Journal Information
ISSN / EISSN : 2599-302X / 2599-3038
Published by: STKIP Singkawang (10.26737)
Total articles ≅ 40
Filter:

Latest articles in this journal

Buyung Buyung
Published: 30 April 2021
Variabel, Volume 4, pp 15-20; https://doi.org/10.26737/var.v4i1.2433

Abstract:
Kemampuan koneksi matematis siswa masih kurang, kemampuan koneksi matematis siswa masih belum maksimal, seperti siswa kurang paham pada materi pelajaran sehingga tidak berani menyampaiakan materi saat melakukan diskusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis siswa pada pembelajaran matematika berbasis Patchwork Assessment. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experimental). Sumber data dalam penelitian ini adalah hasil tes kemampuan koneksi matematis. Pembelajaran matematika berbasis Patchwork Assessment. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dokumentasi dan tes. Uji prasyarat ini meliputi uji normalitas, uji homogenitas, sedangkan uji hipotesis menggunakan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian berdasarkan hasil output SPSS diperoleh nilai signifikan = 0.012, karena nilai signifikan 0.012 < 0.05, maka diperoleh bahwa rata-rata kemampuan koneksi matematis siswa pada kelas dengan pembelajaran matematika berbasis patchwork assessment lebih baik daripada kemampuan koneksi matematis siswa pada kelas kontrol.
Sumarli Sumarli, Intan Kusumawati, Tedi Yanto
Published: 30 April 2021
Variabel, Volume 4, pp 9-14; https://doi.org/10.26737/var.v4i1.1253

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model Generative Learning (GL) terhadap pemahaman konsep siswa pada materi kinematika dan respon siswa terhadap Model GL yang diterapkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode pre-experimental design. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pre-test – post-test design yang diterapkan pada satu kelompok. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri Singkawang. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII A yang berjumlah 32 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman konsep yang telah diuji validitasnya. Teknik analisis data untuk pengaruh Model GL terhadap pemahaman konsep siswa menggunakan MC Nemar dan angket respon siswa menggunakan persentase. Sebelum dilaksanakan penelitian, telah dilakukan uji coba. Berdasarkan hasil uji coba ditemukan bahwa rata-rata tingkat kesukaran sebesar 0,52 (sedang), daya pembeda sebesar 0,30 (cukup baik), validitas rhitung (0,44) > rtabel (0,39) dengan kategori valid dan reabilitasnya sebesar 0,737 dengan kategori tinggi. Hasil analisis data dengan uji MC Nemar test dengan taraf signifikasi sebesar 5% diperoleh χ2hitung > χ2tabel yaitu sebesar 4,764 > 3,841, sehingga disimpulkan Ha diterima dan H0 ditolak yaitu terdapat pengaruh Model GL terhadap pemahaman konsep siswa pada materi kinematika gerak lurus. Analisis respon siswa yang diukur menggunakan lembar respon diperoleh tanggapan sebesar 86% terhadap penerapan model pembelajaran Generative Learning (GL) dengan katagori baik sekali.
Foni S Sae, Vivi Elvi Rosanti Husin, Ruth N.K Mellu
Published: 30 April 2021
Variabel, Volume 4, pp 27-33; https://doi.org/10.26737/var.v4i1.2321

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar fisika berbasis kearifan lokal anyaman Nyiru untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Kristen 1 SoE pada materi Hukum Newton. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Tahapan penelitian ini menggunakan beberapa langkah-langkah, yaitu (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan informasi; (3) desain produk; (4) validasi produk; (5) perbaikan produk; (6) uji coba lapangan (skala kecil). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes, lembar angket validasi, dan angket respon siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan teknik angket. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan metode presentase. Analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan hasil pengembangan dan analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis hasil validasi dan respon siswa serta uji Normalized gain untuk melihat peningkatan pemahaman konsep siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi bahan ajar oleh 4 orang validator dengan rata-rata persentase media bahan ajar adalah 79% dengan kategori valid dan rata-rata persentase materi adalah 82% dengan kategori valid. Nilai N-gain terhadap pemahaman konsep siswa diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,82 dengan kriteria tinggi dan data terhadap respon siswa diperoleh nilai rata-rata sebesar 74,86% dengan kriteria Baik. Hal ini dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis kearifan lokal anyaman Nyiru yang dikembangkan valid sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran fisika di sekolah.
Kristina Tresia Leto
Published: 30 April 2021
Variabel, Volume 4, pp 21-26; https://doi.org/10.26737/var.v4i1.2424

Abstract:
Telah dilakukan penelitian pembuatan gula reduksi dengan memanfaatkan serbuk gergaji dari kayu Jati dan kayu Sengon. Gula reduksi yang dihasilkan digunakan sebagai reduktor pada pengolahan bijih Mangan. Penambahan reduktor bertujuan untuk mengubah Mn (IV) yang tidak larut dalam asam menjadi Mn (II) yang larut dalam asam. Proses penelitian dilakukan melalui 4 tahapan, yaitu penghilangan air, delignifikasi, hidrolisis selulosa dan penentuan kadar gula reduksi hasil hidrolisis. Serbuk gergaji kayu Jati memiliki kadar air sebesar 1,65% sedangkan kayu Sengon 1,75%. Selanjutnya, dilakukan proses delignifikasi dengan NaOH 0,1 M selama 2 jam dengan suhu 55°C, diperoleh kadar selulosa serbuk gergaji kayu Jati sebesar 77,6% sedangkan kayu Sengon 83,0%. Proses hidrolisis menggunakan H2SO4 12% pada suhu 110°C selama 1 jam dan diperoleh kadar gula reduksi untuk serbuk gergaji kayu Jati sebesar 49,36% sedangkan kayu Sengon sebesar 38,52%.
Haratua Tiur Maria Silitonga, Erwina Oktavianty, Hamdani Hamdani, Dendodi Dendodi
Published: 30 April 2021
Variabel, Volume 4, pp 34-38; https://doi.org/10.26737/var.v4i1.2545

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konseptual siswa tentang energi berdasarkan analisis instrumen tes empat tingkat. Sampel penelitian ini sebanyak 91 siswa yang diambil melalui teknik purposive sampling dari kelas X tiga SMA Negeri di Pontianak. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes diagnostik empat tingkat yang terdiri dari 12 pertanyaan pilihan ganda. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa indeks Aiken-v adalah 0,73. Reliabilitas instrumen sebesar 0,783 dan memiliki tingkat keterbacaan soal 0,63. Hasil yang diperoleh berdasarkan analisis uji diagnostik empat tingkat terdiri dari Siswa Paham konsep (33,2%), Paham sebagian (8,7%), Tidak paham konsep (12,6%), dan Miskonsepsi (45,4%).
Narwasti Tamelan, Landiana Etni Laos, Infianto Boimau
Published: 30 April 2021
Variabel, Volume 4, pp 1-8; https://doi.org/10.26737/var.v4i1.2055

Abstract:
Penelitian ini dilakukan pada Suku Amanatun Selatan khususnya Desa Nenoat dengan tujuan untuk mengetahui konsep-konsep fisika yang terdapat pada tahapan proses anyaman tradisional tikar. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif fenomenologi dan menggunakan teknik trianggulasi berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan wawancara.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis interaktif. Hasil penelitian diperoleh bahwa pada proses pembuatan tikar terdapat konsep-konsep fisika yang dieksplor seperti energi potensial, aksi reaksi, gaya, gaya gesek, tekanan, usaha, kesetimbangan, gaya berat, gaya normal, kalor, perpindahan kalor secara radiasi, gaya tarik, massa, dan percepatan.
Sofinawati Sofinawati, Citra Utami, Nindy Citroresmi Prihatiningtyas
Published: 31 October 2020
Variabel, Volume 3, pp 83-89; https://doi.org/10.26737/var.v3i2.2400

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Snowball Throwing dalam meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa pada materi relasi fungsi kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimen dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Singkawang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Random Sampling. Instrumen pengumpulan data berupa lembar angket kemandirian belajar siswa, lembar pengamatan keterlaksanaan model pembelajaran dan tes kemampuan representasi matematis berupa soal Essay diujicobakan dengan menghitung validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran. Data dianalisis menggunakan uji N-gain, uji t, dan persentase deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat peningkatan kemampuan representasi matematis siswa terhadap model pembelajaran Snowball Throwing pada materi Relasi Fungsi yang dibuktikan dengan nilai N-Gain 0,47 kriteria sedang, (2) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan representasi matematis siswa antara kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran langsung dibuktikan dengan nilai t-test sampel independen sebesar 2,781 > t-tabel sebesar 2,021, (3) kemandirian belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Singkawang tercapai pada model pembelajaran Snowball Throwing terhadap kemampuan representasi matematis siswa dengan kriteria baik, (4) keterlaksanaan model pembelajaran Snowball Throwing tercapai yang dibuktikan dengan hasil observasi dari 2 kali pertemuan dengan kriteria sangat baik.
Andika Andika, Mariyam Mariyam, Nurul Husna
Published: 31 October 2020
Variabel, Volume 3, pp 49-56; https://doi.org/10.26737/var.v3i2.2225

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persentase kemampuan, bentuk kesulitan, dan faktor penyebab pengetahuan matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 4 Singkawang dengan jumlah 30 siswa. Pengambilan data menggunakan instrumen berupa tes uraian yang disesuaikan dengan kemampuan kompetensi strategis matematis dan telah diuji menggunakan validasi isi, validasi konstruk, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah penskoran, pedeskripsian data, dan wawancara. Hasil Penelitian menunjukan bahwa (1) Persentase kemampuan pengetahuan matematis dari 30 siswa yaitu 39% siswa memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi, 11% siswa memiliki tingkat pengetahuan sedang, dan 50% siswa memiliki tingkat pengetahuan rendah. (2) Bentuk kesulitan siswa dalam menyelesaikan yaitu fakta (kesulitan dalam mengenal dan menuliskan fakta), konsep (kesulitan dalam mengenal dan menuliskan konsep), prinsip (kesulitan dalam mengenal dan menuliskan prinsip), dan notasi (kesulitan dalam mengenal dan menuliskan notasi). (3) Faktor yang mempengaruhi kemampuan pengetahuan matematis siswa berasal dari faktor internal yaitu siswa kebingungan atau lupa cara mengerjakannya, tidak adanya motivasi, minat dan tidak memahami soal dengan baik.
Rika Wahyuni, Nindy Citroresmi Prihatiningtyas
Published: 31 October 2020
Variabel, Volume 3, pp 66-73; https://doi.org/10.26737/var.v3i2.2269

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep dan koneksi matematika siswa pada materi perbandingan serta menganalisis keterkaitan kemampuan pemahaman konsep terhadap kemampuan koneksi matematika. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 14 Singkawang yang berjumlah 22 orang. Data diperoleh melalui tes kemampuan pemahaman konsep dan koneksi matematika serta pedoman wawancara yang tidak terstruktur. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang mengacu pada pendapat Miles and Huberman. Hasil analisis menunjukkan: (1) tingkat kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada materi perbandingan adalah 2 siswa dengan kemampuan pemahaman konsep tinggi, 7 siswa dengan kemampuan pemahaman konsep sedang dan 13 siswa dengan kemampuan pemahaman konsep rendah; (2) tingkat kemampuan koneksi matematika siswa pada materi perbandingan adalah 1 siswa dengan kemampuan koneksi tinggi, 5 siswa dengan kemampuan koneksi sedang dan 16 siswa dengan kemampuan koneksi rendah; (3) tingkat kemampuan pemahaman konsep matematika berkaitan dengan tingkat kemampuan koneksi matematika dengan rincian indikator menyatakan ulang sebuah konsep berkaitan dengan memahami hubungan antartopik matematika, indikator memberikan contoh dan non-contoh dari konsep matematika berkaitan dengan menerapkan konsep matematika dengan topik disiplin ilmu lainnya serta indikator mengaplikasikan konsep atau algoritma ke pemecahan masalah berkaitan dengan menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Yazid Mubasir
Published: 31 October 2020
Variabel, Volume 3, pp 57-65; https://doi.org/10.26737/var.v3i2.2198

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi peserta didik melalui teknologi Internet of Things (IoT) berbasis Raspberry Pi dan aplikasi grapi (Aplikasi Monitoring Grafik dan Api) yang memiliki fungsi mendeteksi bencana kebakaran. Modul mikrokomputer Raspberry Pi dengan bahasa pemrogaman python digunakan untuk menterjemahkan data yang diperoleh sensor suhu dan sensor api. Sensor tersebut memonitor area lingkungan sekitarnya dan mengumpulkan data yang diperoleh. Sensor mengambil data suhu/kelembaban dan keberadaan api, kemudian dibaca oleh modul Raspberry Pi. Modul akan mengirimkan pesan text peringatan ke aplikasi di smartphone peserta didik, apabila sensor api menangkap sinyal keberadaan api. Pada waktu yang bersamaan, modul juga mengirimkan data suhu/kelembaban dan kondisi lingkungan ke database server. Peserta didik menggunakan aplikasi berbasis android yang diberi nama “grapi” yaitu Aplikasi Monitoring Grafik dan Api untuk menampilkan dan menganalisis text dan grafik yang datanya diperoleh dari database server. Hasil analisis oleh peserta didik sebagai dasar untuk pengambilan keputusan yang berkaitan dengan bencana kebakaran.
Back to Top Top