KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat

Journal Information
ISSN / EISSN : 2615-6717 / 2657-2338
Current Publisher: Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (10.28989)
Total articles ≅ 42
Filter:

Latest articles in this journal

Abdul Haris Subarjo, Benedictus Mardwianta, Teguh Wibowo
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, Volume 3; doi:10.28989/kacanegara.v3i2.548

Abstract:
Kelompok pemuda Rt. 01/ Rw. 39 Maredan, Sendangtirto, Berbah, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta terletak di selatan Akademi Angkatan Udara. Lokasinya terletak di pinggir kota Yogyakarta. Latar belakang pekerjaan anggota kelompok pemuda cukup beraneka ragam pekerjaan dari mulai pegawai swasta, pegawai negeri, petani dan pedagang. Latar belakang pendidikannya juga beraneka ragam mulai dari berpendidikan sekolah dasar, sekolah menengah sampai perguruan tinggi. Sebagian kelompok pemuda menggunakan sumber energi listrik dari perusahaan listrik Negara dan menggunakan kompor gas untuk memasak. Tidak terdapat anggota kelompok pemuda yang memanfaatkan kedua sumber energi tersebut dalam kegiatannya. Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto melalui dosennya berusaha meningkatkan pengetahuan anggota kelompok pemuda melalui program kemitraan pengabdian masyarakat tentang energi alternatif terutama energi matahari memiliki potensi mendukung ketahanan energi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara presentasi dan pembagian modul mengenai energy matahari. Output yang diharapkan dari kegiatan ini warga menjadi tahu dan paham energy matahari memiliki potensi sebagai energy alternatif. Serta penjelasan mengenai komponen peralatan energi surya dan fungsinya. Keywords Ketahanan Energi, Kelompok Pemuda References Opan (2016, Mei). Definisi Ketahanan Energi. Diakses dari http://www.ketahananenergi.com/2016/05/definisi-ketahanan-energi/ pada tanggal 9 Agustus 2018 jam 09:46 wibSubarjo, A. H. (2017). Perkembangan Teknologi dan Pentingnya Literasi Informasi untuk Mendukung Ketahanan Nasional. Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi, ANGKASA, Volume IX, Nomer 2, November 2017.Azmi, R., & Amir, H. (2014). Ketahanan Energi: Konsep, Kebijakan dan Tantangan bagi Indonesia. Badan Kebijakan fiskal kementerian Keuangan.Widayana, G. (2012). Pemanfaatan Energi Surya. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 9(1).Nor, C., & Pratiwi, D. A. (2015). SOSYSM: INOVASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS MATAHARI GUNA MENURUNKAN BIAYA OPERASIONAL PT BERKAH VANNAMEI BANTUL. Pelita-Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY, (2).Hani, S. (2015). Pembangkit Listrik energi matahari sebagai penggerak pompa air dengan menggunakan solar cell. Jurnal Teknologi Technoscientia, 7(2), 157-163.Putri, D. E., Harjunowibowo, D., & Fauzi, A. (2015, September). Harvesting Energy Panas Matahari Menggunakan Thermoelectric Dan Photovoltaic. In PROSIDING: Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika (Vol. 6, No. 2).Setiabudi, D. H., & Khudhori, M. (2015). Pemanfaatan Kolektor Surya sebagai Energi Alternatif Desalinasi Air Laut untuk Mengatasi Krisis Air Bersih. Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi, 7(2), 59-64.Pujiastuti, A. (2017). Segmentasi Citra Kartu Pias Tipe SO-40U (1400-40S) pada Perhitungan Lama Penyinaran Matahari. Angkasa, 9(2), 9-22.Dalimunthe, E. R., Kurniawan, F., & Lasmadi, L. (2019). Pengaruh Penggunaan Perturb & Observe pada MPPT terhadap Daya Keluaran Sel Surya. AVITEC, 1(1), 53-64. http://dx.doi.org/10.28989/kacanegara.v3i2.548 Refbacks There are currently no refbacks.
Riki Afriansyah, Muhammad Setya Pratama
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, Volume 3; doi:10.28989/kacanegara.v3i2.681

Abstract:
Implementasi sistem ujian berbasis komputer ini bertujuan untuk membantu SMP Negeri 1 sungailiat dalam mengelola sistem ujian agar lebih efektif dan efisien. Pelaksaanaan sistem ujian ini dapat diakses secara bersamaan menggunakan komputer di laboratorium komputer sekolah maupun secara individu dengan menggunakan komputer atau ponsel yang terhubung dengan jaringan internet oleh siswa. SMP Negeri 1 Sungailiat masih menggunakan ujian secara konvensional sehingga hal ini tidak efektif dan efisien dari sisi biaya dan waktu. Dari sisi biaya, pihak sekolah harus mencetak soal ujian dan lembar jawaban. Dari sisi waktu, guru harus mengoreksi jawaban. Manfaat lainnya keterampilan guru meningkat dalam hal pembuatan soal berbasis teknologi. Hasil ujian secara langsung dapat dilihat oleh siswa dan pihak sekolah pada saat ujian telah selesai dikerjakan oleh siswa. Program pengabadian ini memberikan manfaat bagi sekolah dalam menilai pengetahuan siswa terhadap materi pelajaran yang telah diberikan melalui sistem ujian online apalagi di masa pandemi virus corona (COVID-19) saat ini. Penerapan metode autentifikasi sangat diperlukan pada sistem ujian berbasis komputer agar lebih aman dalam pengaksesan sistem. Keywords sistem ujian berbasis komputer; peningkatan keterampilan guru; teknologi References Kamil, H., & Pramulia, F. (2019). Pembangunan Sistem Informasi Manajemen Ujian pada Jurusan Sistem Informasi Universitas Andalas. Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi, 5(3), 158-167.Mustamiin, M., Ismantohadi, E., Ghozali, A. L., Darsih, D., & Inara, L. N. (2020). RANCANG BANGUN SISTEM MANAJEMEN SOAL DAN UJIAN BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL. IKRA-ITH INFORMATIKA: Jurnal Komputer dan Informatika, 4(1), 58-63.Susilowati, S., & Hidayat, T. (2018). Rancang Bangun Sistem Informasi Ujian Online (Studi Kasus Pada SMAN 58 Jakarta). Jurnal Teknik Komputer, 4(1), 30-36.Utami, R. D. (2019). Aplikasi Computer-Based Test Ujian pada SMP Negeri 6 Cimahi. Jurnal Teknologi dan Informasi, 9(2), 151-160.Indra, E., Sitanggang, A. L., & Loi, M. H. (2019). Rancang Bangun Aplikasi Sistem Ujian Saringan Masuk Sma Berbasis Android (Studi Kasus SMA Amir Hamzah Medan). Jurnal Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Prima (JUSIKOM PRIMA), 2(2), 8-16.Krispriana, A., Kumaladewi, N., & Rahajeng, E. (2016). Sistem Informasi Computer Assisted Test (Cat) Kementerian Agama Republik Indonesia. STUDIA INFORMATIKA: JURNAL SISTEM INFORMASI, 9(2).Firmasnysah, Ada Udi. (2018). Aplikasi Simulasi Uji Coba (Tryout) Ujian Nasional Berbasis Komputer. Senar STMIK Royal, 1(1), 111-114.Santi, Mirna, & Prajana, Andika. (2018). Analisis Implementasi Ujian Nasional Berbasis Komputer dengan Ujian Berbasis Kertas Di SMP Negeri 3 Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 2(2), 84-91.Setiawan, T. (2019). Sistem Informasi Ujian Mandiri dan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) AMIK Garut Berbasis Intranet. Infoman's: Jurnal Ilmu-ilmu Manajemen dan Informatika, 13(2).Prasetya, W. S. (2019, December). Pemanfaatan Sistem Ujian Online pada SMP Kristen Maranatha Pontianak. In SNPMas: Seminar Nasional Pengabdian pada Masyarakat (pp. 455-461).Amin, M., & Ramadhani, B. (2018). Implementasi Sistem Aplikasi Soal Ujian Online untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP). SEMINASTIKA, 1(1), 91-94.Firdaus, R., Kurniawan, D., & Simamora, E. C. (2017, March). IMPLEMENTASI METODE AUTENTIKASI ONE TIME PASSWORD (OTPA) BERBASIS MOBILE TOKEN PADA APLIKASI UJIAN ONLINE. In Prosiding Seminar Nasional Sains, MIPA, Informatika dan Aplikasi (ISBN: 978-602-98559-1-3) (Vol. 3, No. 3). http://dx.doi.org/10.28989/kacanegara.v3i2.681 Refbacks There are currently no refbacks.
Muhammad Muttaqien, Linda Kusumastuti Wardana
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, Volume 3; doi:10.28989/kacanegara.v3i2.671

Abstract:
Konsep pariwisata berkelanjutan mulai banyak digunakan guna mendukung perkembangan perekonomian di daerah yang memiliki potensi wisata, salah satunya dengan cara menawarkan pemandangan yang indah, yang nantinya juga akan mendatangkan perekonomian untuk masyarakat di sekitar. Desa Samiran berada di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah merupakan salah satu desa yang memiliki potensi pariwisata yang selain menawarkan keindahan panorama alam juga memiliki potensi lain seperti pertanian, homestay dan kesenian. Namun permasalahannya adalah kurangnya pemanfaatan potensi warga sebagai sumber untuk menciptakan materi promosi yang murah dan mudah. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat khususnya remaja untuk bersama-sama memanfaatkan kekuatan media elektronik sebagai sarana promosi. Kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan dan pendampingan pembuatan konten video jurnalisme warga. Pada pengabdian ini akan mengajak masyarakat Desa Samiran untuk belajar menjadi jurnalis warga, yang nantinya akan digunakan sebagai media promosi yang bisa dipublish di media social, baik Instagram, youtube, facebook dan lainnya. Metode yang digunakan melalui tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Keywords citizen jurnalism, internet, Samiran, tourism References Pendit, Nyoman S. (2003). Ilmu Pariwisata Sebuah Pengantar Perdana. Jakarta: Pradnya Paramita, 20.Wikipedia, “Pariwisata berkelanjutan”, https://id.wikipedia.org/wiki/Pariwisata_berkelanjutan#cite_note-1, diakses pada 28 mei 2020, pukul 13.27 WIBRomli, A. S. (2012). Jurnalistik Online. Bandung: Nuansa Cendikia, 11.Abdilah Fitra dan Leksmono, S Maharani (2001).Pengembangan Kepariwisataan berkelanjutan. Jurnal Ilmu Pariwisata 6 (l), 87.Adi, Isbandi rukminto. (2007). Intervensi Komunitas Pengembangan Masyarakat Sebagai Upaya Pemberdayaan masyarakat.Jakarta : PT Rajagrafindo Persada, 27.Nofriya. (2016). Peran Masyarakat dalam Mewujudkan Pariwisata Hijau di Sumatera Barat. Padang. Jurnal Seminar Nasional Sains dan Teknologi Lingkungan II, 62.Nurudin. (2009). Jurnalisme Masa Kini. Jakarta : Rajawali Press, 215.Nurul, Hasfi. (2009) Studi Kasus tentang Perkembangan Citizen Journalism di Indonesia. Project Report. DIPA Fisip http://eprints.undip.ac.id/33925/, di akses tanggal 28 mei 2020, pukul 22.00 WIBZuhri, Nizwan, Dwi Haryadi dan Jamilah Cholilah. (2015). Brandingisasi Pariwisata, Yogyakarta: Istana Media, 7-8.Nugraha, Pepih. (2012) Citizen Journalism Pandangan, Pemahaman, dan Pengalaman. Jakarta : PT. Kompas Media Nusantara, 75. http://dx.doi.org/10.28989/kacanegara.v3i2.671 Refbacks There are currently no refbacks.
Herwina Bahar, Dewi Setiyaningsih, Laily Nurmalia, Linda Astriani
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, Volume 3; doi:10.28989/kacanegara.v3i2.677

Abstract:
Teknologi merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan manusia, salah satunya pada bidang Pendidikan. Pemakaian teknologi dalam pembelajaran dengan menggunakan kemajuan IT dimaksudkan agar kegiatan pembelajaran lebih efektif salah satunya adalah Kahoot. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah media pembelajaran berbasis teknologi Kahoot dinyatakan efektif digunakan oleh para guru di sekolah dasar di Sukabumi Jawa Barat, yang mana sebelumnya masih menerapkan tes atau kuis secara lisan maupun tertulis. Metode yang digunakan yakni kualitatif, data yang dikumpulkan melalui wawancara dan menyebarkakn kuesioner dengan objek penelitian yaitu guru sekolah dasar di Sukabumi Jawa Barat. Hasil penelitian menyatakan bahwa media pembelajaran berbasis teknologi Kahoot efektif digunakan oleh guru Sekolah Dasar di Sukabumi Jawa Barat. Keywords Kahoot, Guru, Sekolah Dasar References Nugrahenny, D., Wintolo, H., Kusumaningrum, A., Sudaryanto, S., & Sajati, H. (2019). Pendampingan Pengenalan Metode Pengetikan Cepat Menggunakan Microsoft Word Bagi Siswa Kelas 5 SD IT Salsabila Al Muthi’in Yogyakarta. KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 2(1), 21-28. Rianto, R., & Wardana, A. K. (2019). Pelatihan Microsoft Office Sebagai Upaya Pengembangan dan Peningkatan Kemampuan Penggunaan Aplikasi Pengolah Kata Dan Angka Bagi Guru PAUD Al Muthi’in Yogyakarta. KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 2(2), 99-104. Pertiwi, D. R. (2019). Pendampingan Pengembangan Kemampuan Story Telling Guru Kelompok Bermain Dan Taman Penitipan Anak Aviciena. KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 2(2), 105-109. Siregar, J. R. (2014). Peningkatan Keterampilan Guru Menggunakan Media Pembelajaran Melalui Lesson Study Di Sman 04 Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat Propinsi Jambi (Doctoral dissertation, UNIMED). Munadi, Y. (2008). Media Pembelajaran. Jakarta: Gaung Persada (GP) Press. Azhar, A. (2007). Media pembelajaran, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 15-85. Ayuningtyas, A., Honggowibowo, A. S., Pujiastuti, A., Retnowati, N. D., & Indrianingsih, Y. (2018). Pendampingan Pembuatan Bahan Ajar Bagi Guru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Salsabila Al Muthi'in Berbasis Multimedia dengan Menggunakan Microsoft Power Point. KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 1(1), 1-6. Rafnis, R. (2019). Pemanfaatan Platform Kahoot Sebagai Media Pembelajaran Interaktif. e-Tech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 6(2). Putri, A. R., & Muzakki, M. A. (2019). Implementasi Kahoot Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Digital Game Based Learning Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4. 0. In Prosiding Seminar Nasional, hlm (pp. 218-223). Correia, M., & Santos, R. (2017, November). Game-based learning: The use of Kahoot in teacher education. In 2017 International Symposium on Computers in Education (SIIE) (pp. 1-4). IEEE. Dewi, C. K., & Mujib, M. (2018). Alat Evaluasi Menggunakan Kahoot pada Pembelajaran Matematika Kelas X. Indonesian Journal of Science and Mathematics Education, 1(2), 163-171. http://dx.doi.org/10.28989/kacanegara.v3i2.677 Refbacks There are currently no refbacks.
Catur Budi Waluyo, Denny Dermawan, M. Jalu Purnomo
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, Volume 3; doi:10.28989/kacanegara.v3i2.657

Abstract:
The development of unmanned aircraft technology encourage for new infrastructure and development in the tourism sector. Challenges for the development of tourism in Gunungkidul Regency included the development of tourism and cultural villages, access roads to tourism objects, and coastal tourism objects. So, the community service partner was the Gunungkidul Regency Tourism Office. The main objective in this community service activity was to increase knowledge and skills of UAV (Unmanned Aerial Vehicle) to support the development of tourism facilities, particularly in aerial photo taking. The target achieved at this stage was to increase knowledge about UAVs and the ability to control UAV aircraft for taking aerial photographs to support tourism in Gunung Kidul. Increasing ability to control UAVs was done through practice. While increasing knowledge was done through explanation about UAVs. This activity has been able to achieve the expected goals and targets, so that partner can recognize and be able to control the UAV.
Yasrin Zabidi
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, Volume 3; doi:10.28989/kacanegara.v3i2.624

Abstract:
Pemasalahan yang dihadapi oleh ibu-ibu PKK Wonokromo I dalam pengelolaan bank sampah adalah proses pemilahan sampah belum berjalan dengan baik, masih banyak sampah yang tercampur dan masih belum tertata rapi, tempat kerja pemilahan yang kurang bersih, terkesan berantakan dan kurang terawat, kurangnya pemahaman dan kemampuan Ibu-ibu PKK dalam mengelola bank sampah yang efisien dan efektif. Solusi untuk memecahkan permasalahan tersebut adalah dengan memberikan pendampingan bagi ibu-ibu PKK Wonokoromo I dalam mengelola bank sampah agar efisien dan efektif melalui pelatihan penerapan konsep 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) atau 5 R (Ringkas, Rapi, resik, Rawat, Rajin) dan studi banding ke bank sampah yang telah menerapkan 5S. Ketercapaian dari kegiatan ini adalah Ibu-ibu PKK Wonokromo I dapat menjelaskan dengan baik tentang konsep 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) atau 5 R Ringkas, Rapi, resik, Rawat, Rajin), dapat memilah dan menempatkan sampah yang dapat didaur ulang sesuai jenis atau bentuknya, dapat menyediakan wadah/keranjang/tong yang untuk menyimpan sampah daur ulang yang telah di pilih sesuai jenisnya, dapat menempatan wadah/keranjang sampah daur ulang telah dipilah dengan rapi, memberi label pada wadah/keranjang sampah yang dapat didaur, dapat membersihan wadah/keranjang sampah, tempat kerja pemilahan, dan penampungan secara rutin, dapat membuat SOP pengelolaan sampah dan jadwal perawatan peralatan yang digunakan, dapat membuat jadwal pengumpulan, pemilahan, penyetoran sampah dan semua anggota mampu menjalankan seluruh tahap 5S agar 5S menjadi budaya ibu-ibu PKK dalam mengelola bank sampah. Keywords Bank Sampah, 5S, 5R References Asteria, D., & Heruman, H. (2016). Bank sampah sebagai alternatif strategi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Tasikmalaya (Bank Sampah (Waste Banks) as an alternative of community-based waste management strategy in Tasikmalaya). Jurnal manusia dan lingkungan, 23(1), 136-141.Bachtiar, H. (2015). Pengembangan bank sampah sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah (studi pada koperasi bank sampah Malang). Jurnal Administrasi Publik, 3(1), 128-133Indrawati, R., Hindarti, F., & Puspitasari, A. (2020). Diseminasi Teknologi Pengolahan Sampah Terpadu di Kabupaten Purworejo. KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 3(1), 81-90.Osada, Takashi. 2004. Sikap Kerja 5S. Jakarta : PPM.Rohmawati, D., 2015, Kewiralembagaan dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Bank Sampah Gemah Ripah, Badegan, Bantul, Jurnal Studi Pemuda, 4 (2)Setyaningrum, I., 2015, Karakteristik Pengelolaan Sampah Oleh Masyarakat Melalui Bank Sampah, Jurnal Teknik PWK,4 (2),Shentika, P. A. (2016). Pengelolaan Bank Sampah di Kota Probolinggo. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 8(1), 92-100.Styana, U. I. F., Hindarti, F., Ardito, M. N., & Cahyono, M. S. (2019). Penerapan Teknologi Pengolahan Sampah Plastik menjadi Bahan Bakar Minyak untuk Mengatasi Masalah Sampah di Kota Bandung. KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 2(1), 1-6Suryani, A. S. (2014). Peran bank sampah dalam efektivitas pengelolaan sampah (studi kasus bank sampah Malang). Jurnal Aspirasi, 5(1), 71-84.Theresia, 2018, Pelatihan dan Pendampingan 5R Pengelolaan Lingkungan Kerja Bank Sampah TPS3R Vipamas Kelurahan Bambu Apus, Technopex-2018, ISSN 2654-489X (314-319) http://dx.doi.org/10.28989/kacanegara.v3i2.624 Refbacks There are currently no refbacks.
Muhammad Fadlan, Indra Tri Saputra
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, Volume 3; doi:10.28989/kacanegara.v3i2.669

Abstract:
Di era teknologi informasi ini, peningkatan keterampilan sumber daya manusia dalam menggunakan komputer di setiap organisasi harus selalu dilakukan secara berkesinambungan. Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan merupakan salah satu organisasi publik yang bergerak dibidang kemanusiaan. Kondisi yang ada saat ini, Sumber Daya Manusia (SDM) PMI Kota Tarakan masih membutuhkan berbagai keterampilan dalam menggunakan komputer, khususnya terkait dengan aplikasi pengolah kata dan angka yang sederhana, terutama dalam membuat laporan dan berbagai jenis surat. Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini diusulkan sebuah program pelatihan komputer untuk meningkatkan keterampilan SDM di PMI Kota Tarakan. Kegiatan dilakukan dengan metode training / pelatihan. Hasilnya, para peserta dapat mengikuti dengan baik setiap materi yang studi kasus yang diberikan. Bahkan, sebagian besar peserta berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin. Ini karena besarnya manfaat yang diterima oleh peserta melalui aktivitas pelatihan tersebut. Keywords komputer; pelatihan; pengabdian masyarakat; PMI; sumber daya manusia References Yudiastra, P. P., & Darma, G. S. (2015). Pengaruh Penggunaan Teknologi Informasi, Disiplin Kerja, Insentif, Turnover Terhadap Kinerja Pegawai. Jurnal Manajemen Bisnis, 12(1), 151-176.Kurnianingsih, I., Rosini, R., & Ismayati, N. (2017). Upaya Peningkatan Kemampuan Literasi Digital Bagi Tenaga Perpustakaan Sekolah dan Guru di Wilayah Jakarta Pusat Melalui Pelatihan Literasi Informasi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 3(1), 61–76. doi:10.22146/jpkm.25370Mochamad Mas’ud. (2017). Pemanfaatan Teknologi Sistem Informasi untuk Meningkatkan Penjualan Hasil Produk UMKM Logam di Kota Pasuruan. Engagement : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 185–197. doi:10.29062/engagement.v1i2.14Niati, A., Soelistiyono, A., & Ariefiantoro, T. (2019). Pengembangan Kemampuan Sumber Daya Manusia melalui Pelatihan Komputer Microsoft Office Excel untuk Meningkatkan Kinerja Perangkat Desa Mranggen. E-Dimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(1), 105. doi:10.26877/e-dimas.v10i1.3557Nasir, A., & Oktari, R. (2011). Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Pengendalian Intern Terhadap Kinerja Instansi Pemerintah (Studi Pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Kampar). Jurnal Ekonomi, 19(02).Suherman, Y. (2017). SISTEM APLIKASI BANK DARAH PADA PALANG MERAH INDONESIA PAYAKUMBUH. Jurnal Sains Dan Informatika, 3(1), 22. doi:10.22216/jsi.v3i1.2329Purnama, V. C. (2013). Perancangan Sistem Informasi Inventori Darah Berbasis Web Pada Palang Merah Indonesia Cabang Bantul. Speed-Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi, 8(3).Muhammad, M., Fadlan, M., Hafid, M., & Fahreza, M. I. (2020). Pengembangan Website Profile PMI Kota Tarakan sebagai Sarana Keterbukaan Informasi Publik. ETHOS (Jurnal Penelitian Dan Pengabdian), 8(1), 5315. doi:10.29313/ethos.v8i1.5315Ikhwani, Y., Budiman, H., & Rasyidan, M. (2015). Pelatihan Aplikasi Microsoft Word 2013 Pada SMP HA Johansyah. A Banjarmasin. Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary, 1(1).Susilo, J., Pujiatna, T., & Firmasari, S. (2020). Pembinaan Tata Bahasa dan Bentuk Surat-Menyurat Indonesia Berbasis Microsoft di Desa Mandala, Dukupuntang Kabupaten Cirebon. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 4(1), 173. doi:10.30595/jppm.v0i0.5498 http://dx.doi.org/10.28989/kacanegara.v3i2.669 Refbacks There are currently no refbacks.
Mohammad Ridwan Lessy, Rohima Wahyuningrum
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, Volume 3; doi:10.28989/kacanegara.v3i2.672

Abstract:
Bencana tsunami masih menjadi acaman wilayah pesisir di Indonesia karena intersitas gempabumi yang tinggi di wilayah ini dan singkatnya waktu tempuh gelombang tsunami ke daratan. Untuk itu, warga masyarakat perlu dipersiapkan untuk menghadapi bencana ini dengan menyusun peta jalur evakuasi tsunami. Peta evakuasi disusun secara partisipatif dengan melibatkan semua elemen pemangku kepentingan untuk mendapatkan kesepahaman persepsi antara semua pemangku kepentingan. Tujuan penyusunan peta jalur evakusi untuk memudahkan dan mengarahkan warga melalukan evakuasi mandiri menuju ke tampat yang lebih aman. Peta jalur evakuasi ini akan semakin efektif apabila ditindaklanjuti dengan penyusnan rencana aksi, sosialisasi dan simulasi secara terus menerus untuk mengevaluasi peta yang telah disusun. Keywords Tsunami, Peta Evakuasi, Maluku Utara References Ballantyne, P. (1991). Petrological constraints upon the provenance and genesis of the East Halmahera ophiolite. Journal of Southeast Asian Earth Sciences, 6(3-4), 259-269. Løvholt, F., Kühn, D., Bungum, H., Harbitz, C. B., & Glimsdal, S. (2012). Historical tsunamis and present tsunami hazard in eastern Indonesia and the southern Philippines. Journal of Geophysical Research: Solid Earth, 117(B9) Bencana, B. N. P. (2012). Pedoman Sistem Peringatan Dini Berbasis Masyarakat. Twigg, J. (2009). Karakteristik Masyarakat yang Tahan Bencana.. Wibowo, R. C., Karyanto, K., Zaenudin, A., & Sarkowi, M. (2020). Peningkatan Partisipasi Masayarakat pada Studi Pemetaan Partisipatif dalam Pembuatan Jalur Evakuasi Bencana Tsunami di Desa Wisata Pagar Jaya. Sakai Sambayan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 43-48. Paramita, A., & Kristiana, L. (2013). Teknik Focus Group Discussion Dalam Penelitian Kualitatif. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 16(2 Apr). Boissière, M., Duchelle, A. E., Atmadja, S., & Simonet, G. (2019). Panduan teknis pelaksanaan pemetaan desa partisipatif. CIFOR. Wiwaha, A. A., Mei, E. T. W., & Rachmawati, R. (2016). Perencanaan partisipatif jalur evakuasi dan titik kumpul Desa Ngargomulyo dalam upaya pengurangan resiko bencana Gunungapi Merapi. Journal of Regional and City Planning, 27(1), 34-48 Biro Pusat Statistik (2019) Kecamatan Bacan Timur Dalam Angka 2019. BPS Kabupaten Halmahera Selatan. H. Spahn, M. Hoppe, B. Usdianto, and H. Vidiarina, (2010) “Pedoman Perencanaan untuk Evakuasi Tsunami.”.German-Indonesian Coorporation for Tsunami Early Warning System (GITEWS) Cadag, J. R. D., & Gaillard, J. C. (2012). Integrating knowledge and actions in disaster risk reduction: the contribution of participatory mapping. Area, 44(1), 100-109. Groves, S. (2013). Knowledge, involvement and emergency preparedness. Bencana, B. N. P. (2018). Buku Pedoman Latihan Kesiapsiagaan Bencana: Membangun kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.. Lassa, J., Pujiono, P., Pristiyanto, D., Paripurno, E. T., Magatani, A., & Parlan, H. (2009). Kiat Tepat Mengurangi Risiko Bencana. Pengelolaan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK). Edyanto, C. H. (2014). Partisipasi Masyarakat Sebagai Upaya Untuk Mengurangi Risiko Bencana Tsunami Di Daerah Pantai. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia, 16(3). http://dx.doi.org/10.28989/kacanegara.v3i2.672 Refbacks There are currently no refbacks.
Setia Wardani, Rianto Rianto, Anis Febri Nilansari
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, Volume 3; doi:10.28989/kacanegara.v3i2.643

Abstract:
Mitra pada Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) yang bergerak pada bidang pertanian, berlokasi di Dusun Pulo Kalurahan Gulurejo Kapanewon Lendah Kabupaten Kulon Progo berjarak 28,7 km dari Universitas PGRI Yogyakarta (UPY). Masalah utama pada mitra adalah melimpahnya hasil pertanian dari KWT berupa pisang yang belum dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menambah pendapatan keluarga karena belum adanya pengarahan tentang pengolahan makanan ringan, jangkauan pasar yang masih lokal dan desain produk yang masih konvensional. Tujuan PkM adalah membentuk dan mengembangkan kelompok usaha di Dusun Pulo yang mandiri secara ekonomi dengan memberikan solusi atas masalah pada mitra. Solusi untuk mengatasi masalah pada mitra antara lain dengan metode penyuluhan dan pelatihan diantaranya (1) Penyuluhan dan Pelatihan pengolahan pisang, (2) Pelatihan pengemasan produk, (3) Pelatihan manajemen pemasaran produk dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Hasil dari PkM ini adalah kripik pisang yang telah dikemas, promosi produk dengan memanfaatkan TIK serta artikel yang dipublikasikan pada jurnal pengabdian masyarakat.
Cicilia Windiyaningsih, Yeny Sulistyowati, Yenni Ariestanti, Tiwi Nurhastuti, Ignatius Erik Sapta Yanuar
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, Volume 3, pp 37-46; doi:10.28989/kacanegara.v3i1.568

Abstract:
Di dunia Tuberculosis menjadi masalah kesehatan masyarakat, Kasus koinfeksi TB-HIV meningkat secara bermakna dan menjadi beban pemerintah dan masyarakat. Tujuan edukasi ini a membuktikan edukasi akan meningkatan pengetahuan wanita usia subur dalam pencegahan penularan Tuberkulosis sebelum dan sesudah diberikan materi pencegahan penularan tuberculosis. Sampel untuk wanita usia subur di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bambu Petung sejumlah dan Payung Tunas Teratai sebanyak 139 Wanita Usia Subur (WUS). WUS secara sukarela yang mau melakukan pre, post dan visitasi tes. Kuesioner yang dipergunakan sesuai standar Kementrian Kesehatan Tahun 2019. Analisis secara deskriptif dan analitik dengan Spearman Corelation:. Hasil ada hubungan bermakna nilai pretes dan post tes setelah dilakukan edukasi pencegahan penularan Tuberculosis pada WUS dengan proposi yg menjawab salah pada pre tes 40WUS (28.8%) sedangkan post tes yang salah 10 WUS (7.2%) artinya ada penurunan proporsi yg salah dan adapeningkatan proporsi yang menjawab benar dari 70% menjadi 92.8%, hasil analisis perbedaan penurunan dan kenaikan tersebut bermakna dengan p 0.006, Risk Ratio 6.788, confident interval 95% nilainya 1.659-27.779. Kesimpulan edukasi meningkatan pengetahuan WUS tentang pencegahan penularan Tuberculosis sebesar tujuh kali lipat dibandingkan sebelum diberikan edukasi..
Back to Top Top