Edukasi: Jurnal Pendidikan

Journal Information
ISSN / EISSN : 18298702 / 24071803
Current Publisher: LPPM IKIP PGRI Pontianak (10.31571)
Total articles ≅ 35
Filter:

Latest articles in this journal

Sri Siswati
Edukasi: Jurnal Pendidikan, Volume 17, pp 264-273; doi:10.31571/edukasi.v17i2.1240

Abstract:AbstrakRevolusi industri 4.0 yang ditandai dengan persaingan yang kompetitif dan informasi yang pesat pada semua sektor, termasuk Sumber Daya Manusianya. Indonesia dituntut memiliki daya saing yang kuat agar mampu mensejajarkan diri dengan negara-negara lain. Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan era revolusi industri 4.0 wajib diimbangi dengan kurikulum pendidikan yang menunjang sehingga menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempunyai kompetensi dan mampu bersaing. Kajian artikel ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan yang harus dimiliki para generasi muda dalam rangka menghadapi revolusi industri 4.0. Artikel ini dibuat berdsarkan kajian kurikulum yang ada saat ini, dan kebutuhan kompetensi sumber daya manusia dengan peningkatan kemampuan pendidikan berkarakter. Dari kajian ini diperoleh bahwa di zaman era Revolusi Industri, diperlukan kemampuan problem solving yang baik, pintar berkomunikasi dan melobi, mempunyai soft skills serta penyesuaian diri., Proses pembelajaran dititikberatkan pada soft skills. Program Student Center Learning diimplementasikan dalam akhlak, moral, etik, serta inovasi pengetahuan secara terus menerus. AbstractThe industrial revolution 4.0 was marked by intense competition and rapid information flow in all sectors, including its Human Resources. Indonesia is demanded to have strong competitiveness to be able to align itself with other countries. The progress of Information and Communication Technology and the era of the industrial revolution 4.0 must be balanced with supporting educational curricula to produce Human Resources (HR) who have the competence and can compete. The review of this article aims to determine the abilities that young people must possess to face the industrial revolution 4.0. This article is based on the current curriculum study, and the need for competency in human resources by increasing the ability of character education. From this study, it was found that in the era of the Industrial Revolution, good problem-solving skills, good communication, and lobbying skills, soft skills and adaptation was needed. The learning process focused on soft skills. The Student Center Learning Program is implemented in character, morals, ethics, and continuous knowledge innovation.
Karmila Suryani, Ade Fitri Rahmadani, Andi Gautama
Edukasi: Jurnal Pendidikan, Volume 17, pp 238-249; doi:10.31571/edukasi.v17i2.1475

Abstract:AbstrakRevolusi industri 4.0 secara tidak langsung mengharuskan kemampuan berpikir kritis tingkat tinggi. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan penerapan model Problem-Based Learning (PBL). Metode penelitain yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui 2 siklus pembelajaran. Penelitian merupakan penelitian populasi dengan jumlah 16 orang siswa Teknik Komputer dan jaringan (TKJ) SMK Muhammadiyah 1 Padang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dan eknik analisis data menggunakan deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh pada siklus 1 adalah kemampuan berpikir kritis peserta didik memperoleh nilai sebesar 62% pada kategori tuntas dengan nilai rata-rata yaitu 74, nilai tertinggi 88 dan nilai terendah 50. Sementara pada siklus 2 terjadi peningkatan dengan ketuntasan nilainya sebesar 100%, nilai rata-rata yaitu 79, nilai tertinggi 85, dan nilai terendah 75. Berdasakan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan menggunakan model PBL. AbstractThe industrial revolution 4.0 indirectly requires high-level critical thinking skills. The research aims to improve students' critical thinking skills by applying the Problem-Based Learning (PBL) model. The research method used was Classroom Action Research (CAR) through 2 learning cycles. The research is a population study with a total of 16 students of Computer and Network Engineering (TKJ) SMK Muhammadiyah 1 Padang. Data collection technique using test and data analysis technique using descriptive. The results obtained in cycle 1 are the students' critical thinking skills scored 62% in the complete category with an average value of 74, the highest value of 88 and the lowest value of 50. While in cycle 2 an increase with 100% completeness is a value, the average value is 79, the highest value is 85, and the lowest value is 75. Based on the results of the research, it can be concluded that an increase in students' critical thinking skills using the PBL model.
Hariyanto Hariyanto, Fariska Wulandari
Edukasi: Jurnal Pendidikan, Volume 17, pp 250-263; doi:10.31571/edukasi.v17i2.1239

Abstract:Learning language especially English as the foreign language is crucial. People who want to learn English have to at least possess English vocabulary mastery and translation ability. The purposes of this research are to find out students capability in English vocabulary mastery and translation ability andto find out the problems that students face in learning English. The research was conducted on XI grade students. In this research, the writer used interview, observation, vocabulary mastery test, translation ability test and literature study to obtain the data. Based on the findings of this research, it can be concluded that the average score of students’ vocabulary mastery test is 65.15 and the average score of students’ translation ability is 63.93. Both indicate that students capability in English language especially in vocabulary mastery and translation ability is low. Students also faced difficulties in answering questions containing low frequency vocabularies because they rarely see or read the words. AbstrakBelajar bahasa Inggris merupakan hal yang sangat penting. Orang yang ingin belajar bahasa paling tidak harus memiliki kemampuan kosakata dan menerjemah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan kosakata dan menerjemah siswa dan mengetahui masalah yang dihadapi oleh para siswa dalam belajar bahasa Inggris. Penelitian dilaksanakan di kelas XI MIPA SMA Santo Fransiskus Asisi Pontianak. Penulis menggunakan wawancara, observasi, tes kemampuan kosakata, tes kemampuan menerjemah dan studi literatur untuk mengumpulkan data. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata tes kemampuan kosakata siswa adalah 65,15 dan nilai rata-rata kemampuan menerjemah siswa adalah 63,93. Keduanya mengindikasikan bahwa kemampuan kosakata dan menerjemah siswa berada pada kategori rendah. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa para siswa kesulitan dalam menjawab pertanyaan yang berisikan kosakata dengan frekuensi rendah karena jarang melihat atau membaca kosakata tersebut.
Chandra Lesmana, Muhamad Arpan, Ambiyar Ambiyar, Wakhinuddin Wakhinuddin, Erni Fatmawati
Edukasi: Jurnal Pendidikan, Volume 17, pp 227-237; doi:10.31571/edukasi.v17i2.1528

Abstract:AbstrakProgram matrikulasi penting dilakukan sebagai persiapan bagi mahasiswa baru dalam menerima pembelajaran pada saat perkuliahan berlangsung. Penelitian bertujuan untuk mendeskripkan respons mahasiswa Program Studi Pendidikan TIK IKIP PGRI Pontianak tentang kegiatan matrikulasi yang dilaksanakan. Metode penelitian yaitu deskriptif. Responden penelitian yaitu seluruh mahasiswa yang mengikuti kegiatan matrikulasi tahun akademik 2019/2020 sebanyak 112 orang. Instrumen penelitian menggunakan angket tertutup. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif-kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, dapat disimpulkan bahwa: 74,11% responden “Sangat Setuju” matrikulasi diadakan untuk topik Pendidikan Karakter; 77,68% responden “Sangat Setuju” matrikulasi diadakan untuk topik Multimedia; 66,96% responden “Sangat Setuju” matrikulasi diadakan untuk topik Rekayasa Perangkat Lunak; dan 63,39% responden “Sangat Setuju” matrikulasi diadakan untuk topik Jaringan Komputer. AbstractThe matriculation program is important as a preparation for new students to receive learning during lectures. The research aims to describe the response of ICT Education Teachers' Training Program IKIP PGRI Pontianak about matriculation activities carried out. The research method is descriptive. Research respondents were all students who participated in the matriculation activities of the 2019/2020 academic year as many as 112 people. The research instrument used a closed questionnaire. The data analysis technique used is descriptive-quantitative. Based on the results of the analysis of research data, it can be concluded that: 74.11% of respondents "Strongly Agree" matriculation was held for the topic of Character Education; 77.68% of respondents "Strongly Agree" matriculation was held for the topic of Multimedia; 66.96% of respondents "Strongly Agree" matriculation was held for the topic of Software Engineering; and 63.39% of respondents "Strongly Agree" matriculation was held for the topic of Computer Networks.
Panyahuti Panyahuti, Ganefri Ganefri, Ambiyar Ambiyar, Karmila Suryani
Edukasi: Jurnal Pendidikan, Volume 17, pp 212-226; doi:10.31571/edukasi.v17i2.1454

Abstract:AbstrakPenelitian bertujuan untuk menghasilkan sebuah browser (flyexambro) yang valid berbasis Android dengan membatasi akses terhadap fitur-fitur di perangkat handphone. Metode penelitian menggunakan pengembangan aplikasi model Extreme Programming (XP) yang terdiri dari tahapan: analisis kebutuhan; desain antarmuka; pengembangan dan implementasi; pengujian dan modifikasi; serta launching. Subjek penelitian sebanyak 90 siswa, terdiri dari 45 siswa ujian berbasis komputer dan 45 siswa ujian berbasis handphone. Alat pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Pengujian dilakukan untuk 2 pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika. Nilai yang diperoleh dari kedua pengujian tersebut dianalisis untuk melihat perbedaannya. Berdasarkan hasil analisis data, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antara ujian berbasis komputer dan ujian berbasis handphone. Penggunaan browser saat ujian menggunakan handphone dapat dan layak menggantikan client berbasis komputer dari segi keamanan, kenyamanan, dan kemudahan pemakaian. AbstractThe research aims to produce a valid browser (flyexambro) based on Android by restricting access to features in mobile devices. The research method used the application development Extreme Programming (XP) model which consists of stages: needs analysis; interface designing; development and implementation; testing and modification; and launching. The research subjects were 90 students, consisting of 45 computer-based exam students and 45 mobile-based exam students. Data collection tools use multiple-choice tests. Data analysis techniques using t-test. The test was conducted for 2 lessons, namely Indonesian Language and Mathematics. The values obtained from the two tests are analyzed to see the difference. Based on the results of data analysis, no significant differences were found between computer-based and mobile-based exams. The use of this browser for exams using mobile phones can and is feasible to replace computer-based clients in terms of security, comfort, and ease of use.
Eka Fajar Rahmani
Edukasi: Jurnal Pendidikan, Volume 17, pp 198-211; doi:10.31571/edukasi.v17i2.1247

Abstract:AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi minat baca mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Tanjungpura terhadap artikel ilmiah, khususnya jurnal. Penelitian menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian yaitu mahasiswa semester 3 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Tanjungpura yang berjumlah 109 orang. Kuesioner digunakan sebagai alat pengumpul data penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh enam dari tujuh indikator minat membaca artikel pada jurnal ilmiah menunjukkan bahwa mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris tidak memiliki minat terhadap jurnal dengan persentase 86%. Indikator yang paling menunjukkan ketidakminatan mahasiswa terhadap jurnal adalah tingkat membaca artikel pada jurnal ilmiah menunjukkan 88% dari total responden tidak pernah membaca artikel pada jurnal ilmiah dalam satu semester.Abstract The research aims to determine and identify the interest in reading English Education students of FKIP Tanjungpura University towards scientific articles, especially journals. Research using descriptive methods. The research subjects were 109 semesters 3 students of the English Language Education Study Program at Tanjungpura University. The questionnaire was used as a research data collection tool. Data analysis techniques using descriptive analysis. Based on the results of the analysis, obtained from six of the seven indicators of interest in reading articles in scientific journals show that English Education students have no interest in journals with a percentage of 86%. The indicator that most shows students' lack of interest in journals is the level of reading articles in scientific journals showing 88% of the total respondents never read articles in scientific journals in one semester.
Ridho Dedy Arief Budiman, Nurbani Nurbani
Edukasi: Jurnal Pendidikan, Volume 17, pp 183-197; doi:10.31571/edukasi.v17i2.1305

Abstract:AbstrakTujuan penelitian untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Android dengan tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian yaitu mahasiswa semester IV Pendidikan TIK IKIP PGRI Pontianak. Metode penelitian menggunakan research and development dengan pendekatan ADDIE. Instumen penelitian menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu: (1) Media pembelajaran yang dikembangkan dapat diterapkan berdasarkan hasil pada tahapan analysis; (2) Media pembelajaran berhasil dirancang pada tahapan design; (3) Media pembelajaran yang telah divalidasi dilakukan perbaikan sesuai saran dari validator pada tahapan development; (4) Media pembelajaran berhasil diterapkan ke subjek penelitian pada tahapan implementation; dan (5) Subjek penelitian menyatakan “Setuju” dan “Lebih Efektif” penggunaan media pembelajaran yang dikembangkan dalam proses pembelajaran. AbstractThe research objective was to develop an Android-based learning media with stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of the research were the fourth-semester students of ICT Education at IKIP PGRI Pontianak. The research method used research and development with the ADDIE approach. The research instrument used a questionnaire. Data analysis techniques using descriptive-quantitative. The results of the research: (1) The developed learning media can be applied based on the results at the analysis stage; (2) Learning media successfully designed at the design stage; (3) The validated learning media is improved according to the suggestions from the validators at the development stage; (4) Learning media successfully applied to respondents at the implementation stage; and (5) Respondents stated "Agree" and "More Effective" in the use of instructional media developed in the learning process.
Yadi Ardiawan
Edukasi: Jurnal Pendidikan, Volume 17, pp 121-134; doi:10.31571/edukasi.v17i2.1293

Abstract:AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengukur pengaruh kemampuan berhitung dan kemampuan menyederhanakan bentuk aljabar terhadap kemampuan menyelesaikan masalah Trigonometri. Metode penelitian adalah deskriptif dengan bentuk penelitian studi hubungan. Populasi penelitian seluruh mahasiswa Pendidikan Matematika IKIP PGRI Pontianak yang mengambil mata kuliah Trigonometri tahun akademik 2017/2018 sebanyak 100 orang yang terbagi menjadi 3 kelas yaitu kelas AP, BP, dan CP. Sampel adalah mahasiswa kelas AP dengan teknik cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah tes kemampuan menghitung, menyederhanakan bentuk aljabar, dan menyelesaikan masalah Trigonometri dalam bentuk esai yang terdiri dari 5 butir soal untuk masing-masing tes. Teknik analisis data menggunakan uji parametrik. Hasil penelitian adalah: (1) Terdapat pengaruh yang positif antara kemampuan berhitung terhadap kemampuan menyelesaikan masalah Trigonometri sebesar 23,4%; (2) Terdapat pengaruh yang positif antara kemampuan menyederhanakan bentuk aljabar terhadap kemampuan menyelesaikan masalah Trigonometri sebesar 19,9%; dan (3) Terdapat pengaruh yang positif secara bersama-sama antara kemampuan berhitung dan kemampuan menyederhanakan bentuk aljabar terhadap kemampuan menyelesaikan masalah Trigonometri sebesar 29%. AbstractThe research aims to measure the effect of the ability to count and to simplify the form of algebra on the ability to solve Trigonometric problems. The research method was descriptive with a form of relationship study research. The research population was all students of Mathematics Education of IKIP PGRI Pontianak taking Trigonometry courses in the academic year 2017/2018 were 100 people divided into 3 classes, namely AP, BP, and CP classes. Samples are AP class students with a cluster random sampling technique. The measuring instrument used the ability to calculate tests, simplify the form of algebra, and solve Trigonometry problems in the form of essays consisting of 5 items for each test. Data analysis techniques used parametric. The results of the research: (1) There is a positive influence between the ability to count on the ability to solve Trigonometry problems by 23.4%; (2) There is a positive influence between the ability to simplify the form of algebra to the ability to solve Trigonometry problems by 19.9%; and (3) There is a positive influence jointly between the ability to count and the ability to simplify the form of algebra on the ability to solve trigonometric problems by 29%.
Rupus Kertinus, Yudi Darma, Wahyudi Wahyudi
Edukasi: Jurnal Pendidikan, Volume 17, pp 135-144; doi:10.31571/edukasi.v17i2.1252

Abstract:AbstrakPenelitian bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran problem-based learning terhadap pemahaman konsep dan pemecahan masalah materi hukum Archimedes di kelas XI IPA SMA Negeri 1 Ketungau Tengah. Penelitian menggunakan quasi-experimental designs dengan nonequivalent groups posttest only. Instrumen yang digunakan adalah butir soal pemahaman konsep berbentuk tes pilihan ganda dan pemecahan masalah berbentuk tes uraian. Populasi penelitian seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Ketungau Tengah tahun pelajaran 2018/2019. Sampel sebanyak 37 orang siswa yang terdiri dari dua kelas yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Analisis data menggunakan uji MANOVA dua arah. Hasil penelitian: (1) Kemampuan pemahaman konsep siswa cukup dan pemecahan masalah siswa baik setelah diterapkannya model pembelajaran problem-based learning; (2) Kemampuan pemahaman konsep siswa kurang dan pemecahan masalah siswa sangat kurang setelah diterapkannya model pembelajaran konvesional; dan (3) Terdapat pengaruh model pembelajaran problem-based learning terhadap pemahaman konsep dan pemecahan masalah materi hukum archimedes.AbstractThe research aims to examine the effect of the problem-based learning model of learning on concept understanding and problem-solving of Archimedes material in class XI IPA of SMA Negeri 1 Ketungau Tengah. The research used quasi-experimental designs with nonequivalent groups posttest only. The instrument used was a matter of understanding the concept in the form of multiple-choice tests and problem-solving in the form of description tests. The population of the research was all students of class XI IPA of SMA Negeri 1 Ketungau Tengah in the academic year 2018/2019. A sample of 37 students consisted of two classes taken cluster random sampling technique. Data analysis using the MANOVA two-way test. The results of the research: (1) The ability to understand students' concepts is sufficient and students' problem-solving is good after the application of the problem-based learning model; (2) The ability to understand students' concepts is lacking and students' problem-solving is very lacking after the application of conventional learning models; and (3) There is an influence of the problem-based learning model on the understanding of concepts and problem-solving in Archimedes material.
Nurhayati Nurhayati, Dwi Fajar Saputri, Syarif Lukman Hakim Assegaf
Edukasi: Jurnal Pendidikan, Volume 17, pp 145-158; doi:10.31571/edukasi.v17i2.1250

Abstract:AbstrakPenelitian bertujuan untuk menghasilkan perangkat instrumen penilaian untuk mengukur keterampilan proses sains pada materi optika, tekanan, dan getaran gelombang. Penelitian merupakan penelitian research and development dengan tahapan 4D yang dibatasi hanya menggunakan tiga tahapan yaitu tahap define, design, dan development. Instrumen penelitian berupa angket uji kelayakan soal yang ditujukan kepada validator dan angket respons siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX SMP Negeri yang ada di Kecamatan Sungai Kakap yang berjumlah 20 orang. Tes yang dikembangkan berbentuk pilihan ganda beralasan dan essay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Validitas atau kelayakan instrumen KPS yang dikembangkan berdasarkan pakar adalah valid dan layak digunakan; (2) Validitas butir soal instrumen penilaian KPS yang dikembangkan dengan kriteria valid; (3) Reliabilitas soal dari instrumen KPS sangat kuat untuk soal pilihan ganda materi optika dan getaran gelombang; reliabilitas kuat untuk soal materi tekanan; dan reliabilitas sedang untuk soal essay materi optika, tekanan, dan getaran gelombang; dan (4) Soal-soal yang dikembangkan dalam instrumen penilaian KPS didominasi soal dengan tingkat kesukaran kategori sedang. AbstractThe research aims to produce an instrument of assessment to measure science process skills in optical material, pressure and vibration waves. This research is a research and development study with 4D stages that are limited to only using three stages, namely the define, design, and development stages. The research instrument was in the form of questionnaire due diligence questions addressed to students' validators and questionnaires. The subjects were grade IX students of one of the 20 state junior high schools in Sungai Kakap. The developed test is in the form of multiple-choice reasoning and essay. The results of the study show that: (1) The validity or feasibility of the developed KPS instrument is valid and suitable for use; (2) The validity of items from the KPS assessment instruments developed with valid criteria; (3) The reliability of the questions from the KPS instrument is very strong for the matter of multiple-choice optical material and wave vibrations; strong reliability for matter of pressure material; and moderate reliability for optical material, pressure, and wave vibration essays; and (4) Questions developed in the KPS assessment instrument are dominated by problems with difficulty level medium category.