Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat

Journal Information
ISSN / EISSN : 2580-2569 / 2656-0542
Current Publisher: Universitas Ahmad Dahlan (10.12928)
Total articles ≅ 182
Filter:

Latest articles in this journal

Sudirman Rizki Ariyanto, Anggara Sukma Ardiyanta, Soeryanto Soeryanto, Warju Warju, Rachmad Syarifudin Hidayatullah, Yelma Dianastiti
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 311-318; doi:10.12928/jp.v4i3.2263

Abstract:
Pandemi Covid-19 telah merubah pola belajar siswa di seluruh dunia yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka dan sekarang telah beralih menuju pembelajaran daring. Namun yang menjadi permasalahan adalah tidak semua sekolah siap untuk melaksanakan pembelajaran daring dalam waktu yang cukup lama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk melatih para peserta dalam: (1) menggunakan platform google classroom; (2) menggunakan platform zoom cloud meetings; dan (3) menggunakan web tool quizizz. Kegiatan PKM ini dilakukan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan. Subjek kegiatan atau perserta pelatihan berjumlah 50 orang guru. Waktu kegiatan dilaksanakan selama dua hari yakin tanggal 20 hingga 21 Maret 2020 yang diselenggarakan di SMK Dharma Bahari Surabaya. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah secara berurutan dari 50 orang guru sebanyak 34%, 50%, dan 8% peserta masuk kategori “sangat baik”, “baik” dan “cukup” dalam mengoperasikan google classroom, sedangkan 8% lainnya masuk dalam kategori “kurang”. Selanjutnya, secara berurutan sebanyak 40%, 52%, dan 2% peserta masuk kategori “sangat baik”, “baik” dan “cukup” dalam mengoperasikan zoom cloud meetings, sedangkan 6% lainnya masuk dalam kategori “kurang”. Kemudian, secara berurutan sebanyak 30%, 56%, dan 10% peserta masuk kategori “sangat baik”, “baik” dan “cukup” dalam mengoperasikan web tool quizizz, sedangkan 4% lainnya masuk dalam kategori “kurang”.
Vita Istihapsari, Aan Hendroanto
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 291-296; doi:10.12928/jp.v4i3.1254

Abstract:
Guru matematika di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, banyak yang mengalami kesulitan dalam menerapkan pembelajaran matematika berbasis Pendidikan Matematika Realistik (PMR) dan High Order Thinking Skills (HOTS). Banyak kendala yang dirasakan oleh guru sehingga perlu adanya pendampingan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran matematika berbasis PMR dan HOTS. Artikel ini mengulas tentang implementasi PMR dan HOTS pada kegiatan pembelajaran di kelas. Peserta pelatihan terdiri dari 54 guru dari 54 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Bantul. Implementasi dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok Timur, Barat, dan Selatan. Metode yang digunakan yaitu Lesson Study dalam kelompok beranggotakan 15-19 guru. Implementasi dilakukan sebanyak 3 kali di waktu yang berbeda dan sekolah yang berbeda pula. Hasil dari kegiatan ini yaitu para guru berhasil menyusun desain PMR dan HOTS yang diimplementasikan pada kegiatan pembelajaran matematika di kelas.
Hadi Suyono, Muhammad Nur Syuhada, Sumaryanto Sumaryanto
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 329-338; doi:10.12928/jp.v4i3.2802

Abstract:
Pelatihan merupakan tindakan efektif membangun kepribadian hardiness pada anggota karang taruna Sedya Bhakti. Tujuan dari program pelatihan ini adalah menumbuhkan pribadi anggota Karang Taruna Sedya Bhakti yang tangguh dalam rangka mengembangkan desa wisata edukasi. Metode yang digunakan merupakan pelatihan untuk meningkatkan hardiness. Caranya adalah melatih peserta mampu mengelola stres secara efektif, melatih kemampuan pemecahan masalah dan berfikir secara kreatif sehingga dapat membentuk kepribadian hardiness. Dalam pelatihan ini ada 15 anggota karang taruna Sedya Bhakti yang berpartisipasi dengan rentang usia 20 hingga 25 tahun. Jenjang pendidikan anggota karang taruna Sekolah Menengah Atas dan Strata 1. Hasil dari pelatihan ini diolah menggunakan analisa komparasi ujit-T dengan membandingkan tingkat hardines peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil yang diperoleh dengan nilai t sebesar -3,780 yang berarti terjadi peningkatan hardiness perserta setelah mengikuti kegiatan. Adanya peningkatan hardiness anggota karang taruna Sedya Bhakti dapat sebagai bekal utama menjalankan program pengembangan desa wisata edukasi secara mandiri.
Maman Surahman, Sugiyanto Sugiyanto, Rizky Drupadi, Deviyanti Pangestu
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 279-282; doi:10.12928/jp.v4i3.2838

Abstract:
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tuntutan perubahan paradigma guru dalam mengembangkan media pembelajaran sekolah dasar pada Kurikulum 2013 SD. Walaupun pemerintah telah menentukan KI dan KD untuk Kurukulum 2013 namun guru juga diharapkan mampu mengembangkan media pembelajaran untuk menunjang pembelajaran di kelas. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru sekolah dasar di Kota Bandar Lampung dalam merancang media pembelajaran di SD sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013, dan juga agar guru di Bandar Lampung diharapkan mampu mengembangkan media pembelajaran yang mengimplementasikan pelestarian budaya daerah Lampung.
Syaifullahil Maslul, Thonthowi Thonthowi, Fajar Fithroni, Alan Sadewa
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 347-354; doi:10.12928/jp.v4i3.2539

Abstract:
Pesantren merupakan salah satu khazanah dalam pendidikan Indonesia. Hal ini disebabkan model pendidikan yang berbeda dan alumni yang dihasilkan. Pondok Modern Darussalam Gontor adalah Pesantren yang telah berdiri sejak 1926. Model pendidikan dan peran alumni menjadi salah pertimbangan orang tua untuk memasukkan anaknya ke Pondok Modern Darussalam Gontor. Persayaratan masuk Pondok Modern Darussalam Gontor adalah kemampuan baca Al-Qur’an. Sebagai upaya untuk mempersiapkan calon santri diadakanlah pelatihan baca Al-Qur’an dan pendampingan calon santri. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada masa pandemi covid-19. Metode yang dipergunakan adalah metode sorogan daring dan mengirimkan materi video ke peserta. Untuk pendampingan dilaksanakan selama pendaftaran sampai pengumuman kelulusan. Pengabdian berjalan lancar dengan kelulusan peserta pelatihan sebesar 95,91%. Para peserta yang lulus menjadi santri Pondok Modern Darussalam Gontor.
Anisa Nur Andina, Esa Fatimatuz Zahra, Misbakhul Munirruddin
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 245-250; doi:10.12928/jp.v4i3.2794

Abstract:
Program pengabdian kepada masyarakat yang mengangkat tema pemanfaatan sosial media untuk digital marketing bagi anak berkebutuhan khusus. Progran ini bertujuan untuk mengakomodasi dan melatih anak berkebutuhan khusus untuk melakukan digital marketing terhadap produk yang telah mereka hasilkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam dua kegiatan yaitu pelatihan dan pendampingan. Pelatihan yang dilakukan adalah pelatihan mengambil foto serta pelatihan menggunakan sosial media untuk melakukan digital marketing secara baik dan benar. Faktor pendukung kegiatan ini adalah adanya kerjasama yang baik dari pihak SLB B Yakut Purwokerto sehingga segala yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan lancar, sedangkan untuk faktor penghambatnya tidak ada. Kesimpulan dari pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman terhadap digital marketing untuk anak berkebutuhan khusus yang dapat membantu dalam memasarkan produk yang telah dihasilkan.
Lina Handayani, Andi Jefry Meirandika, Hajijah Apriyanti, Annisa Qurrotul Aeni, Risti Evi Yuniastuti, Anne Dian Nugrahani, Fajar Adjie Prasetyo
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 305-310; doi:10.12928/jp.v4i3.1964

Abstract:
Aktivitas fisik merupakan suatu kegiatan menggerakkan anggota tubuh supaya lebih sehat. Aktivitas fisik sangat perlu dilakukan oleh mayarakat, karena dengan melakukan aktivitas fisik dapat meminimalisir terjadinya penyakit. Akan tetapi, saat ini masih banyak masyarakat yang belum sadar mengenai pentingnya aktivitas fisik bagi kesehatan. Melihat pentingnya aktivitas fisik untuk kesehatan tersebut sangatlah perlu dilakukan oleh masyarakat. Rendahnya kegiatan aktivitas fisik apabila terus dibiarkan, akan menjadi masalah yang harus segera ditanggulangi. Makan beraneka ragam merupakan pemenuhan zat gizi untuk bisa terpenuhinya sumber zat tenaga, zat pembangun, dan zat pengatur. Makanan yang beragam menggunakan berbagai jenis bahan makanan yang dapat memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan. Oleh karena itu, masih perlu adanya edukasi kepada masyarakat untuk menanggulangi permasalahan tentang aktivitas fisik dan makan beraneka ragam. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan edukasi program kesehatan kepada masyarakat tentang aktivitas fisik dan makan beraneka ragam supaya hidup menjadi lebih sehat. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah berupa kegiatan penyuluhan (diskusi dan tanya jawab), kegiatan senam, serta kegiatan pemasangan spanduk. Hasil dari pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan berjalan dengan lancar dan baik. Ibu-ibu yang hadir dalam kegiatan tersebut mempunyai antusias yang tinggi serta sangat aktif dalam mengikuti program yang telah dilakukan. Dengan adanya program pengabdian masyarakat masyarakat menjadi lebih mengetahui akan pentingnya aktivitas fisik dan makan beraneka ragam.
Kurniana Bektiningsih, Trimurtini Trimurtini, Muslikah Muslikah, Florentina Widihastrini, Sri Susilaningsih
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 259-266; doi:10.12928/jp.v4i3.2868

Abstract:
Sekolah Dasar Inklusi satu-satunya di Kecamatan Pringapus yaitu SD N Klepu 02 memiliki kendala dalam pelaksanaan pendidikan inklusi karena tidak ada guru pendamping khusus. Di setiap kelas ada dua sampai empat Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang perlu dilayani secara khusus karena kebanyakan belum cakap dalam hal membaca dan menulis. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan para guru dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilannya dalam mengelola pembelajaran bagi ABK khususnya dalam melayani pembelajaran dengan sistem Belajar dari Rumah (BDR) di masa pandemic covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini melalui pelatihan dan pendampingan bagi para guru SDN Klepu 02. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan guru tentang berbagai model pendidikan inklusi dari rata-rata skor 50 menjadi 76. Sedangkan model pengembangan kurikulum yang diimplementasikan di SDN Klepu 02 adalam model modifikasi dan model substitusi. Pembelajaran bagi siswa BDR yang diselenggarakan dalam masa pandemic covid-19 di SDN Klepu 02 dengan aspek menonjol yang tampak adalah melibatkan peran orangtua dan lingkungan belajar siswa (84%), fokus pada literasi dan numerasi, perilaku hidup sehat, spiritual keagamaan, penguatan karakter dan budaya (78%), serta menyederhanakan materi pokok dalam sub-sub materi agar terarah (78%).
Yuliani Aisyah, Raida Agustina, Dewi Yunita
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 297-304; doi:10.12928/jp.v4i3.1951

Abstract:
Provinsi Aceh merupakah salah satu daerah yang terkenal dengan berbagai jenis masakan tradisional yang sangat banyak menggunakan rempah-rempah dan bumbu dasar. Jenis masakan Aceh yang sudah sangat terkenal antara lain Mie Aceh, Nasi Goreng Aceh, Kari Aceh, Ayam Tangkap Aceh dan lain-lain. Mitra dalam kegiatan ini adalah unit usaha yang memproduksi bumbu bubuk instan “Meurasa” masakan khas Aceh. Permasalahan utama didalam memproduksi bumbu bubuk instan adalah pada proses pengeringan bahan bumbu, penggilingan, dan pengemasan bumbu. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengintroduksi beberapa teknologi yaitu berupa alat pengering tenaga surya dengan solar cell, mesin penggiling (grinder machine) dan mesin pengemas (sealer machine). Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup beberapa metode yaitu penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi. Hasil pelaksanan kegiatan pengabdian kepada masyarakat antara lain telah terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang alat pengering, mesin penggiling bumbu (grinder machine), dan mesin pengemas (sealer machine) pada mitra, telah dapat memperbaiki mutu produk, daan terjadi peningkatan jumlah produk yang dihasilkan sekaligus dapat memperluas pemasaran dengan peningkatan jumlah produk yang disuplai ke outlet-outlet dan swalayan.
Teti Sukmawati, Dwi Yulianti, Nabila Fanda Syafitri, Anggi Triya Septiani, Nurhafisah Nurhafisah, Syamsu Hidayat
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 319-328; doi:10.12928/jp.v4i3.2008

Abstract:
Gizi yang baik merupakan pondasi kesehatan untuk itu perlunya pemenuhan gizi di keluarga, pemenuhan gizi harus dimulai sejak dini yaitu saat mulai dalam kandungan, bayi, balita karena pemenuhan gizi sangat berpengaruh untuk pertumbuhan dan perkembangan. Kadarzi merupakan keluarga yang dapat mengetahui mencegah dan mengatasi permasalahan gizi di dalam suatu keluarga dengan mempertimbangkan lima indicator kadarzi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan sample masyarakat dusun plumbon RT 1-6 dan RT 34 dengan jumlah sample 52 Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan di dapatkan kesimpulan bahwa masyarakat di daerah tersebut belum sepenuhnya menerapkan perilaku Kadarzi. Intervensi yang dilakukan adalah dengan metode penyuluhan kepada masyarakat menggunakan media ceramah, slide power point, poster dan leaflet. Dampak dari intervensi tersebut, adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang kadarzi khususnya terkait konsumsi suplemen gizi dan vitamin A.
Back to Top Top