Gorontalo Fisheries Journal

Journal Information
ISSN / EISSN : 26141132 / 26142856
Current Publisher: Universitas Gorontalo (10.32662)
Total articles ≅ 13
Filter:

Latest articles in this journal

Ida Astuti
Gorontalo Fisheries Journal, Volume 1, pp 1-9; doi:10.32662/.v1i2.415

Abstract:Histamin merupakan senyawa turunan dari asam amino histidin yang banyak terdapat pada ikan. Asam amino ini merupakan salah satu dari sepuluh asam amino esensial yang dibutuhkan oleh anak-anak dan bayi tetapi bukan asam amino essensial bagi orang dewasa. Histamin akan berbahaya jika seseorang mengonsumsi ikan dengan kandungan histamin 50 mg/100 g daging ikan. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun belimbing wuluh terhadap histamin selama penyimpanan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan konsentrasi 0 sebagai control dan 10% sebagai perlakuan ekstrak dengan lama penympanan 4 hari dengan 3 kali ulangan. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap. Berdasarkan hasil pengujian histamin pada semua perlakuan didapatkan hasil kandungan histamin berkisar antara 33,02 - 48,58 mg/100 g. Kandungan histamin pada ikan cakalang fufu masih memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) ikan asap yaitu maksimum 100 mg/100 g.
Ahmad Fahrizal, Ratna Ratna
Gorontalo Fisheries Journal, Volume 1, pp 10-21; doi:10.32662/.v1i2.421

Abstract:Kegiatan pelelangan ikan di TPI Jembatan Puri atau PPI Klaligi berlangsung setiap hari demikian juga dengan limbah hasil pelelangan ikan sebagai hasil sampingan terbuang ke daerah sekitar PPI. Penelitian ini diharapkan dapat menekan beban lingkungan yang disebabkan oleh limbah yang berasal dari PPI Jembatan Puri, Kota Sorong. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi limbah yang dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan tepung ikan yang bersumber dari limbah PPI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen meliputi pembuatan tepung ikan dan berbahan limbah ikan dari PPI. Berdasarkan hasil identifikasi limbah perikanan di PPI Klaligi ditemukan limbah perikanan berupa limbah ikan tuna yaitu kepala, tulang, sirip, ekor, insang dan isi perut berupa usus. Limbah yang kedua yaitu limbah ikan cakalang berupa sirip, isi perut berupa usus, serta insang. Limbah ikan puri berupa kepala ikan puri, limbah ikan merah berupa sisik, sarta ikan sarden yang memiliki nilai ekonomi rendah. Hasil uji proksimat tepung berbahan limbah ikan pada penelitian ini menunjukkan bahwa tepung berbahan limbah ikan berdasarkan jenis ikan diperoleh kandungan yang berbeda. Dari hasil uji proksimat diperoleh kadar air, abu, lemak, protein, dan karbohidrat. Kandungan sisik ikan laut yang sudah dikeringkan secara umum adalah air 9.81%, abu 25,11%, protein 48,57%, lemak 4,98%, dan karbohidrat 11,46%. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung berbahan limbah ikan berdasarkan jenis ikan tuna, ikan cakalang, ikan teri dan ikan sarden serta sisik ikan kakap merah layak untuk digunakan sebagai bahan pakan berdasarkan kriteria bahan baku meliputi kandungan protein serta ketersediaan bahan untuk pembuatan tepung ikan.
Sri Yuningsih Noor, Meriyanti Ngabito
Gorontalo Fisheries Journal, Volume 1, pp 30-39; doi:10.32662/gfj.v1i2.437

Abstract:Danau Limboto kini berada pada kondisi yang sangat memperihatinkan karena mengalami proses penyusutan dan pendangkalan akibat sedimentasi dan tempat pembuangan sampah yang mengancam keberadaan ekosistem dimasa yang akan datang. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dilakukanlah penelitian dengan judul tingkat pencemaran Perairan Danau Limboto Gorontalo. Pengukuran beberapa parameter kualitas air dilakukan secara insitu pada 8 (delapan) stasiun yang dilakukan secara sampling dan analisis laboratorium beberapa parameter kualitas air dilakukan pada Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado. Tingkat pencemaran pada perairan Danau Limboto dihitung menggunakan indeks pencemaran Kirchoff 1991 dan indeks pencemaran logam berat menurut KepmenLH No. 115 Tahun 2003. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tingkat pencemaran stasiun 1, 2, 3, 4 dan 5 tergolong tercemar ringan dengan nilai indeks kimia kirchoff berkisar 59.13-70.64, sedangkan stasiun 6, 7 dan 8 tergolong tercemar sedang dengan nilai indeks kimia kirchoff berkisar 42.58-55.82. Tingkat pencemaran logamberat Pb dan Cd pada perairan Danau Limboto masih berada dalam kondisi normal dengan nilai indeks pencemaran logam 0≤PIj ≤1 yaitu memenuhi baku mutu (kondisi baik). Kata Kunci : Tingkat Pencemaran, Danau Limboto, Indeks Kirchoff
Nurul Auliyah, Yasin Umsini Oli'I
Gorontalo Fisheries Journal, Volume 1, pp 22-29; doi:10.32662/gfj.v1i2.436

Abstract:Ikan Huluu merupakan salah satu ikan air tawar yang dapat ditemukan di Danau Limboto. Kondisi perairan Danau Limboto yang terus menurun akibat sedimentasi dan limbah domestik. Akibat dari kondisi tersebut berdampak pada habitat organisme perairan termasuk ikan Huluu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat Kematangan Gonad (TKG) dan fekunditas ikan Huluu (Gurius margaritacea) di Danau Limboto. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan. Tingkat Kematangan Gonad diamati secara morfologi dan penentuan fekunditas diamati dengan metode volumetrik dan gravimetrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada TKG IV didominasi oleh ikan Huluu Betina. Fekunditas tertinggi yaitu 16866,7 butir dan terendah yaitu 1400 butir. Hubungan TKG dan fekunditas berbanding lurus, semakin tinggi TKG maka nilai fekunditas juga semakin tinggi. Kata Kunci : Ikan Huluu, TKG, Fekunditas, Danau Limboto
Henky Manoppo, Steelma Vivera Rantung
Gorontalo Fisheries Journal, Volume 1, pp 40-49; doi:10.32662/gfj.v1i2.458

Abstract:Tujuan kegiatan program kemitraan masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan produksi dan kualitas produksi kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) melalui pemberian pakan berimunostimulan. Metode kegiatan adalah penyuluhan dan pelatihan yang diberikan melalui tahapan penjelasan, diskusi, praktek dan pendampingan. Pelatihan diberikan dalam bentuk praktek 75% sedangkan teori 25% dengan alat bantu berupa laptop, infocus, audio visual, boardmarker. Dalam prtaktek, anggota-anggota pokdakan diajarkan cara membuat pakan dengan penambahan imunostimulan. Setelah empat bulan masa pemeliharaan, ikan yang diberi pakan dengan penambahan imunostimulan memiliki bobot tubuh sekitar 30% lebih besar dari ikan yang tidak diberi imunostimulan. Sebagai kesimpulan, penggunaan pakan dengan penambahan imunostimulan dapat meningkatkan produksi dan kualitas produksi akuakultur.Kata Kunci: Imunostimulan, Ragi Roti, Akuakultur, Pertumbuhan, PKM
Zhulmaydin Chairil Fachrussyah, Roy Bakari, Dadang Siswanto Alim, Jufriyanto Umar
Gorontalo Fisheries Journal, Volume 1, pp 50-59; doi:10.32662/gfj.v1i2.459

Abstract:Terumbu karang adalah salah satu ekosistem yang paling kompleks dan khas di daerah tropis. Produktivitas dan keanekaragaman hayati yang tinggi merupakan ciri dari ekosistem ini. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Oktober 2018. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis kondisi terkini terumbu karang yang meliputi; (1) Luas Tutupan terumbu karang hidup, (2) mengidentifikasi jenis terumbu karang di Desa Lowoo Kecamatan Posigadan Kabupaten Bolaanmongondow Selatan. Pengambilan data tutupan karang menggunakan metode line intercept transect (LIT) dan pengambilan data dilakukan pada 3 Stasiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutupan karang hidup di 3 Stasiun pengamatan ditemukan secara berurut adalah 39,8%, 49,3% dan 86,5% yang dikategorikan masing-masing stasiun I kategori sedang, StasiunII kategori sedang dan Stasiun III Kategori Sangat Baik. Di lokasi penelitian ditemukan 11 (Sebelas) genus karang yaitu Acropora hyacinthus, Acropora millepora putih, Acropora millepora, Acropora nobilis, Acropora palifera, Diploastrea heliopora, Euphylia cristata, Favia pallida, Poycarpa aurata, Sponge, dan Tubastrea micranatha yang tersebar di stasiun I ditemukan 4 (empat) genus, Stasiun II ditemukan 6 (enam) genus, dan stasiun III ditemukan 4 (empat) genusKata Kunci: Luas Tutupan, Karang, Jenis
Nurul Auliyah, Agus Blongkod
Gorontalo Fisheries Journal, Volume 1, pp 1-11; doi:10.32662/.v1i1.92

Abstract:Mangrove is one of vegetation on coastal where very important. The aim of research is to know the structure of community of mangrove forests in Dalapuli Barat Village Pinogaluman Sub-district, Bolaang Mongondow Utara District. The method to take the sample in this research is transek square method. The first sample plot is on the left of the path axis and the second sample plot is on the right of the path axis and then alternates. Sampling growth of 2 m x 2 m for the seedling phase, ie regeneration of trees that begin to increase until the power 1.5 m up to
Muhammad Umsini Putra, Iwan Iwan
Gorontalo Fisheries Journal, Volume 1, pp 33-42; doi:10.32662/.v1i1.104

Abstract:The purpose of this research is to know the productivity of the purse seine fishing gear, for skipjack (Katsuwonus pelamis) in the waters of Boalemo Regency. This research uses survey method. The results showed the highest CPUE value of skipjack (Katsuwonus pelamis) in 2012 was 9.83 tons / year and the lowest CPUE value in 2011 was 1.50 tons / year. MSY skipjack (Katsuwonus pelamis) is 3,112.45 ton / year but FMSY is only 705,55 trips. The utilization rate of skipjack (Katsuwonus pelamis) in Boalemo Regency waters is only 0.2636%. Keywords : Productivity, Purse seine, Skipjack, Boalemo District
Sri Yuningsih Noor, Rano Pakaya
Gorontalo Fisheries Journal, Volume 1, pp 51-57; doi:10.32662/.v1i1.106

Abstract:The purpose of this study was to determine the effect of the addition of probiotic EM4 (Evective Microorganism-4) in feed to growth and gouramy ointment (Osprhronemus gouramy) at the Freshwater Fish Seed Development Center in Gorontalo Province. The method of this research is experimental method and data processing using completely Randomized Design with 4 treatments 3 replicates. The treatment is done with different doses which in treatment A (Without Probiotic), B ( probiotic 1 cc), C (probiotic 2 cc), D (probiotic 3 cc). The parameters observed were growth rate, Feed Conversion (KP). Feed Efficiency (EP), and Absolute Length (PM). The data were tested continued using the LSD test (Least Significance Different). The results showed that the effect of giving EM4 probiotic with different dose to the growth rate of gouramy fish (Osprhronemus gouramy) gave a very real effect, and from the four research results it was found that treatment D with 3 cc dose was the highest value, followed by C 2 treatment cc, treatment B with a dose of 1 cc and the lowest is in treatment A (Control). Keywords : Probiotic EM-4, gouramy (Osprhronemus gouramy), Growth.
Meriyanti Ngabito, Sartika Rahim
Gorontalo Fisheries Journal, Volume 1, pp 58-69; doi:10.32662/.v1i1.107

Abstract:The objective of this study was to evaluate the influence of honey addition on sperm dillution process to eggs hatchability of catfish (Clarias sp.) in Gorontalo Fish Seed Centre. This study has been using completely randomized design with 4 threatments and 3 replications each of them. Treatment A: 0 ml; B: 0.70 ml; C: 0.75 ml; and D: 80 ml each of them was in 100 ml; 99.30 ml; 99.25 ml and 99.20 ml solution of NaCl. The results of this study showed that the highest of larvae survival was on treatment D (76,67%), followed by treatment C (71,11%) and B (65,56%), while the lowest was treatment A (61,11% ). The parameter of water quality which is measured were DO was 3,8 ppm , the temperature was 24,5 0C and pH was 6,67 . So it can be concluded that honey supplementation in sperm dilution has affect to the eggs hatchability and the growth of catfish larvae (Clarias sp). Keywords : Addition of Honey, Sperm Dilution, Hatching Egg, Catfish (Clarias sp)