CAKRAWALA LINGUISTA

Journal Information
ISSN / EISSN : 2597-9779 / 2597-9787
Current Publisher: STKIP Singkawang (10.26737)
Total articles ≅ 14
Filter:

Latest articles in this journal

Zulfahita Zulfahita
Published: 23 January 2019
CAKRAWALA LINGUISTA, Volume 1; doi:10.26737/cling.v1i2.875

Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan untuk mengetahui aktivitas psikis yang terdapat dalam novel Pasung Jiwa. Adapun alasan memilih aktivitas psikis karena dengan mengetahui berbagai aktivitas psikis manusia, maka pembaca dapat melihat gambaran kejiwaan dari masing-masing tokoh yang baik dan yang buruk, tetapi tidak untuk ditiru perbuatan yang merugikan orang lain. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana gejala kognitif tokoh utama, gejala afektif tokoh utama, gejala konatif tokoh utama, gejala campuran tokoh utama, dan implementasi terhadap rencana pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dalam novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari. Tujuan dalam penelitian ini adalah pendeskripsian gejala kognitif tokoh utama, gejala afektif tokoh utama, gejala konatif tokoh utama, gejala campuran tokoh utama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah berupa kutipan-kutipan (kata, frasa, dan bentuk kalimat). Dari hasil analisis terhadap novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari, maka dapat disimpulkan (1) Gejala kognitif yaitu perhatian, pengamatan, tanggapan, fantasi, ingatan, pikiran, dan intuisi. (2) Gejala afektif yaitu perasaan, affek dan stemming, suasana hati, simpati dan empati. (3) Gejala konatif yaitu refleks, kebiasaan, nafsu, keinginan, kecendrungan. (4) Implementasi terhadap pembelajaran adalah pembelajaran aktivitas psikis tokoh utama dapat diterapkan pada siswa XI dengan materi menganalisis unsur-unsur ekstrinsik dan intrinsik novel Indonesia dan terjemahan dan menggunakan metode Two Stay Two Stray
Febri Irawan
Published: 23 January 2019
CAKRAWALA LINGUISTA, Volume 1; doi:10.26737/cling.v1i2.873

Abstract:
Penelitian ini mengkaji makna simbol dalam Karungut Antang Ngambun menjelaskan tentang (1) petanda (2) Penanda yang mencakup makna simbol-simbol budaya dalam Karungut Antang Ngambun bagi kehidupan suku Dayak Ngaju Kalimantan Tengah yang bertujuan memberi pengetahuan mengenai makna yang terkandung dalam kebudayaan masyarakat Kalimantan pada zaman nenek moyang yang berisi petuah-petuah kehidupan yang sangat berpengaruh bagi kehidupan sosial masyarakat sekarang. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode fenomenologi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan semiotika Ferdinand De Saussure. Sumber data yang digunakan berupa audio dari informan yang berasal dari suku Dayak Ngaju Kalimantan Tengah. Hasil penelitian yang telah diteliti menjelaskan bahwa banyak sekali simbol makna yang terselubung didalam Karungut Antang Ngambung yang meliputi simbol kelemah lembutan, simbol kasih sayang, simbol sikap pantang menyerah, simbol kepercayaan dan simbol budaya.
Lili Yanti
Published: 23 January 2019
CAKRAWALA LINGUISTA, Volume 1; doi:10.26737/cling.v1i2.879

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif Co-op Co-op terhadap keterampilan menulis teks eksposisi siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Singkawang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan One Group Pre-test Post-test Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Singkawang. Sampel penelitian dengan teknik simpel random sampling, yaitu kelas VII B SMP Negeri 1 Singkawang. Alat pengumpul data yang digunakan berupa lembar tes. Hasil validasi soal tes dalam penelitian ini berkategori tinggi. Reliabilitas instrumen tes diperoleh koefisien reliabilitas sebesar 0,786 dengan kategori cukup dan layak digunakan pada penelitian. Hasil rata-rata nilai pre-test dan post-test masing-masing sebesar 64,24 dan 86,58. Analisis Paired-Sampel T-Test dengan taraf signifikansi 0,05, diperoleh nilai sig (2 tailed) = 0,000, karena sig (2 tailed) < 0,05 maka ditemukan model pembelajaran kooperatif Co-op Co-op memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan menulis teks eksposisi pada siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Singkawang. Model pembelajaran kooperatif Co-op Co-op sebaiknya diterapkan pada materi pelajaran bahasa Indonesia yang lain dan di sekolah lainnya sebagai pembanding hasil temuan.
Susan Neni Triani
Published: 23 January 2019
CAKRAWALA LINGUISTA, Volume 1; doi:10.26737/cling.v1i2.876

Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masyarakat yang menjalani kehidupan sehari-hari melalui tindakan sosial yang selalu manusia dituntut untuk berhubungan dengan orang lain. Karena hubungan inilah, maka tingkah laku seseorang sangat rentan untuk dipengaruhi. tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah pendeskripsian tindakan tradisional, tindakan afeksi, tindakan instrumental, tindakan rasionalitas nilai dan implementasi terhadap pembelajaran bahasa Indonesia dalam novel Kerumunan Terakhir. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis teks deskriptif. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan teknik Teknik menguji, keabsahan data, membaca kritis, kecukupan referensi, triangulasi. Berdasarkan hasil analisis terhadap novel Kerumunan Terakhir karya Okky Madasari. Maka dapat disimpulkan: (1) Peneliti menemukan 8 kutipan yang berhubungan dengan tindakan tradisional (2) Peneliti menemukan 30 kutipan yang berhubungan dengan tindakan afeksi (3) Peneliti menemukan 28 kutipan yang berhubungan dengan tindakan instrumental (4) Peneliti menemukan 19 kutipan yang berhubungan dengan tindakan rasionalitas nilai (5) Implementasi terhadap pembelajaran adalah pembelajaran tindakan tokoh utama dapat diterapkan pada siswa kelas XII dengan materi menganalisis teks novel baik melalui lisan maupun tulisan dan menggunakan metode tanya jawab dan diskusi.
Mardian Mardian
Published: 23 January 2019
CAKRAWALA LINGUISTA, Volume 1; doi:10.26737/cling.v1i2.878

Abstract:
Penyebab terjadinya interferensi bahasa daerah dalam konteks formal di SMA Kota Singkawang; (2) bentuk interferensi bahasa daerah dalam konteks formal di SMA Kota Singkawang; dan (3) implementasi hasil penelitian terhadap rencana pembelajaran di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Bentuk penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPS SMA Negeri 9 Singkawang, siswa kelas X MIA SMA Negeri 6 Singkawang, siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri 2 Singkawang, siswa kelas X IPA 2 SMA Negeri 7 Singkawang, dan siswa kelas X IPS 2 MA Ushuluddin Singkawang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak khususnya teknik sadap. Alat pengumpul data yang digunakan adalah alat perekam dan kartu data. Teknik analisis data terdiri dari tahap persiapan data dan tahap hasil analisis. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi. Jadwal penelitian berlangsung selama tiga bulan. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 123 interferensi yang meliputi 89 interferensi fonologi, 34 interferensi morfologi yang terdiri dari 7 prefiks, 3 konfiks, 23 sufiks, 3 reduplikasi dan 1 abreviasi. Penyebab terjadinya interferensi adalah kedwibahasaan siswa, tipisnya kesetiaan pemakai bahasa penerima, dan terbawanya kebiasaan dalam bahasa ibu. Selanjutnya penelitian ini dapat diimplementasikan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA kelas X semester 1 Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dengan Standar Kompetensi (SK) 2. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi melalui kegiatan berkenalan, berdiskusi, bercerita dan Kompetensi Dasar (KD) 2.1. Memperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi dengan intonasi yang tepat.
Fitri Fitri
Published: 23 January 2019
CAKRAWALA LINGUISTA, Volume 1; doi:10.26737/cling.v1i2.877

Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan penulis untuk mengetahui makna mantra yang digunakan oleh masyarakat Tionghoa, khususnya marga Lay yang berada di Kota Singkawang. Masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah makna dalam Mantra Pengobatan Etnis Tionghoa Marga Lay di Kota Singkawang?” Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan makna dalam mantra pengobatan etnis Tionghoa Marga Lay di Kota Singkawang. Manfaat penelitian ini ialah untuk menambah ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan bidang semantik karya sastra khususnya pada mantra. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yakni metode deskriptif. Bentuk penelitian yang digunakan yakni bentuk kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah semua kutipan mantra yang terdapat dalam mantra pengobatan etnis Tionghoa marga Lay di Kota Singkawang. Sumber data dalam penelitian ini adalah mantra pengobatan etnis Tionghoa Marga Lay di Kota Singkawang. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara dan perekaman. Instrument utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan alat bantu yakni kartu pencatat data dari hasil perekaman data yang dilakukan. Teknik pengecekan keabsahan data menggunakan ketekunan pembacaan, kecukupan referensi, dan teknik triangulasi
Debby Alya Pratiwi
Published: 23 January 2019
CAKRAWALA LINGUISTA, Volume 1; doi:10.26737/cling.v1i2.874

Abstract:
The poetry of research by W.S Rendra is aimed to describe social condition of society in Indonesia. Social conditions are in the form of social status, poverty, and arbitrariness of the government. The theory used to examine these poems is the theory of genetic structuralism and uses the sociological approach of the work. The method used in this research is qualitative research. The data source used is 3 poems by W.S Rendra. While the data is a quote from a collection of poems W.S Rendra which contains elements of social criticism. Data collection techniques used in this study is literature study techniques. In this research data collection is by reading the collection of poems by W.S Rendra and look for aspects that contain elements of social criticism in a collection of poems by W.S Rendra. The data research procedure used is reading poetry, collecting data in the form of quotation. Data analysis technique used is content analysis technique. The results of this study indicate that there are several social problems in Indonesia that have been criticized by W.S Rendra into a poem of his creation.
Safrihady Safrihady
Published: 1 July 2018
CAKRAWALA LINGUISTA, Volume 1; doi:10.26737/cling.v1i1.547

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan keterampilan proses dalam meningkatkan kemampuan menulis resensi buku pada pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Bonti Kabupaten Sanggau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan bentuk Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Reseach). Hasil penelitian dapat dilihat dari hasil observasi/pengamatan terhadap kinerja guru, dalam pembelajaran meningkat dari 69,73 % pada siklus I menjadi 85,52 % pada siklus II dan dari hasil observasi / pengamatan penerapan pendekatan keterampilan proses siswa, dalam pembelajaran meningkat dari 67,5 % pada siklus I menjadi 80 % pada siklus II dan hasil wawancara. Maka dapat ditarik simpulan sebagai berikut: penerapan pendekatan keterampilan proses dapat meningkatkan kemampuan menulis resensi buku pada pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Bonti, Kabupaten Sanggau, dan secara lebih rinci dipaparkan dalam kesimpulan khusus, yaitu sebagai berikut: 1) Langkah-langkah pendekatan keterampilan proses dalam meningkatkan kemampuan menulis resensi buku pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Bonti Kabupaten Sanggau berjalan sangat baik 2) Kemampuan atau hasil menulis resensi buku dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses pada siswa kelas XII IPA SMA Negeri 1 Bonti Kabupaten Sanggau setiap tahap atau per siklusnya menunjukkan peningkatan.
Heru Susanto
Published: 1 July 2018
CAKRAWALA LINGUISTA, Volume 1; doi:10.26737/cling.v1i1.548

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi menyimak dongeng dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative tipe Script. Masalah yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah bagaimana perencanaan, bagaimana proses pelaksanaan pembelajaran, dan bagaiamana hasil pembelajaran keterampilan menyimak dongeng dengan penerapan model pembelajaran Cooperative tipe Script pada siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Monterado. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yakni bermaksud untuk menyelidiki tentang keadaan objek penelitian yang diteliti. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah panduan observasi, panduan wawancara, tes dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif komparatif dan teknik analisis kritis. Hasil dari keseluruhan penelitian dibuktikan dengan peningkatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, dan kegiatan dalam partisipasi siswa mengikuti proses pembelajaran. Kinerja guru dalam mengelola pembelajaran pun terus meningkat dari 46,1 % pada siklus I menjadi 84,7% pada siklus II. Nilai kegiatan aktifitas siswa di kelas mengikuti proses pembelajaran pada siklus I mencapai 64,7% meningkat menjadi 88,2% pada siklus II. Hasil pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative tipe Script. Peningkatan hasil belajar siswa dapat diketahui setelah membandingkan hasil pra tindakan, siklus I, dan siklus II. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada pra tindakan adalah 65,9 berada dalam kategori kurang, pada siklus I rata-rata nilai 73,6 berada dalam kategori cukup, dan pada siklus II 88,0 berada dalam kategori baik dan mencapai pada peningkatan yang diharapkan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Cooperative tipe Script dalam penelitian tindakan kelas dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran menyimak dongeng.
Rosida Tiurma Manurung
Published: 29 March 2018
CAKRAWALA LINGUISTA, Volume 1; doi:10.26737/cling.v1i1.493

Abstract:
Modern, digitalized, high tech, global era characterized by the development of sciences has transform human beings into heartless machines with no sense of humanity and no concerns to their surrounding environment. Therefore, education should be packed with loads that include the perspective of humanism. Education should not be interpreted as a mere class teaching-learning activity. Education should refer to the various processes and activities that should be productive; creative; develop skills, personality, integration, and excellence; and up to moral and spiritual reinforcement. Education shall be managed and directed with clear objectives, which are capable to develop positive values in learners. Education should be able to create figures with solid and proven character and personality both in the field of science and the humanities. Humanizing education means it is capable to produce human with sense of "humanity" which is characterized by the willingness to help others; empathy; honesty; share; loyalty; the willingness to take valuable lessons; persistent and tenacious,; high-respect of pluralism; tolerance; respect to others; patience; replied good for evil; always puts the good rather than evil, continuous efforts to improve the quality of charity and kindness; humility; and sincere. Therefore, the teaching materials must also be interpreted, filled, and imbued with the messages of humanity. These entire facts mean that teaching materials are not mere “soulless and empty” materials since if it is, then the materials will be like empty casket with no benefit to human life and livelihood. Approach of humanism in modern era education is considered as the most appropriate solution since this kind of education has education activities that don’t works like the machines do, and this means the students, teachers, and teaching materials should also be “humanized” in order to achieve educational goals optimally and in accordance with the vision and mission carried. This research discuss model of language teaching with humanistic perspective. Hopefully, through language teaching with humanism approach, students and teachers may rediscover the "human side" that may have been lost and undetected.
Back to Top Top