Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan

Journal Information
ISSN / EISSN : 2580-541X / 2614-3356
Total articles ≅ 98
Filter:

Latest articles in this journal

Ferlistya Pratita Rari, Jamalludin Jamalludin, Putri Nurokhmah
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan, Volume 6, pp 1-13; https://doi.org/10.32630/sukowati.v6i1.254

Abstract:
Indikator kesejahteraan penduduk tidak hanya diukur berdasarkan moneter, tetapi juga kesejahteraan subjektif atau kebahagiaan. Penelitian mengenai kebahagiaan sudah banyak dilakukan, baik di negara maju maupun berkembang. Namun, belum terdapat penelitian yang membahas tentang tingkat kebahagiaan generasi sandwich. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perbedaan tingkat kebahagiaan generasi sandwich dan non-generasi sandwich berdasarkan jumlah anggota keluarga yang ditanggung, waktu luang yang dimiliki, kondisi kesehatan, serta jumlah pendapatan rumah tangga per bulan. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data terhadap 2 kelompok: generasi sandwich dan non-generasi sandwich yang terdiri dari 158 responden survei di 4 Provinsi di Indonesia, yaitu Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Aceh, Jawa Barat, dan Jawa Tengah dan 3 orang informan. Penelitian ini mengombinasikan metode kuantitatif (analisis regresi jalur) dan kualitatif (wawancara mendalam). Temuan dalam penelitian adalah: (1) Tidak terdapat perbedaan tingkat kebahagiaan antara generasi sandwich dan non-generasi sandwich, (2) Variabel yang berpengaruh langsung terhadap kebahagiaan adalah kesehatan dan pendapatan, sedangkan jumlah tanggungan keluarga dan waktu luang tidak berpengaruh langsung, (3) Keberadaan orang tua tidak membuat generasi sandwich merasa terbebani.
Kartika Eka Pratiwi
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan, Volume 5, pp 63-77; https://doi.org/10.32630/sukowati.v5i1.240

Abstract:
Narasi pembangunan pertanian terkait diversifikasi maupun spesialisasi di negara berkembang masih menjadi perdebatan. Penelitian ini menganalisis determinan keputusan diversifikasi menurut karakteristik rumah tangga pertanian tanaman pangan di Indonesia dan menentukan karakteristik rumah tangga yang perlu mendapat intervensi terkait diversifikasi pertanian. Dengan menggunakan analisis regresi logistik, diperoleh hasil bahwa petani memutuskan diversifikasi saat kondisi terbatas dari sisi pendapatan, kepemilikan lahan bukan milik sendiri serta kondisi tanaman yang buruk akibat serangan hama. Ketika kondisi lebih stabil misal usia semakin matang, nilai produksi yang sudah meningkat dan sudah memiliki lahan pertanian milik sendiri, mereka cenderung memilih menanam satu jenis tanaman. Diversifikasi menjadi salah satu solusi untuk menjaga supply chain akan kebutuhan pokok tetap stabil sehingga ketahanan pangan pun akan terpenuhi.
Ahmad Ayis, Lilik Sugiharti
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan, Volume 5, pp 78-92; https://doi.org/10.32630/sukowati.v5i1.255

Abstract:
The problem in the labor sector of a country is not only unemployment. Underemployment also needs attention, because this is a picture of whether the labor market is efficient or not. The purpose of this study was to analyze the influence of people and their occupation on the chances of being underemployed in rural areas of Central Java. The analysis in this study was carried out using the binary logistic regression method on the SAKERNAS August 2019 data. The unit observation in this study was the working population aged 15-65 years. The results showed that a female worker, youth, and no education or not completing basic education had the highest chance of being underemployed in rural Central Java. Furthermore, part of the rural unemployed can also be seen by their work. A worker in a business field, working in the informal sector, and government and private institutions has a greater chance of being underemployed. In general, job training and work experience have not been able to reduce the chances of becoming unemployed in rural Central Java.
Dwi Rizky Syaifullah, Diah Mekita Sari
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan, Volume 5, pp 125-140; https://doi.org/10.32630/sukowati.v5i1.262

Abstract:
Ketimpangan antar kabupaten/kota yang tinggi menjadi salah satu penyebab tingginya ketimpangan pendapatan dan tidak optimalnya pertumbuhan ekonomi di Provinsi NTT. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran ketimpangan antar kabupaten/kota serta antar pulau dan faktor-faktor yang mempengaruhi posisi ekonomi kabupaten/kota di Provinsi NTT. Penelitian ini menggunakan data dari publikasi Provinsi Nusa Tenggara Timur Dalam Angka dan situs web DJPK. Analisis deskriptif pada penelitian ini menggunakan Indeks Theil untuk melakukan dekomposisi ketimpangan pendapatan dan Tipologi Klassen untuk mengklasifikasikan posisi ekonomi. Sementara itu, analisis inferensia menggunakan Regresi Logistik Multinomial untuk menganalisis determinan dari posisi ekonomi kabupaten/kota di Provinsi NTT. Analisis dengan Indeks Theil menunjukkan bahwa penyebab utama ketimpangan antar kabupaten/kota di Provinsi NTT adalah ketimpangan di antara kabupaten/kota dalam masing-masing pulau, sedangkan ketimpangan antar pulau relatif rendah. Terpusatnya perekonomian di beberapa kabupaten/kota dalam masing-masing pulau menjadi penyebab tingginya ketimpangan pendapatan antar daerah di Provinsi NTT. Kualitas SDM berpengaruh signifikan untuk meningkatkan kecenderungan kabupaten yang berada pada posisi ekonomi daerah tertinggal menjadi klasifikasi daerah yang cepat maju dan cepat tumbuh atau daerah maju tetapi tertekan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas SDM merupakan cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi ketimpangan pendapatan antar kabupaten/kota di Provinsi NTT.
Gusti Anom Wijaya
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan, Volume 5, pp 108-124; https://doi.org/10.32630/sukowati.v5i1.261

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur realisasi penerimaan pajak hotel dan restoran, efektivitas realisasi penerimaan pajak hotel dan restoran, tingkat pertumbuhan pajak hotel dan restoran, dan pengaruh jumlah kunjungan wisatawan terhadap penerimaan pajak hotel dan restoran di Kabupaten Toraja Utara. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis target dan realisasi pajak hotel dan restoran, efektivitas pajak hotel dan restoran, pertumbuhan pajak hotel dan restoran, peramalan pajak hotel dan restoran serta analisis SWOT. Penelitian dilakukan selama tahun 2009 hingga 2019. Hasil penelitian membuktikan bahwa realisasi penerimaan pajak hotel dan restoran terus mengalami penurunan. Meskipun mengalami penurunan hasil analisis efektivitas secara rata-rata dikategorikan sangat efektif. Pertumbuhan pajak hotel dan restoran selalu mengalami pertumbuhan positif kecuali pada tahun 2019. Hasil penelitian ini juga mendapatkan hasil bahwa jumlah kunjungan wisatawan berpengaruh signifikan terhadap realisasi penerimaan pajak hotel dan restoran.
Salsabila Almas Nadhifa, Sudaryanti Sudaryanti
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan, Volume 5, pp 150-162; https://doi.org/10.32630/sukowati.v5i1.274

Abstract:
Masyarakat difabel masih merasa kesulitan saat melakukan uji aksesibilitas terhadap sejumlah fasilitas Pasar Klewer pasca revitalisasi. Ketersediaan fasilitas Pasar Klewer belum sesuai dengan undang-undang dan peraturan daerah yang mengatur kesetaraan difabel. Apabila pemerintah daerah telah responsif, maka keluhan dari difabel dapat diatasi dengan baik sehingga fasilitas difabel di Pasar Klewer dapat tersedia sesuai standar aksesibilitas. Penelitian ini perlu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana responsivitas pemerintah atas kebutuhan difabel. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responsivitas Dinas Perdagangan dalam penyediaan fasilitas difabel di Pasar Klewer digambarkan melalui 4 indikator responsivitas menurut Agus Dwiyanto: (1) Sikap Dinas Perdagangan dalam merespon keluhan dan masukan dari difabel; (2) Penggunaan keluhan dan masukan dari difabel sebagai referensi perbaikan di masa datang; (3) Tindakan Dinas Perdagangan untuk memberikan kepuasan kepada difabel; (4) Penempatan difabel oleh Dinas Perdagangan dalam sistem perencanaan pembangunan pasar.
Kadir Kadir, Octavia Rizky Prasetyo
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan, Volume 5, pp 93-107; https://doi.org/10.32630/sukowati.v5i1.258

Abstract:
Pengukuran skala pengalaman kerawanan pangan (FIES) yang dikhususkan pada populasi rumah tangga pertanian belum pernah dilaporkan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengukuran FIES untuk mengestimasi prevalensi kejadian kerawanan pangan pada rumah tangga pertanian melalui uji coba Survei Pertanian Terintegrasi (SITASI) di tiga provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat pada 2020. SITASI mengobservasi 1,300 sampel rumah tangga di tiga provinsi tersebut. Pengukuran FIES diterapkan pada pelaksanaan survei untuk mengestimasi prevalensi kerawanan pangan, baik secara persentase maupun jumlah absolut. Estimasi dilakukan dengan menggunakan penimbang survei yang diperoleh dari rancangan penarikan sampel acak bertingkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran FIES dapat diterapkan pada rumah tangga pertanian melalui SITASI. Semua asumsi yang mendasari validitas pengukuran FIES terpenuhi. Secara total, tingkat prevalensi kerawanan pangan moderat hingga parah di tiga provinsi lokasi uji coba hanya sebesar 1,12 % dari total rumah tangga pertanian. Sementara itu, prevalensi kerawanan pangan parah hanya sebesar 0,12 %. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa kejadian kerawanan pangan cukup jarang terjadi pada rumah tangga pertanian. Meskipun begitu, secara absolut jumlahnya masih cukup signifikan sehingga diperlukan upaya intervensi, antara lain, melalui peningkatan produktivitas usaha pertanian, peningkatan skala usaha pertanian, dan bantuan sosial untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar makanan.
Made Agus Sugianto
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan, Volume 5, pp 141-149; https://doi.org/10.32630/sukowati.v5i1.269

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor pendukung dan penghambat upaya pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Desain penelitian ini adalah studi literatur yang dilaksanakan pada bulan September sampai dengan Oktober 2019. Analisis data secara deskriptif yang bersumber dari laporan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kabupaten Badung. Kabupaten Badung merupakan daerah yang paling rawan narkoba karena sudah ditemukan sebanyak 34 kasus narkoba, kasus ini tersebar di kecamatan 6 kecamatan yaitu kecamatan Kuta, Kuta Selatan, Kuta Utara, Mengwi dan Abiansemal. Pecandu narkoba paling banyak ditemukan pada pekerja swasta dan pengusaha, dengan kisaran umur antara 21 sampai dengan 30 tahun. Adanya peluang seperti Pararem pencegahan pemberantasan narkoba, terintegrasinya kurikulum pendidikan dengan program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba serta tersedianya layanan kesehatan paripurna bagi pecandu narkoba di Kabupaten Badung. Tantangan yang dihadapi adalah banyaknya tempat hiburan malam sebagai tempat peredaran narkoba dan munculnya stigma dan sangsi adat bagi pecandu narkoba, maka perlu melakukan razia secara teratur pada tempat-tempat hiburan malam oleh BNN dan instansi terkait guna membatasi peredaran narkoba.
Dyah Makutaning Dewi, Muhammad Zaky Nafi', Nasrudin Nasrudin
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan, Volume 5, pp 38-50; https://doi.org/10.32630/sukowati.v5i2.235

Abstract:
Pandemi Coronavirus Disease-2019 (Covid-19) merupakan kejadian yang tidak biasa. Adanya Covid-19 membuat masyarakat ragu dalam melakukan investasi. Hal ini dikarenakan kondisi perekonomian dunia tidak sedang dalam kondisi baik. Investasi emas merupakan salah satu investasi yang cukup aman di masa pandemi Covid-19. Logam mulia tersebut banyak dipilih karena mayoritas masyarakat telah familiar terhadap emas serta mudah dijangkau. Selain itu, dikarenakan harga emas cenderung stabil dan jarang mengalami penurunan harga, justru saat ini mengalami peningkatan harga dalam waktu yang singkat. Salah satu cara untuk mengetahui gambaran harga emas di Indonesia agar masyarakat tertarik melakukan investasi logam mulia tersebut adalah melakukan peramalan dengan menggunakan metode ARIMA Box-Jenkins. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh prediksi harga emas di Indonesia selama 30 hari ke depan. Hasil analisis menunjukkan bahwa didapatkan model ARIMA (1,1,1) sehingga dapat disimpulkan bahwa prediksi harga emas 30 hari ke depan terus mengalami peningkatan dengan persentase kesalahan training data sebesar 1,005 persen serta validasi ramalan dari testing data sebesar 3,93 persen.
Dodi Satriawan
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan, Volume 5, pp 51-58; https://doi.org/10.32630/sukowati.v5i2.243

Abstract:
Merokok merupakan kebiasaan yang dapat merusak kesehatan dan dapat menyebabkan berbagai macam penyakit yang dapat berakibat kepada terjadinya morbiditas maupun mortalitas dimana Angka Kematian Kasar (CDR) merupakan salah satu parameter mortalitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Angka Kematian Kasar di Indonesia serta gambaran penduduk yang merokok di Indonesia menurut jenis kelamin, kegiatan seminggu terakhir, keluhan kesehatan dan kebiasaan merokok satu bulan terakhir dan sebelum satu bulan terakhir. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data SUSENAS Maret 2019 dan analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa penurunan CDR Indonesia lebih cepat dibandingkan Dunia. Dari hasil olah data SUSENAS tahun 2019 diketahui bahwa mayoritas kebiasaan merokok dilakukan oleh laki-laki dan hanya sebagian kecil perempuan, hanya sebagian kecil saja dari perokok aktif yang mengalami keluhan kesehatan namun terjadi kecenderungan peningkatan persentase keluhan kesehatan bagi penduduk yang punya kebiasaan merokok yang dilakukan setiap hari sebelum satu bulan terakhir (periode pencacahan SUSENAS), serta terdapat sejumlah perokok aktif yang merokok setiap hari dari kalangan penduduk yang berstatus mengurus rumah tangga.
Back to Top Top