Anterior Jurnal

Journal Information
ISSN / EISSN : 1412-1395 / 2355-3529
Current Publisher: Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (10.33084)
Total articles ≅ 205
Filter:

Latest articles in this journal

Inuriya Verawati, M. Ihsan Ramadhani
Anterior Jurnal, Volume 20, pp 123-128; doi:10.33084/anterior.v20i1.1651

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bagaimana cara SDIT Al Firdaus menerapkan manajemen budaya keislaman di sekolah, dan 2) memberikan gambaran yang detail tentang beberapa faktor yang mendukung dan menghambat dalam penerapan budaya keislaman di SDIT Al Firdaus. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif lapangan dengan teknik pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini berupa teknik analisis deskriptif, yaitu metode analisis data yang berupa kata-kata, gambar dan bukan angka. Hasil penelitian ini meliputi: 1) Manajemen budaya keislaman di SDIT Al Firdaus dapat dikategorikan baik, dengan dilaksanakannya kegiatan yang sesuai dengan dokumen pengelolaan, pengarahan, monitoring, pemberdayaan, motivating, dan adanya evaluasi. 2) Adapun faktor pendukung dan penghambat penerapan manajemen budaya keislaman di SDIT Al Firdaus meliputi : Faktor pendukung, komitmen dari top manajemen, dukungan warga sekolah, dan fasilitas pembelajaran yang representatif. Faktor penghambat, Orang tua siswa belum terbiasa dengan budaya keislaman, dan belum optimalnya penerapan sanksi, dalam perwujudan budaya keislaman di SDIT Al Firdaus.
Desy Selawaty, Ika Safitri Windiarti, Muh Ashari
Anterior Jurnal, Volume 20, pp 108-122; doi:10.33084/anterior.v20i1.1532

Abstract:
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Strategi Pemerintah Daerah Dalam Mempertahankan Sumber Daya Perikanan Tangkap di Sungai Rungan Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian ini diperoleh dari hasil pengamatan langsung, wawancara, dan mengumpulkan dokumen-dokumen pendukung. Adapun informan dalam penelitian ini adalah Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Dinas Kelautan dan Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah, Nelayan dan Masyarakat sekitar sungai rungan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi pemerintah daerah dalam mempertahankan sumber daya perikanan tangkap sudah cukup efektif dengan beberapa program yaitu penebaran benih ikan (restocking) disungai dan danau di kota palangka raya, pencegahan illegal fishing dengan pengaturan alat tangkap ikan, pembentukan Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Ikan perairan Kota Palangka Raya, dan memberikan sanksi berupa pembinaan kepada masyarakat nelayan yang melakukan illegal fishing.danmengembangkan konservasi dan rehabilitasi kawasan perikanan di sungai dan danau di Kota Palangka Raya. Kondisi eksisting sungai saat ini sudah mengalami penurunan kualitas air yang banyak di akibatkan oleh limbah perkebunan, illegal fishing dengan racun, tuba dan alat setrum, pelaku tambang emas dan pasir illegal. Dari jumlah produksi perikanan tangkap di Kota Palangka Raya mengalami penurunan tiap tahunnya yang diakibatkan degradasi lingkungan disungai dan danau sedangkan tingkat konsumsi masyarakat terhadap ikan selalu naik tiap tahunnya
Anterior Jurnal; doi:10.33084/anterior

Aa Gde Erlangga Kusumaningrat, A.A. Istri Agung Maheswari
Anterior Jurnal, Volume 20, pp 102-107; doi:10.33084/anterior.v20i1.1582

Abstract:
Covid-19 merupakan suatu pandemi yang terjadi saat ini di seluruh dunia, tanpa terkecuali di Indonesia. Imbas dari pandemi ini sungguh tidak main – main, banyak perusahaan tutup, pabrik – pabrik bangkrut sampai dengan ekonomipun ikut menciut. Segala kegiatan yang sudah terencana dari jauh haripun ikut digagalkan oleh COVID-19 ini. Sudah hampir 4 bulan lamanya COVID-19 menyerang Indonesia, dimulai pada bulan maret 2020 kasus COVID-19 pertama di Indonesia ditemukan, sejak saat itu pemerintah sudah mulai memperingatkan seluruh warga Indonesia untuk selalu menjaga kesehatan. Sampai dengan pada pertengahan bulan April – Mei kasus positif di Indonesia melonjak tajam dan banyak daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan perusahaan - perusahaan tutup sementara dan merumahkan pegawainya. Namun untuk saat ini pemerintah telah menyerukan pola hidup baru yang disebut New Normal atau hidup normal baru yang gunanya untuk menggerakan kembali roda ekonomi masyarakat Indonesia. Dalam mempersiapkan segala kebutuhan Pencegahan COVID-19, saat ini seluruh instansi yang akan bekerja kembali atau yang tetap beroperasi berbondong - bondong untuk memenuhi kebutuhannya masing-masing, dan tidak jarang beberapa instansi melakukan pembelanjaan kebutuhan baru dalam jumlah yang sangat besar untuk persediaan selama satu bulan - tiga bulan kedepan. Melihat hal itu, saya merasa tertarik untuk menganalisa kebutuhan pencegahan COVID-19 apa saja yang dibutuhkan oleh instansi non pelayanan kesehatan dan cara PT. Ersa Prima Medika selaku perusahaan penyedia kebutuhan pencegahan COVID-19 dalam memasarkan produk yang dimiliki.
Sriyana Sriyana, Hiskiya Hiskiya
Anterior Jurnal, Volume 20, pp 83-95; doi:10.33084/anterior.v20i1.1546

Abstract:
Suku Dayak memiliki filosofi Belom Bahadat (hidup beradat)yang melandasi seluruh aspek kehidupan orang Dayak Ngaju. Salah satu tatanan kehidupan yang masih dipertahankan dan dilestarikan adalah penyelenggaraan perkawinan adat Dayak Ngaju. Tidak semua masyarakat Dayak Ngaju di Kota Palangka Raya memahami sepenuhnya mengenai makna perjanjian perkawinan dan makna simbolik perkawinan adat Dayak Ngaju. Terkadang hanya tua-tua adat dan para orang tua yang telah berpengalaman saja yang memahami makna perkawinan adat Dayak Ngaju, sedangkan pasangan muda umumnya kurang mengetahui akan hal itu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis dan mendeskripsikan makna simbolik perkawinan adat Dayak Ngaju di Kota Palangka Raya. Sedangkan Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah makna simbolik perkawinan adat Dayak Ngaju di Kota Palangka Raya. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tahapan prosesi perkawinan memiliki makna simbolik, dimana simbol-simbol tersebut mempunyai makna dan fungsi masing yang saling berkaitan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Dayak Ngaju. Simbol-simbol tersebut selalu mempunyai peranan dan sebagai petunjuk bagi para penganutnya.
Izhar Izhar, Seftika Seftika
Anterior Jurnal, Volume 20, pp 78-82; doi:10.33084/anterior.v20i1.1528

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian tindak tutur berdasarkan tinjauan secara ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Di dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi bahwa mengkaji tindak tutur secara ontologi berarti mengkaji tindak tutur dari segi konsep atau hakikat, yakni konsep tuturan dan tindakan dalam berbahasa. Mengkaji tindak tutur secara epistemologi berarti mengkaji tindak tutur dari segi proses, prosedur, atau cara kerja tindak tutur tersebut dalam berbahasa. Dan, mengkaji tindak tutur secara aksiologi berarti mengkaji tindak tutur dari segi konsep nilai atau manfaat tindak tutur tersebut dalam berbahasa
Arina Rubyasih, Enang Yusuf Nurjaman
Anterior Jurnal, Volume 20, pp 71-77; doi:10.33084/anterior.v20i1.1587

Abstract:
Penelitian ini berusaha menggali informasi mengenai komunikasi yang khas yang terjadi pada proses pembelajaran di SLBN A Kota Bandung, sebagai sekolah tertua yang menyelenggarakan pendidikan bagi siswa tuna netra, menarik untuk menggali komunikasi non verbal khas pembelajaran siswa tuna netra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, sementara Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumen. Berdasarkan hasil penelitian maka komunikasi non verbal yang dominan muncul adalah haptic atau sentuhan tangan dengan berbagai jenis dan tujuan, paralinguistic dengan berbagai macam makna baik oleh guru maupun siswa, kemudian proksemik dengan penggunaan ruang pribadi pada proses pembelajaran, kemudian ekspresi wajah yang siswa yang dimaknai oleh guru.
Theresia Dessy Wardani, Satriya Nugraha
Anterior Jurnal, Volume 20, pp 96-101; doi:10.33084/anterior.v20i1.1553

Abstract:
Perayaan Kelahiran Nabi Muhammad S.A.W. telah menjadi tradisi yang melekat bagi masyarakat di Indonesia, tidak terkecuali masyarakat Desa Samba Bakumpai Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah yang dikenal dengan Batuyang Maulid. Tujuan penulisan ini adalah mendeskripsikan kajian historis, makna serta relevasi perayaan Batuyang Maulid pada masyarakat Desa Samba Bakumpai. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang terdiri dari prosedur, teknik pengumpulan serta analisis data yang memuat setiap unsur sumber data penelitian yang menghasilkan gambaran mengenai keberadaan tradisi Batuyang Maulid dalam masyarakat Desa Samba Bakumpai. Tradisi Batuyang Maulid adalah tradisi yang telah mengakar di adat islam masyarakat Desa Samba Bakumpai yang berasal dari perpaduan budaya islam dan hindu. Pelaksanaan perayaan Batuyang Maulid dilakukan dengan mengayun anak-anak dalam sebuah ayunan yang telah dihiasi dengan bermacam bunga, janur daun kelapa serta pinduduk. Setiap barang yang digunakan memiliki makna dan harapan untuk anak yang diayun, seperti Janur yang berbentuk ular lidi memiliki makna kebersihan, anak yang diayun diharapkan nantinya menyukai kebersihan, baik kebersihan diri mapun hatinya. Janur yang berbentuk bunga dan burung memiliki makna kebesaran, anak yang diayun diharapkan menjadi orang besar di kemudian hari nanti. Kemudian Bunga, buah, serta uang yang dijadikan hiasan juga memiliki makna, yaitu kejayaan. Tradisi Batuyang Maulid juga menggambarkan makna kehidupan masyarakat Desa Samba Bakumpai yang selalu mencerminkan sikap gotong royong, kekeluargaan, saling menghormati dan menjaga toleransi sesama warga Desa Samba Bakumpai.
Saifullah Darlan
Anterior Jurnal, Volume 20, pp 64-70; doi:10.33084/anterior.v20i1.1643

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pelaksanaan perkuliahan jarak jauh sistem daring semasa pandemi Covid-19 bagi mahasiswa program studi Pendidikan Luar Sekolah (Pendidikan Masyarakat) FKIP Universitas Palangka Raya setelah adanya kebijakan pemerintah agar dosen mengajar jarak jauh di rumah menggunakan sistem daring.Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif, informan penelitian terdiri dari dosen dan mahasiswa sebagai sumber data primer, serta data sekunder berupa dokumen dan nilai hasil tugas yang diberikan dosen kepada mahasiswa. Analisis data dilakukan secara simultan terus-menerus dari awal sampai akhir penelitian mulai pengumpulan data, kondensasi data, penampilan data, verifikasi dan kesimpulan. Hasil penelitian bahwa pelaksanaan perkuliahan jarak jauh dengan menggunakan sistem daring bagi mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah (Pendidikan Masyarakat) banyak menemukan hambatan dan tidak efektif, ini dikarenakan mahasiswa yang berada di desa kesulitan menerima materi kuliah yang disebabkan luasnya wilayah Kalimantan Tengah dan sulitnya mendapatkan sinyal internet serta kesulitan biaya membeli paket data.
M. Ihsan Ramadhani, Rizal Fuady
Anterior Jurnal, Volume 20, pp 34-39; doi:10.33084/anterior.v20i1.1649

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengunaan media gambar berseri dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan pada siswa kelas III SDN Sungai Andai 1 Kota Banjarmasin. Metodologi penelitian ini menggunakan penelitian kelas digunakan (PTK) yang dilaksanakan dengan dua siklus pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan subyek siswa kelas III. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif. Analisis data dilakukan dengan teknis persentase penilaian skala dan indikator keberhasilan ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan aktivitas guru menggunakan media gambar berseri telah berhasil, terlihat pada siklus pertama mendapatkan persentase 79,68% dengan kategori baik meningkat pada siklus kedua, menjadi 85,93% dengan kategori sangat baik. Hasil belajar keterampilan menulis karangan menggunakan media gambar berseri telah terlaksana dengan sangat baik, terlihat pada siklus I memperoleh persentase ketuntasan 71,42% dengan kategori cukup aktif meningkat pada siklus II mencapai 85,71% dengan kategori sangat aktif.
Back to Top Top