Journal Information
ISSN / EISSN : 14121948 / 26553422
Current Publisher: Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (10.32530)
Total articles ≅ 21
Filter:

Latest articles in this journal

Yulia Chyntia Hariati, Alvino Muktila Zendy, Ahmad Husein Harahap, Wahyu Wahyu, Irwan A, Jamaluddin Jamaluddin, Yuni Ernita, Sandra Melly, Muhammad Riza Nurtam
Published: 29 February 2020
LUMBUNG, Volume 19, pp 1-12; doi:10.32530/lumbung.v19i1.198

Abstract:
Pengupasan kulit kopi sangat berpengaruh pada kualitas kopi yang dihasilkan. Kendala yang dihadapi dalam pengupasan kopi tradisional adalah waktu dan energi yang digunakan terlalu besar. Alat pengupas kopi berfungsi untuk mengupas atau memisahkan kulit kopi dari biji kopi dan diharapkan bisa membantu petani dalam mengupas hasil dengan maksimal dan efektif. Alat pengupas kopi berkapasitas 200 kg/jam. Hasil analisa ekonomi teknik alat pengupas kopi didapat biaya tetap Rp. 1.179.630/tahun, biaya tidak tetap Rp. 16.069/jam, biaya pokok Rp. 82/kg dan Break Event Point (BEP) 1.567 kg/tahun.
Mukhlis Mukhlis
Published: 29 February 2020
LUMBUNG, Volume 19, pp 40-47; doi:10.32530/lumbung.v19i1.205

Abstract:
Penelitian ini didasarkan pada sistem pertanian terpadu yang merupakan sistem pertanian yang didasarkan pada konsep daur ulang biologis antara tanaman, perikanan dan ternak. Implementasi sistem integrasi padi-sapi mampu memberikan manfaat bagi penggunaan pupuk kandang yang dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya produksi dan meningkatkan pendapatan petani. Jerami padi tidak digunakan secara optimal, mahal dan ketersediaan pupuk urea yang langka, limbah ternak belum dimanfaatkan dengan baik dan limbah kulit kakao belum digunakan sebagai pakan ternak. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui peningkatan keuntungan usaha tani dari adopsi sistem usaha tani terpadu dibandingkan dengan sistem konvensional dan 2) untuk menganalisis kelayakan usaha tani dengan penerapan sistem usaha tani terpadu dan sistem konvensional. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Penerimaan dan keuntungan dari usaha tani konvensional kepada usaha tani dengan sistem pertanian terpadu adalah meningkat. Peningkatan penerimaan selama 6 bulan dari Rp 675 juta menjadi Rp 792,12 juta yaitu meningkat sebesar Rp 117,12 juta atau sebesar 17,35%. Peningkatan keuntungan selama 6 bulan dari Rp 203,57 juta menjadi Rp 259,02 yaitu meningkat sebesar Rp 55,45 juta atau setara dengan 27,24%. 2) Nilai R/C ratio dan profitabilitas dari usaha tani sistem integrasi padi-sapi terintegrasi sebesar 1,49 dan 48,59%. Sedangkan nilai R/C ratio dan profitabilitas usaha tani sapi potong dengan pemeliharaan secara konvensional 25 ekor selama enam bulan adalah sebesar 1,43 dan 43,18%. Nilai R/C ratio dan profitabilitas menunjukkan bahwa bisnis ini layak.
Yurni Sari Amir, Prima Silvia Noor, Muthia Dewi, Toni Malvin, Syofyan Syofyan
Published: 29 February 2020
LUMBUNG, Volume 19, pp 48-57; doi:10.32530/lumbung.v19i1.221

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Muhammad Adam, Arif Rahma Surya, Rahayu Wilujeng, Sri Aulia Novita, Fithra Herdian, Hendra Hendra, Indra Laksmana
Published: 29 February 2020
LUMBUNG, Volume 19, pp 13-29; doi:10.32530/lumbung.v19i1.199

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Asrul Asrul, I Nyoman Pugeg Aryantha
Published: 29 February 2020
LUMBUNG, Volume 19, pp 30-39; doi:10.32530/lumbung.v19i1.204

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Ramond Siregar, Nelzi Fati, Yun Sondang
Published: 31 August 2019
LUMBUNG, Volume 18, pp 98-104; doi:10.32530/lumbung.v18i2.183

Abstract:
Tanaman bangun-bangun (Coleus amboinicus L.) mengandung kalium, karbohidrat, dan energi yang tinggi, serta minyak atsiri dengan kandungan carvakrol, isoprofil-o-kresol dan fenol. Secara farmakologi, tanaman ini mengandung beberapa bahan aktif yang bersifat menghilangkan sakit, penurun panas, dan antiseptik, penyegar, dan penambah semangat. Cara pengeringan berpengaruh terhadap tanaman, selain itu bahwa pengeringan bahan tanaman yang kurang tepat akan merusak komponen bahan aktif sehingga menurunkan mutunya. Penelitian ini dilakukan di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, bahan yang digunakan adalah daun bangun-bangun segar yang dikeringkan dengan 4 (empat) cara pengeringan yaitu: kipas angin, oven, udara dan matahari. Daun bangun-bangun yang telah dikeringkan selanjutnya dianalisa di laboratorium kimia. Percobaan dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Hasil analisa laboratorium kimia menunjukkan bahwa perlakuan metode pengeringan daun bangun-bangun berpengaruh sangat nyata pada kandungan protein kasar, serat kasar dan fenol. Pengeringan kering matahari menunjukkan kadar protein tertinggi (20,48%) dan pengeringan kipas angin menunjukkan kadar protein terendah (12,65%). Pengeringan kering oven menunjukkan kadar serat kasar tertinggi (17,21%) dan kipas angin menunjukkan kadar serat kasar terendah (13,05%). Pengeringan kipas angin menunjukkan kadar total fenol tertinggi (8.400 ppm) dan oven menunjukkan terendah (2.100 ppm).
Sukarman Hadi Jaya Putra, Maryani Jeclin
Published: 31 August 2019
LUMBUNG, Volume 18, pp 60-73; doi:10.32530/lumbung.v18i2.158

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Nelvia Iryani Iryani, Syaiful Anwar
Published: 31 August 2019
LUMBUNG, Volume 18, pp 74-86; doi:10.32530/lumbung.v18i2.99

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Amrizal Amrizal, Fazlimi Fazlimi, Deswani Panggabean
Published: 31 August 2019
LUMBUNG, Volume 18, pp 54-59; doi:10.32530/lumbung.v18i2.145

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Yurni Sari Amir, Muthia Dewi, Prima Silvia Noor, Toni Malvin, Egip Putra
Published: 31 August 2019
LUMBUNG, Volume 18, pp 105-111; doi:10.32530/lumbung.v18i2.184

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Back to Top Top