pada df= N-1 tingkat kesalahan 5%. berdasarkan tabel paired samples test di atas dapat diketahui bahwa t hitung data antara hasil pretest dengan hasil posttest adalah sebesar 2,356 sehingga dapat diketahui bahwa t hitung lebih besar dari t tabel= (2,356>1.7708). Berdasarkan perbandingan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa, Ha atau hipotesis alternative satu yang menyatakan bahwa: terdapat pengaruh sumber belajar dasar gerak softball berbasis multimedia terhadap mahasiswa PJKR Universitas Musamus Merauke
Pulung Riyanto
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 59-67; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i01.2069

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran jigsaw terhadap pengingkatan kemampuan drible bola basket. Model penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pre test post test desaign. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VIII. Hasil penelitian menujukan bahwa moel pembelajaran jigsaw dapat meingkatkan hasil drible dalam permainan bola basket. Peningkatakan ini dilandaskan pada model pembelajaran kooperatif Jigsaw, dimana setiap siswa menjadi anggota kelompok asal (home group) dan juga sebagai kelompok ahli (expert group) Siswa dalam kelompok ahli bertanggung jawab terhadap penguasaan materi yang menjadi bagian yang dipelajari dan berkewajiban mengajarkan kepada siswa lain dalam kelompoknya. Selain itu, siswa bekerja dengan sesama siswa dalam suasana kooperatif dan mempunya banyak kesempatan untuk mengolah informasi dan meningkatkan keterampilan berkomunikasi Dengan asumsi ini maka hasil drible dalam permainan bola basket akan meningkat, hal ini di tunjukan dengan hasil penghitungan uji-t diperoleh nilai t-hitung sebesar 6,31.
Andi Muhammad Fadlih
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 68-76; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i01.2072

Abstract:
Penelitian minat dan motivasi peserta didik tunarungu terhadap mata pelajaran pendidikan jasmani dan olahraga kesehtan bertujuan untuk memecahkan masalah dan untuk mendapatkan jawaban seberapa besar minat siswa terhadap olahraga dan kesehatan Pendidikan jasmani adalah persentase dari setiap variabel. Serta menjadi jawaban untuk masalah diskriminasi bagi para penyandang cacat di dunia olahraga dan kesehatan. Variabel penelitian ini adalah Minat, motivasi, dan pendidikan jasmani, dengan menggunakan populasi dan sampel adalah peseta didik tunarungu di Tingkat SLB Pembina Provinsi Sulawesi Selatan, dengan metode sampel total atau sampel populasi, yang mengambil total populasi, yaitu 12 siswa tunarungu. Berdasarkan analisis data, minat dan motivasi siswa tuna rungu di SLB Tinkat Pembina, Provinsi Sulawesi Selatan dikategorikan cukup baik, yaitu persentase minat dan motivasi yang dicapai kuesioner (58,1%), yang dipengaruhi oleh sumber daya guru yang baik dan fasilitas yang memadai
Dilli Dwi Kuswoyo
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 86-90; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i01.2075

Abstract:
Beberapa kendala kemampuan dan kekurangannya pada mahasiswa putra dalam bermain sepak bola yaitu: belum memahami secara utuh tentng dan cara lemparan kedalam dan mengumpan kurang akurat, serta kerja sama tim belum terlalu di kuasai pada kemampuan dasar yang baik dalam bermain sepak bola. Penelitian ini memiliki tujuan yakni untuk mengetahui tingkat kemampuan dasar bermain sepak bola mahasiswa putra Universitas Musamus, Merauke tahun akademik 2018-2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode survei dan teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik tes kemampuan. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa putra tahun akademik 2018-2019 yang berjumlah 115 orang dan sampel dari penelitian ini berjumlah 24 orang, daerah Merauke-Papua. Dalam menganalisa data, menggunakan teknik analisa deskriptif dengan metode survei dengan teknik tes dan pengukuran. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan dasar bermain sepak bola mahasiswa putra PENJASKESREK, Universitas Musamus, Merauke tahun akademik 2018-2019 yaitu; sangat baik 4.4%, baik 29.6%,41% sedang, 11.2% kurang, dan 13.8% sangat kurang.
Jori Lahinda
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 91-100; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i01.2076

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui seberapa besar Kontribusi yang positif antara daya ledak otot tungkai, kelantukan pergelangan tangan, kelentukan togok dengan kemampuan jump service. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif. Berdasarkan hasil perhitungan uji Anova SPSS Coefficients ternyata hasil persamaan regresi linier ganda antara daya ledak otot tungkai (X1) kelentukan togok belakang (X2) dan kekuatan otot lengan (X3) secara bersama-sama dengan kemampuan Jump Servis (Y) yakni a + b1X1 + b2X2 = -8,547 +0.587X1 + 0,559X2, hal ini dapat memberikan makna apabila ada peningkatan pada daya ledak otot tungkai, kelentukan togok belakang dan kekuatan otot lengan secara bersama-sama akan diikuti peningkatan kemampuan Jump Servis pada bertambah sebesar 0,587 dan 0,559 satuan. perhitungan uji F diperoleh nilai F hitung sebesar 1673,564 lebih besar dan F tabel sebesar 4,17 atau dengan kata lain = 448,085 > (Ftab) 4,17; maka Ho ditolak dan menerima Ha yang menyatakan bahwa variabel kelentukan pergelangan tangan dan kemampuan otot lengan secara bersama-sama dapat mempengaruhi kemampuan Jump Servis pada mahasiswa penjas angkatan 2018/2019.
Back to Top Top