Pedagogik: Jurnal Pendidikan

Journal Information
ISSN / EISSN : 1693-7856 / 2355-3537
Published by: Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (10.33084)
Total articles ≅ 81
Filter:

Latest articles in this journal

Meilani Dina Pangestika, Atiqa Sabardila
Pedagogik: Jurnal Pendidikan, Volume 16, pp 25-39; doi:10.33084/pedagogik.v16i1.1461

Abstract:
Indonesia telah dihadapkan pada krisis moral oleh sebab itu kita sebagai generasi bangsa harus melestarikan pendidikan karakter pada generasi bangsa selanjutnya melalui ekstrkurikuler di sekolah formal, dengan demikian peserta didik secara tidak langsung akan memahami arti penting pendidikan karakter dan implementasinya dalam kehidupan sehari- hari. Salah satu ekstrakurikuler yang mengajarkan pendidikan karakter serta sesuai dengan keadaan peserta didik adalah ekstrakurikuler pramuka, metode penyampaain yang di berikan sangat relevan dengan keadaan peserta didik. Teknik pengajaran dalam ekstrakurikuler pramuka kreatif, inovatif dan juga melatih keterampilan peserta didik.
Yeni Sriyeni, Septi Gumiandari
Pedagogik: Jurnal Pendidikan, Volume 16, pp 40-44; doi:10.33084/pedagogik.v16i1.1863

Abstract:
Penelitian ini menjelaskan tentang proses pemahaman bahasa Inggris yang dibatasi atas anak usia dinidilihat dari segi psikolinguistik. Tujuan dari penganalisaan ini untuk menjelaskan dan menggambarkan, bagaimana sistem pembelajaran bahasa Inggris untuk anak usia 3-7tahun. Kualitatif deskripif adalah metode yang dipakai untuk penelitian ini, data diambil dari hasil wawancara langsung terhadap sampel, dan mengamati timbal balik sampel setelah diberikan beberapa kosa kata. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu: pembelajaran bahasa Inggris pada anak usia dini jika ditinjau dari segi psikolinguistik, usia anak dapat mempengaruhi proses cepat lambatnya penyerapan bahasa, karena saat anak masih berusia dini otak mereka hal yang diingat masih sedikit. Anak dapat mengingat kosa kata baru lebih mudah namun metode yang digunakan dalam proses pengenalan bahasa Inggris harus sesuai, sehingga tercapai tujuan yang diharapkan.
Chrismonika Ayu Wulandari, Rita Rahmaniati, Nurul Hikmah Kartini
Pedagogik: Jurnal Pendidikan, Volume 16, pp 1-11; doi:10.33084/pedagogik.v16i1.2331

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan aktivitas belajar peserta didik kelas V/B SDN 4 Pahandut Palangaka Raya Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament, (2) Mendeskripsikan keterampilan kolaborasi peserta didik kelas V/B SDN 4 Pahandut Palangka Raya dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament, (3) Meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V/B SDN 4 Pahandut Palangka Raya Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V/B SDN 4 Pahandut Palangka Raya Tahun Pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 14 orang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, angket dan tes. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Aktivitas belajar peserta didik dengan menggunakan model Teams Games Tournamen pada kelas V/B SDN 4 Pahandut mencapai kriteria baik. (2) Keterampilan kolaborasi peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournamen meningkat dan mencapai kriteria sangat tinggi. (3) Ada peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model Teams Games Tournamen pada kelas V/B SDN 4 Pahandut.
Lina Rahmawati, Septi Gumiandari
Pedagogik: Jurnal Pendidikan, Volume 16, pp 54-61; doi:10.33084/pedagogik.v16i1.1876

Abstract:
Gaya belajar pada mahasiswa dinilai sangat penting untuk proses pembelajaran dan hasil belajar, disamping itu juga juga dosen memiliki peran penting dalam menerapkan proses belajar pada mahasiswa yang telah disesuaikan dengan gaya belajar mahasiswa. Dari penelitian yang telah dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis gaya belajar dan hasilnya pada mahasiswa program studi bahasa inggris kelas F IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Pada penelitian kali ini disebut dengan penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan angket/kuesioner kepada mahasiswa prodi bahasa inggris kelas F, yang mana kuesioner tersebut berisikan beberapa pernyataan yang telah disesuaikan dengan teori gaya belajar, yaitu visual, kinestetik dan auditorial. Pada penelitian ini terdapat 28 mahasiswa yang mengisi kuesioner dan didapatkan hasil bahwa dari 28 mahasiswa tersebut, 16 diantaranya memiliki gaya gaya belajar visual, 3 diantaranya mempunyai gaya belajar auditorial, dan 19 mahasiswa mempunyai gaya belajar kinestetik, selain itu juga ada beberapa mahasiswa memiliki lebih dari satu gaya belajar/gaya belajar campuran. Dapat dilihat bahwa gaya belajar visual mendominasi disbanding gaya belajar yang lainnya. Karena pada dasarnya, mahasiswa memiliki karakteristik cara dalam menerima informasi lebih dari satu, namun tetap hanya satu cara saja yang akan lebih menonjol pada setiap mahasiswa. Berdasarkan hasil tersebut menyatakan bahwa cara belajar yang dimiliki setiap mahasiswa atau setiap individu tentunya akan sangat berbeda beda.
Syarah Veniaty
Pedagogik: Jurnal Pendidikan, Volume 16, pp 12-24; doi:10.33084/pedagogik.v16i1.1887

Abstract:
Fenomena diglosia merupakan situasi penggunaan ragam bahasa yang secara bersama-sama atau bergantian dalam satu proses komunikasi. Ciri komunikasi yang termasuk ke situasi diglosia atau diglostik adalah saat ragam bahasa tinggi (T) digunakan bersamaan dengan ragam bahasa rendah (R) oleh sekelompok penutur bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan fenomena diglosia yang terjadi di kalangan mahasiswa IAIN Palangka Raya dalam proses belajar-mengajar. Objek penelitian adalah tuturan mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan metode pengamatan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data melalui teknik padan referensial dan translasional. Sedangkan penentuan maknanya menggunakan metode kontekstual. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa situasi penggunaan bahasa pada mahasiswa IAIN Palangka Raya mengalami situasi diglostik, yakni penggunaan dua variasi bahasa Indonesia, yakni bahasa Indonesia baku atau bahasa Indonesia ragam tinggi (H:) dan bahasa Indonesia tidak baku yang bercampur bahasa daerah sebagai ragam rendah (L:) dalam proses pembelajaran. Dua variasi bahasa yang memiliki masing-masing peranan ini digunakan bersamaan atau bergantian oleh mahasiswa pada saat pembelajaran di IAIN Palangka Raya.
Djumiko Djumiko, Slamet Fauzan, Muhammad Jailani
Pedagogik: Jurnal Pendidikan, Volume 15, pp 56-69; doi:10.33084/pedagogik.v15i2.1701

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya Kepala Sekolah SMK N 1 Songgom dalam mengoptimalkan peran aktif warga sekolah dalam mengembangkan layanan pendidikan di tengah pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah naratif study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan secara intern oleh Kepala Sekolah antara lain optimalisasi layanan pembelajaran daring, optimalisasi layanan administrasi sekolah dan optimalisasi pemenuhan serta perawatan fasilitas sekolah. Sedangkan upaya yang dilakukan untuk ekstern atau warga masyarakat sekitar, yaitu menerjunkan tim untuk pembagian Hand Sanitizer buatan guru SMK Negeri 1 Songgom sekaligus memberikan edukasi terkait dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. serta membuat vlog tentang pembelajaran daring dan himbauan pencegahan penyebaran covid-19 yang di unggah dan dibagikan melalui kanal Youtube Kepala Sekolah.
Dagan Dagan
Pedagogik: Jurnal Pendidikan, Volume 15, pp 70-78; doi:10.33084/pedagogik.v15i2.1702

Abstract:
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas yang berlangsung selama 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pada tahap ini peneliti melaksanakan rencana tindakan supervise individual/kelompok untuk menilai administrasi guru yang sudah dikumpulkan sebelumnya. Pelaksanaan supervise dilakukan dengan pertemuan individual office-conference. Hal ini dilakukan terutama kepada guru yang tidak mengumpulkan perangkat pembelajaran, untuk mengetahui penyebab/masalahnya. Tahap ini peneliti rencanakan berlangsung selama 2 minggu dan dilaksanakan bersama-sama dengan kolaborator. Pelaksanaan inovasi pembelajaran guru sudah melaksankan inovasi sesuai apa yang sudah di arahkan oleh kepala sekolah dan imotivasi. Hal ini ditunjukkan dengna bukti ilmiah adanya peningkatan dari siklus I sebesar 62,50% menjadi siklus II sebesar 87,50%. Berdasarkan analisis data yang diperoleh dari presensi kehadiran guru dan keaktifan dalam membuat administrasi guru serta dalam mengajar, diperloeh data bahwa guru mulai menerapkan inovasi dalam pembelajaran di kelas.
Misnawati Misnawati, Petrus Poerwadi, Fitria Meta Rosia
Pedagogik: Jurnal Pendidikan, Volume 15, pp 44-55; doi:10.33084/pedagogik.v15i2.1460

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan struktur sastra lisan deder yang berhubungan dengan struktur dasar berupa bait dan baris.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan: (1) teknik perekaman, baik audio maupun audiovisual, (2) pencatatan, (3) wawancara yang mendalam, (4) studi kepustakaan dan analisis dokumentasi. Sumber data utama yang dianalisis adalah teks deder yang ada di kota Palangka Raya Kalimantan Tengah. Pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian kualitatif ini mengikuti yang disarankan Lincoln dan Gube, meliputi empat teknik: (1) credibility (kredibilitas, merupakan kriteria untuk memenuhi nilai kebenaran dari data dan informasi yang dikumpulkan);(2) transferability (transferbilitas, merupakan kriteria yang digunakan untuk memenuhi kriteria bahwa hasil penelitian yang dilakukan dalam konteks tertentu dapat ditransfer ke subjek lain yang memiliki tipologi yang sama);(3) dependability (dependabilitas, digunakan untuk menilai apakah proses penelitian kualitatif bermutu atau tidak);dan(4) confirmability (konfirmabilitas, yaitu kriteria untuk menilai bermutu—tidaknya hasil penelitian). Data yang telah dikumpul dianalisis dengan menggunakan teori Struktural Dinamik.Teori Struktural Dinamik dimanfaatkan secara metodologis untuk menganalisisrumusan masalah penelitian.Temuan penelitian berupa struktur bait dalam deder, berbentuk: (1) Jumlah bait dalam setiap deder tidak tentu, bergantung topik dan kreativitas pendeder. (2) Setiap bait deder terdiri atas dua baris. (3) Struktur bait deder terdiri atas: pembukaan, isi, dan penutup. (4) Bait pembukaan, isi, dan penutup dinyanyikan oleh pendeder Perempuan maupun Laki-laki.Struktur baris dalam deder, berbentuk: (1) jumlah kata dalam satu baris adalah tiga sampai tujuh kata. (2) jumlah suku kata dalam setiap barisnya adalah delapan sampai tiga belas suku kata. (3) baris pertama dapat berupa pengumpan, dapat pula bertautan makna dengan baris.
Annisa Ul Khusna, Arri Handayani, Gregorius Rahastono Ajie
Pedagogik: Jurnal Pendidikan, Volume 15, pp 36-43; doi:10.33084/pedagogik.v15i2.1695

Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemandirian belajar pada siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik psikodrama terhadap kemandirian belajar siswa kelas X SMK PGRI 2 Taman Pemalang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan adalah true experimental, sampel yang diambil sebanyak 20 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan menggunakan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Data dalam penelitian diperoleh melalui instrument penelitian skala kemandirian belajar. Dari hasil perhitungan pre-test menunjukan rata-rata kelompok eksperimen sebesar 73,0 sedangkan hasil post-test menunjukan rata-rata kelompok eksperimen sebesar 90,8. Terjadi peningkatan rata-rata kelompok eskperimen sebesar 17,8 poin. Pada perhitungan uji-t diperoleh hasil thitung (2,543) dan ttabel diperoleh pada taraf signifikansi 5% sebesar (2,101). Maka dapat disimpulkan ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik psikodrama terhadap kemandirian belajar siswa kelas XI SMK PGRI 2 Taman Pemalang.
Nila Istatik Amalia, Arri Handayani, Tri Hartini
Pedagogik: Jurnal Pendidikan, Volume 15, pp 19-26; doi:10.33084/pedagogik.v15i2.1693

Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perencanaan karir siswa kelas XI MAN 2 Semarang. Hal ini dibuktikan bahwa banyak siswa yang belum mempunyai gambaran tentang perencanaan karir, siswa belum memahami tentang pekerjaan yang nantinya akan diambil, dan masih bingung dalam memilih jurusan di jenjang perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perencanaan karir sesudah diberikan treatmen melalui bimbingan kelompok dengan teknik diskusi, untuk mengetahui peningkatan dengan teknik diskusi langsung terhadap perencanaan karir siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan metode penelitian true eksperimental design dengan bentuk pretest-posttest control group design. Sampel yang diambil sebanyak 34 siswa, 10 siswa untuk kelompok eksperimen dan 10 siswa untuk kelompok kontrol dengan menggunakan cluster sampling. Dalam penelitian ini data diperoleh melalui instrumen penelitian berupa skala psikologi perencanaan karir. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik diskusi terhadap perencanaan karir siswa.
Back to Top Top