Jurnal Golden Age

Journal Information
ISSN / EISSN : 2549-7367 / 2549-7367
Published by: Universitas Hamzanwadi (10.29408)
Total articles ≅ 76
Filter:

Latest articles in this journal

Sry Anita Rachman
Published: 31 December 2020
Jurnal Golden Age, Volume 4, pp 322-331; doi:10.29408/jga.v4i02.2520

Abstract:
Nowadays, Education in family becomes an attention in COVID-19 pandemic. Parent’s role is being tested in covid-19 pandemic that surge this country, still giving the early age right for education. Strengthening parent’s role is needed to give understanding to early age about pandemic that being epidemics today, importance to stay at home in order to be save and not to be contracted and contract the virus. Besides need in education, there is another thing that parent must be pay attention that is health factor, need for child’s food and drink, psychological serenity, child’s comfortable when study and play at home. Through descriptive study approach with ten parent who have child age 4-6 years old as respondents through questionnaire and interview by applying protocol in new normal, got the results: 1. there were two of ten parent who can adapt with the role as educator for their children an able to make comfort when giving lesson to child at home. 2. two of ten parent are able to make good communication among father, mother and teacher at school while learning from home. 3. The ten parent are agree with online long distance learning for the sake of break of chain transmitting of covid-19.
Syahria Anggita Sakti, Universitas Pgri Yogyakarta
Published: 31 December 2020
Jurnal Golden Age, Volume 4, pp 238-249; doi:10.29408/jga.v4i02.2019

Abstract:
This study aims to analyze the extent of the implementation of inclusive education in early childhood education institutions in Indonesia. Inclusive education at an early age begins by accommodating the needs of children, identifying the special needs of children, and mapping the development potential and barriers of children now and in the future. Inclusive education provides opportunities for children with special needs to get an equal education. The practice of the inclusive education system implemented at the level of early childhood education still leaves problems, the implementation of inclusive education which is apparently still not inclusive. The issue of educators, supporting facilities, and inclusive education curricula in early childhood education institutions is also not yet capable Inclusive education in Indonesia must involve parents, teachers and the environment, the implementation of inclusive education in Indonesia leads to the goal of inclusive learning that provides the broadest opportunities- breadth to all children including children with special needs to get proper education in accordance with their needs.
Yasa Griya Sejati, Indah Wati, Nur Fajriyah
Published: 31 December 2020
Jurnal Golden Age, Volume 4, pp 282-289; doi:10.29408/jga.v4i02.2396

Abstract:
Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk melihat seberapa jauh pemahaman orangtua dan anak tentang pandemi Covid-19 yang terjadi. Seberapa mampu peran orangtua dalam memberikan pemahaman dan pengertian pada anak tentang pandemi Covid-19 yang membuat mereka harus menjalani aktivitas di rumah. Secara teoritis, penelitian ini diharapkan juga mampu menambah pengetahuan para orang tua untuk bisa lebih baik dalam menyikapi tentang permasalahan yang dialami oleh anak usia dini dalam menghadapi pandemi. Orangtua juga diharuskan memiliki rasa empati dan lebih memperhatikan emosional anak, karena peran orangtua juga sangat berpengaruh terhadap kualitas emosi dan mental anak. Penelitian ini menggunakan metode wawancara yang diberikan kepada peserta Webinar "Bincang Asyik" yang mengangkat tema tentang Menjaga Stabilitas Mental Anak Bagi Orangtua Selama Masa Pandemi Covid-19, yang dilaksanakan oleh Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini di Universitas Muhammadiyah Gresik dengan pembicara Yasa Griya Sejati, M.pd selaku dosen di prodi tersebut. Dalam proses penelitian ini dilakukan terhadap 30 orang peserta dengan diberikan 20 pertanyaan yang harus mereka isi di kuisioner yang telah di sediakan. Hasil dari penelitian tersebut mengungkap beberapa hal berikut : 1. Anak merasa aktivitasnya dibatasi karena harus terus berada di rumah selama pandemi. 2. Beberapa anak mengeluh ingin pergi ke sekolah dan kembali belajar dengan teman-teman sebayanya. 3. Orangtua merasa sedikit kesulitan karena harus menyediakan kegiatan yang kreatif dan menyenangkan untuk membuat anak tetap bisa belajar di rumah dengan baik.
Chitra Charisma Islami, Mira Mayasarokh
Published: 31 December 2020
Jurnal Golden Age, Volume 4, pp 379-386; doi:10.29408/jga.v4i02.2630

Abstract:
Layanan bimbingan konseling perlu di terapkan di semua jenjang pendidikan dikarenakan proses pengalaman belajar dan pembelajaran di tingkat pendidikan usia dini dan sekolah dasar akan berpengaruh terhadap perilaku di masa depannya di tingkat sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas maupun tingkat perguruan tinggi. Untuk itu berdasarkan hasil dari pra-penelitian yang diperoleh dan didukung oleh pendapat para ahli perlu adanya model layanan BK AUD dengan teknik biblioterapi untuk meningkatkan perilaku empati. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development) yang didasarkan pada prinsip-prinsip dan langkah-langkah dari Borg & Gall. Dari penelitian ini dihasilkan: (a) 1) Tingkat perilaku empati siswa di Kober Rabbani secara global sebelum diberi perlakuan berada pada kategori sedang, setelah diberikan perlakuan berada pada kategori tinggi. (b) Dihasilkan model layanan BK AUD dengan teknik biblioterapi untuk meningkatkan perilaku empati aud yang terdiri dari 7 komponen yaitu 1) Rasional, 2) Visi dan misi, 3) Tujuan, 4) Isi Layanan BK siswa PAUD dengan teknik biblioterapi, 5) Dukungan Sistem, 6) Prosedur Layanan BK siswa PAUD dengan teknik biblioterapi, 7) Evaluasi dan Tindak Lanjut. (c) Model Layanan BK AUD dengan teknik biblioterapi efektif dalam meningkatkan perilaku empati siswa Kober Rabbani.
Yani Yani, Mohammad Salehudin, Sri Yatun, Denok Lailatin Komariah, Nur Eka Rizky Aminda, Pratiwi Hidayati, Nur Latifah, Aisyah Aisyah
Published: 31 December 2020
Jurnal Golden Age, Volume 4, pp 394-406; doi:10.29408/jga.v4i02.2767

Abstract:
Pembelajaran tatap muka menjadi primadona pembelajaran dengan berbagai bentuk dan hasil belajar yang diharapkan, namun di masa new normal sebagai kelanjutan pandemi covid-19 pembelajaran online menjadi kebijakan pemerintah tidak terkecuali di lavel PAUD, tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi guru dalam implementasi holistik integratif pendidikan anak usia dini pada kondisi new normal. Pendekatan penelitian kuantitatif survey pada 49 responden guru PAUD di Kabupaten Penajam Paser Utara, dibagikan dalam google form dengan 12 item pertanyaan penelitian yang dianalisis dengan desktiptif kuantitatif. Hasil penelitian bahwa persepsi guru dalam implementasi Holistik Integratif (HI) dengan hasil sangat baik, artinya implementasi HI dalam pandangan guru PAUD berjalan dengan sangat baik meliputi dua komponen HI, pertama implementasi HI dengan prinsip pembelajaran PAUD kedua implementasi kecerdasan anak. Saran untuk penelitian selanjutnya dikembangakan pada studi berbagai variabel yang meliputi layanan, lembaga PAUD, kebijakan pemerintah, aspek penilaian dan aspek perkembangan pengetahuan AUD.
Dinda Rizki Tiara, Eriqa Pratiwi
Published: 31 December 2020
Jurnal Golden Age, Volume 4, pp 362-368; doi:10.29408/jga.v4i02.2624

Abstract:
Pembelajaran daring yang tiba – tiba harus dilakukan di lembaga pendidikan anak usia dini karena kondisi pandemi, menyebabkan guru harus siap beradaptasi dan melakukan pembelajaran daring. Kesiapan guru harus diukur dan menjadi dasar pengembangan pembelajaran. Penelitian yang dilakukan dengan metode literature review ini bertujuan untuk mengetahui urgensi dari mengukur kesiapan guru dalam pembelajaran daring serta mencari skala untuk mengukurnya. Hasil literature review yang dilakukan menunjukan penting untuk mengetahui kesiapan guru dalam pembelajaran daring karena akan mempengaruhi kesiapan lembaga PAUD dan keberhasilan pelaksanaan pembelajaran daring. Terdapat berbagai jenis instrument yang dapat diadaptasi untuk mengukur kesiapan guru dalam pembelajaran daring yangd dapat disesuaikan dengan keadaan dari lenbaga PAUD masing – masing.
Badri Munawar, Ade Farid Hasyim, Minhatul Ma'arif
Published: 31 December 2020
Jurnal Golden Age, Volume 4, pp 310-321; doi:10.29408/jga.v4i02.2473

Abstract:
This study aims to see the increase in the use of digital teaching materials assisted by Animaker applications for PAUD teachers in Pandeglang Regency. The use of animation in learning process is to enrich the creativity of teachers in the technological era. The problem that occurs in the education process in PAUD is the lack of access to operate digital-based teaching materials, even though facilities are available such as laptops or projectors. The learning process carried out in early childhood education seems boring. For this reason, learning using animated videos is expected to easily enrich teaching materials for teachers. Researchers used the ADDIE model (Analysis, Design, Develop, Implementation, and Evaluation). The research subjects were 30 PAUD teachers in Pandeglang Regency. The results of the research conducted at the evaluation stage showed as much as 85.2% which can be categorized as very high. Digital teaching materials use the help of an effective Animaker application for PAUD teachers.
Sri Wahyuni, Reswita Reswita, Mar'Atul Afidah
Published: 31 December 2020
Jurnal Golden Age, Volume 4, pp 297-309; doi:10.29408/jga.v4i02.2441

Abstract:
Pembelajaran Science, Technology, engineering, Art and Mathematic (STEAM) memiliki efek positif pada pembelajaran anak. Metode STEAM dalam pembelajaran mampu melatih peserta didik baik secara kognitif, keterampilan, maupun afektif. Tujuan yang akan dicapai melalui penelitian ini adalah tersusunnya sebuah model pembelajaran bermuatan STEAM yang dapat diterapkan di satuan PAUD. Metodologi penelitian yang digunakan adalah desain penelitian pengembangan atau research and development dengan responden pengelola dan guru PAUD di Kecamatan Rumbai Pesisir. Berdasarkan keseluruhan hasil kuesioner disimpulkan bahwa indikator yang menjadi tolok ukur keterbacaan kurikulum bermuatan STEAM. Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru setelah dilakukan ujicoba operasional model pengembangan kurikulum PAUD berbasis STEAM pada subjek penelitian yang telah dilakukan.
Made Vina Arie Paramitha, Vivi Supiati
Published: 31 December 2020
Jurnal Golden Age, Volume 4, pp 343-350; doi:10.29408/jga.v4i02.2615

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan permainan sirkuit dalam menstimulus kemampuan motorik halus anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen. Teknik dan instrument pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, lembar observasi dan lembar validasi atau angket. Teknik analisis data uji efektivitas yang digunakan adalah dengan analisis statistik nonparametrik Uji Wilcoxon atau uji tanda. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 14 anak. Adapun hasil dari analisis data menunjukkan J- adalah 2 dan nilai J tabel untuk N=13 adalah 17, sehingga dapat dilihat bahwa J- < dari J tabel (2 < 17), sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan sirkuit efektif dalam menstimulus kemampuan motorik halus anak usia dini.
Lesi Sri Lestari, Mira Mayasarokh
Published: 31 December 2020
Jurnal Golden Age, Volume 4, pp 351-361; doi:10.29408/jga.v4i02.2620

Abstract:
Kepala sekolah merupakan salah satu komponen pendidikan yang berpengaruh dalam meningkatkan kinerja guru. Sementara itu dari sisi internal salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja guru adalah regulasi diri guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) seberapa besar pengaruh kepemimpinan kepala RA terhadap kinerja guru di PC Cilimus Kab. Kuningan; (2) seberapa besar pengaruh regulasi diri guru terhadap kinerja guru RA di PC Cilimus Kab. Kuningan; dan (3) seberapa besar pengaruh kepemimpinan kepala RA dan regulasi diri guru terhadap kinerja guru di PC Cilimus Kab. Kuningan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah guru Raudhatul Athfal di PC Cilimus Kabupaten Kuningan yang berjumlah 61 guru dari 23 lembaga. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner dengan skala likert yang memiliki 4 alternatif jawaban. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan pengujian hipotesis uji parsial (Uji t) dan uji simultan (Uji F) menggunakan software SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kepemimpinan kepala RA berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru sebesar 1,202; kemudian (2) Regulasi diri guru berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kinerja guru sebesar 0,469; dan (3) Kepemimpinan kepala RA dan regulasi diri guru secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru sebesar 90,7%, sedangkan 9,3% lainnya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Back to Top Top