Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC

Journal Information
ISSN / EISSN : 0854-4050 / 2615-5788
Published by: Universitas Trunojoyo Madura (10.21107)
Total articles ≅ 55
Filter:

Latest articles in this journal

Mohammad Yudi Irawan
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC, Volume 8, pp 44-46; https://doi.org/10.21107/triac.v8i2.10510

Abstract:
— Pesatnya perkembangan teknologi menjadikan pekerjaan manusia lebih mudah. Salah satunya pekerjaan mengendalikan putaran motor, pengendalian putaran motor awalnya menggunakan relay yang disusun menjadi rangkaian relay. Dalam penelitian ini, dirancang sebuah kendali motor 3 phase “Forward and Reverse” berbasis smart relay ZELIO. Rangkaian terdiri dari sebuah smart relay Zelio SR2B121JD, 1 buah power supply 12V, 2 buah kontaktor, 2 buah MCB, 3 buah tombol, dan 3 buah lampu indikator. Penggunaan smart relay untuk pengendali utama berdasarkan pertimbangan penelitian sebelumnya yang dapat mengefesiensi penggunaan relay konvensional. Pada penelitian ini dilakukan proses simulasi pada aplikasi zeliosoft terlebih dahulu sebelum kemudian dilakukan percobaan pada alat yang telah dibuat, hal ini diharapkan mampu meminimalisir terjadinya eror. Dalam simulasi indicator lampu forward akan menyala ketika kontaktor forward dalam keadaan aktif, begitu pula dengan indicator reverse. Sedangkan ketika indicator orward dan reverse dalam keadaan mati maka indicator standby akan menyala, namun ketika salah satu saja indikator forward atau reverse yang menyala makan status standby akan mati. Dengan adanya alat ini mampu memaksimalkan produksi pada dunia industri. Karena, alat ini mampu diprogram secara jarak jauh. Serta untuk perawatan tidak membutuhkan banyak biaya namun mesin tetap dapat diandalkan.
Rafli Setiawan Zulkifli
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC, Volume 8, pp 39-43; https://doi.org/10.21107/triac.v8i2.11277

Abstract:
Abstrak - Motor DC adalah motor yang mudah dalam pengaplikasiannya. namun dalam pengaplikasiannya, kecepatan motor DC seringkali terjadi penurunan yang diakibatkan oleh beban sehingga kecepatan motor DC tidak konstan. Karena kecepatan motor DC sering terjadi penurunan dan tidak konstan maka terdapat berbagai penelitian yang sudah dilakukan. Penelitian ini membahas pengaruh pengendalian kecepatan motor DC dengan menggabungkan elektronika daya sebagai pencatu, sistem elektris pada motor DC, dan sistem mekanis dari beban motor DC yang disimulasikan menggunakan software Matlab. Penelitian ini menggunakan permodelan chopper kuadran satu sebagai konfigurasi sistem, dengan menambahkan kontrol kecepatan dan kontrol arus pada motor DC. Kecepatan pada motor DC diatur menggunakan tegangan jangkarnya, dalam hal ini dapat dilakukan dengan penyearah terkendali. Kecepatan pada motor DC dikontrol dengan menggunakan metode PI (Proportional-Integral). Pada penelitian ini kontrol PI difungsikan sebagi pengotrol kecepatan awal motor DC. Hasil pengontrolan pada motor DC merupakan nilai arus refrensi (Iref). Arus refrensi ini akan dibandingkan dengan arus jangkar untuk mengatur pencatuan thrysistor. Pengaturan close-loop akan menghasilkan kecepatan yang dapat dipertahankan untuk beban dinamis.
Johan Prasetyo
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC, Volume 8, pp 47-53; https://doi.org/10.21107/triac.v8i2.11286

Abstract:
Bstract - Motor DC merupakan elemen mesin listrik yang mempunyai fungsi pada dunia industri seperti pabrik kertas, pabrik tekstil, penggulung tambang katrol dan digunakan juga sebagai motor servo untuk penentuan posisi dan pelacakan. Lambat laun penggunaan dari motor dc tersebut akan mengalami permasalahan juga. Permasalahan yang sering muncul pada pengaturan kecepatan motor dc yaitu kurangnya akurasi hasil referensi kecepatan yang diinginkan sehingga terjadi ketidak optimalan dalam pengoperasian di industri yang menggunakan elemen motor dc sebagai penggeraknya. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dilakukan implementasi metode histerisis kontrol arus untuk menganalisa tingkat keakurasian dalam pengaturan kecepatan motor dc, dimana pada pengujian ini menggunakan nilai sampel beban dan torsi yang berbeda. Hasil pengujian yang sudah dilakukan menunjukan bahwa Voltage Source Converter (VSC) yang dirancang dalam penelitian ini telah bekerja dengan baik sesuai dengan tujuan pengguna. Hal ini dilihat dari grafik keluaran arus, tegangan, dan arus error menggunakan metode histerisis kontrol arus.
Ahson Rezza Subekti, Dian Efytra Yuliana
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC, Volume 8, pp 60-72; https://doi.org/10.21107/triac.v8i2.10533

Abstract:
Pada kendaraan sepeda motor kita di haruskan untuk mematikan lampu sein secara manual dan kebanyakan seseorang bahkan lupa mematikan lampu sein setelah menyalakannya pada saat setelah berbelok, pada permasalahan yang ada disini dapat di simpulkan bahwa di perlukannya suatu alat yang dapat mematikan lampu sein secara otomatis bahkan menyalakannya secara otomatis untuk mengurangi kesalahan komunikasi antar pengguna jalan yang diakibatkan oleh kelalaian seseorang mematikan lampu sein. Pada penelitian ini telah dilakukan pemanfaatan beberapa sensor yang bertujuan untuk menyalakan dan mematikan lampu sein secara otomatis pada sepeda motor.Penelitian ini menganalisa penyalaan lampu sein otomatis sepeda motor dan diperoleh sensor kecepatan yang digunakan untuk membaca putaran roda dan mengaktifkan sensor keseimbangan stir kemudi sepeda motor, Sensor stir kemudi sepeda motor (rotary encoder) yang berguna memberi inputan untuk menyalakan lampu sein otomatis dengan nilai 0 maka lampu sein akan nyala kanan. Apabila sensor kecepatan (LM393) memiliki nilai berapapun >0rps dan sensor keseimbangan (MPU 6050) pada sudut >80° maka sein tidak akan menyala/mati. ketika sudut keseimbangan mendeteksi kemiringan sepeda motor dengan nilai <80° ke kanan maka sein kanan akan menyala, apabila sudut keseimbangan mendeteksi kemiringan sepeda motor dengan nilai <80° ke kiri maka sein kiri akan menyala.
Revanda Dwi Putra Atmanegara
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC, Volume 8, pp 54-59; https://doi.org/10.21107/triac.v8i2.9877

Abstract:
Melakukan analisa dan juga perbaikan tegangan jatuh pada sistem distribusi listrik KRI Teluk Celukan Bawang 532 menggunakan kapasitor bank dan tap transformer
Sulistiyanto Sulistiyanto, Tidar Pangestu Aperilian Damara, Abdul Mustaqim, Achmad Devyce, Robiatul Adawiyah
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC, Volume 8, pp 23-25; https://doi.org/10.21107/triac.v8i1.10237

Abstract:
Kebutuhan untuk isi ulang atau charger peralatan elektronik di tempat umum sangat diperlukan oleh masyarakat, terutama di tempat terbuka atau outdoor. Model yang tepat untuk dipakai sebagai tempat charger umum di area outdoor yang sesuai yaitu seperti payung yang di lengkapi meja serta tempat duduk di sentra UMKM, karena dapat dimanfaatkan oleh para pembeli UMKM sambil makan atau minum di bawah payung tersebut. Meja Payung Solar Cell (JAYUS) untuk UMKM ini nantinya bisa sebagai pusat charger handphone sekaligus tempat meja makan dan minum. Meja Payung Solar Cell di design bagian atasnya datar, nanti tenaga listrik yang di keluarkan AC dengan pertimbangan agar bisa di manfaatkan untuk menyalakan peralatan listrik.
Anggara Permana Putra, Farraday Alif Fiolana, Diah Arie Widhining Kusumastutie
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC, Volume 8, pp 26-29; https://doi.org/10.21107/triac.v8i1.10246

Abstract:
Buta warna (Color Vision Deficiency) adalah penurunan kemampuan untuk melihat warna atau perbedaan warna. Dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 255 juta jiwa, sebanyak 0,7% terkena kelainan genetika yang penyandangnya tidak mampu membedakan tingkat gradasi suatu warna. Sedangkan diluar Indonesia belum dapat dipastikan berkaitan jumlah penyandang buta warna, akan tetapi dalam sebuah survei sebesar 8% laki - laki di dunia adalah pengidap buta warna. Sementara persentase perempuan yang menyandang buta warna adalah 0,4%. Buta warna umumnya terjadi pada sel kerucut yang terletak di retina mata manusia. Ada berbagai cara dan teknik untuk membantu penyandang buta warna mendapatkan informasi dari objek sensitif warna. Salah satunya dengan memanfaatkan pengolahan citra digital. dalam penelitian ini penulis membahas penggunaan pengolahan citra digital untuk memanipulasi citra sehingga dapat lebih dikenali oleh penyandang buta warna menggunakan Algoritma Daltonisasi LMS, pada metode ini dilakukan simulasi ke 3 jenis persepsi penglihatan dengan memanipulasi citra pada ruang warna LMS, kemudian error pembandingan citra simulasi dengan citra asli akan dijadikan parameter penggeser untuk citra hasil. Citra hasil diujikan ke 86 responden sesuai jenis buta warna parsial yang diderita. Hasil pengujian membuktikan rata - rata tingkat pengenalan keseluruhan meningkat dari 38,61% ke 95,1% dengan besar simpangan rata-rata berubah dari 26,2% ke 5,06%.
Gunawan Wibisono, Muhammad Helmi Sukoco, Kukuh Nugroho
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC, Volume 8, pp 1-6; https://doi.org/10.21107/triac.v8i1.10038

Abstract:
Kabel listrik berfungsi untuk menyalurkan energi listrik ke peralatan listrik yang sering digunakan di kehidupan sehari – hari. Selain itu, kabel listrik juga dapat dimanfaatkan sebagai piranti komunikasi data antar perangkat seperti komputer, handphone dan perangkat mobile lainnya. Teknologi ini disebut dengan Power Line Communication (PLC). Dalam penelitian ini dilakukan implementasi sistem PLC dalam membangun sebuah jaringan menggunakan media kabel listrik untuk menghubungkan beberapa perangkat jaringan tanpa memerlukan instalasi baru karena jalur yang digunakan sudah terdistribusi di setiap tempat menggunakan perangkat powerline, serta menggunakan perangkat jaringan yang terhubung secara wireless ke perangkat mobile pada jaringan wireless LAN (WLAN). Sistem PLC diterapkan pada tiga kali Pengujian, diantaranya membandingkan sistem PLC dengan tanpa sistem PLC, diterapkan berdasarkan jarak serta berdasarkan beban listrik yang diterapkan. Tiga Pengujian yang dilakukan dilihat berdasarkan parameter Quality of Service (QoS) seperti throughput, delay, jitter dan packet loss. Pada pengujian antara sistem PLC menghasilkan kinerja QoS lebih baik dibandingkan tanpa PLC, kemudian untuk pengujian bedasarkan jarak menghasilkan QoS yang baik walaupun cenderung konstan serta pengujian berdasarkan beban listrik menghasilkan QoS yang baik meskipun cenderung konstan
Arif Wihandanto, Arif Johar Taufiq, Wakhyu Dwiono
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC, Volume 8, pp 18-22; https://doi.org/10.21107/triac.v8i1.10413

Abstract:
Salah satu perkembangan teknologi dalam bidang transportasi salah satunya adalah sistem pelayanan parkir. Sistem pelayanan parkir saat ini telah banyak menggunakan sistem otomatis dalam pengoperasiannya, namun calon pengguna parkir masih terkendala dalam mengetahui informasi ketersediaan ruang parkir, tidak hanya itu pengguna parkir tidak jarang harus menghabiskan waktu untuk mencari ruang parkir yang harus mereka tuju. Untuk mengatasi masalah ini perlu sebuah solusi untuk membuat sistem parkir yang dapat memberikan informasi terkait ketersediaan ruang parkir, dan juga dapat mengarahkan pengguna parkir untuk menuju ruang parkir yang tersedia. Pada sistem smart parking ini pengujian dilakukan dengan simulasi menggunakan miniatur parkir dimana informasi ketersediaan ruang parkir, dan petunjuk ruang parkir yang harus dituju ditampilkan pada modul penampil P10, dan dapat diakses melalui server lokal dengan wireless, yang penandaan parkirnya ditandai menggunakan kartu RFID. . Hasil penelitian pada sistem smart parking ini, sistem ini tidak hanya mengelola sistem keamanan, tapi juga mengelola tata letak penempatan atau pengalamatan kendaraan pada slot-slot parkir yang tersedia, tidak hanya itu informasi ketersediaan slot parkir juga dapat dilihat secara offline pada modul penampil p10, dan juga dapat dimonitoring secara online melalu server lokal.
Back to Top Top